Sponsors Link

TBC

advertisement

TBC atau tuberkulosis adalah jenis penyakit yang menyerang paru-paru dan termasuk penyakit menular. Penyebaran bakteri yang menyebabkan TBC bisa mudah menyebar lewat udara. Ketika penderita TBC batuk maka udara disekitarnya menjadi sangat rentan dan orang disekitarnya mudah tertular. Penyakit ini pernah menjadi endemi di beberapa tempat ketika terjadi perang dunia ke II. Setelah itu beberapa negara maju melakukan berbagai gerakan untuk mengendalikan TBC. Sekarang penyakit ini masih bisa menyerang siapa saja terutama orang yang menderita penyakit dengan gangguan sistem kekebalan tubuh seperti penderita HIV AIDS.

Gejala

TBCPenyakit TBC biasanya akan mudah menyerang pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pada orang yang sehat dan kekebalan tubuh yang baik maka bisa menolak perkembangan bakteri sehingga bakteri tidak berkembang menjadi TBC. Gejala yang paling sering ditemukan adalah seperti :

  • Batuk berdahak terus menerus selama lebih dari dua minggu
  • Batuk yang terus menerus dan terkadang disertai dengan penyebab batuk berdarah
  • Batuk yang parah hingga menyebabkan kesulitan bernafas dan rasa sakit serta nyeri pada bagian dada
  • Penderita akan lebih terlihat kurus meskipun memiliki nafsu makan yang stabil
  • Tubuh akan menjadi lebih mudah sakit, lemah dan tidak bersemangat
  • Demam hingga menyebabkan keringat dingin pada malam hari
  • Pada kondisi tertentu maka nafsu makan akan turun dan tubuh semakin lemah.

Kondisi Tubuh Penderita TBC

TBC bisa menyerang berbagai jenis organ dalam tubuh penderita, karena itulah penanganan yang sangat serius dibutuhkan untuk penderita TBC. Bahkan TBC juga bisa masuk ke bagian ginjal, otak serta tulang belakang. Kondisi ini terjadi setelah TBC pada paru-paru sudah semakin parah. Pendarahan yang terjadi pada tubuh juga bisa sesuai dengan jenis TBC pada organ. Jadi ini penyakit yang sangat berbahaya.

Penyebab

TBC adalah penyakit yang disebabkan karena penyebaran bakteri tuberkolosis. Bakteri ini secara aktif menyebar lewat udara. Bahkan jika penderita TBC sedang tertawa atau berbicara maka penularan bakteri menjadi sangat mudah. Namun tidak semua orang bisa tertular TBC karena sistem kekebalan yang aktif dan kuat akan melawan masuknya bakteri ke tubuh. Penderita TBC perlu menggunakan masker penutup untuk menghindari pelularan yang lebih luas.

Faktor Resiko Terkena TBC

Beberapa orang bisa terkena TBC karena faktor tertentu seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah. Meskipun orang yang sehat bisa terhindar dari infeksi TBC. Berikut ini adalah beberapa resiko besar yang mengintai penularan TBC :

  • Jika tubuh Anda sedang lemah dan sistem kekebalan tubuh tidak mampu membatasi tubuh dari infeksi bakteri penyebab TBC
  • Orang yang menderita beberapa jenis penyakit tertentu juga lebih mudah tertular karena tubuh tidak mampu memberikan perlawanan untuk bakteri seperti pada penderita HIV, diabetes, kanker, gagal ginjal, orang yang kekurangan gizi, bayi dan lanjut usia.
  • Jika Anda masuk ke daerah yang pernah memiliki riwayat endemi TBC dan masih belum bersih sepenuhnya. Beberapa negara yang masih memiliki status rentan TBC hingga saat ini adalah seperti Afrika, China, India, Pakistan dan Rusia.
  • Orang yang tinggal di lingkungan yang buruk seperti tunawisma.
  • Orang yang memiliki kebiasan merokok secara aktif.
  • Bahaya alkohol dan bahaya narkoba bagi pecandunya.

Bahaya

Penyakit TBC sudah dinyatakan sebagai penyakit yang sangat berbahaya. Bahkan sejak pertama kali penyakit ini ditemukan, maka sudah ada ribuan korban yang tidak dapat tertolong. Jadi penyakit ini bisa memberikan komplikasi yang cukup serius. Kondisi paling berbahaya adalah ketika TBC sudah menyerang pada bagian organ tubuh lain, seperti:

1- Kerusakan sistem tulang belakang yang menyebabkan rasa sakit yang sangat parah pada bagian tulang belakang

2- Kerusakan pada bagian sendi seperti pada bagian pinggul dan lutut.

