Wednesday, September 18, 2019

Blefaritis

Apakah Anda pernah mengalami blefaritis? Ini adalah sebuah kondisi peradangan yang menyerang bagian kelopak mata. Peradangan yang paling umum terjadi pada bagian kelopak mata yang menjadi tempat tumbuhnya bulu mata  sehingga bisa menyebabkan pengaruh tidak nyaman untuk kedua kelopak mata. Awalnya masalah ini terjadi ketika ada bagian kelenjar minyak yang kecil dan terletak pada bagian pangkal bulu mata mengalami sumbatan. Kemudian akan membuat bagian ini terlihat sangat merah dan juga memicu iritasi pada mata. Jika penyakit ini bertahan dalam waktu lama maka akan sulit untuk diobati dan bisa menyebabkan kondisi mata memburuk. Bahkan juga bisa memicu kerusakan penglihatan secara permanen. Dibawah ini adalah berbagai informasi lengkap mengenai blefaritis yang perlu Anda ketahui.

Baca: jenis-jenis penyakit mata – kelainan yang terjadi pada mata – penyebab mata berkunang-kunang dan sempoyongan

Gejala blefaritis

  1. Mata menjadi berair. Mata Anda secara tiba-tiba seperti mengeluarkan cairan terus menerus. Ini berbeda dengan air mata karena ketika ada cairan mata maka bisa menyebabkan mata menjadi sangat perih. (baca: penyebab mata sering berair dan belekan)
  2. Mata menjadi merah. Setelah mata mengeluarkan cairan terus menerus maka mata bisa menjadi sanagt merah. Kemungkinan Anda juga mengalami iritasi mata sehingga mata tidak nyaman saat melihat bahkan terasa lebih perih. (baca: penyebab mata merah sebelah)
  3. Merasa ada pasir pada mata. Kemudian setelah itu maka Anda bisa merasa bahwa mata Anda mengeluarkan pasir yang tidak nyaman. Anda bisa merasakan mata seperti mengganjal atau tidak bersih setelah berkedip. (baca: tahi mata berlebihan)
  4. Ada minyak dari bagian kelopak mata. Dalam waktu yang cepat maka mata Anda seperti mengeluarkan minyak yang tidak nyaman. Ini juga bisa memicu mata menjadi lebih perih. (baca: penyebab mata nyeri sebelah)
  5. Mata menjadi gatal. Karena minyak dan rasa pasir yang tidak bersih pada mata maka bisa membuat mata menjadi terasa gatal. Anda tidak bisa merasakan mata yang bersih dan nyaman sehingga mengusap mata mungkin bisa menenangkan.
  6. Kelopak mata bengkak dan merah. Setelah semua gejala itu muncul maka bagian kelopak mata menjadi merah dan bengkak. Kemudian Anda bisa merasa bahwa bagian yang bengkak akan terasa sakit dan perih. (baca : penyebab mata bengkak sebelah)
  7. Kulit di sekitar mata mengelupas. Dalam waktu yang singkat jika tidak segera diobati maka kulit di sekitar mata akan mengelupas dan sangat gatal. Ini juga yang mungkin membuat Anda selalu ingin mengusap bagian mata.
  8. Saat bangun tidur maka bulu mata dan kulit seperti tidak bisa terlepas. Perasaan lengket pada bagian kelopak mata bisa menyebabkan Anda seperti memiliki kelopak mata yang tidak bisa dipisahkan. Meskipun akan bisa namun saat bangun tidur akan terasa sakit dan tidak nyaman.
  9. Karena rasa perih dan tidak nyaman maka bisa membuat Anda selalu ingin berkedip. (baca: penyebab kelopak mata gatal dan bengkak)
  10. Ketika melihat cahaya maka mata Anda menjadi lebih sensitif dan tidak nyaman. Bahkan bisa membuat mata menjadi sangat perih.
  11. Saat kelopak mata lengket maka bisa membuat bulu mata sangat tidak teratur. Dan terkadang jika sudah seperti ini maka bulu mata bisa cepat hilang atau rontok.
  12. Jika sudah sangat parah maka bisa menyebabkan mata tidak terbuka atau sulit untuk membuka mata dan infeksi bisa terasa tidak nyaman untuk tubuh Anda. (baca: penyebab  belekan pada mata)

Penyebab blefaritis

  1. Penyakit dermatitis seboroik

Orang yang mengalami dermatitis seboroik akan lebih mungkin terkena blefaritis. Kemungkinan hal ini terjadi ketika ketombe yang mengandung banyak kuman, virus dan bakteri ternyata berhasil mempengaruhi kelenjar minyak pada kelopak mata. Kemudian infeksi berjalan dengan cepat sehingga menjadi blefaritis. Orang yang menderita ketombe pada alis juga akan lebih sering terkena penyakit ini.

