Tuesday, June 18, 2019
Home Penyakit dan Kelainan Penyakit Meningitis

Penyakit Meningitis

Taukah Anda apa itu meningitis ? meningitis adalah penyakit radang pada selaput otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit meningitis merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Dalam dunia medis, penyakit meningitis merupakan suatu keadaan yang sudah sangat darurat. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Penyakit meningitis disebabkan karena virus, bakteri, kuman, mikroorganisme, dan obat – obatan tertentu. Meningitis dapat menyerang siapa saja, anak – anak, remaja, dan orang tua. Meningitis ini juga dapat menyebabkan ketulian, epilepsi, hidrosefalus, dan amputasi.

Penyebab Meningitis

Penyebab penyakit ini sangat beragam tergantung umur si penderita. Tetapi secara umum meningitis disebabkan oleh bakteri, virus, kuman, atau parasit. Bakteri penyebab meningitis, yaitu :

  • Streptococcus pneumoniae. Bakteri ini merupakan bakteri yang cukup ganas. Biasanya bakteri ini menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga bakteri ini dengan sangat mudah dapat menyebabkan penyakit meningitis.
  • Neisseria meningitidis. Bakteri ini biasanya menyebarang anak – anak di bawah umur 2 – 18 tahun. Penyebaran bakteri ini melalui kontak jarak dekat. Selain itu, bakteri ini merupakan bakteri yang umumnya juga menyebang bayi usia kurang dari 1 tahun. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri ini biasanya gejala awalnya adalah timbulnya ruam pada kulit tangan, kaki dan badan, dan ruam tersebut akan menyebar dengan cepat. Ruam yang timbul bentuk bintik – bintik kecil dalam jumlah banyak, berwarna ungu atau merah.
  • Haemophilus influenzae. Beberapa orang penderita meningitis di Amerika disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae. Di Amerika sudah mulai mengadakan vaksin untuk bakteri Haemophilus influenzae.
  • Listeria monocytogenes. Bakteri ini biasanya ditemukan pada penderita meningitis dengan usia lanjut yaitu diatas 60 tahun, wanita hamil, dan orang dengan sistem kekebelan tubuh yang rendah.
  • Mycobacterium tuberculosis ,dan Biasanya meningitis yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis menyerang orang – orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita AIDS.
  • Staphylococcus aureus, Sedangkan jamur yang biasanya menjadi penyebab penyakit meningitis, yaitu :
    • Jamur Histoplasma
    • Crytococcus
    • Jamur candida
    • Coccidioides immitis, dan
    • Blastomyces dermatitidis

Penyakit meningitis yang disebabkan oleh jamur biasanya tidaklah menular. Biasanya jamur Crytococcus terdapat pada tanah atau kotoran burung yang mulai membusuk. Jamur ini kemudian dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebar melalui saluran peredaran darah.

Sedangkan parasit yang biasanya terdapat pada penyakit meningitis, yaitu Primary amebic meningoencephalitis (PAM). Parasit ini merupakan parasit yang langka dan ganas. Parasit ini biasanya masuk ke dalam tubuh melalui hidung.

Gejala Meningitis

Meningitis dapat kita cegah dengan menyadari gejala – gejala yang terjadi. Gejala penyakit meningitis memang mirip dengan penyakit ringan yang sering terjadi pada umumnya. Gejala umum penyakit meningitis, yaitu :

  • Panas demam
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Sakit dan kaku pada leher
  • Fotofobia, rasa takut abnormal pada objek cahaya
  • Mudah mengantuk
  • Muntah – muntah
  • Rasa cemas
  • Sakit atau nyeri sendi
  • Badan kejang – kejang

Gejala Meningitis Anak-Anak

Gejala meningitis yang terjadi pada anak – anak memang sedikit agak berbeda dengan gejala yang terjadi pada orang dewasa, yaitu :

  • Demam tinggi
  • Menangis kenceng
  • Kulit berubah menjadi pucat
  • Tidak nafsu makan
  • Mudah rewel
  • Tulang punggung melengkung
  • Sulit untuk berdiri dan duduk

Sebenarnya setiap orang akan mengalami gejala yang berbeda – beda tergantung kondisi badan dan umur dari penderita. Tetapi gejala – gejala diatas adalah gejala yang paling umum dijumpai oleh penderita meningitis.

Cara Mencegah Penyakit Meningitis

Penyakit meningitis tentu saja dapat kita cegah. Pencegahan lebih baik dari pada kita mengobati. Pencegahan yang sederhana untuk menghindari penyakit meningitis, yaitu :

  • Olahraga teratur
  • Konsumsi buah
  • Konsumsi sayuran
  • Minum banyak air putih
  • Menjaga kebersihan lingkungan

Selain itu pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara vaksinasi penyakit meningitis. Vaksinasi yang terdapat di Indonesia untuk penyakit meningitis ada 2 jenis, yaitu vaksin meningokokus polysakarida dan vaksin meningokokus konjugat. Vaksin meningokokus polysakarida dapat diberikan pada usia berapa pun. Vaksin ini juga dapat melindungi sebesar 90%. Vaksin ini juga dapat bertahan 1 – 3 tahun pada anak usia dibawah 5 tahun, sedangkan untuk dewas vaksin ini dapat bertahan hingga 3 – 5 tahun. Sedangkan vaksin meningokokus konjugat di berikan untuk usia 11 – 55 tahun. Sebaiknya untuk antisipasi lakukan vaksin secara dini.

Diagnosa Penyakit Meningitis Secara Medis

Cara mendeteksi penyakit ini hanya dapat dilakukan dengan cara tindakan medis. Cara – cara yang dapat dilakukan, yaitu :

  1. CT Scan
  2. Cek darah. Cek darah dilakukan untuk mengetahui apakah ada virus, bakteri atau kumana meningitis yang beredar dalam saluran darah. Darah penderita akan di ambil sebagai sample dan dibawa ke labotarium untuk di periksa.
  3. Lumbal punksi Lumbal punksi adalah pengambilan cairan serebrospinal dari tulang belakang. Pengambilan dengan cara bagian tulang belakang dilubangi dan alat khusus akan dimasukan melalui lubang tersebut untuk mengambil cairan serebrospinal. Cairan ini akan diperiksa apakah terdapat virus atau bakteri meningitis.

Penyakit meningitis memang sangat berbahaya, jika anda mengalami gejala dan keluhannya sebaiknya segera memeriksakan ke dokter untuk mendapat perawat. Jika tidak mendapat pertolongan medis sesegera mungkin maka dampaknya akan berbahaya dan kematian.

Recommended