Stres

Stres merupakan ketegangan yang menyerang fisik, psikis, emosi dan juga mental yang bisa menyerang seseorang. Ketegangan yang dihasilkan bisa membuat kinerja seseorang terganggu. Stress juga bisa membuat seseorang tidak produktif dalam bekerja, belajar dan juga dalam menghasilkan ide-ide tertentu. Stress bisa menimbulkan rasa sakit psikis bahkan bisa menyebabkan seseorang terkena gangguan mental. Stress memiliki sumber yang disebut dengan stressor. Ketegangan yang diciptakan dari stress disebut dengan strain.

Stress tidak selamanya bersifat buruk, meskipun banyak yang mengaitkannya dengan berbagai persepsi negatif. Stress bisa menjadi hal positif ketika stress dikaitkan dengan pencarian peluang saat menawarkan berbagai hasil dari potensinya. Untuk contohnya adalah banyak profesional yang bisa melihat tekanan sebagai tanggungan kerja yang berat dan deadline waktu yang diberikan sebagai tantangan bersifat positif untuknya. Dengan tekanan dan tenggang waktu yang diberikan, profesional tersebut ditantang untuk bisa memberikan mutu terbagus dalam pekerjaan mereka. Kepuasan akan bisa mereka dapatkan jika mereka bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu dan secara maksimal.

Jenis-Jenis Stress

Tahukah anda bahwa stress memiliki berbagai macam jenis. Tidak hanya satu jenis saja. Jenis stress ini tidak banyak diketahui oleh banyak orang. Yang mereka tahu adalah stress itu hanya satu macam. Berikut ini berbagai macam jenis stress yang ada :

  1. Stress Baik

StressJenis stress ini merupakan stress yang tidak seutuhnya dipicu dengan hal dan keadaan buruk. Pengalaman yang bersifat positif pun bisa juga menimbulkan stress. Pengalaman positif yang bisa memicu stress baik adalah pengalaman saat kelulusan sekolah, saat upacara pernikahan. Stress baik dengan dosis yang kecil dan tidak berlebihan justru baik untuk kekebalan tubuh kita. Hal itu dikarenakan stress yang dialaminya akan membuat energi-energi positif menyelimutinya sehingga sistem imun akan meningkat. Stress baik juga membuat orang menjadi mudah dalam menikmati setiap proses yang dia alami dalam hidupnya. Dia juga bisa menikmati setiap proses yang menjadi tujuannya selama ini. Sehingga dia tidak menikmati hasilnya saja namun juga menikmati prosesnya.

  1. Distress Internal

Jenis stress ini merupakan jenis stress yang akan sulit untuk diatasi. Distress dibagi menjadi dua jenis stress yaitu distress akut dan juga distress kronis. Distress akut merupakan jenis stress kuat yang bisa muncul begitu saja namun juga bisa hilang dengan cepat. Distress kronis merupakan stress yang tidak bisa hilang begitu saja dan bisa berlangsung dalam waktu yang lama. Kedua jenis distres dihasilkan dari pengalaman buruk, perubahan kondisi yang tidak terduga, rasa tidak nyaman akibat dari ancaman yang ada di dalam hidupnya. Dalam hidup ini setiap orang ingin hidup dengan aman dan damai tanpa adanya ancaman dari pihak luar. Ketika rasa aman dan damai tersebut terusik, orang bisa mengalami distress.

  1. Stress Jangka Pendek

Stress jangka pendek disebut juga dengan eustress. Stress jangka pendek bisa memberikan hal positif dan energi bagi pelaku stress. Stress dalam jenis ini bisa dikendalikan oleh pelaku. Stress ini termasuk dalam stress yang positif dikarenakan mampu mengembangkan kreativitas, motivasi, antusias dan juga meningkatkan produktivitas.

  1. Hyperstress

Stress ini bisa terjadi saat seseorang telah melampaui batas kemampuan di dalam dirinya untuk mengatasi berbagai macam tekanan yang hadir di dalam hidupnya. Orang dengan hyperstress akan mudah marah, mudah emosi dan mudah meledak.

