Tangan Bergetar Sendiri – Diagnosis, Penyakit dan Pengobatannya

14069

Mungkin anda pernah mengalami tubuh bergetar sendiri secara tiba-tiba dan terutama di bagian tangan? Bergetar dalam tubuh dalam istilah medis disebut sebagai tremor. Tremor merupakan gerakan ritmis di dalam tubuh yang tidak bisa dikendalikan sehingga bisa menjadi tiba-tiba bergetar sendiri.

Jenis Tremor

Termor sendiri dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam yaitu tremor fisiologis dan tremor patologis. Untuk jenis tremor fisiologis ini terjadi pada semua jenis otot di dalam tubuh dalam kedaaan sadar maupun saat keadaan tidur dalam frekuensi tertentu. Jika terjadi tremor ini berarti terdapat keluhan di dalam tubuh seperti kurangnya istirahat, kelelahan, rasa panas dan dingin di dalam tubuh, medikasi, pengaruh bahaya alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan, emosi serta ketakutan.

Sedangkan untuk jenis tremor patologis sendiri mengindikasikan adanya masalah pada beberapa organ di dalam tubuh anda. Pada jenis tremor ini biasanya akan sangat dapat dirasakan pada bagian tangan, jari, kaki, telapak tangan dan kaki, bibir, lidah, kelopak mata, rahang, kepala dan bagian seluruh tubuh. Tremor ini kebalikan dari tremor fisiologis, yang berarti bahwa jenis tremor patologis tidaklah normal bagi tubuh.

Selanjutnya secara patofisiologis, tremor dibagi lagi dalam beberapa klasifikasi diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Tremor istirahat – Tremor istirahat ini juga kerap kali disebut sebagai tremor Parkinson. Jenis tremor ini sering kali terjadi di bagian tangan dan telapak tangan. Seperti namanya, tremor jenis ini memang kerap terjadi jika seseorang sedang istirahat. Tremor ini tidak berlangsung lama namun akan kembali jika seseorang mengalami perubahan posisi istirahat.
  • Tremor aksi – Tremor aksi atau tremor postural adalah kondisi dimana tremor muncul dalam keadaan sadar. Tremor ini terjdi ketika tubuh sedang ingin melakukan suatu gerakan tertentu seperti contohnya ketika hendak merenggangkan tangan atau ketika tangan hendak minum dan lainnya. Tremor ini tidak terjadi ketika seseorang sedang beristirahat.
  • Tremor ataxia – Jenis tremor yang termasuk dalam tremor patofisiologis lainnya adalah tremor ataxia yang memilki kesamaan dengan jenis tremor lainnya yaitu karena adanya pemacu dari gerakan tertentu. Jenis termor ini kerap kali mengganggu aktivitas penderitanya. Tremor ini akan berlangsung setelah seseorang melakukan gerakan tertentu.
  • Tremor rubal – Jenis termor ini terjadi ketika sesorang sedang melakukan gerakan tertentu dan terjadi di tengah gerakan sedang berlangsung. Seperti misalnya saat seseorang meregangkan tangan dan pada saat itu pula tremor akan terjadi. penderita tremor ini bisa jadi tengah mengidap penyakit serius yang perlu diwaspadai.

Diagnosis

Jika anda mengalami tangan bergetar sendiri, bisa jadi merupakan gejala tremor yang telah diutarakan di atas, maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter ahli. Hal ini sangat penting dilakukan karena tremor atau bagian tubuh bergetar sendiri bisa menjadi salah satu indikasi terjadinya sebuah kelainan atau gangguan di dalam tubuh. saat anda melakukan pemeriksaan mungkin dokter akan bertanya mengenai riwayat penyakit keluarga atau riwayat pemakaian obat-obatan tertentu.

Pemakaian obat yang tidak sesuai dan dalam dosis yang salah juga bisa menjadi pemicu terjadinya tremor. Selain itu dokter juga mungkin akan bertanya menganai riwayat makanan apa saja yang dikonsumsi. Konsumsi beberapa jenis makanan seperti kopi yang mengandung bahaya kafein tinggi juga menjadi salah satu pemicu terjadinya tremor. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik berupa respon beberapa tulang termasuk tungkau dan beberapa bagian tubuh lainnya baik saat dalam keadaan istirahat atau dalam keadaan bekerja. Pemeriksaan secara fisik ini selalu dilakukan oleh dokter karena bisa jadi tremor ini bukanlah tremor biasa melainkan tremor yang menyebabkan jenis penyakit serius di dalam tubuh.

Pemeriksaannya meliputi pemeriksaan nervus kranialis, tonus otot, keseimbangan otot, gait dan kemampuan bicara. Jika terdapat kelainan pada tremor yang di dalam tubuh maka perlu dilakukan pemeriksaan tambahan untuk mengevaluasi jenis tremor apa dan penyebabnya.

