Wednesday, March 20, 2019

Mimisan

Mimisan adalah jenis pendarahan dari hidung yang sangat umum. Mimisan dapat terjadi pada anak-anak, dewasa hingga orang tua. Tapi mimisan biasanya hanya berlangsung sementara waktu dan dapat disembuhkan dengan cara yang alami. Meskipun bisa disembuhkan, tapi ada beberapa jenis mimisan yang membutuhkan penanganan medis karena berhubungan dengan gejala sebuah penyakit.

Mimisan bisa terjadi kapan saja, namun lebih sering terjadi jika ada pergantian cuaca yang cukup drastis misalnya dari cuaca panas ke dingin. Untuk mengenal lebih jauh tentang mimisan, dibawah ini adalah detail lengkap tentang mimisan yang perlu Anda ketahui.

mimisanApa itu Mimisan?

Mimisan adalah pendarahan yang terjadi di sekitar hidung dan biasanya disebabkan karena ada lapisan dalam hidung yang mengalami iritasi. Dalam rongga hidung banyak ditemukan berbagai jenis pembuluh darah dengan ukuran yang sangat kecil. Hidung akan menjadi tempat udara masuk dan keluar tubuh. dalam hidung juga ditemukan selaput tipis yang bisa mengering. Ketika bagian selaput yang telah mengering kemudian mengelupas secara paksa maka bisa memicu pendarahan atau mimisan.

Mimisan dapat terjadi pada bagian jaringan yang berada di antara dua bagian hidung atau septum. Jika mimisan terjadi pada jaringan ini maka pendarahan dapat segera dihentikan. Sementara itu jika mimisan terjadi di jaringan yang lebih dalam maka membutuhkan penanganan medis khusus.

Jenis-jenis

Mimisan pada umumnya dianggap sebagai pendarahan hidung yang wajar dan kondisi ini bisa berhenti sendiri secara alami. Namun ada beberapa orang yang mengalami mimisan dan ternyata menjadi pendarahan yang sangat hebat. Hal ini biasanya ditentukan dari jenis mimisan yang memicu pendarahan.

Berikut ini adalah jenis mimisan sesuai data medis :

1. Mimisan anterior

Ini adalah jenis mimisan yang sangat umum. Pendarahan terjadi karena pembuluh darah pada bagian depan hidung pecah atau bereaksi. Hal ini menyebabkan pendarahan hidung dari bagian depan dan darah keluar dari lubang hidung. Mimisan ini bisa dihentikan secara alami di rumah atau dengan bantuan dokter.

2. Mimisan posterior

Mimisan ini dapat terjadi pada bagian arteri pada bagian belakang hidung. Pendarahan ini lebih banyak daripada jenis mimisan anterior. Jenis mimisan ini lebih banyak terjadi pada orang tua dan biasanya memerlukan bantuan dokter untuk menghentikan pendarahan.

Penyebab Mimisan

Mimisan pada umumnya disebabkan karena ada lapisan selaput atau membran hidung yang mengalami trauma. Trauma bisa disebabkan karena udara yang terlalu panas atau terlalu dingin. Bagian hidung terdiri dari pembuluh darah yang sangat rentan terhadap trauma. Jika ada trauma kecil maka pembuluh darah bisa lebih cepat pecah namun biasanya pendarahan dapat berhenti sendiri.

Penyebab lain dari mimisan adalah sebagai berikut :

  • Perubahan cuaca dari panas ke dingin atau dingin ke panas
  • Perubahan suhu yang sangat drastis yang biasanya terjadi pada negara dengan empat musim
  • Perubahan kelembapan udara yang terjadi karena pemakaian pengatur udara dalam rumah
  • Adanya infeksi dalam yang terjadi pada hidung
  • Alergi terhadap perubahan suhu atau udara yang terjadi dalam waktu cepat
  • Orang yang memiliki riwayat darah tinggi
  • Wanita hamil yang mengalami reaksi terhadap perubahan hormon.

Gejala

Mimisan biasanya tidak menunjukkan gejala khusus. Mimisan menjadi sangat menakutkan karena darah mengalir begitu saja dan tanpa gejala yang pasti. Namun ada jenis mimisan yang dapat menjadi akibat kurang darah sehingga penderitanya menjadi lebih lemah.

Berikut ini beberapa gejala mimisan berat yang membutuhkan pertolongan dokter :

  1. Pendarahan terjadi pada dua lubang hidung. Kategori ini termasuk dalam mimisan berat karena pendarahan dapat menembus wilayah nasofaring, turun ke tenggorokan atau tertelan. Biasanya penderita akan muntah darah karena pendarahan yang sangat berat.
  2. Penderita merasa pusing yang sangat berat, pinsan atau depresi.
  3. Mimisan terjadi karena darah tidak bisa berhenti keluar yang mungkin disebabkan karena masalah pembekukan darah.