Baca: Dermatitis – macam-macam penyakit kulit – ciri ciri dermatitis – penyebab dermatitis)

  1. Pengaruh infeksi bakteri

Berbagai pengaruh infeksi bakteri bisa menyebabkan masalah pada mata dengan cepat. Anda mungkin tidak sadar darimana mendapatkan bakteri tersebut. Namun bakteri bisa masuk ke mata melalui udara, tangan yang kotor dan menyentuh mata serta air yang digunakan untuk cuci wajah atau mandis. (baca: infeksi kulit karena bakteri – perbedaan sakit karena virus dan bakteri)

  1. Sumbatan pada kelenjar minyak

Setiap bagian kelopak mata memiliki kelenjar minyak yang ditumbuhi dengan bulu mata. Jika bagian kelenjar minyak tersumbat oleh kotoran, virus, kuman atau bakteri maka bisa menyebabkan blefaritis. Sumbatan bisa terjadi secara tidak disadari sehingga Anda langsung merasakan sebagai berbagai gejala blefaritis baik ringan atau berat.(baca: penyebab muka berminyak

  1. Penyakit rosacea

Penyakit rosacea juga bisa memicu terjadinya blefaritis. Penyakit ini terjadi ketika kulit dan semua bagian pembuluh darah yang dekat dengan wajah menjadi merah. Akhirnya bisa menyebabkan benjolan kecil yang bisa pecah dan mengeluarkan nanah. Penyakit ini bisa menjalar mendekati kelenjar minyak di kelopak mata. Lalu bisa memicu terjadinya blefaritis.

Baca: akibat kelebihan dan kekurangan vitamin b12 – 13 makanan yang mengandung vitamin B12 super tinggi)

  1. Alergi

Orang yang mengalami alergi juga bisa menderita blefaritis. Beberapa jenis alergi termasuk untuk alergi debu, binatang berbulu hingga kelopak bunga. Alergi memang reaksi yang aneh sehingga bleritis tidak disebabkan oleh bakteri. Reaksi khusus ini hanya terjadi pada beberapa orang saja.

Informasi tentang alergi:

  1. Gigitan serangga atau kutu

Orang yang terkena gigitan serangga atau kutu bisa mengalami blefaritis. Mungkin memang sangat aneh tapi sebuah gigitan hewan kecil yang mengenai bagian kelopak mata bisa memicu bekas yang lebih besar. Kemudian bekas gigitan inilah yang menyumbat kelenjar minyak. Terkadang serangga atau kutu juga bisa meninggalkan  bakteri atau virus yang menyebabkan blefaritis.

[accordion]
[toggle title=”Informasi gigitan hewan berbahaya:”]

[/toggle]
[/accordion]

Pemeriksaan dan diagnosis

  1. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara langsug dengan melihat kondisi kelopak mata. Kemudian dokter akan mulai memeriksa kelopak mata dengan menggunakan beberapa alat yang diperlukan termasuk kaca pembesar dan media yang lain.
  2. Ketika dokter akan mencari penyebabnya maka dokter akan mengambil sampel dari sekitar kelopak mata. Sampel bisa berupa kotoran di sekitar area tersebut. Kemudian dokter akan menguji di laboratorium penyebab infeksi apakah itu termasuk jamur, bakteri, virus atau alergi.

Perawatan untuk blefaritis

  1. Kompres dengan air hangat

Ketika blefaritis masih ringan atau baru menunjukkan gejala yang ringan maka Anda bisa mencoba untuk mengompres dengan air hangat. Anda bisa menyiapkan air hangat dalam mangkuk khusus yang bersih. Kemudian serap dengan handuk yang bersih lalu tempelkan pada sekitar mata. Ingat bahwa tangan Anda harus bersih saat melakukan perawatan ini. Kompres dengan air hangat harus dilakukan secara terus menerus agar blefaritis bisa mereda.

Baca:  Cara mengatasi mata sakit sebelah – cara menghilangkan lemak di mata –  cara menghilangkan mata merah)

  1. Pemberian obat antibiotik

Jika dokter sudah menemukan penyebabnya dan kondisi blefaritis Anda tidak berkurang maka Anda harus mendapatkan antibiotik. Biasanya obat antibiotik untuk diminum bisa membuat gejala dan blefaritis berkurang. Beberapa dokter juga bisa memberikan obat salep dan krim mata untuk digunakan langsung pada bagian mata.

