Sponsors Link

Diare

advertisement

Buang air besar yang tidak normal dan secara terus-menerus dengan tinja atau feses memiliki kandungan air yang berlebih merupakan ciri dari penyakit diare. Diare kebanyakan disebabkan karena adanya kontaminasi terhadap makanan atau minuman yang telah dikonsumsi. Banyaknya masyarakat yang terkadang menganggap enteng ketika terjangkit dengan penyakit diare, namun tidak sebanding dengan bahaya yang dapat ditimbulkan.

Banyak kasus penyakit diare, yang dapat berdampak yang sangat fatal bagi penderita bila tidak ditangani dengan baik. Pada 2003, diketahui bahwa di Indonesia terdapat sekitar 100.000 jiwa yang terenggut karena pe nyakit ini dan menjadi top survey dengan jumlah pasien terbanyak yang dirawat inap di rumah sakit.

penyakit diareGejala Diare dan Penyebabnya

Penyakit diare bisa terjadi dalam beberapa jenis, seperti berikut :

  • Diare akut, Terjadinya pembuangan (BAB) dengan internsitas yang terus menerus selama beberapa jam bahkan berhari-hari
  • Diare berdarah, Buang air besar yang disertai dengan adanya kotoran bercampur akan darah. Diare ini mengakibatkan penderita mengalami kerusakan pada usus serta penurunan gizi dan kekurangan ion
  • Diare persisten, Diare persisten menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi dan juga terjadinya infeksi non usus yang terjadi lumayan lama
  • Malnutrisi berat, Malnutrisi berat merupakan diare yang membahayakan, penderitanya bisa terkena serangan jantung dan kekurangan vitamin serta mineral di dalam tubuh.

Gejala Penyakit Diare

Tidak semua gangguan pada BAB disebut dengan diare, kenali gejala diare yang biasa terjadi berikut ini :

  • Frekuensi BAB meningkat yang disertai dengan rasa mulas berkepanjangan
  • Perut sering berbunyi serta merasakan pegal pada bagian punggung
  • Tubuh menjadi lemah dan lesu
  • Kotoran yang keluar bercampur dengan darah dan lender
  • Suhu badan mengalami peningkatan
  • Bila diare disebabkan karena inveksi virus, maka penderita akan mengalami mual serta muntah
  • Tubuh akan mengalami dehidrasi akibat diare
  • Tinja atau feses yang keluar cenderung lebih encer dan dengan frekuensi yang meningkat
  • Nafsu makan menurun

Penyebab Diare

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang terinfeksi diare, seperti faktor lingkungan tempat tinggal, penduduk serta perilaku masyarakat. Diare tidak hanya menyerang orang dewasa, namun juga bisa menyerang bayi dan anak-anak. Begitu pula penyebabnya pada anak dan dewasa bisa berbeda, seperti berikut :

Penyebab diare pada orang dewasa :

  • Adanya bakteri, virus serta parasit
  • Kontaminasi terhadap makanan atau minuman sebelum dikonsumsi (baik kimia maupun karena bakteri)
  • Kurang gizi
  • Alergi susu
  • Kekebalan tubuh yang menurun
  • Efek mengkonsumsi obat
  • Pengkonsumsi alkohol berlebih

Penyebab diare pada bayi dan anak-anak :

  • Alergi yang ditimbulkan karena mengkonsumsi makanan atau sensitive terhadap obat-obatan
  • Makanan/minuman yang terkontaminan bakteri, parasit dan virus.
  • Alat makan dan minum yang tidak bersih ketika dicuci

Pengobatan Penyakit Diare

Pengobatan diare bisa dilakukan dirumah dengan apa yang ada di rumah jika masih dalam tahapan yang belum membahayakan, berikut ini bentuk pengobatan diare yang bisa dilakukan :

Pengobatan Diare pada Orang Dewasa

  1. Mengkonsumsi oralit – Kandungan gula serta elektrolit yang ada pada oralit berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh ketika terjadi diare. Bisa menggunakan larutan oralit yang dibeli di apotik atau menggunakan larutan gula-garam.
  2. Konsumsi makanan – Hindari mengkonsumsi makanan kaya serat, karena serat justru akan memperpanjang masa diare yang diderita. Hindari pula bahaya makanan pedas, seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung cabai serta lada dan juga mengandung lemak.
  3. Konsumsi air kelapa muda – Konsumsi air kelapa muda yang masih hijau dengan dicampur garam dapur, agar tubuh terangsang untuk mematikan bakteri. Bisa ditambahkan dengan beberapa sendok minyak kelapa.
  4. Meminum air mineral – Cairan tubuh yang banyak terkuras karena penyakit diare, harus digantikan dengan mengkonsumsi banyak air mineral. Karena kekurangan cairan menyebabkan tubuh menjadi lemas dan lesu. Hindari meminum minuman seperti kopi, teh serta minuman yang dapat merangsang asam lambung
  5. Istirahat cukup – Jika energi telah terkuras karena diare, disarankan untuk beristirahat. Karena dengan cara istirahat dapat mengembalikan stamina tubuh yang hilang.
  6. Hubungi dokter – Jika sakit diare tidak kunjung sembuh ketika menggunakan penanganan di rumah, maka sebaiknya hubungi dokter agar diketahui sebab pasti dari penyakit diare tersebut.

Pengobatan Diare pada Bayi dan Anak

  1. Disarankan untuk tetap memberikan asupan ASI dan makanan untuk anak diare dalam bentuk padat, untuk menjaga daya tahan tubuh pada anak
  2. Berikanlah oralit sebagai pengganti cairan yang hilang karena terjadinya diare
  3. Bila terjadi sakit berlanjut (lebih dari 12 jam), disarankan untuk segera membawa ke dokter
  4. Diberi probiotik

Jika gajala diare terserang kepada anak-anak, maka disarankan memberikan oribiotik yang dapat dicampurkan kedalam cairan ataupun makanan anak. Pribiotik bertujuan untuk mengurangi bakteri buruk dengan cara diberikan bakteri baik agar mengurangi waktu diare.

Pencegahan Diare

Gaya hidup sehat serta lingkungan sosial seseorang berperan terhadap kehidupan. Diare merupakan salah satunya penyakit lingkungan yang tidak sehat, membuat tumbuh kembangnya penyakit menjadi lebih mudah. Serta kurangnya perhatian terhadap diri sendiri menimbulkan dampak penyakit diare ini.

Langkah pencegahan diare yang bisa dilakukan :

  • Mencuci tangan bersih sebelum menyentuh makanan ataupun minuman
  • Mengolah serta menyimpan makanan dan minuman ditempat yang higienis
  • Menghindari membeli ataupun mengkonsumsi makanan yang dijajakan yang bisa menimbulkan bibit penyakit
  • Menghindari konsumsi terhadap makanan mentah
  • Konsumsi makanan yang telah dimasak dan dari bahan-bahan yang baik
  • Memperhatikan kebersihan peralatan makan dan minuman yang akan digunakan
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang banyak terkandung lemak
  • Berikan jus buah-buahan sebagai penetral dalam tubuh

Penyakit diare ini sebagian besar terjadi karena kelalaian diri sendiri terhadap gaya hidup tidak sehat yang menjadi kebiasaan. Sehingga pencegahan diare terbaik sebenarnya ada pada kebiasaan diri kita sendiri.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!