Home FarmasiAditif 7 Cara Menghindari Narkoba dan Dampak Negatifnya

7 Cara Menghindari Narkoba dan Dampak Negatifnya

by Ratna Lidya

Narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Sebutan lain untuk narkoba adalah napza yang kepanjangannya adalah narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Narkoba merupakan senyawa yang dapat membuat penggunanya mengalami kecanduan sehingga terbentuk keinginan untuk terus menerus memakainya.

Obat-obatan atau senyawa tersebut sebenarnya merupakan senyawa yang biasa digunakan untuk membius pasien ketika akan dioperasi di dunia media. Namun di tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, senyawa-senyawa tersebut disalahgunakan dan banyak digunakan untuk kepetingan yang salah.

Narkoba memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan ketika digunakan dengan cara yang salah. Penggunaan narkoba yang tidak tepat sasaran dapat menjadikan seseorang beresiko terjangkit suatu penyakit hingga banyak pula yang berujung pada kematian. Penggunaan narkoba identik dengan pergaulan bebas yang marak dilakukan akhir-akhir ini.

Menghindari pergaulan bebas tanpa didasari dengan ilmu dan sikap berpegang teguh pada agama yang dianut, akan cukup sulit untuk dilakukan. Untuk itu mulai benahi diri anda supaya menjadi orang yang lebih baik dan terhindar dari pergaulan bebas penyebab konsumsi narkoba. (baca juga: bahaya narkoba)

Perlu diketahui, terutama yang masih berusia remaja, rasa ingin tahu dan ingin coba-coba umumnya mendasari penggunaan narkoba. Selain itu ajakan dari teman juga dapat mendasari penggunaannya. Dalam hal ini, berhati hati dalam memilih teman merupakan hal penting yang harus dilakukan.

Bagi anda yang g tidak ingin berakhir di pusat rehabilitasi atau kesehatan yang buruk akibat obat-obatan tersebut ada baiknya mengikuti tips menghindari narkoba yang berikut ini:

1. Ketahui beragam dampak negatif narkoba

Ada banyak sekali dampak buruk narkoba yang dapat anda jadikan sebagai pedoman supaya tidak coba-coba untuk menggunakannya. Beragam dampak buruk narkoba tidak hanya dirasakan secara fisik melainkan juga psikis. Sebagai contoh, seseorang yang ketahuan sebagai pengguna narkoba, akan menjadi perbincangan di masyarakat.

Mereka akan dijauhi serta digunjingkan. Jika sudah demikian, maka rasa tertekan akibat lingkungan membuat seseorang cenderung menutup diri dan merasa dikucilkan. Selain dampak negatif tersebut ada pula dampak negatif narkoba bagi kesehatan seperti:

  1. Jaga pergaulan anda

Cara menghindari narkoba juga tergantung pada pergaulan. Pergaulan yang salah memberi dampak buruk bukan hanya pada masa sekarang melainkan juga pada masa depan anda. Untuk itu diperlukan sebuah benteng yang kuat supaya anda tidak dapat dengan mudah terjerumus pada pergaulan bebas yang menyesatkan. Membentengi diri dapat dilakukan dengan cara memegang teguh agama yang dianut. Di dunia ini tentu tidak ada satupun agama yang membenarkan pergaulan bebas. Untuk itu perbanyak ilmu agama dan jadikanlah sebagai pegangan hidup anda.

Bentuk pergaulan bebas terdapat banyak sekali dampaknya seperti munculnya keinginan merokok, seks bebas serta mengonsumsi narkoba. Bagi anda yang awalnya merupakan anak baik-baik, namun ketika lingkungan anda tidak baik, maka hal tersebut dapat menjadi pengaruh bagi anda. Ajakan teman serta rasa ingin coba-coba membuat seseorang dengan mudahnya terjerumus pada hal yang menyesatkan tersebut. (baca juga: bahaya merokok bagi remaja)

Dalam mencari teman sebaiknya pilih teman yang berperilaku baik sehingga dapat mendorong anda tetap berperilaku yang baik pula. Ketika teman anda memiliki perilaku yang tidak baik, sebaiknya segera tinggalkan. Teman yang tidak baik dapat membuat anda tergoda untuk mencoba hal-hal yang baru namun berdampak negatif sebagai dalih pertemanan.

  1. Hadapi masalah anda

Narkoba merupakan salah satu jenis obat-obatan terlarang yang digunakan sebagai salah satu cara pelampiasan atas masalah yang tengah dihadapi. Beragam masalah yang ada membuat seseorang merasa depresi hingga berdampak pada kelakuannya sehari-hari. Banyak dari mereka yang tengah dilanda masalah berat terkadang melakukan hal buruk sebagai pelampiasan dan mulai coba-coba dengan mengonsumsi narkoba. Sebaik apapun seseorang, ketika dihadapkan pada sebuah masalah yang besar, perubahan perilaku dapat pula terjadi.

Ketika dilanda banyak masalah yang terkadang tidak dapat anda tangani sendiri, ada baiknya  jika anda meminta pertolongan dari orang lain. Beragam masalah yang tengah melanda terkadang memiliki penyelesaian yang cukup rumit sehingga membutuhkan pertolongan orang lain untuk menyelesaikannya. Dalam hal ini tentu anda tidak bisa sembarangan mengeluh pada seseorang, melainkan pilihlah teman yang dapat dipercaya untuk menjaga rahasia- rahasia anda serta teman yang dapat meberi solusi.

Menghadapi masalah merupakan langkah tepat untuk mengakhiri masalah dan bukan malah menambah masalah dengan cara menggunakan narkoba.

  1. Lakukan kegiatan yang bermanfaat

Langkah jitu dalam menghindari narkoba adalah dengan cara melakukan kegiatan yang bermanfaat. Ada banyak sekali jenis kegiatan yang bermanfaat terutama bagi seorang remaja mulai dari melakukan bakti sosial atau melakukan hobinya. Melakukan kegiatan-kegiatan tersebut mampu menghindarkan anda dari waktu luang yang dapat membuat pikiran-pikiran negatif masuk dalam pikiran anda.

Dengan beragam aktivitas yang tengah dijalankan dapat menghindarkan anda dari keinginan untuk mencoba narkoba. Beragam jenis aktivitas positif akan lebih seru jika anda melakukannya bersama dengan orang- orang yang anda senangi yang entah teman ataupun keluarga. Dengan melakukan beragam aktivitas bersama orang- orang yang disenangi maka tidak akan ada pikiran buruk yang terlintas.

Melakukan berbagai jenis aktivitas positif memang dianjurkan terutama supaya tidak ada ruang bagi pikiran negatif untuk masuk. Namun perlu diingat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membuat tubuh merasa begitu capek karena hal ini dapat memicu tekanan sehingga timbul rasa untuk mencoba narkoba.

  1. Hindari dunia malam

Dunia malam identik dengan hal-hal yang negatif. Bagi para orang tua hendaknya memberikan batasan waktu bagi anak-anaknya supaya tidak keluar saat malam hari. Dunia malam terlebih pada klub malam ada banyak sekali orang-orang di dalamnya yang telah menjadi pemakai narkoba sehingga tidak menutup kemungkinan jika anda senang berada di tempat-tempat tersebut maka keinginan untuk mencoba-coba akan bertambah besar.

  1. Ingat tentang hukum narkoba

Di Indonesia terdapat hukum yang berlaku bagi para pengguna narkoba maupun pengedarnya. Hal ini dapat menyebabkan si pelaku atau si pengedar terkena hukuman penjara. Bagi anda yang tidak ingin berurusan dengan para aparat penegak hukum tentu ada baiknya jika anda menghindari barang terlarang yang satu ini.

Hingga sekarang telah banyak sekali orang yang direhabilitasi serta masuk kedalam penjara akibat pemakaian narkoba. Jika anda tidak ingin hal itu terjadi pada anda, tentu ada baiknya jika mulai sekarang anda bersikap anti pada jenis obat- obatan yang berbahaya satu ini.

  1. Jangan mudah tergoda

Ketika anda memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi terhadap sesuatu, akan lebih baik jika anda dapat menekannya. Pikirkan dulu apa dampak baik dan buruknya ketika anda hendak melakukan sesuatu. Saat dampak buruk ternyata lebih banyak jika dibandingkan dengan dampak baiknya, sebaiknya segera hilangkan pikiran-pikiran tersebut.

jangan mudah terkena bujukan oleh teman untuk mencoba obat terlaran yang satu ini. Sekalinya anda kena, maka rasa ingin mencobanya lagi dan lagi akan terus menerus muncul hingga berakhir dengan ketagihan.

Dampak Buruk dari Narkoba

Ada banyak sekali dampak negatif narkoba bagi para pelakunya mulai dari dampak fisik maupun psikologis.

  1. Dampak negatif pada keseharian, contohnya mulai dari:
  • Muka berubah menjadi pucat
  • Mata menjadi cekung dan merah
  • Berat badan yang turun secara drastis
  • Buang air besar juga kecil menjadi tidak lancar
  • Bibir berubah kehitaman
  • Tangan dipenuhi bintik kemerahan
  • Sakit perut dengan penyebab yang tidak jelas
  • Sering mengalami mimpi buruk
  • Keluarnya keringat secara berlebihan
  • Sering menguap.

Selain gangguan di atas, para pengguna narkoba juga beresiko terkena gangguan-gangguan kesehatan yang berikut ini:

  • Batuk dan pilek yang terus menerus
  • Gangguan pada hemoprosik
  • Mengalami nyeri sendi
  • Sering merasa sakit kepala
  • Gangguan pada sistem syaraf tubuh
  • Gangguan pada pembuluh darah
  • Dan penyakit seperti HIV AIDS.

Pada kasus pengguna narkoba yang telah parah, si pemakai dapat meninggal akibat overdosis. Hingga sekarang jumlah orang yang meninggal akibat narkoba telah begitu banyak.

  1. Dampak bagi Psikologis

Bukan hanya kesehatan saja yang dipertaruhkan, namun kejiwaaan anda juga dipertaruhkan. Penggunaan narkoba dapat menyebabkan seseorang berubah sifat menjadi lebih menyimpang.

  • Mudah marah bahkan ketika sedikit ditegur
  • Emosi yang menjadi kurang stabil
  • Mudah merasa bosan
  • Menjadi lebih sensitif
  • Malas mengerjakan kewajibannya
  • Sikap acuh tak acuh
  • Suka menjauh dengan keramaian
  • Mudah berbohong
  • Banyak menghabiskan waktu dengan menyendiri di tempat-tempat yang sepi.
  1. Dampak Bagi Ekonomi

Bukan hanya kesehatan tubuh dan psikis, namun narkoba juga memiliki dampak negatif pada ekonomi. Dampak ini disebabkan karena harga narkoba yang cukup mahal sehingga bagi mereka yang tidak bisa mencari uang sendiri atau ketika uang gaji tidak cukup mereka akan mencari tambahan uang untuk membeli narkoba dengan cara-cara yang buruk seperti:

  • Mencuri tidak hanya di luar namun terkadang juga mencuri uang dari keluarganya sendiri
  • Mudah menggadaikan barang-barang yang ada di rumah
  • Mudah berhutang supaya dapat membeli obat- obatan terlarang yang dia inginkan

Jika hal- hal diatas dilakukan untuk bisa membuat keuangan menjadi tidak stabil sehingga perekonomian menjadi tidak lancar.

Jenis – Jenis Narkoba Yang Perlu Untuk Diketahui

1. Narkotika

Narkotika merupakan zat sintetis ataupun semisintetis yang didapat dari tanaman atau jenis lainnya yang dapat membuat pengguna mengalami penurunan kesadaran. Selain itu, narkotika dapat pula membuatnya mengalami ketergantungan. Ada banyak sekali jenis narkotika mulai dari morfin, heroine, ganja dan lain sebagainya.

2. Morfin

Narkotika dengan jenis ini, umumnya digunakan dengan cara menyuntikannya ke pembuluh darah atau otot pada tubuh. Penggunaan morfin dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan suhu badan, melambatnya denyut nadi, menyempitnya pupil mata, melemahkan otot. Adapun morfin dapat menyebabkan efek samping yang berikut ini:

3. Ganja

Jenis narkoba yang satu ini cukup banyak dikenal dan dihasilkan dari tanaman yang ternyata memiliki banyak fungsi seperti untuk membuat minyak serta pembuatan kantung melalui serat tanamannya. Awalnya tanaman yang satu ini banyak ditemukan di negara tropis, namun belakangan negara dengan iklim dingin pun telah banyak juga yang membudidayakannya melalui rumah kaca.

Ganja umumnya digunakan dengan cara dihisap seperti menggunakan rokok. Gejala yang ditimbulkan antara lain adalah:

4. Heroine

Heroine biasanya digunakan dengan cara menyuntikannya pada anggota tubuh serta  dengan dihisap. Gejala yang ditimbulkan akibat pemakaian:

  • Denyut nadi yang melambat
  • Menurunnya tekanan darah
  • Pupil yang mengecil (baca juga: efek samping obat penenang)
  • Otot menjadi lemas
  • Gemar menyendiri
  • Mudah merasa mengantuk sehingga sering tidur
  • Susah buang air besar
  • Hidung merasa gatal dan timbul merah-merah
  • Rasa percaya diri yang hilang
  • Gangguan bicara atau cadel

5. LSD atau Acid

Narkotika yang satu ini biasanya memiliki bentuk kapsul pil atau seperti lembaran kertas yang kecil. Penggunaannya dengan cara meletakkannya pada lidah. Penggunaan jenis narkotika yang satu ini biasanya akan terasa pada 30 hingga 60 menit setelahnya dan efeknya akan berakhir 8 sampai 12 jam setelahnya.

Efek yang ditimbulkan:

  • Sering merasa terobsesi pada hal yang tengah dibayangkannya
  • Sering mengalami demam (baca juga: penyebab demam tinggi)
  • Mudah merasa depresi (baca juga: penyebab depresi)
  • Mudah merasa pusing
  • Memiliki rasa takut yang berlebihan pada sesuatu
  • Sering mengalami peningkatan denyut jantung serta tekanan darah
  • Mudah merasa paranoid terhadap hal yang dibayangkannya
  • Mengalami gangguan pada persepsinya

6. Kokain

Asal mula kokain adalah dari Amerika Serikat yang berasal dari tanaman Erythroxylon coca. Kokain memiliki 2 jenis bentuk yaitu kokain free base yang memiliki rasa pahit dan tidak berbau. Selain itu ada pula kokain hidroklorida yang memiliki bentuk seperti kristal putih dengan rasa sedikit pahit dan mudah larut. Penggunaan kokain umumnya digunakan dengan cara mencampurkannya sebagai bahan rokok.

Efek samping penggunaan:

  • Mudah merasa gelisah sehingga hidupnya menjadi tidak tenang
  • Berat badan menurun (baca juga: gejala sirosis hati)
  • Masalah pada kulit (baca juga: jenis-jenis penyakit kulit)
  • Memberi efek gembira bagi para pengguna
  • Mudah merasa paranoid pada sesuatu
  • Gangguan pada pernapasan (baca juga: penyebab dada sesak nafas)
  • Sering megeluarkan dahak
  • Sering kejang-kejang (baca juga: penyebab epilepsi)
  • Selera makan menurun
  • Kerusakan pada paru-paru
  • Sering merasa kebingungan
  • Gangguan penglihatan

7. Opium

Narkotika yang satu ini memiliki bentuk bubuk dan dihasilkan oleh tanaman papever somniferum. Opium dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Cara untuk menggunakannya umumnya adalah dengan cara dihisap.

Gejala yang ditimbulkan:

  • Semangat yang meluap
  • Mudah merasa pusing (baca jjuga: kepala sering pusing)
  • Mabuk (baca juga: efek ganja)
  • Merasa jika waktu berjalan dengan lambat
  • Merasa sibuk sendiri
  • Timbul masalah kulit di leher dan mulut

8. Kodein

Jenis narkotika yang satu ini umumnya digunakan sebagai obat yang digunakan dokter sebagai resep dalam mengobati gangguan pada kesehatan. Namun penggunaan dari obat ini ternyata dapat menimbulkan rasa candu bagi para penggunanya. Kodein umumnya digunakan dengan cara dihisap.

Gejala kodein pada kesehatan:

  • Mengalami euforia
  • Mudah merasa ngantuk
  • Sering mengalami gangguan pencernaan berupa sembelit
  • Mudah merasa mengantuk (baca juga: penyebab sering mengantuk dan lemas)
  • Mengalami muntah dan mual (baca juga: penyebab sering mual)
  • Depresi pada saluran pernapasan
  • Sering mengalami hipotensi
  • Mulut terasa kering.

9. Hashish

Narkotika yang satu ini memiliki warna hitam dengan bentuk seperti tepung. Adapun penggunaannya adalah dengan cara dimakan atau dihisap. Narkotika dengan jenis ini dianggap sebagai narkoba yang tidak terlalu berbahaya karena dampaknya tidak sampai menyebabkan kematian.

10. Barbiturat

Narkoba dengan jenis ini dapat mempengaruhi sistem syaraf pada tubuh manusia yang dapat membuat seseorang menjadi mengantuk. Efeknya akan terasa setelah 3 hingga 6 jam.

Gejala yang ditimbulkannya adalah:

11. Metadon

Jenis narkotika yang satu ini memiliki efek yang sama seperti heroine ketika digunakan. Adapun gejala yang ditimbulkan adalah:

  • Susah tidur walaupun mengantuk
  • Dapat mengalami koma
  • Beresiko keguguran (baca juga: penyebab kram perut normal)
  • Gangguan pencernaan berupa sembelit

12. Psikotropika

Satu lagi jenis narkoba yang dapat menyebabkan gangguan berupa perubahan perilaku serta aktivitas mental bagi para pengguanya yaitu psikotropika. Ada beberapa jenis psikotropika yang harus anda ketahui supaya dapat terhindar dari bahaya yaitu:

1. Ekstasi

Ekstasi dapat menyebabkan pemakainya menjadi sangat aktif. Ekstasi sendiri dapat ditemukan dalam bentuk pil, tablet atau bahkan serbuk. Efek yang ditimbulkan oleh ekstasi antara lain sebagai berikut:

2. Sabu – Sabu

Zat yang satu ini biasanya digunakan untuk mengobati beragam jenis penyakit paras layaknya narkolepsi dan gangguan hiperaktivitas. Sabu-sabu umumnya digunakan dengan cara dihisap. Adapun gangguan yang ditimbulkan antara lain:

3. Nipam

Zat yang satu ini umumnya dikonsumsi bersamaan dengan alkohol. Efek samping penggunaan:

  • Jalan menjadi sempoyongan
  • Kemerahan pada wajah (baca juga: gejala darah kotor)
  • Cadel
  • Mudah merasa kebingungan
  • Menjadi banyak bicara

4. Hipnotik

Hipnotik juga sering disebut dengan benzodiazepin atau rohip dan dum. Cara menggunakan zat yang satu ini adalah dengan cara disuntikkan intravena atau disuntikkan. Efek samping penggunaan:

  • Mudah merasa bingung
  • Acuh
  • Jalan sempoyongan

13. Zat Adiktif

Zat adiktif merupakan salah satu zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Adapun zat adiktif yang digolongkan sebagai salah satu jenis narkoba adalah:

1. Nikotin

Zat berbahaya yang satu ini dapat mengakibatkan seseorang menjadi kecanduan. Nikotin banyak ditemukan dalam pembuatan rokok serta bahan pembuatan insektisida. Adapun gejala penggunaan nikotin antara lain adalah:

  • Euforia
  • Kadar gula dalam darah meningkat
  • Nafas menjadi berat (baca juga: penyebab dada sakit)
  • Efek segar setelah digunakan
  • Dapat meningkatkan resiko terjangkitnya penyakit kanker

2. Alkohol

Alkohol atau minuman keras tentu sudah banyak diketahui keberadaannya oleh banyak orang. Alkohol sendiri memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan seperti halnya:

3. