13 Penyebab Mata Berkunang Kunang dan Sempoyongan

18624

Mata kunang-kunang merupakan gangguan pada indera penglihatan yang sering dialami oleh sebagian besar orang. Gangguan ini biasanya ditandai dengan penglihatan yang seakan-akan melihat cahaya berkilap-kilap pada mata, tangan menjadi gemetar,maupun timbulnya rasa sakit pada daerah mata.

Penyebab Mata Berkunang-kunang dan sempoyongan dapat kita analisis karena memiliki gejala penyakit yang kadang tidak kita sadari. Menurut para ahli kesehatan, mata berkunang-kunang bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti :

  1. Hipotensi postural/ ortostatik / Darah Rendah

Hal ini biasa dialami ketika seseorang merasakan pandangan yang gelap serta mata yang berkunang-kunang saat hendak berdiri dari posisi duduk. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh perubahan posisi secara mendadak dari yang semula duduk lalu kemudian berdiri yang mengakibatkan penurunan aliran darah yang pada akhirnya menyebabkan penurunan aliran darah sehingga dapat menimbulkan rasa pusing. Ada beberapa penyebab terjadinya hipotensi postural ini, diantaranya adalah :

  • Anemia
  • Dehidrasi
  • Peningkatan frekuensi pernafasan
  • Karena pola makan yang kurang tepat
  • Terjadinya infeksi
  • Karena suhu yang ekstrim, misalnya udara yang panas
  • Karena mengangkat beban yang terlalu berat
  • Konsumsi beberapa jenis obat-obatan seperti obat penenang, obat penyakit jantung, panas, demam, dan lain sebagainya.

Untuk penanganan gangguan ini diperlukan evaluasi yang lebih lanjut, dan untuk mengatasi gangguan tersebut sebaiknya Anda melakukan beberapa hal, diantaranya adalah :

  • Melakukan pemeriksaan terkait tekanan darah secara berkala (cobalah untuk membandingkan tekanan darah Anda ketika Anda sedang berbaring dan berdiri, serta ketika Anda sedang mengalami keluhan mata berkunang-kunang)
  • Melakukan konsultasi dengan dokter terkait dengan konsumsi obat-obatan
  • Mengkonsumsi garam +/- 10 gram/ harinya. Ingat! Jangan sampai Anda berlebihan dalam mengkonsumsi garam, karena hal tersebut akan memicu timbulnya tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Cobalah untuk memposisikan kepala Anda sekitar 15 hingga 200 pada saat sedang tidur, dan cobalah untuk tidak selalu berbaring di tempat tidur.
  • Cobalah untuk menghindari perubahan posisi secara tiba-tiba, misalnya dari posisi duduk langsung ke posisis berdiri, terutama setelah Anda selesai makan.
  • Hindarilah sebisa mungkin cuaca panas yang berlebihan

2. Supine Hipotensi

Ini merupakan tekanan darah rendah (hipotensi) yang biasa dialami oleh wanita yang sedang hamil, di mana ketika hamil akan terjadi tekanan pada pembuluh nadi besar (aorta) dan Pembuluh darah balik (vena kava) sebagai akibat dari semakin membesarnya rahim sang ibu. Supine hipotensi biasa terjadi ketika ibu hamil dalam posisi telentang. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya hindarilah posisi tidur atau berbaring telentang, dan sebaiknya berbaringlah ke kanan maupun ke kiri untuk menghindari terjadinya tekanan pada pembuluh darah besar.

3. Anemia

Ini merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kurangnya jumlah sel-sel darah merah dalam tubuh. Anemia bisa dialami siapa saja, termasuk wanita yang sedang hamil. Anemia berakibat pada berkurangnya jumlah pasokan oksigent dalam tubuh, sehingga menyebakan tubuh terasa lemas, lelah, serta timbulnya mata berkunang-kunang.

Untuk itu, cobalah untuk :

  • Selalu memenuhi asupan gizi agar selalu seimbang.
  • Jika diperlukan Anda bisa menambahakan suplement yang di dalamnya mengandung zat besi (Fe).
  • Berolah raga secara teratur untuk mengoptimalkan kerja jantung dalam proses pemompaan darah ke seluruh tubuh

Baca : Makanan untuk anemia – Cara mencegah anemia – Gejala anemia – Bahaya anemia

4. Kurang tidur atau istirahat

Penyebab mata berkunang kunang bisa jadi karena kurang beristirahat. Kurang tidur atau istirahat bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kelelahan pada mata atau yang dikenal dengan astenopia yang salah satu gejalanya adalah dengan timbulnya mata berkunang-kunang. Pada dasarnya tubuh manusia memiliki kemiripan dengan mesin dalam hal sistem yang mengaturnya. Jika tubuh terlalu diporsir untuk melakukan sesuatu yang diluar batas kemampuan sehingga menyita waktu istirahat baginya, maka hal itu dapat menyebabkan terganggunya sistem kerja dalam tubuh, energi yang digunakan terlalu berlebihan akan menyebabkan terganggunya sistem peredaran darah, dan jika hal itu terjadi maka suplai oksigent dalam tubuh akan berkurang, dan pada akhirnya akan meningkatkan resiko terjadinya hipotensi (tekanan darah rendah)

Baca : Bahaya akibat kurang tidur – Ciri Ciri Kurang Tidur – Cara mengatasi susah tidur

5. Gangguan visus (ketajaman penglihatan)

Mata berkunang-kunang telah dianggap sebagai salah satu gejala dari timbulnya gangguan penglihatan (mata minus). Dalam kasus mata minus, biasanya penglihatan akan terlihat kembali normal atau membaik ketika mata berada pada object dengan jarak yang dekat. Untuk mengatasi gangguan tersebut, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli mata guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

6. Glaukoma

Ini merupakan suatu kondisi di mana telah terjadi peningkatan tekanan intraokuler (dalam mata). Glaukoma bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti tersumbatnya saluran yang berfungsi sebagai tempat keluarnya cairan mata. Cairan mata sendiri merupakan cairan yang secara alamiah diproduksi oleh mata kita guna menjaga kejernihan dan fungsi dari mata.

Baca : Cara mencegah glaukoma – Penyebab glaukoma – Gejala glaukoma

7. Idiopathic intracranial hypertension (IIH)

Ini merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan timbulnya rasa sakit pada bagian kepala yang disertai penglihatan kabur. Kondisi ini seringkali menandakan adanya peningkatan tekanan di kepala atau yang menekan saraf-saraf. Kondisi IIH sendiri pada dasarnya sangat jarang ditemui, dan diperkirakan gangguan ini hanya terjadi pada 1 orang di antara 100.000 orang. Adapun untuk gejala penyakit ini adalah mirip dengan gejala pada pasien pengidap tumor dan penyumbatan pembuluh darah di kepala.

8. Computer vision syndrome (CVS)

Ini merupakan suatu kondisi di mana mata mengalami kelelahan akibat terlalu lama menatap ke arah monitor komputer. Hal ini juga bisa dialami keika seseorang terlalu lama menonton TV. Untuk itu, sebaiknya jika Anda terpaksa berlama-lama berhadapan dengan komputer, sebaiknya berilah jeda waktu pada mata untuk memandang ke arah lain, dan tidak melulu menatap ke arah monitor.

9. Tumor

Ini merupakan suatu gangguan penyakit yang menyerang saraf sebagai akibat dari tekanan pada saraf mata.

10. Akibat gesekan pada mata

Ketika seseorang mengalami bersin-bersin, tanpa kita sadari hal tersebut dapat menimbulkan tekanan pada bola mata atau terjadinya stimulasi saraf yang berhubungan dengan penglihatan. Pada saat bersin, seseorang bisa menyemburkan beberapa zat seperti air, udara, serta mikroba ke udara dengan kecepatan mencapai 100 mil per jam. Hal ini akan menyebabkan terjadinya gesekan yang kuat pada retina dan bola mata yang pada akhirnya akan menimbulkan misi cahaya seperti mata berkunang-kunang.

11. Floaters

Ini merupakan gangguan yang terjadi pada gel di bola mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor pertambahan usia, di mana Mereka yang telah berusia lanjut, gel pada bola mata akan semakin mencair yang pada akhirnya akan menyebabkan floater. Selain itu floater juga bisa disebabkan oleh  penyakit tertentu, seperti migrain yang dapat menimbulkan adanya visi cahaya.

12. Vertigo

Ini merupakan suatu gangguan yang dialami oleh seseorang, di mana mereka dapat merasakan bahwa ruangan atau tempat mereka berdiam saat itu terasa seperti berputar-putar. Kondisi seperti ini bisa saja hanya berlangsung sementara, akan tetapi bisa juga berlanjut hingga beberapa waktu lamanya (baik dalam hitungan jam maupun hari). Vertigo bisa dialami seseorang kapan saja, seperti ketika sedang dalam perjalanan jauh, ketika seseorang sedang berkendara di rute-rute yang berliku-liku, dan lain sebagainya.

