17 Obat Alergi Gatal Kulit Alami dan Medis di Apotek

Alergi yang menyebabkan gatal menjadi salah satu kejadian yang sangat umum. Semua usia bahkan hingga bayi bisa mengalami reaksi gatal karena alergi. Ketika kulit Anda merasa gatal disertai dengan bercak atau ruam merah, maka hal ini menandakan tubuh Anda mengirimkan sinyal ada zat asing yang bersentuhan dengan kulit. Namun alergi gatal sering tidak dianggap membahayakan karena lebih mudah ditangani. Kecuali jika reaksi gatal sudah menyebabkan beberapa masalah seperti disertai dengan sakit kepala, hidung meler atau gejala sinusitis, batuk dan pingsan. (baca juga: penyebab alergi kulit – mengatasi dan penyembuhannya)

Berikut ini adalah perawatan atau obat alergi gatal kulit, dari beberapa kategori :

Kelompok Obat Medis

  1. Hydrocortisone (Krim)

Krim ini berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan rasa gatal, bengkak atau ruam merah karena alergi terhadap gigitan serangga, bahan kimia dan zat kimia asing. Krim ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan pada kulit dari bagian luar hingga ke dalam. Obat bisa menyebabkan alergi karena itu harus mendapatkan resep dari dokter sebelum penggunaan.

Larangan : tidak diperbolehkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, konsumsi obat herbal, konsumsi suplemen makanan, alergi obat, TBC, campak, jerawat yang parah dan atrofi kulit (penipisan kulit)

Cara pemakaian :

  • Bersihkan daerah kulit yang terkena alergi dengan kain basah yang lembut dan cuci tangan yang akan Anda gunakan untuk perawatan.
  • Oleskan ke bagian kulit yang gatal terkena alergi dan gosok dengan lembut. Lalu cuci tangan Anda.
  • Jangan menempelkan apapun pada media kulit yang sudah diberi krim.
  • Berikan sesuai dengan dosis atau petunjuk dokter yang merawat.

Profil keamanan obat : tidak untuk luka terbuka, tidak untuk mata, tidak boleh tertelan, tidak untuk pemakaian jangka panjang (lebih dari 2 minggu), tidak untuk luka infeksi, dan tidak untuk luka bakar.

Efek samping : rasa panas pada kulit, iritasi ringan hingga berat dan reaksi gatal setelah pemberian (tetap beritahu dokter Anda jika reaksi efek samping sangat berat).

  1. Protopic (Krim)

Krim Protopic adalah jenis obat yang akan membantu mengurangi sel yang membuat aktifitas kekebalan tubuh bekerja terlalu besar atau terlalu rendah. Reaksi ini biasanya akan menyebabkan rasa gatal seperti untuk penderita penyakit kulit eksim. Reaksi alergi yang parah juga bisa menyebabkan kondisi seperti ini. (baca juga: gejala dermatitis berdasarkan jenis dan cara mengatasinya)

Larangan : tidak untuk penderita alergi obat golongan tacrolimus, kanker kulit, cacar air, penyakit herpes, kelainan kulit genetik, orang yang terkena ciri ciri lupus ringan dan berat, gangguan ginjal, reaksi gatal pada kulit yang lebih luas dan penderita penyakit yang tidak boleh terkena sinar matahari.

Cara pemakaian:

  • Bersihkan area kulit yang akan diobati dan jari tangan yang akan digunakan untuk mengobati.
  • Oleskan krim ke bagian kulit gatal atau alergi sesuai dengan dosis (perhatikan untuk dosis penggunaan khusus untuk anak dibawah usia 16 tahun).
  • Hindari berenang, mandi atau berendam dalam air panas setelah menggunakan obat.
  • Segera bersihkan area kulit yang diolesi krim kemudian gunakan pelembab kulit untuk mengatasi kulit kering.

Profil keamanan obat : jangan berjemur setelah menggunakan obat, area kulit tidak boleh terkena panas matahari secara langsung, dan gunakan sesuai dosis untuk meringankan efek samping. (baca juga: bahaya sinar matahari langsung bagi kulit – bahaya sinar matahari di siang hari bagi kesehatan dan kulit)

Efek samping : gatal-gatal, kulit mengeras pada area yang diobati, kulit kemerahan, sakit kepala, penyakit flu, sensitif terhadap udara panas atau dingin, bengkak pada tenggorokan, bengkak pada bagian kelenjar dan bahaya amandel bengkak.

  1. Elidel (Pimecrolimus) – Krim

Elidel adalah salah satu krim yang bekerja untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ketika kulit terserang alergi termasuk gatal-gatal dan eksim. Obat ini termasuk sangat ringan sehingga tidak bisa digunakan untuk perawatan alergi yang sangat buruk. Penderita yang mengalami alergi terhadap bahan pimecrolimus sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

Larangan : tidak boleh untuk penderita cacar, herpes, kanker kulit, sistem kekebalan tubuh yang lemah, gangguan ginjal, gangguan hati, sirosis hati,  dan reaksi alergi yang besar. (obat tidak boleh untuk wanita hamil dan menyusui serta anak-anak dibawah 2 tahun)

Cara pemakaian:

  • Cuci tangan dan area kulit yang akan diobati.
  • Oleskan krim pada area yang gatal hanya sesuai dosis.
  • Hindari obat jangan sampai terkena mata, mulut, hidung, dubur dan luka terbuka.
  • Jangan menutup luka dengan perban atau kain setelah diberi obat.
  • Obat tidak boleh digunakan untuk jangka panjang (lebih dari 6 bulan). (baca juga: efek samping minum obat jangka panjang)
  • Setelah pemakaian hindari kulit terkena sinar matahari secara langsung.

Efek samping: gatal-gatal, bengkak pada wajah, bibir, dan tenggorokan, sakit kepala, sakit perut (diare), nyeri sendi, dan tubuh tidak nyaman.

Baca juga: cara mengobati bibir bengkak – nyeri sendi lutut – penyebab, gejala, komplikasi dan pengobatannya – cara mengatasi diare secara cepat.

  1. Cetirizine (Pil Antihistamin)

Adalah sebuah obat alergi berupa pil yang bisa mengurangi kadar histamin dalam tubuh. Ketika tubuh Anda memiliki histamin yang tinggi maka bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah dan menyebabkan reaksi alergi. Obat ini akan mengobati gatal karena beberapa reaksi termasuk alergi dingin, makanan, dan reaksi kimia.

Larangan : tidak  boleh mengendarai kendaraan setelah minum obat, tidak boleh mengkonsumsi minuman bersoda atau alkohol, dan penggunaan obat lain terutama obat yang mengandung zat penyebab tidur.

Cara pemakaian: minum obat sesuai dengan dosis atau anjuran dokter baik setelah atau sebelum makan.

Efek samping: gatal-gatal, sulit bernafas, bengkak pada lidah dan tenggorokan, denyut jantung meningkat, gemetar, air seni lebih sedikit, sakit kepala, pusing, mulut kering, mual dan sembelit.

Baca juga: cara mengatasi sesak nafas secara alami dan cepat – penyebab jantung berdebar debar kencang dan terus menerus – tangan bergetar sendiri – diagnosis, penyakit dan pengobatannya – penyebab kencing sedikit sedikit dan terasa sakit – penyebab mulut terasa pahit dan kering – penyebab bibir pecah-pecah dan kering – cara melancarkan buang air besar secara alami.

  1. Loratadine (Pil)

Loratadine adalah sebuah pil untuk mengatasi alergi dengan cara mengurangi kadar histamin yang berlebihan. Obat ini bukan hanya untuk alergi gatal saja sebab bisa mengurangi reaksi alergi dengan gejala hidung meler, pilek dan gangguan kulit yang parah.

Larangan: tidak boleh untuk penderita penyakit asma, penyakit ginjal, penyakit hati, bayi kurang dari 2 tahun, ibu menyusui, dan ibu hamil.

Cara pemakaian: minum loratadine sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter atau yang tertera pada kemasan (obat biasanya hanya diminum 1 x dalam sehari).

Efek samping: gatal-gatal, sulit bernafas, bengkak pada wajah dan kulit, bibir kering, sakit kepala, detak jantung meningkat, nyeri perut, mual, muntah, dan gangguan pendengaran.

  1. Fluoxetine (Kapsul)

Ini termasuk jenis obat anti-depressan yang bisa menyebabkan reaksi santai dan mengantuk yang sangat besar. Obat alergi gatal ini biasanya diberikan oleh dokter jika penderita sudah mengalami gejala gangguan sulit tidur, panik dan gelisah.

Larangan: obat sangat rentan untuk penderita beberapa penyakit seperti gangguan hati, gangguan ginjal, diabetes, glaukoma, kejang, epilepsi. Obat tidak boleh untuk ibu menyusui, ibu hamil dan bayi.

Cara pemakaian: obat harus diminum tanpa dilarutkan atau dibuka kemasannya.

Efek samping : gatal-gatal, sulit bernafas, bengkak pada wajah dan bibir, sakit tenggorokan, mudah marah, hiperaktif, gangguan penglihatan, diare, kehilangan keseimbangan, demam, insomnia, sakit perut, penurunan nafsu makan, lelah, dan reaksi sinusitis. (baca juga: cepat lelah – penyakit dan makanan penyebabnya – kelelahan otot)

Obat Alami untuk Alergi Gatal

  1. Mandi dengan Larutan Baking Soda

Jika Anda memiliki alergi gatal yang sangat parah hingga menyebar ke semua bagian tubuh, maka bisa mencoba menggunakan larutan baking soda. Anda cukup menambahkan satu cangkir atau tiga sendok  baking soda ke dalam air hangat di bak mandi. Aduk-aduk hingga uap baking soda keluar dari air selama beberapa menit. Setelah itu Anda bisa menggunakan air ini untuk berendam hingga rasa gatal berkurang. Baking soda akan membantu meringankan rasa gatal dan menyebabkan bengkak akibat gatal bisa hilang dari kulit Anda.

Baca juga: cara menghilangkan cacar air alami dengan cepat – cara menghilangkan karang gigi secara alami dan ampuh – cara mengobati asam urat secara alami dan cepat di kaki – di tangan – cara merawat gigi agar putih dan sehat – cara mengobati sariawan secara alami dan cepat sembuh.

  1. Campurkan Oat meal untuk Air Mandi

Jika Anda tidak memiliki baking soda, maka juga bisa menggunakan oatmeal. Ambil beberapa sendok oatmeal lalu campurkan dengan air hangat yang akan digunakan untuk mandi. Tunggu hingga beberapa saat ketika oatmeal sudah bercampur dengan air hangat lalu gunakan untuk mandi. Bahan oatmeal yang memiliki nutrisi vitamin E dan serat khusus pada kulitnya bisa membantu meringankan rasa gatal. Tapi cara ini tidak bisa digunakan untuk gatal yang menyebabkan infeksi atau luka terbuka.

  1. Gunakan Masker Daun Kemangi

Anda juga bisa mengobati gatal karena alergi dengan menggunakan daun kemangi yang segar. Daun kemangi yang segar memiliki aroma yang sangat kuat serta mudah didapatkan. Daun kemangi mengandung sejumlah minyak esensial seperti eugenol yang bisa menenangkan rasa gatal dan membuat kulit menjadi lebih nyaman. Anda bisa mencoba untuk merebus 100 gram daun kemangi dengan air mendidih. Saat merebus Anda harus membuat panci tetap tertutup untuk mencegah agar kandungan senyawa esensial eugenol tidak menguap ke udara. Setelah itu biarkan air ini menjadi dingin. Masukkan kain yang lembut ke dalam air kemangi lalu peras dan tempelkan pada kulit yang gatal. Lakukan sesering mungkin agar rasa gatal cepat sembuh. (baca juga: efek samping daun kemangi bagi wanita dan kesehatan)

  1. Gosok dengan Gel Lidah Buaya

Lidah buaya telah lama digunakan untuk menyembuhkan berbagai reaksi gatal karena alergi. Awalnya banyak orang menggunakan gel lidah buaya untuk mengobati luka bakar, namun sekarang gatal alergi juga bisa sembuh dengan gel lidah buaya. Kandungan dalam gel lidah buaya seperti minyak alami, vitamin E dan flavonoid bisa membantu mengatasi gatal dengan cepat. Caranya adalah dengan mengambil lidah buaya yang segar, lalu pisahkan kulit dan gelnya. Ambil gel lidah buaya lalu cuci selama beberapa kali untuk menghilangkan getahnya. Kemudian hancurkan dan gosokkan pada bagian kulit yang gatal. (baca juga: khasiat lidah buaya untuk kulitcara menghilangkan kantung mata hitam secara alami)

  1. Berendam dengan Cuka Sari Apel

Cuka sari apel menjadi obat yang sangat aman untuk mengatasi gatal yang disebabkan karena alergi. Rasa gatal yang parah dan menyebar ke semua kulit tubuh bisa diobati dengan cara yang aman. Anda hanya perlu mengambil beberapa sendok cuka sari apel kemudian campurkan dengan air yang akan digunakan untuk mandi. Anda bisa menggunakan air hangat atau air biasa, namun air hangat lebih disarankan. Gunakan air ini untuk mandi atau berendam selama beberapa saat. Kemudian bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk yang lembut. Jika area alergi sangat kecil Anda bisa menggunakan kapas yang dicelup ke air dan cuka sari apel, kemudian gosokkan dengan lembut.

  1. Kompres dengan Teh Daun Mint

Daun mint juga bisa menjadi obat alergi gatal alami yang sangat ampuh. Menurut sebuah penelitian daun mint mengandung bahan alami seperti asam rosmarinic yang bisa menyerang peradangan dan menenangkan reaksi kulit yang berlebihan. Anda bisa membuat satu gelas air mendidih yang kemudian diberi dengan daun mint segar. Biarkan selama beberapa saat kemudian ambil airnya. Gunakan handuk atau kain yang lembut untuk mengambil air tersebut dan letakkan pada bagian yang gatal untuk mengompres. Lakukan cara ini selama beberapa kali hingga bengkak atau rasa gatal berkurang. (baca juga: khasiat daun mint dan bahayanya untuk kesehatan)

  1. Kompres dengan Air Lemon

Air lemon telah dipercaya memiliki khasiat yang sangat besar untuk kesehatan. Salah satunya adalah untuk mengobati alergi gatal yang sangat buruk. Kandungan vitamin C dalam air lemon bisa membantu mengatasi gatal karena menyerang peradangan. Selain itu air lemon juga mengandung asam sitrat, asam asetat, bahan pencegah iritasi dan bahan untuk membersihkan kuman. Anda cukup memeras air dari jeruk lemon kemudian ambil dengan kapas, dan oleskan pada bagian kulit yang gatal. Namun cara ini hanya untuk daerah gatal yang ringan dan tidak terlalu luas. Mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C super tinggi dan manfaatnya bisa membantu dari dalam tubuh.

  1. Kompres dengan Es Batu

Rasa dingin bisa membantu mengurai rasa gatal berlebihan pada kulit. Hal ini juga bisa Anda lakukan jika terkena alergi yang sangat buruk. Anda bisa mencoba untuk mengambil es batu kemudian bungkus dengan kain handuk atau kain yang lembut. Setelah itu tempelkan pada bagian kulit yang gatal. Rasa dingin bisa membantu syaraf dibawah kulit menjadi lebih tenang dan mengurangi rasa gatal yang berlebihan. Jika Anda merasa cara ini cukup sulit, maka Anda bisa mencoba untuk mandi dengan air dingin.

Baca juga: bahaya makan es batu setiap hari bagi tubuh – bahaya minum air es setiap haribahaya minum air es setelah makan bagi kesehatan.

  1. Kompres dengan Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh bisa membantu mengobati rasa gatal menjadi lebih nyaman dan bisa membuat Anda merasa lebih santai. Minyak cengkeh mengandung bahan anti-inflamasi yang bisa mengurangi rasa gatal dan menjadi lebih nyaman. Selain itu minyak cengkeh sangat alami karena tidak menyebabkan reaksi seperti panas dan kulit kering. Anda bisa mencoba untuk mengambil minyak cengkeh yang dilarutkan dengan sedikit air. Kemudian gunakan kapas kecil untuk mengambil campuran minyak tersebut. Setelah itu kompreskan pada bagian yang gatal. Minyak cengkeh juga bisa menjadi cara mengobati gusi bengkak dengan cepat secara alami  dan cara mengobati sakit gigi berlubang besar secara alami dan cepat.