  1. Hypostress

Stress dengan jenis ini adalah kebalikan dari hyperstress. Hidup pelaku hypostress cenderung monoton dan tanpa tekanan. Kesan membosankan melekat pada pelaku stress dengan jenis ini. Akibatnya adalah kebosanan yang ada membuat pelaku stress menjadi stress dan tidak bersemangat dalam menjalani kehidupannya.

Penyebab Stress

Banyak hal yang menjadi faktor penyebab dari stress. Tidak semua orang mengetahui apa saja yang menyebabkan stress tersebut. Jika banyak orang mengetahui apa saja yang menyebabkan stres, tentu banyak orang bisa meminimalisir penyebab stress tersebut. Penyebab stress harus dihindari, hal itu dikarenakan stress merupakan sumber dari berbagai macam penyakit kronis misalnya saja jantung, stroke, darah tinggi dan juga kanker. Berikut ini penyebab stress yang tidak diketahui oleh banyak orang :

  1. Tekanan Di Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja merupakan penyebab stress yang utama dan paling sering ditemukan. Di lingkungan kerja banyak orang di tuntut untuk bisa menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu dan secara benar. Berikut ini hal yang bisa menyebabkan lingkungan kerja sebagi penyebab stress :

  • Deadline pekerjaan yang ketat.
  • Tuntunan dari bos atau manajer untuk melakukan hasil pekerjaan yang sempurna.
  • Kesulitan melaksanakan rencana kerja dan kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh atasan.
  • Keterlambatan penyelesaian kerja dari pihak lain yang berhubungan dengan divisi anda akan mempengaruhi waktu penyelesaian pekerjaan anda.
  • Melakukan presentasi ide kerja dan rencana kerja di depan atasan dan teman kerja menjadi tantangan tersendiri bagi anda. Jika rencana kerja tidak sesuai harapan, protes yang dilontarkan bisa membuat stress.
  • Rasa bosan dikarenakan pekerjaan dan tugas yang monoton.
  • Banyak yang meragukan kemampuan dan potensi anda.
  • Lingkungan kerja yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan iklimnya tidak kondusif.
  • Gaji yang diberikan tidak sepadan dengan tanggung jawab yang harus dipikul.
  1. Masalah Keuangan

Masalah keuangan juga bisa menimbulkan stress. Di saat kebutuhan semakin meningkat namun penghasilan tidak meningkat, di saat itulah seseorang akan merasakan stress dan tertekan. Penyebab stress jika diakibatkan oleh finansial akibatnya adalah banyak kejadian yang bisa menyebabkan kerugian bagi orang lain. Kejadian itu diantaranya adalah :

  • Pencurian
  • Perampokan
  • Pembegalan
  • Penjambretan
  • Penipuan dan masih banyak lagi tindakan kriminal yang lainnya.
  1. Hubungan Per Individu

Hubungan yang dimiliki antara individu yang satu dengan individu yang lainnya bisa menyebabkan seseorang terkena stress. Bahkan hubungan itu bisa mengganggu keadaan psikologis seseorang. Penyebabnya adalah hubungan dengan orang lain yang rumit, hubungan yang sulit dan juga hubungan yang tidak harmonis memicu stress. Akibat dari hubungan per individu yang buruk bisa membuat seseorang berjiwa lemah, mudah mencurigai seseorang, mudah marah, merasa tersaingi dengan individu yang lainnya dan yang terakhir adalah merasa paling tertindas.

