Sponsors Link

Demam

advertisement

Demam merupakan salah satu gejala terjadinya gangguan pada tubuh yang umumnya tidak berbahaya. Demam sendiri dapat hilang dalam hitungan hari. Namun jika anda mengalami demam yang tidak kunjung sembuh, ada baiknya jika segera memeriksakan diri ke Dokter, karena bisa jadi demam yang dialami merupakan gejala dari penyakit yang serius. Demam umumnya terjadi pada saat tubuh bereaksi pada infeksi dari bakteri atau virus yang tengah menyerang tubuh. Demam merupakan salah satu mekanisme atau sistem kekebalan dari tubuh itu sendiri dalam mengatasi infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Dengan begitu, tidak semua demam harus diobati karena dapat hilang dengan sendirinya. Demam yang berbahaya umumnya disertai dengan gejala lain seperti kejang, kesadaran yang menurun drastis dan jenis gejala berbahaya yang lain. Penderita demam yang demikian, tentu memerlukan perawatan secepatnya dari Dokter supaya lekas diberi solusi. Demam yang berbahaya dengan gejala yang tidak biasa, bisa jadi merupakan suatu pertanda jika tubuh tengah diserang virus atau bakteri yang beresiko timbulnya penyakit serius pada tubuh.

Perlu diketahui, suhu normal pada manusia dapat bervariasi pada setiap harinya. Suhu tubuh sendiri umumnya lebih rendah ketika seseorang dalam kondisi tidur jika dibandingikan dengan dalam keadaan bangun atau saat beraktivitas. Selain itu, faktor olahraga dan menstruasi juga memberi pengaruh pada suhu tubuh seseorang.

Pengukuran suhu pada tubuh seseorang akan menunjukkan hasil yang berbeda-beda pula tergantung pada bagian tubuh mana yang akan diukur suhunya. Pengambilan suhu yang diambil ketiak biasanya sekitar 36.5 C, suhu di bawah lidah biasanya sekitar 37 C dan suhu pada rectum biasanya sekitar 37.5 C. Demam umumnya terjadi ketika suhu tubuh manusia di atas 37.5 C saat dilakukan pengukuran suhu di bawah lidah. Untuk mengukur suhu tubuh, anda dapat melakukannya menggunakan termometer yang tersedia di apotek – apotek terdekat.

Penyebab Demam

Ada banyak sekali penyebab demam mulai dari yang harus diwaspadai dan perlu penanganan khusus lebih lanjut serta demam yang tidak perlu diwaspadai karena akan hilang dalam beberapa hari. Penyebab demam tersebut antara lain:

1. Pasca imunisasi

Pasca imunisasi seperti penggunaan vaksin pneumokokus atau vaksin tuberkulosis dapat menyebabkan demam. Selain itu ada pula demam yang disebabkan oleh faktor tumbuhnya gigi. hal ini tentu banyak terjadi pada anak- anak. Jika penyebab demam anak karena tumbuhnya gigi, maka orang tua tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan.

2. Terjadinya infeksi virus

Infeksi virus dan bakteri juga dapat menyebabkan demam. Beragam infeksi dan virus yang menyebabkan sakit tenggorokan meningitis, disentri, tufus serta infeksi saluran kemih dapat menyebabkan demam. Demam sendiri menjadi pertanda jika tubuh anda tengah diserang bakteri atau virus tersebut. Selain itu keracunan makanan juga dapat memunculkan demam walau tidak selalu demikian.

3. Terkena gigitan nyamuk

Ada beberapa jenis nyamuk yang harus diwaspadai karena nyamuk – nyamuk tersebut dapat membawa penyakit yang berbahaya. Nyamuk penyebab demam berdarah malaria hingga chikungunya merupakan jenis nyamuk yang harus diwaspadai. Demam akibat nyamuk tersebut dapat diikuti gejala demam seperti kejang, kesadaran menurun serta keadaan tubuh yang lemah. Untuk demam berdarah diperlukan pengecekan darah dan tindakan dari dokter. Untuk menghindari nyamuk pembawa penyakit tersebut, sebaiknya anda menjaga lingkungan anda agar selalu bersih sehingga tidak menjadi sarang nyamuk.

4. Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan seperti antidepresan dan antihipertensi juga dapat menyebabkan demam pada seseorang. Penggunaan obat yang sekiranya keras atau obat yang dapat menyebabkan gejala berupa gangguan kesehatan, seharusnya digunakan menggunakan resep dari dokter.

5. Terik matahari

Panas matahari juga dapat menjadi penyebab demam seseorang terlebih jika dia terlalu lama berada di luar bermandikan cahaya. Selain itu, berjemur terlalu lama juga mampu menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh.

6. Adanya penyakit serius

Penyakit serius seperi kanker hati atau kanker paru-paru juga menjadi penyebab demam. Demam yang terjadi merupakan reaksi tubuh dalam melawan infeksi yang terjadi. Jika memang karena penyakit serius tersebut, maka pertolonga dari dokter diperlukan.

Penyebab demam pada anak

Ketika seorang anak terserang demam, ada baiknya sebagai orang tua harus bersikap tenang dan mulai mencari penyebabnya. Orang tua tidak perlu merasa khawatir yang berlebihan terlebih jika demam yang diderita anak merupakan infeksi dari virus biasa. Selain itu imunisasi atau tumbuh gigi terkadang juga menjadi penyebab terjadinya demam ringan pada anak sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun berbeda jika demam yang terjadi disebabkan oleh penyakit berbahaya seperti meningitis, infeksi otak atau demam berdarah,. Jika memang dicurigai penyebab demam adalah penyakit tersebut, maka akan lebih baik jika segera menghubungi dokter.

Ada beberapa penyebab demam yang terjadi pada anak seperti:

  1. Akibat adanya infeksi virus

Seorang anak yang terkena demam akibat infeksi dari virus biasanya masih dapat bermain dengan aktif walaupun terlihat sedikit lesu. Infeksi virus yang menjadi penyebab demam ini umumnya ditandai dengan batuk, pilek atau bahkan diare. Sebagian lagi ada pula infeksi yang tidak disertai dengan batuk, diare atau pilek tersebut. Tanda yang cukup umum terjadi pada jenis demam yang satu ini adalah demam yang meninggi pada hari pertama dan kedua selanjutnya tutun di hari ke tiga atau kelima dan akan naik lagi pada hari keempat juga kelima walau tidak setinggi hari pertama dan kedua. Setelah itu, demam akan mulai membaik dengan sendirinya. Jika terjadi demam yang demikian, orangtua tidak perlu melakukan pengecekan darah pada anda atau pemberian antibotik mengingat demam ini bukan jenis demam yang berbahaya.

  1. Demam berdarah

Demam berdarah menjadi salah satu jenis penyakit demam yang keberadaannya harus diwaspadai. Gejala demam berdarah biasanya demam akan meninggi pada hari pertama dan kedua. Demam akan menurun setelah hari ketiga atau kelima dan pada hari keempat atau lima demam akan naik kembali namun tidak setinggi hari pertama. Jika demam yang tidak berbahaya umumnya anak masih dapat bermain, maka demam berdarah membuat si anak lemah dan enggan untuk bermain. Tubuh anak akan lemas dan hanya ingin bersandar atau mungkin tiduran di empat tidur.

Untuk demam berdarah, dianjurkan bagi orangtua agar melakukan pengecekan darah secara lengkap  atau IgM IgM Dengue.

  1. Penyebab yang jarang

Penyebab demam lainnya yang cukup jarang adalah terjadinya reaksi auto imun, keganasan dan lain-lain. Demam ini umumnya terjadi lebih dari 5 hingga 7 hari tanpa diketahui penyebabnya.

  1. Radang selaput otak (meningitis atau ensafalitis)

Bukan hanya demam berdarah, maka demam akibat infeksi virus lain yang berbahaya adalah radang selaput otak (meningitis atau ensafalitis) demam akibat penyakit ini biasanya disertai gejala berupa kesadaran yang menurun serta kejang. Gejala lainnya adalah terjadinya demam pada hari pertama hingga kedua yang tidak terlalu tingi namun akan semakin meninggi pada hari ketiga hingga kelima. Dalam kondisi demikian, ada baiknya jika segera periksa ke dokter agar mendapat perawatan yang tepat. Infeksi bakteri yang memungkinkan terjadinya penyakit ini adalah tifus, bronkitis, pneumonia, infeksi saluran kencing dan lain-lain.

