Tuesday, March 19, 2019

Cegukan

Apakah Anda pernah cegukan? Cegukan bisa dialami oleh bayi, anak kecil, remaja, dewasa dan orang tua. Cegukan membuat kita bisa mengeluarkan suara yang sangat khas dan sulit untuk dicegah. Suara “HIK” adalah karakteristik cegukan yang paling mudah dikenali.

Banyak orang yang salah paham dengan cegukan dan menyebabkan beberapa mitos yang berhubungan dengan cegukan seperti sedang dibicarakan oleh orang lain, akan bertambah tinggi dan akan bertambah pintar untuk anak kecil. Namun, apakah semua mitos ini benar? Berikut ini adalah berbagai macam ulasan tentang cegukan yang perlu Anda ketahui.

Apa Itu Cegukan?

Cegukan merupakan salah satu kondisi tubuh alami yang terjadi karena ada kontraksi kejang pada otot diagfragma. Diagfragma merupakan lapisan besar yang terdiri dari jaringan otot dan berfungsi untuk memisahkan rongga dada dan rongga perut. Kejang yang terjadi karena kontraksi otot ini menyebabkan nafas tiba-tiba berhenti karena pita suara yang menutup dengan cara yang sangat cepat. Hal inilah yang menyebabkan kita bisa merasakan ada tekanan pada bagian pernafasan dan muncul suara “HIK”. Jangka waktu cegukan biasanya hanya terjadi selama beberapa menit dan jarang terjadi dalam kasus hingga beberapa jam atau hari. Cegukan yang terlalu lama pasti akan membuat tubuh merasa sangat lelah dan akhirnya bisa mengurangi nafsu makan.

Penyebab Cegukan

Penyebab cegukan bisa terjadi dengan berbagai macam sebab. Cegukan umumnya tidak memiliki gejala sehingga terkadang terjadi dalam waktu yang sangat cepat. Beberapa orang bisa mengalami cegukan saat sedang makan atau sedang bicara. Bahkan kita bisa mengalami cegukan saat tidak sedang melakukan aktifitas. Berikut ini adalah beberapa macam penyebab cegukan yang ditinjau dari bidang medis.

1. Konsumsi minuman yang berkarbonasi atau mengandung soda

Banyak orang yang mengalami cegukan ketika mengkonsumsi minuman berkarbonasi. Minuman berkarbonasi bisa menyebabkan efek yang menyegarkan namun beberapa orang bisa merasa cepat cegukan atau bersendawa. Pada dasarnya cegukan ini disebabkan karena ada kantong-kantong udara dari minuman bersoda bisa menyebabkan diafragma cenderung lebih sering berkontraksi tanpa kita sadari. Biasanya cegukan ini akan berhenti sendiri tanpa diperlukan pengobatan.

baca juga  : bahaya minuman bersoda

2. Konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah yang terlalu banyak

Minum alkohol dalam jumlah banyak terkadang juga bisa menimbulkan cegukan. Masalah ini dapat terjadi karena alkohol sering membuat rongga perut menjadi lebih besar. Alkohol yang masuk akan berkontraksi dengan asam lambung dan bisa meningkatkan resiko iritasi pada saraf di daerah diafragma. Hal inilah yang memicu cegukan terjadi dalam waktu yang cepat. resiko ini akan lebih besar ketika konsumsi minuman alkohol di campur dengan minuman bersoda.

Baca juga : bahaya alkohol

3. Makan dalam jumlah yang banyak dan tidak dicerna dengan baik oleh organ tubuh

Apakah Anda pernah makan dalam jumlah yang banyak dan waktu yang sangat cepat. Hal ini akan menyebabkan pencernaan berjalan tidak baik. Anda mungkin tidak mengunyah makanan dengan baik sehingga makanan masuk ke bagian pencernaan dalam ukuran yang belum mampu di olah oleh organ percernaan. Makanan yang terlalu banyak dapat menyebabkan perut mengalami distensi dan sulit untuk melakukan gerakan pencernaan. Hal nilah yang membuat diafragma menjadi terganggu. Selain itu makan dalam waktu yang terlalu cepat dapat menyebabkan udara berlebihan yang masuk ke perut bersama makanan.

4. Faktor emosional

Emosi semua orang bisa berubah dalam waktu yang sangat cepat. kondisi emosi yang terlalu senang dan terlalu sedih dalam waktu yang cepat bisa menyebabkan cegukan. Hal ini pada dasarnya disebabkan karena emosi akan mempengaruhi perasaan seseorang yang kemudian akan dibaca oleh organ pencernaan. Ketika otot tubuh menjadi tegang maka cegukan akan muncul karena bagian diafragma tubuh melakukan kontraksi.

