Pneumonia

advertisement

Apa itu Pneumonia ?

Apa itu pneumonia? Beberapa orang mungkin sudah tidak asing dengan istilah ini. Pneumonia merupakan suatu penyakit atau infeksi yang terjadi pada bagian paru – paru. Infeksi ini menyerang salah satu bagian paru – paru yang bernama alveoli. Pneumonia sendiri secara umum di dunia terjadi pada 450 juta orang per tahunnya, jumlah yang sangat banyak untuk suatu bentuk infeksi ada paru – paru. Dan 1 juta diantaranya berakhir dengan kematian. Mengerikan bukan? Di dalam beberapa Negara berkembang, seperti Indonesia salah satunya, Pnemumonia juga masih tetap menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan, yang dapat menyerang siapapun.

Penyebab Pneumonia

Penyebab yang paling utama dari penyakit pneumonia ini adalah infeksi yang terjadi karena campur tangan virus atau bakteri yang menyerang bagian paru – paru. Hal ini akan membuat alveoli menjadi terinfeksi dan akhirnya seseorang akan mengalami pneumonia. Sebanyak 50% kasus pneumonia disebabkan oleh bakteri Streptococcus, 20% disebabkan oleh bakteri Haemophilus Influenza, 13% disebabkan oleh bakteri Chlamydophylia, dan 3% merupakan akibat dari infeksi bakteri bernama Mycoplasma Pneumoniae.

Selain karena faktor tersebut, beberapa orang memiliki faktor resiko yang tinggi akan mengalami pneumonia apabila mereka :

  1. Perokok
  2. Mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
  3. Memiliki kelainan pada sistem imunitas tubuh
  4. Gangguan dan penyakit pada hati
  5. Gangguan dan penyakit pada ginjal
  6. Gangguan dan penyakit pada paru – paru.

Jenis – Jenis Pneumonia

Bentuk – bentuk dari pneumonia dibedakan berdasarkan apa yang menginfeksi sehingga menjadi suatu penyakit pneumonia. Berikut ini adalah bentuk – bentuk dari pneumonia secara umum :

  1. Bacterial pneumonia

Bacterial pneumonia merupakan salah satu jenis pneumonia yang paling umum terjadi pada masyarakat. Sesuai dengan namanya, enyebab yang paling utama dari bacterial pneumonia ini adalah infeksi yang terjadi karena campur tangan bakteri yang menyerang bagian paru – paru. Hal ini akan membuat alveoli menjadi terinfeksi dan akhirnya seseorang akan mengalami pneumonia. Sebanyak 50% kasus pneumonia disebabkan oleh bakteri Streptococcus, 20% disebabkan oleh bakteri Haemophilus Influenza, 13% disebabkan oleh bakteri Chlamydophylia, dan 3% merupakan akibat dari infeksi bakteri bernama Mycoplasma Pneumoniae.

  1. Fungal pneumonia

Fungal pneumonia merupakan salah satu jenis pneumonia yang jarang terjadi. Biasanya, fungal pneumonia terjadi pada seseorang yang memiliki sistem imun tubuh yang lemah, seperti mereka yang mengalami penyakit AIDS. Atau bisa juga terjadi karena masalah – masalah medis. Berikut ini jenis jamur yang dapat menyebabkan pneumonia :

  • Histoplasma Capsulatum
  • Blastomyces
  • Cryptococcus Neoformans
  • Pneumocystis Jiroveci
  • Coccidioides Immitis.
  1. Viral pneumonia

Viral pneumonia merupakan pneumonia yang disebabkan oleh virus – virus tertentu. 15 % dari pneumonia pada anak – anak disebabkan oleh virus. Berikut ini adalah beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan pneumonia :

  • Rhinoviruses
  • Coronaviruses
  • Influenza
  • RSV (Respiratory Syncytial Virus)
  • Adenovirus
  • Parainfluenza
  1. Parasitic pneumonia

Pneumonia juga dapat disebabkan oleh infeksi yang terjadi oleh parasite – parasite tertentu. biasanya, parasite – parasite ini masuk ke dalam tubuh melalu kontak langsung dengan kulit, ataupun dari penyebaran yang dilakukan oleh serangga. Berikut ini jenis [arasit yang dapat menyebabkan pneumonia :