  1. Hubungan Sosial Di Masyarakat

Tidak mudah untuk melakukan interaksi di masyarakat. Banyak kejadian dan ucapan yang sering menimbulkan stress, masyarakat terdiri dari berbagai macam orang dengan kedudukan sosial yang berbeda serta karakter yang berbeda-beda. Hal yang sering terjadi di masyarakat dan menimbulkan stress adalah sebagai berikut :

  • Masyarakat ingin anda melakukan hal A, namun dalam hati anda menginginkan jika anda melakukan hal B.
  • Lingkungan mengharuskan anda untuk menjadi orang lain bukan sebagai diri anda sendiri.
  • Jika anda berontak, banyak anggapan-anggapan miring bermunculan tentang anda.
  • Kesiapan anda dalam menghadapi semua itu bisa meminimalisir rasa stress yang akan menimpa anda.
  1. Medis

Medis juga bisa menimbulkan stress bagi anda. Misalnya saja anda terkena penyakit dan anda harus rutin berobat. Anda pun mulai merasakan stress dan tertekan. Stress dan rasa tertekan itu bisa disebabkan oleh penyakit yang anda derita, mahalnya pengobatan, memiliki pikiran macam-macam tentang penyakit anda dan keluarga anda. Jika anda stress, penyakit anda akan parah. Oleh sebab itu minimalisirlah stress agar penyakit anda segera sembuh dan anda bisa beraktivitas seperti sedia kala.

  1. Gagal Meraih Sesuatu

Saat anda menginginkan sesuatu dan sesuatu tersebut menjadi harapan dan cita-cita anda. Namun dalam kenyataannya anda gagal dan belum bisa meraih apa yang menjadi harapan dan cita-cita anda. Kegagalan itu bisa membuat anda terkena stress. Stress akan membuat semangat anda menjadi loyo. Sebaiknya anda berfikiran positif. Kegagalan adalah kunci dari keberhasilan. Tidak ada keberhasilan yang bisa diraih dengan cara yang instan. Namun harus disertai dengan usaha dan doa yang sungguh-sungguh.

  1. Keadaan Mental

Mental paling berpengaruh terhadap kejiwaan. Kejiwaan rentan terkena stress. Jika anda memiliki sifat dan mental seorang pemalu dan kepercayaan diri yang rendah maka anda sangat rentan terhadap stress. Yang bisa menyebabkan stress adalah anda akan malu jika bertemu dengan orang lain, berbicara dengan orang lain dan berinteraksi dengan orang lain. Kurangnya percaya diri yang anda miliki bisa menimbulkan tekanan bagi diri anda.

  1. Keadaan Fisik

Keadaan fisik juga membuat seseorang bisa terkena stress. Misalnya saja orang yang memiliki berat badan berlebihan akan kurang percaya diri dengan berat badannya. Ditambah lagi jika dia mendapatkan ejekan dan hinaan dari orang-orang di sekitarnya. Begitu pula dengan orang pendek, orang berwajah jelek atau pas-pasan. Orang yang stress karena keadaan fisiknya termasuk dalam kategori orang-orang yang tidak bisa bersyukur.

  1. Ditinggalkan Orang Yang Dikasihi

Setiap orang pasti akan mengalami mati, yang berbeda hanyalah waktunya. Ditinggalkan pergi selama-lamanya oleh orang yang dikasihi bisa menimbulkan luka yang mendalam. Luka itu bisa sampai membekas ke dalam jiwa, akibatnya orang yang tidak bisa mempertahankan jiwanya akan ditimpa keguncangan. Orang itu bisa stress, depresi bahkan gangguan jiwa. Stress akan diperparah jika orang tersebut tidak bisa menerima kenyataan dalam hidupnya. Jika sudah begitu, hanya dirinya sendirilah yang bisa mengobati luka dan stressnya. Hanya dirinya sendiri lah yang bisa mengakhiri stress yang dia derita.

