Home Penyakit dan KelainanGondok 3 Jenis Pembengkakan Kelenjar Tiroid pada Leher – Penyebab, Ciri Khas, Penanganan

3 Jenis Pembengkakan Kelenjar Tiroid pada Leher – Penyebab, Ciri Khas, Penanganan

by Fenny Cresi Damayanti

Jika kita berbicara mengenai gangguan kelenjar tiroid pada leher pastinya ada beragam permasalahan kesehatan di area tersebut yang kemungkinan menyerang penderita sewaktu-waktu. Namun kali ini akan kita bahas beberapa permasalahan pokok yang paling sering dijumpai pada area kelenjar tiroid yang juga sekaligus berhubungan dengan timbulnya keluhan Pembengkakan Kelenjar Tiroid pada Leher. Mari langsung saja kita simak daftar uraian berikut ini ya: (Baca juga: Gejala Gondok – Obat Gondongan)

1. Gondok atau goiter

Penyebab penyakit gondok atau goiter:

  1. Secara umum terjadinya gondok atau goiter tidaklah termasuk dalam kategori penyakit kanker yakni jenis penyakit yang tersebab lantaran adanya abnormalitas pertumbuhan jaringan yang sangat biasa menimbulkan gejala pembengkakan tak terkendali. (Baca Juga: Obat Hipertiroid)
  2. Masalah utama pemicu adanya keluhan penyakit gondok atau goiter ini adalah terhubung dengan kurang dan minimnya asupan yodium secara mencukupi pada penderita.
  3. Kebanyakan wilayah berkembangnya penyakit gondok atau goiter lebih sering jika ditinjau menyerang para warga dengan tempat tinggal cenderung pada daerah pegunungan yang jauh dari laut dengan pertimbangan dinilai dari produksi garam juga sebagai penyumbang utama pemenuhan kebutuhan tubuh akan yodium mencukupi. (Baca Juga: Penyebab Gondongan)
  4. Pada umumnya penyakit gondok ataupun goiter bisa menyerang usia berapapun namun secara foktor umur, yakni pada kondisi tengah baya sekitaran umur empat puluh tahun akan ditemui jumlah penderita yang lebih banyak frekuensi jumlah keseluruhannya.
  5. Gondok ataupun goiter juga dapat menyerang semua gender baik lelaki maupun wanita namun sudah barang tentu akan ditemukan gejala gondok atau goiter seringkali dalam banyak kasus menyerang para wanita secara dominasi jumlahnya.
  6. Riwayat kesehatan dari keturunan keluarga sedikit banyak juga mampu mempengaruhi penyebab timbulnya keluhan gejala dari penyakit gondok ataupun goiter. (Baca Juga: Cara Mengobati Gondongan)
  7. Dari segi beberapa jenis obat-obatan medis nyatanya juga bisa berkontribusi menimbulkan munculnya keluhan gejala gondok atau goiter pada penderitanya. (Baca Juga: Gangguan Akibat Kekurangan Yodium)
  8. Riwayat kehamilan juga biasa dapat berkaitan dengan adanya kemunculan keluhan gondok atau goiter.
  9. Resiko paparan radiasi berbahaya juga ikut membantu memicu munculnya keluhan gondok ini pada penderitanya yang berpengaruh erat dengan kinerja kelenjar tiroid pasien.

Ciri khas gejala penyakit gondok atau goiter:

  1. Terjadi pembengkakan yang bertambah besar ukurannya pada area leher. (Baca Juga: Cara Mengatasi Leher Sakit Akibat Salah Bantal Saat Tidur)
  2. Dapat berkontribusi menimbulkan keluhan sesak napas pada akhirnya yang juga ikut dikeluhkan oleh pasien.
  3. Pasien gondok atau goiter biasanya juga mengarah memiliki keluhan cenderung menjadi kesusahan saat akan menelan sesuatu. (Baca Juga: Sakit Leher Sebelah Kiri)
  4. Batuk mengi juga seringkali menyertai keluhan pasien sebagai penanda khas akan adanya serangan gejala gondok atau goiter ini.
  5. Munculnya penyakit gondok atau goiter yang menimbulkan pengbengkakan juga lambat laun mempengaruhi kondisi suara pasien yang akan berubah menjadi semakin serak seiring berjalan waktu. (Baca Juga: Penyebab Lemak di Leher)