Yang perlu Anda ketahui adalah bahwasannya vertigo bukanlah suatu penyakit, akan tetapi kondisi tersebut bisa terjadi akibat gejala dari suatu penyakit yang saat itu menyerang tubuh kita dan hal itu dapat membuat penderita tidak dapat berjalan dengan lurus dan memiliki kecenderungan untuk jatuh. Terdapat beberapa penyebab terjadinya vertigo antara lain adalah adanya serangan virus, menurunnya jumlah aliran darah ke otak, trauma yang terjadi pada bagian kepala, iskemi sementara karena obat-obatan dan alkohol, migrain, serta beberapa kondisi yang diakibatkan oleh gangguan epilepsi.

Baca : bahaya alkohol – Penyebab epilepsi – Bahaya epilepsi – Ciri ciri epilepsi

Untuk menghindari kondisi tersebut, sebaiknya Anda mulai menerapkan pola hidup sehat seperti mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, menghindari stress yang berlebihan, mengatur posisi tidur yang tepat, dan lain sebagainya.

Baca : Gejala Vertigo – Cara menyembuhkan Vertigo – Bahaya Vertigo – Pantangan Vertigo – Makanan untuk penderita Vertigo

13. Hipertensi

Mata berkunang kunang bisa jadi karena adanya darah tinggi. Ini merupakan suatu keadaan yang dialami oleh seseorang di mana tekanan darah dalam tubuhnya mengalami peningkatan. Hipertensi terjadi ketika cairan darah yang ada dalam tubuh pasien menekan daerah dinding arteri dengan cukup kuat. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan di berbagai organ dalam tubuh, misalnya saja organ jantung. Seseorang bisa dikatakan mengidap hipertensi apabila tekanan sistoliknya mencapai 140 mmHg atau lebih.

Seseorang yang mengalami gangguan ini seringkali tidak mengalami gejala apapun, meskipun tekanan darah pasien tersebut sudah berada pada batas yang berbahaya. Itulah sebabnya kenapa hipertensi digolongkan ke dalam kategori silent killer. Hingga saat ini belum diketahui dengan jelas apakah yang menyebabkan terjadinya hipertensi, akan tetapi para ahli kesehatan telah menyatakan bahwa 10% gangguan tekanan darah tinggi bisa merupakan suatu gejala yang terjadi dari suatu penyakit yang saat itu menyerang tubuhnya seperti penyakit tiroid, kelainan yang terjadi pada kelenjar adrenal, gangguan pada ginjal, stress, karena faktor usia, dan lain sebagainya.  Dan salah satu gejala yang bisa timbul akibat hipertensi adalah gaterjadinya gangguan kognitif, yaitu sering merasa bingung, maupun terjadinya gangguan penglihatan seperti mata berkunang-kunang, penglihatan menjadi buram, dan lain sebagainya.

Baca : Cara mencegah darah tinggi – Makanan untuk darah tinggi – Pantangan darah tinggi – Bahaya darah tinggi

Diagnosa mata berkunang-kunang

Sebagian orang akan merasakan kepanikan ketika mereka mengalami gangguan mata berkunang-kunang, karena memang kondisi tersebut sangatlah mengganggu dan dapat menimmbulkan perasaan tidak nyaman. Ya, memang sebaiknya kita harus selalu waspada dan tidak meremehkan kondisi tersebut, karena bisa saja itu merupakan suatu gejala dari penyakit berbahaya yang sedang menyerang tubuh kita. Oleh karena itu, sebaiknya ketika mengalami gangguan mata berkunang-kunang secara tiba-tiba cepatan melakukan konsultasi dengan dokter atau tenaga medis lainnya guna mengetahui penyebab serta langkah yang harus diambil selanjutnya. Dokter nantinya akan melakukan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang lainnya guna mendeteksi penyebab sehingga dapat menentukan tindakan penanganan selanjutnya.

Pengobatan mata berkunang-kunang

Setelah diagnosa dilakukan, dokter akan dapat menentukan langkah selanjutnya guna menangani ganggua yang dialamai pasien tersebut. Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa banyak sekali hal-hal yang dapat menyebakan terjadinya mata berkunang-kunang, apabila hal tersebut terjadi karena hal-hal seperti :

  1. Mata berkunang-kunang yang disebabkan karena kurangnya beristirahat, maka kemungkinan besar dokter akan menyarankan agar pasien mengatur ulang jadwal kegiatan atau pekerjaan agar tubuhnya mendapatkan istirahat yang cukup.
  2. Dokter kemungkinan juga akan menyarankan agar pasien menghindari menatap layar atau monitor komputer dalam jangka waktu yang terlalu lama sehingga pada akhirnya akan menyebabkan mata berkunang-kunang. Berilah jeda beberapa saat untuk melihat objeck lainnya agar mata Anda menjadi lebih rileks.

Apabila mata berkunang-kunang disebabkan karena gangguan medis lainnya, maka dokter bisa meresepkan pengobatan guna mengobati penyakit yang menyebabkan gejala itu terjadi.