Penyakit Flu

advertisement

Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernafasan sama halnya dengan ISPA dan asma. Penyakit flu memang sebenarnya bukan merupakan penyakit yang mematikan. Namun jangan salah, penyakit flu dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang bisa menyebabkan efek yang sangat membahayakan bagi kesehatan. Selain itu, flu juga sangat mudah menular. Virus flu dapat menular melalui sentuhan, udara atau barang – barang yang dipakai bersama.

Sakit flu juga terkadang dapat disertai dengan gejala batuk atau pun demam. Ada banyak faktr yang dapat menyebabkan seseorang mengalami flu. Faktor tersebut dapat berupa faktor lingkungan, makanan bahkan hingga cuaca. Yuk, ketahui lebih banyak mengenai flu agar kita dan keluarga dapat terhindar dari penyakit yang satu ini.

Penyebab flu

Virus merupakan penyebab utama terjadinya flu. Virus penyebab flu tersebut adalah virus influenza tipe A, B dan C. Virus tersebut bisa masuk ke dalam tubuh kita melalui berbagai hal. Jika kita menghirup virus tersebut, maka virus itupun akan menginfeksi saluran pernafasan di dalam tubuh kita.

Orang yang sedang flu bisa saja menular kan virus flu tersebut saat ia bersin, batuk bahkan saat ia berbicara, virus dapat ikut keluar dari dalam tubuhnya dan menularkannya pada orang lain. Untuk itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui berbagai hal yang dapat menjadi penyebab flu. Berikut ini penjelasannya:

  1. Bersentuhan dengan hewan. Bersentuhan dengan hewan bisa menjadi sebab awal anda mengalami flu. Ini karena jika hewan tersebut sudah terinfeksi oleh virus influenza tipe apa pun, maka jika anda menyentuhnya virus tersebut akan dengan mudah menular dan masuk ke dalam tubuh anda. Banyak penelitian yang sudah membuktikan jika virus influenza dapat dengan mudah ditemukan pada berbagai jenis hewan mulai dari ayam, bebek, babi hingga hewan besar lainnya seperti kuda.
  2. Bersentuhan dengan orang yang menderita flu. Pada kulit orang yang menderita flu, dapat dipastikan bagian tubuh tersebut juga sudah terkontaminasi virus penyebab flu. Jadi, jika kulit anda bersinggungan atau bersentuhan dengan orang yang menderita flu tersebut, virus dapat berpindah dengan mudah ke tubuh anda.
  3. Kondisi udara dan suhu lingkungan yang berubah – ubah. Musim hujan mungkin adalah faktor lingkungan yang paling banyak disalahkan orang apabila ia terkena flu. Benar memang, ketika musim hujan, kondisi udara dan suhu di lingkungan kita pun ikut terpengaruhi. Sebagai dampaknya, imunitas tubuh kita pun menurun. Padahal seperti diketahui, imunitas tubuh sangat penting untuk menangkal berbagai penyakit yang masuk ke dalam tubuh kita termasuk virus penyebab flu. Pada saat perubahan musim juga adalah merupakan saat berbagai virus dapat dengan mudah berkembang biak. Sehingga menjadi
  4. Menurunnya sistem imun tubuh. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, imun tubuh dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Musim hujan, contohnya, dapat menyebabkan kondisi imun menurun. Pada saat kondisi imun menurun, tubuh kita akan sangat rentan terhadap serangan berbagai virus maupun kuman yang menjadi penyebab berbagai penyakit. Dalam kondisi tersebut pula lah, virus influenza tipe A, B atau pun C akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita.

Ciri dan Gejala Flu

Tahap awal gejala flu mungkin akan berupa hidung berair yang memang paling sering terjadi jika seorang akan mengalami flu. Selain itu sakit tenggorokan dan batuk juga menjadi gejala awal anda terkena virus influenza. Ciri – ciri dan gejala flu memang berkembang secara perlahan, hingga akhirnya flu semakin parah bahkan bisa menimbulkan komplikasi penyakit lainnya. Di bawah ini adalah beberapa ciri dan gejala yang akan muncul jika anda terkena flu:

  • Demam tinggi dengan suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celsius.
  • Batuk
  • Menggigil
  • Nyari pada otot – otot seperti pada otot punggung, otot lengan, dan otot kaki.
  • Badan panas dingin
  • Sakit kepala
  • Merasa kelelahan
  • Badan lemas
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung berair
  • Diare
  • Muntah – muntah