Baca:  jenis-jenis antibiotik – efek samping antibiotik – Bahaya antibiotik

  1. Pemberian obat tetes mata steroid

Kemudian Anda juga bisa menggunakan obat tetes mata steroid. Obat ini bisa membantu mengatasi peradangan agar blefaritis tidak menjadi parah. Obat tetes mata steroid sangat aman digunakan karena biasanya tidak menyebabkan efek samping untuk mata. Penggunaan obat tetes mata juga bisa dilakukan bersama dengan obat antibiotik oral. Obat tetes mata juga sering digunakan sebagai cara menghilangkan lemak di mata dan cara menghilangkan mata bintitan.

  1. Pemberian obat untuk meningkatkan kekebalan tubuh

Orang yang menderita blefaritis biasanya memang akan menjadi lebih lemah. Anda bisa menggunakan obat yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh seperti cyclosporine. Obat ini  bisa membantu merawat blefaritis dari dalam tubuh dan bahkan  bisa mengatasi berbagai gejala yang tidak nyaman. (baca: cara meningkatkan daya tahan tubuh – cara meningkatkan fisik dengan cepat)

  1. Pemberian scrub mata

Scrub mata atau pelindung mata bisa diberikan yang bisa membantu mencegah infeksi menjadi lebih parah. Kemudian agen scrub mata khusus juga  bisa diberikan untuk membantu mata tetap bersih. Namun perlakuan perawatan ini harus dilakukan secara teratus. Selain itu selama perawatan juga sebaiknya tidak menggunakan berbagai zat asing di sekitar mata.

  1. Terapi untuk membersihkan mata

Terapi untuk membersihkan mata juga sangat diperlukan sehingga bisa membuat kondisi mata menjadi lebih bersih. Namun perawatan ini biasanya akan dilakukan oleh dokter dengan tindakan yang sangat hati-hati. Prosedur ini terdiri dari beberapa pilihan yaitu:

  • BlephEx : yaitu tindakan yang digunakan untuk membersihkan dan menghilangkan bakteri pada bagian mata dengan sebuah alat khusus. Alat ini akan membantu membuka bagian mata kemudian membuka kelenjar minyak yang mengalami sumbatan. Tindakan memang tidak nyaman tapi dipercaya bisa mengatasi blefaritis dengan cepat.
  • Terapi Lipiflow: ini adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk mengatasi bakteri dan tidak nyaman akibat blefaritis. Sebuah alat diletakkan pada bagian mata kemudian masuk ke bagian kelenjar di sekitar mata dan memberikan cairan yang kemudian bisa membuka sumbatan pada kelopak mata.
  • Terapi IPL ; ini adalah sebuah terapi untuk memberikan cahaya dan denyutan khusus pada bagian mata. Biasanya terapi sangat efektif dan bisa membuat mata menjadi lebih segar. Terapi ini juga bisa membantu membuka bagian kelenjar kelopak mata kemudian mendapatkan aliran gerakan khusus yang bisa membuka sumbatan dengan baik.
  1. Mengusap mata dengan kain bersih yang sudah basah

Anda juga bisa mencegah agar blefaritis tidak terlalu parah. Caranya adalah dengan mengusap bagian mata dan sekitar kelopak mata dengan handuk yang sudah basah. Pastikan bahwa handuk yang Anda gunakan sudah bersih dan tidak terkena kotoran. Kemudian bersihkan semua kotoran yang ada di sekitar mata yang bisa membuat sumbatan pada kelopak mata berkurang. Jangan menggunakan handuk yang sebelumnya sudah dipakai agar mata Anda tetap sehat. (baca: Bahaya mengucek mata dengan tanganPenyebab mata seing berarir dan belekan)

  1. Cobalah membersihkan bulu mata

Anda juga bisa mencoba untuk membersihkan bulu mata yang meletak ke kelopak mata. Lakukan hati-hati sehingga tidak menyebabkan bulu mata tertarik secara tidak sengaja. Anda juga bisa mencoba untuk mengelap bulu mata dengan kain yang sudah dibersihkan. Jika dokter memberikan gel atau salep maka gunakan setelah cara ini.  Cara ini juga sangat baik untuk membantu agar tidak menyebabkan kerusakan pada kornea. (baca: penyebab alis mata rontok)

  1. Selalu mengeringkan bulu mata saat basah

Kemudian Anda juga bisa mencoba untuk selalu mengeringkan bulu mata dan kelopak mata yang selalu basah.  Kondisi basah yang terus menerus juga bisa menyebabkan blefaritis menjadi lebih parah. Anda bisa mencoba untuk mengeringkan mata dengan handuk yang kering dan basah. Jangan menggunakan tisu karena bisa menyebabkan infeksi lebih parah akibat kotoran dari tisu yang menempel pada mata.

  1. Jangan menggunakan riasan pada wajah dan mata

Ketika Anda menderita blefaritis maka cobalah untuk tidak menggunakan riasan apapun baik pada wajah atau mata. Riasan atau kosmetik bisa menyebabkan infeksi yang semakin parah. terkadang riasan  bisa menyebabkan sumbatan pada bagian kelenjar minyak. Jadi cobalah untuk mencuci wajah dan mata lebih sering tanpa menggunakan riasan.

  1. Gunakan obat tetes mata

Anda juga bisa menerima obat tetes mata yang bisa membantu mengatasi mata kering penyebab blefaritis. Ada berbagai jenis obat tetes mata yang bisa ditemukan diapotik, namun merek dan dosis harus didapatkan dari dokter.  Obat tetes mata juga sangat baik untuk membantu agar mata selalu bersih dan tidak terlalu kotor.

  1. Bersihkan rambut dari ketombe dan kutu

Jika Anda menderita blefaritis akibat ketombe dan kutu maka Anda harus membersihkan bagian tersebut. Selama menjalani perawatan dengan berbagai jenis obat atau tindakan terapi maka sangat penting untuk menjaga kebersihan. Cara ini juga untuk menghindari agar tidak terkena infeksi blefaritis secara berulang. (baca: cara mengatasi kulit kepala gatal – cara mengatasi kulit kepala kering)

Komplikasi akibat blefaritis

Blefaritis yang masih ringan bisa diobati dengan cepat dan masih bisa disembuhkan. Tapi perawatan yang lambat bisa memicu terjadinya komplikasi yang berdampak pada bagian mata. Berikut ini beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat blefaritis

  1. Kerusakan bulu mata

Blefaritis memang menyerang kelopak yang menjadi tempat tumbuhnya bulu mata. Kemudian ketika Anda tidak merawat dengan baik maka bulu mata akan rontok dengan cepat. Bahkan bisa menyebabkan kehilangan semua bagian bulu mata. Kemudian jika salah satu kerontokan sudah terjadi maka bulu mata yang lain tidak rapi dan bulu mata yang tumbuh juga akan salah arah.

  1. Kulit kelopak mata yang berbekas

Blefaritis bisa meninggalkan bekas pada bagian kulit di sekitar kelopak mata. Biasanya blefaritis bisa menyebabkan luka akibat tindakan perawatan atau luka akibat infeksi. Luka bisa tumbuh menjadi jaringan parut yang kemudian juga bisa membuat pertumbuhan bulu mata menjadi tidak menarik. Beberapa orang juga bisa mengalami pertumbuhan jaringan parut pada bagian dalam dan luar. (baca: cara mengobati glaukoma)

  1. Mata kering

Kelenjar minyak yang tersumbat memang bisa menyebabkan mata menjadi sangat kering. Kemudian Anda bisa mengalami mata kering yang parah sehingga bisa memicu robekan pada bagian mata. Kondisi  ini bisa membuat air mata yang keluar terus menerus, menganggu aliran lendir mata dan juga membuat pandangan mata menjadi terganggu. Mata kering bisa menjadi kondisi yang sangat lama sehingga sulit untuk dirawat dengan baik.

  1. Tidak bisa menggunakan lensa kontak

Ketika blefaritis sudah menyebabkan mata kering maka bisa menghambat aliran lendir atau pelumas pada mata. Hal ini bisa membuat Anda tidak bisa lagi menggunakan lensa mata. Jika dipaksakan maka bisa menyebabkan masalah untuk kornea dan retina mata termasuk infeksi yang lebih buruk. (baca: bahaya lensa kontak untuk mata)

  1. Mata bintitan

Ketika kelenjar yang dekat dengan bulu mata mengalami infeksi maka juga bisa memicu bintitan. Bintitan adalah benjolan kecil hingga besar yang akan terasa sangat menyakitkan. Meskipun benjolan berada pada bagian luar namun bisa sangat mengganggu. Kemudian mata juga bisa menjadi sangat kering. Hal ini bisa membuat blefaritis menjadi sulit untuk disembuhkan. (baca:  penyebab bintitan – obat mata timbilan)