Jika anak menderita demam yang biasa, anda tidak perlu khawatir yang berlebihan karena demam akan hilang dalam beberapa hari demam yang perlu diwaspadai adalah demam yang terjadi karena penyakit serius seperti demam berdarah atau bahkan penyakit pada selaput otak. Perlunya pengetahuan dalam memehami gejala demam biasa dan demam akibat penyakit serius diperlukan agar orang tua tidak mudah panik namun harus tetap waspada.

Gejala Demam

Berikut ini merupakan gejala-gejala yang terjadi pada penderita demam seperti:

Gejala demam yang perlu diwaspadai adalah ketika penderita berhalusinasi, kejang-kejang dan suhu yang tinggi ( > 104 F/40 C). Segera cari pertolongan medis untuk meredakan demam dari si penderita. Selain itu, ada pula gejala demam lainnya yang harus diwaspadai seperti:

  • sesak napas serta rasa sakit atau nyeri di dada
  • kejang-kejang
  • terasa sakit saat buang air kecil
  • sakit kepala yang cukup parah
  • mata menjadi sensitif pada cahaya terlebih pada cahaya yang terang
  • muntah yang terjadi terus menerus
  • ruam yang muncul dan menyebar dengan cepat
  • gerakan otot yang melemah
  • kakunya leher dan rasa sakit saat menunduk
  • pancar indera yang melemah

Dengan gejala tersebut di atas bisa jadi demam yang dirasakan disebabkan oleh infeksi virus yang berbahaya sehngga memicu adanya penyakit yang serius. Penanganan dari Dokter secepatnya merupakan hal yang tepat untuk dilakukan.

Obat untuk mengatasi demam yang disebabkan oleh infeksi

  1. Parasetamol atau ibuprofen

Kedua jenis obat ini dapat dibeli di apotek terdekat namun perlu diingat untuk tidak menggunakannya dalam jangka waktu yang lama karena dapat merusak ginjal atau hati. Menggunakan parasetamol dan ibuprofen dapat dilakukan dengan mengikuti anjuran dokter.

  1. Aspirin

Aspirin merupakan obat khusus untuk orang dewasa sehingga akan berefek buruk bagi anak-anak. Pembelian aspirin dapat dilakukan tanpa resep dar dokter. Namun anda tetap harus berhati-hati karena obat ini dapat memicu terjangkitnya sindrom reye yang dapat mempengaruhi otak dan hati si pengonsumsi.

  1. Antibiotik

Obat ini dapat digunakan melalui resep dari dokter. Obat ini diperlukan jika infeksi bakteri yang menjadi penyebab demam adalah pneumonia.

Tindakan yang tepat untuk penderita demam

Untuk membuat demam yang tengah diderita turun dengan segera, anda dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Gunakan pakaian yang tipis

Menggunakan pakaian yang tipis mestipun tubuh anda tengah kedinginan merupakan salah satu cara mengatasi demam yang tepat. Penggunaan pakaian atau bahkan selimut hangat akan membuat suhu tubuh anda naik. Kenaikan suhu terutama pada anak-anak dapat membuat kejang-kejang.

  1. Istirahat yang cukup

Istirahat merupakan salah satu obat terbaik bagi orang yang tengah sakit. Melakukan pekerjaan yang berat hanya akan membuat sakit anda bertambah parah. Selain beristirahat di rumah ada baiknya jika anda menggunakan ventilasi rumah yang baik supaya udaya yang anda hirup segar karena adanya pergantian udara yang cukup. Gunakan kipas angin serta pendingin udara untuk membantu menurunkan suhu ruangan sekaligus menyegarkannya.

  1. Jaga pola makan

Menjaga pola makan walau nafsu makan berkurang, membantu anda dalam mendapatkan kembali tenaga anda. Hal ini mampu menghindarkan tubuh dari rasa lemas akibat kurang energi. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat agar demam anda segera hilang. Hindari pola makan yang buruk yang malah berdampak pada semakin parahnya demam yang tengah anda derita.