Ciri Dan Gejala Stress

Berhati-hatilah ketika seseorang di dekat anda mengalami ciri-ciri dan gejala stress. Anda harus menelisik terlebih dahulu apa saja yang bisa menyebabkannya menjadi stress seperti itu. Anda tidak boleh menjauhinya, anda harus merangkulnya dan menguatkannya. Gejala dan ciri stress bisa terlihat dari tingkah laku, jiwanya dan juga fisiknya. Berikut ini ciri dan gejala stress yang harus diketahui :

  1. Ciri Dan Gejala Stress Dari Segi Psikis

Orang yang sedang mengalami stress akan mengalami gejala-gejala psikis seperti di bawah ini :

  • Merasakan depresi dan frustasi.
  • Orang yang terkena stress akan mudah marah dan juga mudah tersinggung. Mereka mudah tersinggung dengan hal-hal yang sepele. Misalnya saja candaan ringan yang tidak berkenan di hatinya.
  • Memiliki perasaan bersalah yang berlebihan. Perasaan itu akan terus menggelayutinya dan mengantuinya.
  • Mudah putus asa dan merasa tidak berdaya menjalani hidup.
  • Merasa rendah diri dan kurang percaya dengan kemampuan dirinya sendiri.
  • Selalu merasa pesimis.
  • Memiliki buruk sangka kepada siapa saja.
  • Pikirannya tidak pernah tenang, selalu merasa cemas dan tertekan.
  • Rasa khawatir yang berlebihan.
  1. Ciri Dan Gejala Fisik

Tidak hanya psikis saja yang terganggu, namun kesehatan fisik pun juga bisa terganggu. Psikis selalu dibarengi dengan kondisi fisik. Berikut ini ciri dan gejala fisik orang yang sedang mengalami stress :

  • Merasakan sakit kepala hebat dengan intensitas yang sering. Sakit kepala itu mudah datang dan mudah hilang begitu saja.
  • Mudah sakit dan otot terasa nyeri atau kaku.
  • Dada selalu merasakan nyeri seperti tergores sesuatu dan denyut jantung berdenyut cepat.
  • Insomnia
  • Terkena diare atau sembelit.
  • Kepala menjadi tegang.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.
  • Pencernaan tidak lancar dan menjadi terganggu.
  1. Gejala Stress Dilihat Dari Tingkah Laku

Orang yang stress biasanya bersifat abnormal dan tidak wajar. Mmebuat orang-orang yang disekitarnya menjadi enggan untuk dekat-dekat dengannya. Berikut ini ciri dan gejalanya :

  • Mengucilkan dirinya sendiri dari pergaulan.
  • Sulit ketika akan berinteraksi dengan seseorang.
  • Kadang suka berteriak, mendengus kesal bahkan menjerit-njerit.
  • Selalu tergesa-gesa dalam melakukan berbagai macam kegiatan.
  • Tidak mau diajak bertatapan mata secara langsung.
  • Kurang menjaga kebersihan pribadi, sehingga tubuhnya akan bau dan kurang terawat.
  • Tidak suka berdandan.
  • Memiliki pembagian waktu yang buruk.

Mendiagnosa Stress

Orang lain hanya bisa melihat bahwa orang itu stress atau tidak dari tingkah lakunya yang abnormal. Sedangkan dalam pihak medis, akan dilakukan berbagai tes dengan mengajukan berbagai macam pertanyaan yang harus dijawab oleh penderita. Tidak hanya itu saja dokter akan melihat tingkah laku dari penderita tersebut. Dokter akan menilai hal-hal berikut ini :

  • Apakah mau diajak kontak mata secara langsung atau malah memiliki pandangan yang kosong.
  • Penderita selalu diam saja, memandang ke salah satu titik atau sudut ruangan.
  • Penderita tidak nyambung dengan pertanyaan yang diajukan dokter.
  • Penderita tidak bisa tenang .
  • Dokter juga akan melakukan isolasi untuk penderita tersebut. Dokter akan melihat tingkah dan perilaku penderita selama masa isolasi.
  • Setelah melakukan tes tersebut dokter akan menyimpulkan apakah orang tersebut stress, depresi atau bahkan gangguan jiwa.