  1. Terjadinya chalazion

Chalazion adalah sebuah benjolan seperti bintitan namun tejadi pada bagian dalam mata. Kondisi ini terjadi akibat sumbatan pada salah satu kelenjar minyak kecil yang berada pada bagian dalam kelopak mata atau tepatnya dibagian belakang bulu mata. Kemudian kelenjar yang sudah mengalami infeksi akibat bakteri bisa menjadi sangat merah dan bengkak. Chalazion menjadi terlihat lebih mengerikan karena menonjol dari dalam kelopak mata. Kondisi ini juga menyebabkan perawatan menjadi lebih sulit. (baca: penyebab mata bengkak)

  1. Gangguan mata merah yang kronis

Blefaritis yang tidak disembuhkan secara total bisa menyebabkan kondisi mata merah yang kronis. Kondisi ini bisa sangat buruk karena mata juga akan terasa perih dan mengeluarkan cairan atau kotoran secara terus menerus. Bahkan jika tidak dirawat dengan baik maka bisa menyebabkan konjungtivitis. (baca: cara mengobati mata merah – Penyebab mata merah)

  1. Kerusakan kornea mata

Blefaritis yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat bisa menyebabkan kerusakan kornea yang parah. Kondisi ini bisa disebabkan karena peradangan yang terjadi pada bagian kelopak mata menjadi sangat parah dan membuat daerah di sekitarnya mengalami luka atau bahkan infeksi. Kemudian peradangan bisa menjalar ke bagian kornea. Jika tidak dirawat hingga sembuh maka juga bisa memicu robek pada bagian kornea. (baca: gangguan refraksi mata – jenis kelainan refraksi pada mata)  

Tipe blefaritis

  1. Blefaritis anterior

Blefaritis anterior adalah blefaritis yang terjadi pada bagian tepi depan di luar kelopak mata yaitu tepat dibagian bulu mata tumbuh. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk ke bagian kelenjar minyak dan juga akibat ketombe. Beberapa orang juga bisa terkena kondisi ini akibat alergi terhadap serangga dan kutu.

  1. Blefaritis posterior

Blefaritis posterior adalah jenis blefaritis yang terjadi pada bagian tepi dalam kelopak mata yang sangat dekat dengan bagian bola mata. Kondisi ini bisa disebabkan karena kelenjar kelopak mata yang tidak memproduksi minyak secara teratur. Kemudian karena kondisi yang kering atau terlalu basah maka bisa menyebabkan infeksi bakteri. Bahkan penyakit ini juga bisa berkembang karena penyakit kulit lain termasuk rosacea dan ketombe pada kulit kepala dan kotoran pada mata.

Bagaimana cara mencegah blefaritis

  1. Anda harus terus menjaga agar kelopak mata tetap bersih. Bahkan setelah beraktifitas atau saat beraktifitas maka Anda harus menjaga agar semua bagian kelopak mata bersih. Anda bisa mencoba membersihkan dengan handuk yang hangat atau cairan pembersih mata.
  2. Biasakan untuk selalu membersihkan riasan pada bagian mata. Riasan mata bisa menyumbat kelenjar pada kelopak mata sehingga menyebabkan blefaritis. Bersihkan riasan dengan cairan khusus atau sesuai dengan jenis kulit Anda, terutama saat akan tidur.
  3. Jika Anda menggunakan eyeliner maka biasakan untuk menggunakannya di bagian belakang kelopak mata bukan dibagian kelopak mata. Riasan harus terletak dibelakang bulu mata bukan didepan karena bisa menyebabkan infeksi. Bahan kimia juga bisa membuat sistem kerja kelenjar mata mengalami gangguan.
  4. Jika Anda sudah mengalami blefaritis maka perhatikan untuk terus melakukan perawatan hingga sembuh total.  Blefaritis bisa sering datang lagi akibat bakteri yang tidak bersih dan infeksi masih terjadi terus menerus. Jadi rawat blefaritis agar bisa tidak berulang terus.
  5. Jika Anda menggunakan kacamata maka perhatikan untuk sering melepas saat tidak diperlukan. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihkan kacamata dan mata Anda. Saat lelah maka lepaskan dan juga saat berkeringat terlalu banyak maka bersihkan.
  6. Jika Anda menggunakan lensa kontak maka bersihkan lensa kontak secara teratur. Kemudian jangan pernah menggunakan lensa kontak saat tidur karena bisa memicu infeksi yang bisa menyebabkan blefaritis dan kondisi yang lebih parah.

Informasi seputar blefaritis ini diharapkan bisa membantu agar Anda tidak terkena penyakit blefaritis. Kemudian perhatikan untuk menjaga kebersihan mata agar mata selalu sehat.

Recommended