Sekilas Tentang Penyakit Flu Babi (H1N1)

319

Apakah  yang  dimaksud dengan penyakit Flu Babi atau dalam istilah medis dikenal dengan nama H1N1 ?

Mungkin bagi masyarakat awam agak jarang mendengar penyakit dengan nama H1N1 ? Tetapi banyak orang yang mengenal penyakit ini bernama Flu Babi atau H1N1.

Mengapa penyakit ini disebut dengan istilah medis yaitu Penyakit Flu Babi, karena penyakit flu ini hanya menular dan ditemukan pada daging babi. Sekitar tahun 2009 yang lalu, Flu Babi ditemukan secara ‘pandemik’ di Mexico dimana selanjutnya mulai menyebar ke seluruh dunia. Meskipun kabar yang beredar menyatakan bahwa penyakit ini berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia, namun pada kenyataannya tidaklah seburuk apa yang disangka oleh masyarakat awam karena sekitar tahun 2010, WHO menjelaskan bahwa pandemik tersebut telah selesai.

Siapakah yang rentan terserang penyakit ini ?

Flu Babi pada umumnya menyerang ibu – ibu hamil muda, manula atau mereka yang bermasalah dengan kesehatan Jantung mulai menurun atau gagal Ginjal, penyakit Paru – Paru dan Liver.

Apakah yang menjadi penyebab munculnya penyakit Flu Babi ini ?

Secara garis besar, Flu biasa yang pada umumnya sering menyerang manusia hampir sama dengan penyakit Flu Babi yaitu dapat kontak secara langsung melalui si penderita, apakah itu dari air liur saat si penderita meludah atau keringat dan melalui udara ketika mereka bersin – bersin.

Perlu diketahui bahwa periode inkubasi dari Flu Babi terjadi selama 4 s/d 6 hari. Ini berlaku khusus untuk anak – anak hingga kelompok remaja sedangkan pada orang dewasa mampu melewati 1 hari dapat bertahan tanpa menyadari / mengetahui bahwa dirinya terkena gejala awal Flu Babi.

Berapa lamakah Flu Babi menular kepada calon penderita dan gejalanya apa saja ?

Nah kondisi untuk orang dewasa mengalami periode penularan yang terjadi pada hari ke 5 s/d hari ke 7 sedangkan untuk anak – anak dan kelompok remaja bisa menyerang hingga 2 minggu.

Adapun gejala awal yang diperlihatkan dan mudah untuk dikenali adalah sebagai berikut : sakit kepala, demam, lemas, meler / hidung berair, batuk – batuk disertai sesak nafas, nyeri otot, leher terasa kering dan diare atau muntah – muntah.

Bagaimanakah cara mencegah atau menghindar agar tidak terserang penyakit Flu Babi ?

1/Berusaha untuk menghindari penderita Flu Babi di keramaian, namun jika yang menderita adalah anda maka jauhilah kerumunan atau orang lain dan keluarga yang dalam kondisi sehat sehingga mereka tidak tertular.

2/Melakukan vaksinasi yaitu vaksin khusus untuk penyakit Flu Babi. Pada beberapa kasus, vaksin Flu biasa pada umumnya sudah menyertakan vaksin Flu Babi. Seperti dijelaskan di atas bahwa yang rentan terkena flu ini adalah ibu – ibu hamil muda, maka para ibu – ibu ini jangan lupa untuk melakukan vaksinasi sehingga terhindar dari target.

3/Melakukan cuci tangan dengan teratur yaitu membiasakan diri untuk selalu menjaga kebersihan tubuh terutama tangan agar penyebaran penyakit apa pun dapat dihindari. Bila pada suatu tempat dimana anda sedang berada sedang tidak ada air dan sabun maka anda bisa memakai ‘hand sanitiser’.

4/Bersihkanlah dan sterilkan permukaan benda – benda di sekitar anda, dimana virus penyebab Flu Babi ini mampu bertahan hidup sekitar 48 jam dan biasanya mereka bersarang pada permukaan organ – organ tubuh tak berpori jika sudah masuk ke dalam tubuh, maka dari itu sangat penting untuk yang rajin membersihkan permukaan meja, pegangan pintu, saklar lampu, serbet, sprei dan yang lainnya berada di sekitar anda setiap hari.

5/Jangan lupa untuk menggunakan tisu, tutuplah hidung anda dengan tisu bersih ketika sedang bersin saat terkena Flu, dan pastikan tisu setelah dipakai dibuang pada tempat sampah. Sekali waktu tempat sampah juga perlu dibersihkan, jika kebetulan anda tidak memiliki tisu maka anda dapat menggunakan telapak tangan untuk menutup area mulut dan hidung lalu cuci tangan yang bersih setelah itu.

Yang terpenting perlu anda ingat adalah jika kondisi badan dalam keadaan sehat maka anda akan sulit tertular Flu Babi, terutama untuk semua orang yang terlihat sehat sekilas pandang, muda / tua, manula, orang sedang sakit, dan wanita hamil berpotensi besar tertular penyakit Flu Babi. Jadi anda harus berhati – hati dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.

Segera hubungi dokter untuk memperoleh informasi dan pengobatan yang lengkap. Semoga bermanfaat.