Mengobati Stress

Tidak ada obat ampuh yang bisa mengobati stress. Stress merupakan penyakit yang diakibatkan oleh perasaan dan tekanan dalam dirinya sendiri. Yang bisa mengobati stress hanyalah orang itu sendiri. Orang lain hanyalah sebagai perantara saja, begitu pula dengan tindakan dokter. Cara mengobati stress yang paling ampuh adalah sebagai berikut ini :

  1. Jangan Pernah Menganggap Sendiri

Hal ini penting bagi anda yang stress dikarenakan ditinggal pergi oleh orang terkasih. Meski orang yang anda kasihi pergi, masih banyak orang yang ada di sekitar anda yang peduli dengan anda. Mereka selalu siap membantu anda dalam setiap kesusahan dan dalam setiap masalah yang anda hadapi.

  1. Selalu Bersyukur

Mengobati stress bisa dilakukan dengan selalu bersyukur terhadap pemberian tuhan. Bagi anda yang stress karena masalah keuangan dan juga masalah keadaan fisik. Ada baiknya anda selalu mensyukuri apa yang tuhan kasih kepada anda. Caranya adalah dengan mengubah pola pikir anda seperti ini :

  • Masih banyak orang yang nasibnya di bawah ini, pendapatannya masih rendah dari pendapatan anda. Syukuri saja materi yang telah anda punya. Pintar-pintar saja dalam mengeluarkan uang.
  • Orang yang memiliki fisik yang tidak sesuai harapan masih beruntung dibandingkan dengan orang yang cacat.
  • Lihatlah kenyataannya, justru banyak orang cacat yang tidak minder. Mereka malah banyak yang berprestasi. Lalu buat apa anda yang memiliki fisik tidak sesuai dengan yang anda harapkan harus minder?.
  1. Yoga

Yoga merupakan salah satu cara untuk mengobati stress. Melalui yoga, anda bisa merasakan ketenangan dan fokus pada pikiran anda.

  1. Tertawa

Tertawa bisa menghilangkan stress. Tertawa bersama teman-teman anda akan terasa menyenangkan dan juga menyehatkan. Tidak hanya untuk psikis saja namun juga untuk raga anda.

  1. Mendengarkan Musik

Musik merupakan salah satu cara untuk bisa meredakan dan mengobati stress. Ketika anda gundah dan stress, dengarkanlah musik klasik yang menenangkan. Anda juga bisa mendengarkan lagu kesukaan anda, lagu kesukaan anda akan membuat perasaan anda gembira.

  1. Bermain Game

Bermain game bisa digunakan untuk meredakan stress. Ketika anda sedang banyak pikiran, lupakanlah semua masalah anda dan mulailah fokus dengan game yang anda mainkan. Pilihlah game yang ringan-ringan. Jangan memilih game yang membertakan pikiran anda. Pikiran anda perlu direlaksasi sehingga jangan bermain game yang membutuhkan banyak pikiran.

  1. Berfikir Positif

Semua orang pasti diuji. Ujian hidup ini memiliki hikmah tersendiri bagi anda yang mengalaminya. Semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Bersabar dan terus berpikiran positif adalah salah satu hal yang efektif untuk mengobati stress.

Bahaya Stress

Jangan menganggap remeh stress, stress akan sangat berbahaya bagi kesehatan dan juga psikis seseorang. Seseorang harus bisa mengatasi stress dan mencari jalan keluar dari stress yang dialaminya, sehingga dia akan terhindar dari bahaya psikis dan juga kondisi kesehatan. akibat stress Berikut ini bahaya stress yang harus diwaspadai :

  1. Depresi

Dampak nyata dari stress adalah depresi. Jika seseorang tidak bisa meminimalisir stressnya akibatnya adalah dia akan terkena depresi. Depresi satu tingkat lebih bahaya dibandingkan stress. Jika depresi sudah berkelanjutan bisa menyebabkan gangguan jiwa dan mental.

  1. Kualitas Sperma Tidak Bagus

Stress bisa berpengaruh pada kualitas sperma pria. Stress bisa menyebabkan sperma gagal dalam melakukan pembuahan sel telur. Sperma pria dipengaruhi oleh cairan semen, cairan semen berpengaruh pada fertilitas. Orang yang tidak stress memiliki sperma dengan konsentrasi penuh sedangkan pria yang mengalami stress akan menyebabkan konsentrasi spermanya rendah dan gerakan sperma tidak normal. Hal itulah yang bisa mempengaruhi kualitas sperma.