Baca juga : Mimisan Gejala Penyakit apa ?

Diagnosa

Perawatan untuk mengatasi mimisan biasanya dibutuhkan ketika sudah terjadi mimisan yang parah atau pendarahan hebat dari dua lubang hidung. Berikut ini beberapa kondisi mimisan yang harus mendapatkan pertolongan medis :

  1. Mimisan sangat parah dan bahkan terjadi pendarahan pada saat buang air kecil atau besar
  2. Mimisan terjadi karena ada komplikasi dari penyakit lain seperti leukemia, penyakit hati, gagal ginjal, dan riwayat hemophilia atau darah tidak bisa membeku
  3. Orang yang sedang menjalani pengobatan kanker seperti terapi radiasi dan kemoterapi
  4. Pendarahan sudah terjadi lebih dari 15 menit
  5. Mimisan terjadi berulang kali dalam jarak waktu yang sangat dekat
  6. Mimisan disertai dengan pusing, sakit kepala, lemah, sulit bernafas, dan muntah darah
  7. Mimisan disertai dengan demam yang sangat tinggi.

Uji Diagnosa

Secara medis seseorang yang mengalami mimisan dengan beberapa komplikasi tersebut maka akan mendapatkan pemeriksaan lengkap. Berikut ini beberapa uji diagnosa untuk mimisan :

  • Uji untuk menghentikan pendarahan pada pembuluh darah dalam hidung. Sumbatan kapas pada hidung akan membantu menghentikan pendarahan
  • Pemeriksaan hidung dengan menggunakan perlengkapan seperti endoskopi
  • Uji tes darah untuk menghitung waktu pendarahan dan pembekuan
  • Pemeriksaan lengkap berupa CT Scan untuk melihat kemungkinan ada penyakit atau indikasi tumor

Pengobatan

Saat terjadi mimisan maka jangan panik karena bisa memperparah pendarahan. Berikut ini beberapa langkah penting yang harus dilakukan saat mimisan :

  • Tetap tenang dan usahakan agar tidak bersin, batuk atau memasukkan lubang jari ke hidung
  • Duduklah dimana Anda mendapatkan mimisan dan jangan banyak bergerak
  • Tetap tegakkan kepala dan sandarkan ke dinding tapi jangan sampai menengadah
  • Jangan memiringkan kepala atau bagian hidung agar pendarahan tidak masuk ke lubang hidung lain
  • Masukkan bola kapas kecil ke lubang hidung untuk menghentikan pendarahan
  • Jika ada bagian darah yang masuk ke mulut maka muntahkan dan jangan sampai tertelan
  • Jika pendarahan sudah berhenti maka bersihkan area hidup dan lubang hidung secara pelan dan usahakan agar tidak melukai jaringan pada lubang hidung
  • Jika memakai mesin pendingin udara atau AC maka biarkan udara hangat masuk ke ruangan
  • Jika mimisan terjadi dalam waktu yang cukup lama atau mimisan posterior maka. membutuhkan perawatan dari rumah sakit.

Pencegahan

Mimisan memang kondisi yang sangat wajar dan bisa terjadi pada siapa saja. Biasanya mimisan juga terjadi dalam waktu yang sangat cepat dan tanpa gejala. Namun bukan berarti mimisan tidak dapat dicegah.

Berikut ini adalah beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah mimisan :

  1. Jaga agar kondisi rumah atau lingkungan tetap lembab dan nyaman. Jika memakai pendingin udara maka sesekali matikan mesin dan biarkan udara alami masuk ke rumah
  2. Jangan dibiasakan untuk bersin atau membuang ingus dengan cara yang keras dan menekan hidung terlalu dalam
  3. Hindari bahaya asap rokok, merokok atau konsumsi makanan atau minuman yang menimbulkan reaksi berlebihan pada hidung.

Bahaya

Mimisan pada umumnya tidak menyebabkan bahaya karena pendarahan bisa dihentikan dalam waktu yang cepat. Namun jika mimisan terjadi dalam waktu yang lebih lama maka memerlukan pemeriksaan dokter lengkap untuk menganalisa kemungkinan penyakit komplikasi lain. Jadi kondisi bahaya yang muncul lebih banyak disebabkan dari penyakit komplikasi daripada kondisi mimisan yang terjadi.

Recommended