  1. Kompres dengan kain basah

Mengompres dapat menurunkan suhu tubuh yang tinggi. Lakukan pengompresan pada seluruh bagian tubuh dan tidak hanya bagian dahi atau kepala saja.

  1. Secara berkala memeriksa suhu tubuh

Lakukan pemeriksaan suhu tiap 4 jam sekali. Jangan makan dan minum setengah jam sebelum melakukan pengukuran suhu tubuh. Hal ini dikarenakan hasil yang didapat tidak konkret atau kurang tepat. Untuk mengukur suhu, anda dapat membeli termometer di apotek-apotek.

  1. Perbanyak air putih

Minuman yang dingin mampu membantu anda dalam menurunkan suhu tubuh. Minum air putih juga menghindarkan anda dari dehidrasi atau kekurangan cairan. Kekurangan cairan, dapat membuat konsentrasi menghilang, jarang buang air kecil, mulut yang kering hingga kesadaran yang menurun. Untuk mengetahui apakah kebutuhan minum anda sudah terpenuhi atau tidak, anda dapat mengeceknya lewat urin. Ketika urin berwarna kuning tua itu artinya kebutuhan minum anda sudah terpenuhi.

Tindakan lebih lanjut untuk demam anak

Anda harus tahu kapan membawa anak ke dokter saat demam yang terjadi bukanlah demam biasa. Anda dapat membawa anak ke dokter apabila:

  • demam yang terjadi lebih dari 48 – 72 jam yang tidak disertai dengan batuk dan pilek.
  • bayi berusia kurang dari 3 bulan dan suhu tubuhnya berada di atas 38,3 °C.
  • sang anak tidak mau berhenti menangis dan bahkan disertai dengan jeritan
  • anak tidak mau minum dan hanya minum sedikit hingga mengalami dehidrasi. Untuk mengetahui apakah sang anak mengalami dehidrasi atau tidak, anda dapat mengetesnya dengan cara mencubit kulit anak perlahan lalu lihat apakah kulit kembali ke awal atau tidak, jika kulit anak menjadi berkeriput dan kembali ke bentuk awal cukup lama, maka sang anak tengah mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan
  • sang anak mengalami kejang disertai dengan sesak napas dan leher yang kaku
  • anak merasa lemas dan sama sekali tidak mau bermain. Seharian hanya akan bersandar atau tiduran
  • lemas dan merasa gelisah serta kencing yang berkurang

Mengobati demam dengan obat tradisional

ads

Berikut ini merupakan obat alami yang dapat dicari di alam untuk mengobati sakit demam  yang tengah diderita:

  1. Obat tradisional pertama

Menggunakan lengkuas 45 gram, bawang merah 3 siung, daun merica 8 gram. Cuci semua bahan yang telah disiapkan hingga bersih lalu tumbuk dan peras untuk diambil airnya. Minum 2 atau 3 kali dalam sehari. Gunakan sebanyak 10 hingga 20 ml.

  1. Obat tradisional kedua

Siapkan buah timun secukupnya. Cuci buah timun hingga bersih dan parut. Oleskan parutan timun pada area perut dan lakukan secara rutin hingga demam yang tengah diderita sembuh.

  1. Obat tradisional ketiga

Bahan yang diperlukan adalah kuning telur 1 butir dan kelapa yang masih muda 1 butir. Cara membuat obat tradisonal yang satu ini  adalah dengan memasukkan kuning telur ke dalam buah kelapa. Aduk hingga merata lalu minum. Lakukan 2 hingga 3 kali dalam sehari.

  1. Obat tradisional keempat

Gunakan akar cocor bebek sebanyak 5 gram, akar sidaguri sebanyak 1 genggam, air sebanyak 3 gelas. Cara membuatnya adalah dengan mencuci bahan hingga bersih. Rebus ke dalam air hingga mendidih. Sebagian rebusan air untuk diminum sebanyak 2 hingga 3 kali dan sebagian lagi untuk dikompreskan ke atas dahi. Lakukan hingga demam yang tengah diderita membaik.

  1. Obat tradisional kelima

Membuat ramuan selanjutnya, adalah dengan menggunakan 1 buah labu siam serta ½ gelas santan. Cara mebuatnya yaitu dengan mencuci hingga bersih buah labu siam lalu belah menjadi 2 untuk diparut. Tambahkan santan kelapa ke dalamnya lalu minum 2 hingga 3 kali dalam sehari.

  1. Obat tradisional keenam

Siapkan 5 gram gula aren, 5 gram daun sena air yang sudah matang sebanyak 100 ml. Cara membuat ramuan ini dengan cara memeras daun sena dan ambil airnya lalu tambahkan gula aren. Minum sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari.

  1. Obat tradisional ketujuh

Mengobati demam dapat juga menggunakan bahan kencur 1 rimpang, buah mengkudu 1 buah serta segelas air. Selanjutnya cuci buah mengkudu serta kencur hingga bersih. Rebus bahan tersebut hingga mendidih, tunggu sampai air meyusut hingga 1 gelas. Angkat dan dinginkan lalu saring. Minum ramuan ini sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Obat tradisional kedelapan

Gunakan 3 lembar daun pare, air 1 gelas dan garam dapur secukupnya. Cara membuatnya cukup mudah yaitu dengan cuci daun pare sampai bersih. Lumatkan daun pare hingga lembut selanjutnya masukkan air serta garam. Peras dan saring airnya. Minum air hasil perasan masing-masing setngah gelas sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Obat tradisional kesembilan

Siapkan minyak kelapa sebanyak 1 sendok makan, 1 siung bawang merah dan daun dadap serep sebanyak 5 lembar. Cuci bawang merah dan daun dadap serep hingga bersih dan tumbuk hingga halus lalu tambahkan minyak kelapa ke dalamnya. Oleskan pada area perut serta punggung sebanyak 1 hingga 2 kali dalam sehari.

  1. Obat tradisional kesepuluh

Siapkan air sebanyak 2 gelas, 20 gram daun sukun. Cara membuatnya yaitu dengan mencuci daun hingga bersih lalu potong dengan bentuk kecil-kecil. Masukkan air ke dalamnya lalu rebus selama 15 menit. Angkat lalu dinginkan dan saring. Minum sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Mengobati demam berdarah

Untuk mengatasi demam akibat demam berdarah anda dapat menyiapkan bahan-bahan berikut ini (Baca : Cara Mencegah Demam Berdarah – Gejala demam berdarah)

  • Air perasan jeruk nipis
  • 1 butir kelapa hijau

Tambahkan air perasan jeruk nipis kedalam air kelapa muda lalu minum obat tradisional ini setiap hari hingga demam hilang.

  1. Demam akibat penyakit malaria
  2. Obat tradisional pertama
  • Daun panastis sebanyak 15 gr
  • Telur ayam
  • Air kunyit
  • Madu secukupnya
  • Air bersih
  • Daun kumis kucing 20 gr
  • Babakan pule sebanyak 10 gr

Cuci hingga bersih babakan pule, daun kumis kucing dan daun panastis. Lalu rebus dengan air bersih secukupnya. Minum resep tradisional tersebut dengan mencampurnya menggunakan telur ayam, air kunyit serta madu secukupnya, lakukan hingga demam membaik.

  1. Obat tradisional kedua
  • Daun prasman sebanyak 5 lembar
  • 3 gelas air bersih
  • 3 lembar daum sembung
  • 3 lembar daun kendal
  • 3 lembar daun jeruk nipis

Cuci daun jeruk nipis, daun kendal, daun sembung, dan adaun prasman hingga bersih. Tambahkan air lalu rebus hingga mendidih. Tunggu airnya menyusut hingga 1 gelas. Lalu angkat, dinginkan dan saring. Minum 2 kali dalam sehari sebanyak ½ gelas setiap kali konsumsi.

Bukan hanya menggunakan obat yang hanya tersedia di apotek namun ternyata ada banyak sekali bahan-bahan herbal yang tersedia di lingkungan yang dapat dijadikan sebagai obat dalam mengatasi demam. Entah demam yang ringan maupun demam akibat demam berdarah ataupun malaria sekalipun.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!