Penanganan penyakit gondok atau goiter:

  1. Pada umumnya penegakan diagnosa oleh dokter dengan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik terhubung dengan timbulnya keluhan bengkak pada leher yang menjadi penanda khas tak terbantahkan. (Baca Juga: Benjolan di Leher )
  2. Pemeriksaan lanjutan bisa dilakukan tes serum darah dengan mengamati hasil pemeriksaan pada serangkaian tes kelenjar tiroid semisal tes TSH ataupun juga mengamati adanya penemuan perihal antibodi terhadap kelenjar tiroid yang abnormal. (Baca juga: Cara Meningkatkan Antibodi)
  3. Pemeriksaan ultrasonografi lanjutan juga biasa dilakukan untuk melihat visualisasi pembentukan nodul pada area kelenjar tiroid demi melakukan penegakan diagnosa lebih mendalam terhadap keluhan penderita.
  4. Sebagai pengobatan umumnya akan diberikan dosis yodium tambahan pada penderita dengan keluhan penyakit gondok atau goiter secara umum.
  5. Namun jika dirasa keberadaan gondok semakin parah tanpa adanya peningkatan kesembuhan yang signifikan maka tindakan operasi untuk pembedahan dan pengangkatan jaringan abnormal tersebut akan dipilih oleh ahli medis demi mengusahakan agar kondisi pasien lebih baik.

Baca juga:

2. Tiroiditis hashimoto atau tiroiditis limfatik kronis

Penyebab penyakit hashimoto:

  1. Penyakit ini dapat menyerang siapapun dalam umur berapapun dengan gender apapun, namun kasus yang banyak terjadi tetap menyerang pada wanita paruh baya sebagai angka dominasinya.
  2. Penyebab utama timbulnya penyakit hashimoto ini lantaran adanya gangguan autoimun yang menyerang jaringan normal pada pasien itu sendiri.
  3. Penyakit autoimun pada sakit hashimoto menyebabkan penghancuran kinerja pada kelenjar tiroid yang kemudian mengarah pada penurunan produksi hormon tiroid dan mengurangi kinerjanya yang biasanya mampu dalam kondisi optimal.

(Baca Juga Kelompok Makanan yang Dilarang untuk Golongan Darah B , Makanan yang Mengandung Koenzim Q10)

Ciri khas gejala penyakit hashimoto:

  1. Secara umum penyakit ini bisa menyerang pasien selama tahunan dengan gejala ringan serta tidak spesifik sehingga mudah disalah-artikan sebagai gejala dari penyakit lain lantaran adanya kerancuan dalam penandanya.Penderita penyakit hashimoto umumnya mengalami keluhan gampang lelah saat tengah menjalani aktifitas harian mereka. (Baca Juga: Vitamin untuk Badan Letih)
  2. Gejala psikis layaknya depresi juga turut dikeluhkan oleh para penderita penyakit satu ini. (Baca Juga: Akibat Depresi )
  3. Penanda khasnya para penderita umumnya tidak tahan akan suhu rendah. Mereka cenderung gampang untuk merasakan kedinginan dan juga menggigil lantaran pengaruh suhu lingkungan.
  4. Para penderita sakit hashimoto juga mengalami susah buang air besar, sembelit atau juga sering disebut sebagai konstipasi lantaran sedang kacaunya kinerja sistem tubuh mereka utamanya yang terkait dengan masalah hormon.
  5. Para penderita sakit hashimoto biasanya akan mengalami kenaikan berat badan secara signifikan saat tengah menderita penyakit satu ini.
  6. Keluhan lain yang dirasakan oleh pasien yakni adanya kerusakan pada kulit serta rambut yang mengalami kekeringan, tidak lembab dan pada ramput biasa mudah rontok dan kelihatan tipis tidak bervolume. (Baca Juga: Cara Mengatasi Kulit Kepala Kering)
  7. Pada area wajah akan ditemukan keluhan kebengkakan dan cenderung disertai dengan aura pucat penderita.
  8. Pada pasien wanita volume menstruasi biasanya meningkat semakin deras namun dibarengi pula dengan siklus bulanan yang tidak tetap atau tak beraturan. (Baca Juga: Makanan yang Memperlancar Menstruasi)