5. Terjadi perubahan suhu pada rongga perut

Konsumsi makanan yang terlalu panas dan terlalu dingin dalam waktu bersamaan akan memicu cegukan. Anda mungkin tidak akan menyadari gejala ini karena terjadi dalam waktu yang sangat cepat. perubahan suhu yang terjadi dalam saluran pencernaan dapat membuat respon otot dan otak menjadi berbeda. Bahkan perubahan suhu luar yang terjadi diluar sistem pencernaan tubuh juga memicu cegukan.

Baca juga : suhu tubuh normal

6. Kebiasaan merokok

Apakah merokok bisa menyebabkan cegukan? Kasus cegukan ketika sedang merokok memang tidak terjadi pada semua orang. Namun resiko cegukan saat merokok memang selalu ada. Saat tubuh menghisap rokok melalui organ pernafasan maka akan membuat kontraksi cepat pada bagian diafragma. Bahaya merokok tidak hanya menyebabkan kematian, hal inilah yang membuat seseorang yang sedang merokok bisa cegukan. Bahkan cegukan saat merokok lebih sulit hilang daripada penyebab cegukan lain karena kondisi organ pernafasan tubuh yang sudah bercampur dengan asap rokok dan nikotin.

7. Makanan Pedas (Cabe)

Konsumsi makanan pedas seperti cabe juga dapat menyebabkan cegukan, hal ini dikarenakan cabe memiliki senyawa yang dapat membuat kontraksi lebih cepat di bagian tengorokan. Jadi tidak heran bahwa anda akan cegukan ketika konsumsi cabe.

Cara Mengobati Cegukan

Cegukan yang terjadi dalam waktu singkat juga bisa diobati dengan cepat. Bahkan Anda mungkin bisa membiarkan cegukan hingga benar-benar hilang sendiri. Namun jika cegukan berlangsung dalam waktu yang agak lama, maka Anda bisa mencoba beberapa cara pengobatan alami untuk cegukan di bawah ini.

  1. Jika Anda cegukan karena banyak makan dalam waktu cepat, maka Anda bisa minum segelas air dingin untuk meredakan kontraksi pada diafragma.
  2. Anda bisa menahan nafas disela cegukan dan hitung hingga 5 atau 10 kali. Cara ini juga dipercaya sangat efektif karena bisa memberikan rongga udara pada bagian perut dan meredakan cegukan.
  3. Minum air yang dicampur dengan madu bisa meredakan cegukan karena zat dari madu bisa membantu reaksi kimia pada perut dan rongga diafragma.
  4. Anda bisa minum air sambil menutup telinga dan lubang hidung. Minum dua teguk air secara pelan-pelan. Beberapa orang juga bisa menyembuhkan cegukan dengan cara ini.
  5. Memakai kantong kertas untuk mendapatkan karbondioksida. Anda bisa bernafas cepat dan menghembuskan nafas ke kantong kertas.
  6. Bernafas cepat saat fase cegukan untuk mengatur otot diafragma agar normal lagi.
    Semua cara untuk mengobati cegukan ini hanya berdasarkan pengalaman dari orang yang pernah mencobanya sendiri. Anda bisa mencoba beberapa cara yang paling efektif. Tapi pada dasarnya cegukan bisa berhenti sendiri tanpa perlu diobati.

Cegukan Lebih dari 2 Hari

Cegukan biasanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Namun cegukan juga bisa terjadi dalam waktu lebih dari 2 hari. Cegukan ini akan menyebabkan tubuh terasa sangat lelah, tidak memiliki nafsu makan, gangguan pencernaan dan depresi. Berikut ini adalah penyebab cegukan lebih dari dua hari.

  1. Terjadi kerusakan syaraf. Kerusakan syaraf vagus adalah pemicu cegukan dalam waktu lama. Kerusakan ini dapat memicu cegukan karena ada bahan asing yang menyentuh gendang telinga dan sakit tenggorokan.
  2. Terjadi gangguan sistem syaraf pusat yang disebabkan karena trauma. Beberapa penyakit yang menyebabkan trauma adalah seperti radang selaput otak, cedera otak karena benturan dan indikasi tumor.
  3. Tubuh mengalami gangguan metabolisme karena pencernaan parah atau pengaruh obat-obatan. Beberapa penyakit yang menjadi indikasi gangguan metabolisme adalah seperti diabetes, penyakit gagal ginjal, gangguan elektrolit dalam tubuh, tingkat alkohol yang berlebihan dan obat penenang.

Cegukan yang terjadi lebih dari 2 hari harus mendapatkan pengobatan secara medis. Jika hal ini terjadi maka segera mencari bantuan dokter. Namun cegukan yang terjadi dalam waktu singkat bisa dihentikan secara alami. Selain itu Anda bisa mencegah cegukan dengan menghindari beberapa penyebab cegukan alami seperti konsumsi alkohol, minuman yang mengandung karbon, dan makan dalam waktu yang cepat.

Recommended