  • Toxoplasma Gonii
  • Strongyloides Stercoralis
  • Ascaris Lumbricoides
  • Plasmodium Malariae.
  1. Idiopathic Interstital pneumonia

Idiopathic Interstitial pneumonia merupakan jenis pneumonia yang juga sering disebut noninfectious, merupakan salah satu penyakit penurunan fungsi paru – paru. Beberapa kasus menunjkan bahwa pneumonia jenis ini terjadi ketika alveoli terisi dengan cairan, sehingga mengalami malfungsi dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Proses Terjadinya Pneumonia

Pneumonia dapat terjadi karena berbagai macam hal, seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Pneumonia berawal dari rongga pernapasan atas, yang kemudian menyebar ke bagian rongga pernapasana bawah.

  1. Virus

Virus yang menyebabakan pneumonia dapat masuk ke dalam tubuh melalui banyak jalur. Biasanya hal ini trjadi karena :

  • Kontak dengan objek yang terkontaminasi dan menyentuh bagian mata atau hidung
  • Menghirup polutan yang terinfeksi
  • Beberapa jenis virus juga dapat masuk ke dalam tubuh melalui aliran darah.
  1. Bakteri

Pada dasarnya, tubuh selalu menyimpan bakteri. Ketika bakteri yang ada di dalam tubuh ini tidak dapat dikeluarkan maka akan terjadi kemungkinan mengalami pneumonia. Selain itu, bakteri juga dapat masuk ke dalam tubuh melalui polutan – polutan yang terhirup masuk ke dalam tubuh.

Gejala Pneumonia

Pneumonia sendiri memiliki beberapa gejala atau symptom yang dapat dikenalai oleh penderitanya, antara lain :

  1. Gangguan pernapasan. Sebagai salah satu penyakit yang menyerang paru – paru, pneumonia akan menimbulkan gejala yang terasa pada saat kita melakukan proses pernapasan, seperti :
    • Gejala asma
    • Nafas terasa pendek
    • Suara bernafas yang kasar
  2. Batuk – batuk
  3. Nyeri pada bagian dada
  4. Demam tinggi dan menggigil
  5. Kulit yang membiru
  6. Tidak mudah merasa haus
  7. Kehilangan kesadaran
  8. Muntah – muntah secara terus menerus dan presisten.

Cara Mendiagnosa Pneumonia

Biasanya, pneumonia dapat terdeteksi melalui bantuan serangkaian test medis. Ketika anda mulai merasakan gangguan pernapasan, padahal anda tidak memiliki bakat asma, maka anda harus memeriksakan ke dokter, yang akan melakukan serangkaian asesmen berikut pada anda :

  1. X – Ray. X – ray test dilakukan pada bagian dada untuk melihat kondisi paru – paru dari pasien. Namun, pada dasarnya, x – ray tidak dapat digunakan untuk melihat bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
  2. Test Darah. Test darah dapat dilakukan untuk menghitung kandungan sel darah di dalam tubuh, fungsi pembentukan protein dan beberapa sel – sel serta zat yang ada di dalam tubuh.

Cara Mencegah pneumonia

Untuk mencegah terjadinya pneumonia, anda dapat melakukan hal – hal di bawah ini :

  1. Lakukan vaksinasi sejak dini untuk pencegahan
  2. Gunakan masker ketika berpergian
  3. Selalu bersihkan badan anda dengan sabun anti bakteri dan anti kuman
  4. Segera lakukan penanganan ketika anda mengalami beberapa penyakit yang menyerang imunitas tubuh anda.
  5. Berhentilah merokok dan konsumsi minuman beralkohol
  6. Tingkatkan imunitas tubuh anda, dengan melakukan pola hidup sehat, seperti :
    • Pola makan yang teratur dan sehat
    • Banyak minum air putih
    • Rajin melakukan olahraga.

Ketika sudah mengalami pneumonia, maka hal yang dapat dilakukan adalah pergi ke dokter dan bergantung pada obat – obatan yang diberikan oleh dokter. Itulah beberapa informasi lengkap mengenai pneumonia. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Semoga bermanfaat.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!