Jika anda mengalami gejala – gejala seperti yang sudah disebutkan tadi, ini menandakan jika anda kemungkinan besar terkena flu. Beberapa orang yang mengalami flu mungkin tidak perlu memeriksakan ke dokter, perawatan di rumah saja terkadang sudah cukup. Tetapi jika anda merupakan orang yang termasuk dalam kategori rawan terhadap resiko komplikasi yang disebabkan oleh flu, anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Adapun beberapa orang yang beresiko tinggi mengalami komplikasi yang disebabkan flu adalah mereka yang masuk ke dalam kategori sebagai berikut:

  • Anak kecil
  • Lansia yang berumur lebih dari 65 tahun
  • Wanita hamil
  • Orang – orang yang memiliki sistem imun yang rendah
  • Orang – orang yang memiliki penyakit yang kronis

Komplikasi Akibat Flu

Harap diperhatikan untuk beberapa kategori yang memiliki resiko tinggi terhadap terjadinya komplikasi. Flu pada orang yang tidak termasuk ke dalam kategori di atas memang tergolong penyakit yang tidak serius. Tetapi jika anda termasuk ke dalamnya, akibatnya bisa mengancam nyawa. Untuk itu, ketahui komplikasi penyakit yang dapat ditimbulkan oleh flu, berikut ini daftarnya:

  • Pneumonia
  • Bronchitis
  • Serangan asma
  • Infeksi telinga
  • Infeksi sinus

Dari kelima penyakit di atas, penyakit pneumonia lah yang merupakan penyakit yang dapat sangat membahayakan. Akibatnya tidak main – main yakni kematian.

Cara Mendiagnosis Sakit Flu

Pada dasarnya, cara mendiagnosis apakah anda terkena flu atau tidak dapat dilihat dari ciri – ciri dan gejalanya. Namun, jika anda belum begitu yakin, anda juga bisa berkonsutasi pada dokter untuk mendiagnosa sakit yang anda alami. Tes yang akan anda jalani akan berupa tes yang cukup simpel dan tidak ribet. Bahkan tes ini dapat diketahui hasilnya hanya dalam waktu tiga puluh menit saja.

Untuk tes yang akan dilakukan untuk mendiagnosa sakit flu, dokter akan mengambil sampel air liur dari mulut anda. Selanjutnya dari sampel tersebut dokter dapat mengetahui virus apa yang ada di dalam tubuh anda. Dan jika ternyata virus tersebut adalah virus influenza tipe apa pun, maka dokter dapat menyimpulkan jika anda memang benar terkena flu. Setelah itu dokter selanjutnya akan memberikan resep obat yang harus anda minum untuk mengobati flu yang anda derita.

Pengobatan Flu

Sakit flu memang akan membuat sangat menderita. Apalagi di malam hari, kita biasanya juga akan sulit tidur karena flu, hidung biasanya tersumbat sehingga kita sulit untuk bernafas. Berikut ini beberapa pengobatan yang akan dapat meredakan dan menyembuhkan flu.

  • Beristirahat yang cukup. Istirahat yang cukup dapat menjadi obat yang efektif untuk menyembuhkan sakit flu. Selain itu, istrihatat cukup dapat membantu memulihkan kembali keadaan dan kondisi tubuh anda.
  • Minum air putih. Pada kondisi seorang yang terkena flu, biasanya juga akan terjadi dehidrasi dan kelelahan. Untuk itu anda sangat diharuskan untuk banyak minum air putih untuk mengembalikan kondisi tubuh.
  • Alternative lainnya, anda juga meminum banyak jus buah segar sebagai pelengkap air putih. Memakan makanan seperti sup juga dapat meningkatkan kondisi tubuh menjadi fit kembali.
  • Menghirup uap aromatic. Uap aromatic yang dimaksud disini adalah uap hasil air hangat atau air panas yang dicampur dengan potongan jahe. Jahe akan mengeluarkan aroma yang segar dan menenangkan hidung tersumbat.
  • Mandi air hangat. Mandi air hangat dapat membantu anda meredakan gejala dan akibat flu. Dengan mandi air hangat, saluran napas dapat terbuka sehingga menghindarkan anda dari hidung mampet yang parah.
  • Obat penghilang rasa sakit. Meminum obat penghilang rasa sakit mungkin akan sangat dibutuhkan untuk mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala atau pun nyeri pada otot tubuh. Obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau acetaminophen dapat diminum bersamaan dengan obat flu lainnya dengan takaran yang dianjurkan.
  • Obat oseltavimir. Oseltavimir atau juga sering disebut dengan Tamiflu biasanya akan ada pada resep obat yang dianjurkan dokter sebagai salah satu obat yang harus anda minum untuk mengobati flu yang anda derita. Oseltavimir atau Tamiflu bahkan sangat efektif untuk mengobati flu pada bayi yang berusia dua minggu. Obat ini merupakan obat oral yang harus diminum dengan resep atau anjuran dokter.
  • Obat zanamivir. Obat zanamivir atau Relenza merupakan obat yang pemakaiannya dihisap melalui alat. Alat ini memiliki bentuk yang mirip inhaler yang biasa digunakan untuk orang yang menderita asma. Obat zanamivir digunakan untuk mengobati flu pada anak usia tujuh tahun dan lebih serta efektif untuk mencegah flu pada anak usia lima tahun dan lebih.
  • Obat rapivab. Obat rapivab ini cocok diberikan pada orang dewasa mulai dari usia 18 tahun. Ketika mengkonsumsi obat tersebut, sertai dengan istirahat agar efeknya dapat terasa dan flu pun sembuh.