3- Kerusakan yang terjadi pada bagian selaput yang menghubungkan tulang belakang dan otak. Gangguan ini sering disebut dengan radang selaput otak atau meningitis. (ini kondisi yang sangat serius karena penderita bisa merasakan sakit kepala yang sangat hebat dalam waktu yang panjang, hingga kematian).

4- Kerusakan pada bagian organ hati dan ginjal. Dua organ ini memiliki peran yang sangat penting untuk menyaring semua kotoran dan racun dalam tubuh. Penderita TBC yang parah sudah tidak bisa memiliki ginjal dan hati yang normal sehingga kondisinya menjadi lebih buruk.

5- Pada kondisi yang sudah sangat parah maka TBC juga bisa menyebabkan kerusakan pada bagian jantung. Kerusakan disebabkan karena infeksi yang telah menyebabkan peradangan pada bagian jantung sehingga jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh.

Pencegahan

Orang yang dinyatakan menderita TB laten maka bisa mencegah perkembangan TBC dengan mengkonsumsi obat sesuai dengan petunjuk waktu yang ditetapkan oleh dokter. TB laten menjadi bentuk TBC yang masih bisa diobati hingga tuntas agar tidak menjadi TB aktif. Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan :

1- Orang yang menderita TB aktif harus tinggal dalam isolasi untuk menghindari penularan ke orang lain yang masih sehat. Sekarang isolasi bisa dilakukan di rumah sendiri dan konsumsi obat oral secara teratur. Program obat harus diikuti selama waktu yang sudah ditetapkan.

2- Menjaga kondisi lingkungan tempat tinggal dan rumah agar udara selalu bersih dan sirkulasi udara juga sehat.

3- Menggunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung. Hal ini harus dilakukan oleh orang yang sudah terkena TB laten maupun TB aktif.

4- Vaksin untuk TBC. Pada bayi yang baru lahir biasanya diberikan vaksin BCG (Calmette Guerin) untuk mencegah infeksi TBC yang sangat rentan untuk anak-anak. Tapi vaksin ini hanya bisa digunakan oleh bayi saja sehingga tidak bisa mencegah TBC untuk orang dewasa dan lanjut usia.

Makanan untuk Penderita TBC

Penderita TBC umumnya memiliki masalah khusus pada kecukupan jumlah kebutuhan nutrisi sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Penderita TBC harus mencukupi jumlah kebutuhan makanan dengan nutrisi tertentu seperti protein, sumber mikronutrisi, dan asam lemak tidak jenuh. Berikut ini adalah beberapa prinsip dasar untuk menentukan makanan bagi penderita TBC :

  1. Konsumsi berbagai jenis sumber sayuran dan buah-buahan yang cukup seperti brokoli, kacang-kacangan, biji-bijian, wortel, pepaya, dan berbagai jenis sayur yang mengandung karbohidrat.
  2. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dari biji-bijian seperti gandum sebab kandungan tepung dalam gandum bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  3. Konsumsi berbagai jenis sumber makanan yang mengandung lemak sehat seperti susu, yogurt, kefir dan produk yang diperkaya dengan kalsium tinggi.
  4. Konsumsi beberapa sumber lemak sehat tanpa lemak seperti daging, daging ayam, ikan, dan produk rendah lemak seperti susu tanpa lemak.
  5. Konsumsi berbagai sumber minyak sehat seperti minyak zaitun.
  6. Konsumsi makanan kaya serat dari sayuran dan buah juga sangat disarankan seperti brokoli, pepaya, alpukat, apel dan jenis sumber serat lain.
  7. Hindari terlalu banyak konsumsi gula karena bisa meningkatkan potensi perkembangan bakteri.
  8. Konsumsi sumber makanan yang mengandung protein tinggi yang mengandung makronutrisi seperti daging tanpa lemak, daging ayam tanpa kulit, ikan salmon, ikan sarden dan ikan tuna.
  9. Hindari konsumsi garam yang berlebihan seperti pemakaian garam dapur dan garam meja.
  10. Konsumsi berbagai jenis buah yang mengandung kalium seperti pisang.

 

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!