Potensi Penyakit

Setidaknya terdapat beberapa jenis penyakit yang ditandai oleh adanya tremor atau bagian tubuh bergetar dan diantaranya termasuk dalam jenis penyakit serius yang harus anda waspadai, berikut penjelasannya :

  • Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson merupakan sebuah kondisi disgenerasi sel saraf dalam otak yang mengatur segala gerakan di dalam tubuh. Gejala yang menandakan adanya penyakit ini diantaranya bagian tangan yang selalu bergetar tiba-tiba, terasa lemah dan lemas pada beberapa bagian tubuh, saat tubuh beristirahat justru akan mengalami tremor atau tangan yang bergetaran. Setelah penderita mengalami gejala tersebut maka selanjutnya akan diikuti dengan gejala lain yaitu tremor yang telah menyebar bukan hanya pada bagian tangan saja, bagian otot akan terasa kaku dan susah digerakan, saat melakukan gerakan menjadi susah sehingga gerakan akan menjadi lambat serta akan mengalami ketidakseimbangan dan saat melakukan koordinasi pada tubuh.

Berita buruk dari penyakit ini adalah belum ditemukan obatnya untuk melakukan penyembuhan atau dengan kata lain penyakit Parkinson merupakan salah satu jenis penyakit yang tidak tersembuhkan. Namun ada beberapa obat yang bisa mengurangi gejalanya sehingga penderitanya bisa lebih leluasa dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sebaiknya pada penderita penyakit ini untuk melakukan pemeriksaan rutin dan melakukan berbagai jenis pengobatan.

  • Penyakit multiple scelerosis

Penyakit multiple scelerosis ini terjadi karena adanya gangguan pada saraf yang bertanggung jawab atas semua gerakan di dalam tubuh. penyakit ini sangat berbahaya karena sangat sulit disembuhkan bahkan bisa memicu terjadinya kelumpuhan total. Namun ironisnya sebagian besar orang mengetahui bahwa dirinya mengalami penyakit ini setelah 7 tahun. Hal ini dikarenakan gejalanya yang timbul dan tenggelam jadi tidak konsisten.

Gejala dari penyakit ini antara lain adalah depresi, vertigo, cepat lelah, gatal, pandangan kabur, nyeri di beberapa bagian tubuh secara terus-menerus, mati rasa di wajah dan kesemutan. Meskipun gejalanya terbilang biasa namun jika anda merasa ada yang tidak beres sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

  • Penyakit Hipertiroidisme

Jenis penyakit lainnya yang ditandai adanya tremor atau tangan bergetar sendiri adalah hipertiroidisme.

Penyakit ini timbul karena adanya produksi hormone tiroksin di dalam kelenjar tiroid yang berlebihan sehingga menyebabkan adanya gangguan di dalam metabolisme tubuh. Gejala dari penyakit ini antara lain adalah adanya tremor di bagian tubuh tertentu, terjadinya penurunan berat badan secara drastis, emosi yang tidak stabil, gelisah dan jantung yang terasa berdebar kencang.

Pada awalnya mungkin gejala yang ditimbulkan hanya yang bersifat ringan namun seiring dengan berjalannya waktu justru akan bertambah semakin besar tergantung dengan sudah seberapa parah penyakit ini menggerogoti tubuh. bagi para penderitanya sebaiknya segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

  • Penyakit distonia

Penyakit ini merupakan kondisi dimana adanya pergerakan otot yang tidak normal karena terlalu sering tubuh melakukan gerakan. Gejala penyakit ini dintandai adanya kontraksi otot yang tidak disadari oleh penderitanya dan tidak bisa dikendalikan bahkan pada beberapa penderita mengalami kejang pada otot leher. Hal ini jika terus dibiarkan dapat menjadi hal yang fatal. Oleh karena itu, jika anda mengalami gejala ini sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Pengobatan

Cara mengatasi adanya tremor ini sebenarnya tergantung dari penyebab tremor itu sendiri. Untuk jenis tremor fisiologis yang terjadi karena tubuh kelelahan maka pengobatan terbaik adalah dengan melakukan istirahat yang cukup, hindari kebiasaan merokok serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat. Terutama yang tujuannya untuk menambah energi, usahakan untuk makan tepat waktu dan biasakan untuk selalu aktif dalam melakukan gerakan.

Namun pada tremor yang bersifat patologis, sebaiknya penderita segera melakukan diagnosa jenis penyakit apa yang dideritanya untuk kemudian dapat ditemukan pengobatan yang terbaik sesuai dengan jenis penyakit nya.