  1. Menyebabkan Tubuh Mudah Sakit

Stress bisa menyebabkan tubuh mudah sakit dikarenakan sistem imun menurun. Saat sistem imun menurun berbagai macam virus dan bakteri bisa bebas masuk ke dalam tubuh kita.

  1. Menyebabkan Kanker

Pernah dengar kasus Jupe?, dia mengaku bahwa kanker yang dialaminya akibat stress yang belebihan di dalam hidupnya. Hal itu merupakan dampak dari stress yang tidak bisa dikendalikan, kanker bisa tumbuh di tubuh orang yang sedang stress kronis. Stress bisa menyebabkan hormon tubuh menjadi tidak normal. Saat hormon tidak normal, orang bisa terkena kanker.

  1. Jantung Koroner

Stress kronis bisa menyebabkan seseorang terkena serangan jantung koroner. Penyebabnya adalah saat orang stress, peredaran darah di dalam tubuhnya tidak lancar. Stress juga bisa mengakibatkan penyempitan pembuluh darah, terutama pembuluh darah di jantung. Jika jantung mengalami penyempitan pembuluh darah, jantung koroner pun siap mengintai orang yang stress tersebut.

  1. Membuat Gemuk

Saat orang stress, dia akan banyak makan dan ngemil tanpa sadar. Makan dan ngemil tersebut bisa membuat gemuk.

  1. Insomnia

Orang stress akan terkena insomnia. Penyebabnya adalah pikiran dan hatinya tidak tenang, sehingga akan membuat dirinya terkena insomnia. Orang yang memiliki insomnia akan mudah terkena panyakit seperti darah tinggi, diabetes dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Pelupa

Orang stress akan menjadi pelupa. Penyebabnya adalah :

  • Stres kronis bisa mengubah susunan syaraf yang ada di dalam otak.
  • Stress juga membuat penyempitan di pembuluh darah menuju ke otak.
  • Oksigen yang kurang ke otak akan membuatnya cepat lupa.

Mencegah Stress

Banyak sekali bahaya stress yang bisa terjadi. Oleh sebab itu salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah mencegah datangnya stress. Cara mencegahnya adalah sebagai berikut ini:

  1. Jangan Terlalu Percaya Diri Dengan Mengandalkan Diri Sendiri

Setiap orang membutuhkan orang lain di dalam kehidupannya. Tidak semua hal bisa dikerjakan sendiri, oleh sebab itulah dia memerlukan orang lain. Dengan bantuan orang lain, anda bisa mencegah stress menghampiri anda.

  1. Jadilah Diri Sendiri

Jangan membandingkan diri anda dengan orang lain. Jangan mengharuskan kemampuan anda harus sama dengan kemampuan orang lain. Hal itu akan memaksa diri anda bekerja keras. Jadilah diri sendiri untuk mencegah stress datang ke dalam diri anda.

  1. Menekuni Hobi

Hobi bisa memberikan kesenangan dan kepuasan batin di dalam diri anda. Menekuni hobi bisa membuat diri anda terhindar dari stress.

  1. Jangan Memendam Masalah Sendiri

Tidak selamanya diam adalah emas. Agar tidak menjadi depresi ada baiknya anda tidak menyimpan masalah anda sendiri dan jangan dipendam sendiri. Ceritakanlah kepada orang lain tentang masalah anda. Dengan begitu beban pikiran tentang masalah anda sedikit berkurang.

  1. Berdoa

Orang yang mudah terkena stress adalah orang yang jiwanya kosong dan tidak terisi. Untuk mencegah stress dekatkanlah diri kepada tuhan dan berdoalah kepada-NYA. Jika selalu mengingat NYA, anda akan terhindar dari rasa stress.

Artikel Dalam Kategori Stres