Home Featured Kantor Terlalu Jauh? Hati-hati Terhadap 6 Masalah Kesehatan Mengintai Ini

Kantor Terlalu Jauh? Hati-hati Terhadap 6 Masalah Kesehatan Mengintai Ini

by Erlita

Sebagian pekerja kantoran mungkin memiliki keluhan bahwa jarak antara tempat tinggal dan kantornya termasuk jauh. Ini otomatis menjadi alasan mengapa momen pulang-pergi kantor rasanya ingin dihindari dan menjadi momen melelahkan bagi mereka. Kantor yang terlalu jauh, perjalanannya bisa memberi efek kurang baik bagi kesehatan entah itu berangkat naik transportasi umum atau kendaraan pribadi.

  1. Stres dan Depresi

Para pekerja kantoran yang berkendara sendiri dengan mobil atau sepeda motor atau yang mengandalkan transportasi umum justru ada kecenderungan untuk lebih cepat stres karena kurang mampu berkonsentrasi ketimbang pekerja kantoran yang mengendarai sepeda atau berjalan kaki. Hal ini ditunjukkan oleh hasil studi tahun 2014 dari University of East Anglia.

Bukankah seharusnya memiliki kendaraan sendiri justru menurunkan tingkat stres? Belum tentu, sebab para peneliti justru mengatakan bahwa waktu lama yang dihabiskan mengemudi bisa memicu depresi dan stres. Sebaliknya para pejalan kaki atau pengendara sepeda malah justru terbukti memiliki kesehatan mental yang jauh lebih baik.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Jam-jam berangkat dan pulang kantor adalah jam tersibuk ditambah waktu lama habis di perjalanan biasanya hanya menambah rasa cemas saja karena takut terlambat masuk. Tekanan darah bisa ikut naik kalau begini caranya karena tingkat stres juga bertambah.

Tim peneliti dari University of Utah dilansir dari Kompas Lifestyle telah membuktikan hal ini melalui eksperimen mereka. Mereka melibatkan beberapa partisipan dengan pemberitahuan bahwa mereka yang dalam perjalanan dengan kondisi lalu lintas intens memiliki tekanan darah lebih tinggi daripada mereka yang ada di kondisi jalan santai tanpa macet.

Ada kalanya rasa stres muncul karena kemacetan, inilah yang mengakibatkan lonjakan tekanan darah. Jadi cobalah untuk berangkat lebih awal misalnya dan jangan sampai terburu-buru sehingga mampu menurunkan tingkat kecemasan selama berada di jalan. Coba berangkat sejam lebih awal dari jam berangkat biasanya supaya tidak terlambat dan bisa jauh merasa lebih santai.

  1. Kurang Tidur

Telah ada pembuktian oleh Regus Work-Life Balance Index pada tahun 2012 tentang mereka yang memiliki waktu lebih lama di perjalanan menuju kantor setiap hari dengan menghabiskan kurang lebih 45 menit mengalami lebih rendahnya kualitas tidur serta lebih tingginya tingkat kelelahan fisik dan mental daripada pekerja kantoran yang waktu perjalanan dari rumah ke kantor lebih sebentar.

  1. Lonjakan Gula Darah

Risiko pradiabetes dan diabetes lebih tinggi juga bagi para pekerja kantoran yang kantornya terlalu jauh dari kediamannya. Gula darah bisa naik atau melonjak ketika setiap hari berkendara dari rumah menuju kantor dengan jarak di atas 16 km menurut hasil penelitian pada The American Journal of Preventive Medicine dari Institut Cooper di Dallas serta University School of Medicine di Saint Louis.

  1. Obesitas

Berat badan berlebih atau obesitas juga adalah peluang yang cukup tinggi terjadi pada pekerja kantoran yang membutuhkan perjalanan lama menuju kantor. Ini karena mereka berangkat jauh lebih pagi sehingga tidak terbiasa sarapan di rumah, melewatkan sarapan atau justru menikmati menu sarapan dalam bentuk fast food yang memicu kenaikan berat badan.

  1. Sakit Punggung dan Leher

Pekerja kantoran yang membutuhkan waktu perjalanan lama ke kantor belum lagi pulang kantor juga demikian, total bisa saja menghabiskan 90 menit setiap harinya di jalan. Entah itu berkendara sendiri atau naik kendaraan umum, kebiasaan aktivitas jangka panjang ini dapat memicu risiko sakit punggung dan leher.

Jika setiap hari sudah begitu melelahkan dan menaikkan risiko gangguan kesehatan, perlu untuk menjaga pola makan dan pola istirahat dengan baik. Tak lupa, di akhir pekan selalu luangkan waktu untuk berolahraga agar badan tetap bugar dan dapat menjaga kesehatan dengan baik.

You may also like