Penanganan penyakit hashimura:

  1. Pemeriksaan serum darah seringkali dilkakukan untuk menegakkan diagnosa yang biasanya memunculkan nilai rendah utamanya pada tes T4, tes T3 juga dilakukan kemudian juga untuk mendeteksi adanya antibodi abnormal yang menurunkan kinerja kelenjar tiroid.
  2. Pengobatan yang dilakukan biasanya adalah dengan mengganti kekurangan dari kadar jumlah hormon tiroid yang berada dalam tubuh pasien karena secara umum penyakit autoimun satu ini belum ditemukan obat penyembuahnnya yang secara signifikan.

Baca juga:

3. Sakit graves

Penyebab sakit graves:

  1. Serangan autoimun pada kelenjar tiroid yang kemudian memunculkan abnormalitas hipertiroid menjadi penyebab utama dari sakit satu ini.
  2. Bisa terpengaruh dengan riwayat kesehatan keluarga dan biasa menyerang pada usia remaja sampai menginjak paruh baya, bahkan pada wanita riwayat kehamilan juga ikut andil mempengaruhi pada beberapa kasus.
  3. Gaya hidup buruk semisal kurang bisa mengaur stres atau bahkan merokok juga semakin memperparah tingkat potensi munculnya keluhan penyakit satu ini.

(Baca Juga: Jenis Penyakit Autoimun , Kelainan Autoimun)

Ciri khas gejala sakit graves:

  1. Beberapa penanda psikis yang menjadi ciri gejala sakit graves yakni munculnya kegelisahan dan juga cenderung semaik rendahnya kontrol emosi dari para penderita dalam keseharian mereka. (Baca Juga: Terapi Parkinson)
  2. Gejala kelelahan sering dikeluhkan para penderita berbanding lurus dengan semakin seringnya pasien mengalami keluhan susah tidur atau insomnia. (Baca Juga: Penyebab Susah Tidur)
  3. Terjadi masalah persyarafan yang berujung pada tremor atau gemetaran pada penderita yang umumnya menyerang pada anggota tangan.
  4. Ada keluhan sekitar area kinerja sistem kardiovaskular, mulai dari gangguan detak jantung yan cenederung lebih cepat dan tak berirama, di sisi lainnya juga keluhan tekanan darah tinggi ataupun juga sering disebut hipertensi senantiasa menjadi momok bagi penderita penyakit graves ini, pasien juga sangat mudah mengalami banjir keringat hanya dengan melakukan aktifitas ringan dalam keseharian mereka.
  5. Selain muncul penanda khas kebengkakan di area leher maka kejadian exofthalmus juga menjadi ciri khas yakni adanya kecenderungan penderita untuk terus melotot.
  6. Gangguan lainnya muncul pada sitem cerna yakni dengan adanya keluhan diare sedang dalam sistem reproduksi pada wanita siklus haid semakin tak teratur.

Baca juga:

Penanganan sakit graves:

  1. Pemeriksaan penegakan diagnosa bisa dilihat menggunakan hasil tes serum darah melalui tes TSH dan juga akan ditemui pertanda penyerapan yodium oleh tubuh yang semain mengalami penurunan. (Baca Juga: Akibat Kekurangan dan Kelebihan Yodium)
  2. Penggunaan beta blocker sebagai alternatif terapi dapat membantu menanggulangi permasalahan sistem kardiovaskular yang diderita pasien semisal adanya keluhan detak jantung tak berirama normal, munculnya tekanan psikis kecemasan maupun juga kecenderungan pasien untuk mengeluarkan keringat berlebih. (Baca Juga: Cara Mengatasi Keringat Berlebih)
  3. Pemberian terapi sejenis anti tiroid akan membantu menurunkan frekuensi jumlah hipertiroid abnormal yang tengah diderita pasien.
  4. Iodium radioactive juga dapat menjadi opsi yang dapat digunakan untuk menghancurkan produksi tiroid berlebih yang tak terkontrol, atau jika memang secara fisik pembengkakan mengganggu penderita maka tindakan pembedahan dan pengangkatan kelenjar tiroid juga bisa dijadikan sebuah pilihan demi peningkatan kondisi pasien secara optimal. Semoga bermanfaat.

You may also like