  1. Gunakan Peppermint Oil (Minyak Peppermint)

Salah satu minyak organik yang bisa membantu mengurangi rasa gatal karena alergi adalah bahan minyak peppermint. Minyak yang dihasilkan oleh bahan daun mint ini sudah mengalami penyulingan dengan cara yang sangat alami. Minyak ini mengandung bahan esensial yang bisa mengatasi rasa tidak nyaman karena alergi, mencegah peradangan, membersihkan kuman dan bersifat meredam rasa nyeri. Karena itu bahan minyak ini penting untuk menenangkan alergi gatal yang sangat buruk. Anda bisa mencoba dengan menambahkan satu atau dua tetes minyak peppermint ke dalam air hangat, kemudian gunakan kapas atau handuk lembut untuk mengambil airnya. Kompres bagian yang gatal selama beberapa saat dan lakukan terus menerus hingga sembuh. (baca juga: cara pencegahan bau mulut bagi kesehatan mulut)

  1. Gosok dengan Minyak Zaitun

Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun untuk mengatasi rasa gatal akibat alergi. Anda bisa mencoba untuk menggunakan minyak zaitun dengan cara yang sangat mudah. Pertama Anda hanya perlu mandi atau membasuh badan dengan air hangat. Kemudian ambil handuk hangat yang sudah dibasuh dengan air dan tambahkan minyak zaitun. Setelah itu gosok lembut hingga bagian kulit menjadi sangat lembut. Selain menghilangkan gatal cara ini juga bisa membantu membuat kulit menjadi sangat lembut.

Tips Saat Terkena Alergi Gatal

  • Ketika pertama kali Anda merasa gatal maka jangan menggaruk bagian yang terasa gatal. Anda cukup membilas bagian yang gatal dengan air yang dicampur dengan sabun atau air hangat yang bersih.

Identifikasi Alergi dan Tes Alergi

Setiap orang bisa memiliki peluang untuk terkena alergi. Namun gejala dan bagaimana awal munculnya alergi sangat berbeda-beda. Reaksi alergi bisa ditandai dengan gatal-gatal, ruam, iritasi kulit, sesak nafas, nafas berat, sakit kepala, diare, kembung dan berbagai masalah kesehatan lain. Namun ini hanya tanda yang sangat ringan. Sementara tanda alergi yang berat bisa menyebabkan sebuah kondisi anafilaksis. Kondisi ini ditandai dengan denyut jantung melemah, nadi lemah, sulit bernafas, mual, muntah dan kehilangan kesadaran. Bahkan anafilaksis bisa menyebabkan serangan jantung dan kematian akita gagal organ atau gagal nafas. Mengingat semua tanda ini maka penting untuk melakukan cara tes alergi.

Tujuan tes alergi ini adalah :

  • Mengetahui kemungkinan tubuh menolak sebuah zat asing termasuk dari bahan makanan seperti ikan, sayuran, buah, kacang-kacangan, biji–bijian atau bahkan tepung.
  • Untuk mencegah reaksi alergi yang berbihan dan menyelamatkan kondisi penderita dari anafilaksis.
  • Mengurangi dampak yang sangat berat dan mengetahui jenis obat yang bisa diberikan setelah mengalami alergi.
  • Membuat kita bisa menghindari sumber alergi sehingga tidak terkena alergi.

Metode tes alergi dilakukan dengan cara :

  • Tes kulit dengan memasukkan zat alergen khusus di bawah permukaan kulit. Tes ini bisa menjadi bahan pantauan untuk dokter dalam mencari sumber alergi. Umumnya tes ini sangat aman dan tidak menyebabkan rasa sakit.
  • Tes darah yaitu pengambilan sampel darah kemudian darah akan diberi zat alergi atau zat antibodi khusus yang bisa membuat hasil sangat akurat.
  • Tes pengamatan dengan memberikan jenis makanan tertentu. Tes ini tetap akan dilakukan oleh dokter untuk mengatahui jenis penyebab alergi yang berasal dari makanan.

Alergi merupakan hal yang sangat umum, namun reaksi alergi masih bisa dicegah sejak awal. Pemeriksaan dan mengetahui cara untuk mengobati alergi bisa mengurangi resiko alergi yang buruk.

Artikel lain tentang alergi dan kesehatan kulit:

, , , ,
Post Date: Tuesday 15th, March 2016 / 06:46 Oleh :
Kategori : Alergi