Obat – obatan Tamiflu, zanamivir dan rapivab tersebut merupakan obat yang masuk dalam kategori obat antivirus. Pemberian obat – obatan tersebut dalam jangka waktu 48 jam dari mulai gejala flu muncul akan sangat efektif untuk mengobati flu. Setelah pemberian obat tersebut, gejala dan sakit flu dapat reda dalam waktu maksimal dua hari.

Beberapa penelitian menunjukan, jika obat – obatan antivirus di atas juga dapat mengurangi resiko terjadinya komplikasi penyakit lain. Namun sayangnya, obat – obatan ini mempunyai efek samping. Efek sampingnya dapat berupa mual dan muntah.

Cara Mencegah Flu

Ada beberapa cara untuk mencegah virus flu masuk ke dalam tubuh kita. Upaya pencegahan wajib kita ketahui dan kita lakukan agar kita senantiasa terhindar dari salah satu penyakit pernafasan ini. berikut beberapa cara pencegahan yang dapat anda lakukan agar terhindar dari flu.

  • Melakukan vaksin flu. Vaksinasi flu satu tahun sekali untuk mencegah virus flu masuk ke dalam tubuh. Vaksin flu dapat dilakukan pada siapapun dengan usia minimal tidak kurang dari enam bulan.
  • Mengkonsumsi makanan yang bergizi. Makanan bergizi adalah salah satu faktor paling ampuh untuk menangkal berbagai macam penyakit termasuk flu. Dengan memakan makanan bergizi, maka tubuh menjadi fit termasuk sistem imun pun dalam kondisi baik sehingga mampu mencegah masuknya virus seperti virus influenza atau virus flu.
  • Menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan biasanya juga dapat menjadi timbulnya suatu penyakit. Pada lingkungan yang kotor, disanalah akan menjadi tempat berkembangbiak berbagai macam virus, kuman dan bakteri yang menyebabkan berbagai penyakit, begitu pula sebaliknya.
  • Jangan lupa mencuci tangan. Jangan pernah menyepelekan mencuci tangan. Dari tanganlah biasanya virus penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh kita. Cara mencuci tangan menggunakan sabun anti kuman dapat membunuh kuman, bakteri maupun virus termasuk virus flu. Jadikan mencuci tangan ini kebiasaan yang baik dimana pun anda berada, dan ajak juga keluarga untuk melakukan hal yang sama.
  • Menutupi mulut dan hidung saat bersin atau batuk. Menutupi mulut atau hidung disini maksudnya adalah dengan menggunakan penutup seperti tissue atau sapu tangan. Hal ini ditujukan untuk menghindarkan kontak langsung antara tangan dan lendir/ingus ataupun air liur yang sudah terkontaminasi dengan tangan anda sehingga tidak memperparah keadaan flu anda. selain itu, melakukan hal yang demikian dapat mencegah orang lain tertular virus flu dari anda.
  • Menghindari keramaian. Saat anda terkena flu, ada baiknya anda menghindari kerumunan karena virus flu akan dapat dengan mudah menyebar pada kerumunan yang dapat memperarah flu dan bisa saja menyebabkan infeksi yang lebih parah. Selain itu, jika anda memiliki anak yang masih bayi, menghindarkan ia dari kerumunan dapat pula menghindarkan ia dari serangan virus seperti virus flu yang dapat menular ketika berada di kerumunan banyak orang yang mungkin saja di antaranya ada yang sedang terkena flu.
  • Beristirahat dengan porsi yang cukup. Istirahat cukup akan membuat tubuh anda menjadi fit dan terhindar dari kelelahan. Ketika kondisi tubuh fit, maka tidak aka nada virus, kuman maupun bakteri dapat masuk ke dalam tubuh anda.

Flu merupakan jenis penyakit yang wajib kita hindari karena penularannya sangat cepat, terutama dari anak anak. Walau tidak berbahaya namun jika terlalu lama dibiarkan juga dapat menyebabkan masalah kronis pada pernafasan.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!