Home Tips KesehatanKesehatan Tulang Sakit Leher Sebelah Kiri : Penyebab, Diagnosis, Pengobatan dan Pencegahan

Sakit Leher Sebelah Kiri : Penyebab, Diagnosis, Pengobatan dan Pencegahan

by Septi Haryani

Apakah Anda pernah mengalami sakit leher sebelah kiri? Leher adalah bagian tubuh yang sangat rentan mengalami gangguan, bisa karena cedera, posisi tidur yang salah, dan lain sebagainya. Saat mengalami sakit leher, aktivitas harian Anda akan terganggu. Lalu mengapa leher sebelah kiri bisa sakit?

Penyebab

Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan sakit leher sebelah kiri, misalnya karena posisi tidur yang salah, bekerja menggunakan komputer dalam waktu yang lama, terkilir, serta terlalu sering menunduk atau menengadah sehingga posisi leher terlanjur salah. Adapun beberapa kondisi yang bisa menyebabkan sakit leher sebelah kiri adalah:

1. Leher Kaku

Kondisi ini biasanya terjadi ketika kita terbangun dari tidur kemudian ingin mengubah posisi tidur kemudian muncul rasa sakit di leher. Kondisi semacam ini juga sering disebut dengan tortikolis akut yang disebabkan oleh otot leher yang mengalami cedera. Penyebab kondisi tersebut juga belum bisa diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor bisa memicu kondisi tersebut, seperti tidur tidak menggunakan penopang yang sesuai atau karena membawa tas atau menopang beban berat di sisi kiri tubuh saja. Kondisi semacam ini bisa menyebabkan sakit leher sebelah kiri selama 1 sampai 2 hari atau bahkan sampai 1 minggu.

(baca juga: penyebab leher kaku dan tegang)

2. Saraf Terjepit

Kondisi semacam ini sangat umum dialami oleh orang-orang yang telah berusia lanjut. Saraf  terjepit terjadi karena celah antartulang leher mulai kehilangan cairan, akibatnya diskus antara tulang belakang menjadi tidak lentur seperti ketika masih muda. Sakit leher sebelah kiri akibat saraf terjepit sering disebut dengan spondilosis servikal. Saraf terjepit menyebabkan salah satu diskus di antara tulang robek atau bergeser sehingga sarat yang ada di dekat diskus tersebut terganggu. Sakit leher sebelah kiri yang disebabkan oleh saraf terjepit bisa diatasi dengan mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit. Namun, untuk mencegah gejalanya kambuh bisa dilakukan dengan cara operasi.

(baca juga: urat terjepit jenis kelainan saraf)

3. Cedera

Cedera juga bisa memicu sakit leher sebelah kiri. Cedera tersebut bisa jadi karena terjatuh, dipukul, terpeleset, atau mungkin cedera karena melakukan olah raga. Sakit leher sebelah kiri yang disebabkan oleh cedera juga sering disebut dengan whiplash. Kondisi tersebut digunakan untuk mengungkapkan sakit leher yang disebabkan oleh hentakan yang sifatnya mendadak. Selain menyebabkan sakit leher sebelah kiri, whiplash juga menyebabkan gejala lainnya, seperti leher sulit digerakkan, sakit kepala, leher terasa kaku, serta gerakan leher menjadi berkurang.

4. Penyebab Lain

Selain ketiga faktor seperti yang telah disebutkan di atas, sakit leher sebelah kiri juga bisa dipicu oleh beberapa kondisi medis lainnya, di antaranya:

  • terjadi penyempitan jalur saraf tulang belakang
  • meningitis yakni infeksi pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang
  • flu, tidak hanya menyebabkan sakit leher sebelah kiri, tetapi juga beberapa bagian tubuh lainnya
  • reumatoid artritis yakni suatu kondisi ketika terjadi peradangan kronis yang ada di persendian sehingga menyebabkan sakit, bengkak, dan kaku (baca juga: nyeri sendi lutut)
  • fibromiolgia adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit pada otot dan juga jaringan lunak
  • kanker dan HIV yang memicu melemahnya sistem pertahanan tubuh (baca juga: jenis-jenis penyakit autoimun)

Diagnosis

Anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis jika merasakan sakit leher sebelah kiri yang tidak reda setelah beberapa hari, tidak reda meski sudah mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, atau curiga mengalami gangguan medis lainnya. Saat melakukan pemeriksaan medis, dokter mungkin akan menanyakan riwayat kesehatan Anda serta gejala-gejala yang Anda alami.

(baca juga: jenis obat analgesik)

Jika kondisi Anda dianggap serius, Anda mungkin harus melakukan beberapa tes untuk memastikan diagnosis. Adapun beberapa tes mungkin harus Anda lakukan adalah:

  • X-ray, CT scan, dan/atau MRI berguna untuk mengetahui gambaran secara jelas mengenai kondisi medis yang kemungkinan menyebabkan leher Anda sakit. (baca juga: bahaya ct scan)
  • Tes saraf, dilakukan apabila dokter mencurigai sakit leher Anda disebabkan oleh saraf yang terjepit. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan tes elektromiografi atau EMG untuk mengetahui kondisi saraf Anda.
  • Tes darah, dilakukan memastikan jika sakit leher sebelah kiri Anda disebabkan oleh inflamasi atau karena infeksi.
  • Tes pungsi limbal, dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan serebrospinal. Tes tersebut dilakukan untuk memeriksa apakah sakit leher Anda disebabkan oleh meningitis atau penyakit lain.

Pengobatan

Jika sakit leher sebelah kiri yang Anda alami tidak begitu parah, Anda bisa melakukan tindakan pengobatan sendiri di rumah. Adapun tindakan pengobatan yang bisa Anda lakukan meliputi:

1. Gunakan Obat Pereda Rasa Sakit

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk menangani sakit leher sebelah kiri adalah dengan menggunakan obat pereda rasa sakit, baik dalam bentuk oral ataupun oles. Anda bisa mengkonsumsi parasetamol atau ibuprofen atau gabungan antara keduanya. Anda juga bisa menggunakan krim oles yang mengandung ibuprofen.

2. Gunakan Bantal yang Keras dan Rendah

Cara ini mungkin akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada awal penggunaan. namun cara ini adalah metode terbaik untuk memposisikan leher Anda dalam kondisi yang normal. Menggunakan bantal yang terlalu tebal atau terlalu tipis akan membuat posisi leher Anda salah dan menyebabkan sakit leher sebelah kiri. Penggunaan bantal yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan sakit kepala saat bangun tidur karena peredaran darah menjadi tidak lancar.

3. Lakukan Latihan Khusus

Latihan khusu ini dilakukan dengan cara menengadahkan kepala ke atas, menundukkan kepala, memiringkan kepala ke kanan dan ke kiri. Cara tersebut sangat berguna untuk melatih dan merenggangkan otot leher yang kaku sehingga bisa berfungsi ke posisi semula.

4. Gunakan Kompres Air Hangat

Kompres adalah alternatif yang bisa Anda gunakan jika Anda malas menggunakan obat penghilang rasa sakit. Sebenarnya, kompres dingin juga bisa Anda gunakan. Anda bisa memilih salah satu di antaranya, tergantung mana yang menurut Anda lebih nyaman.

(baca juga: cara kompres yang benar untuk demam tinggi)

5. Hindari Aktivitas yang Membutuhkan Banyak Gerakan Leher

Jika tidak ingin rasa sakit pada leher semakin parah maka hindarilah beberapa jenis aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan leher seperti mengemudi atau berkendara motor. Untuk sementara usahakan agar otot leher Anda tidak terlalu lelah sehingga rasa sakit tidak semakin parah.

6. Selalu Perhatikan Postur Leher

Metode ini sebenarnya tidak hanya dilakukan pada saat sakit leher saja. Bahkan saat leher anda tidak sakit, Anda harus selalu memperhatikan posisi leher ketika melakukan berbagai macam aktivitas. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari cedera dan juga mencegah ketegangan pada leher.

(baca juga: cara mengatasi leher sakit)

Jika pengobatan sendiri ternyata tidak mampu mengurangi atau menyembuhkan sakit leher sebelah kiri Anda maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Beberapa tindakan pengobatan berikut ini mungkin akan dilakukan oleh dokter:

  • Dokter kemungkinan akan memberikan obat penghilang rasa sakit dengan dosis yang lebih tinggi, misalnya dengan memberikan codeine. Obat tersebut bisa Anda kombinasikan dengan jenis obat penghilang rasa sakit lainnya yang bisa Anda temukan di apotek atau toko obat.
  • Dokter bisa jadi juga akan menyarankan terapi fisik. tujuan terapi fisik tersebut adalah untuk mengembalikan posisi dan juga postur leher Anda seperti semula.
  • Jika rasa sakit yang Anda alami terasa sangat parah, kemungkinan besar dokter akan menyuntikkan kortikosteroid untuk meredakan rasa sakit.
  • Operasi, metode ini sangat jarang dilakukan. Namun jika rasa sakit leher sebelah kiri disebabkan oleh tekanan pada saraf tulang belakang maka operasi mungkin perlu dilakukan.

Mencegah Sakit Leher

Tidak hanya sakit leher sebelah kiri saja, sakit leher di sisi manapun akan menyebabkan gangguan dalam setiap melakukan aktivitas. Karena itulah, Anda yang belum mengalami sakit leher sebaiknya melakukan tindakan pencegahan agar tidak mengalami sakit leher. Adapun beberapa tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Cukupi kebutuhan istirahat Anda. Jangan memaksakan pekerjaan yang menuntut ata memaksa posisi leher dalam kondisi yang sama dalam waktu yang lama. (baca juga: akibat kurang tidur malam)
  • Pastikan Anda membuat posisi duduk, tidur, atau berdiri dengan tepat sehingga tidak meningkatkan resiko sakit leher atau bagian tubuh lainnya.
  • Gunakanlah bantal yang sesuai dan membuat posisi leher Anda terasa nyaman.
  • Jangan menggunakan tempat tidur atau matras yang terlalu empuk karena bisa menyebabkan posisi tubuh Anda bengkok ketika tidur.
  • Saat bekerja menggunakan komputer, aturlah agar posisi layar monitor sejajar dengan mata. akan lebih baik jika Anda menggunakan sandaran tangan di kursi.
  • Lakukan peregangan dengan teratur, yakni dengan menunduk dan menengadahkan kepala serta memiringkan kepala ke kanan dan ke kiri. Cara ini bertujuan untuk mencegah ketegangan otot leher.
  • Hindari membawa tas atau beban berat yang akan membebani salah satu sisi tubuh atau bahu Anda.
  • Hindari kebiasaan menjepit telepon menggunakan telinga dan bahu.
  • Hindari posisi tidur tengkurap agar tekanan pada leher tidak terlalu besar.

Lakukan pemeriksaan jika rasa sakit leher sebelah kiri Anda sangat parah dan tidak reda dalam beberapa hari.

You may also like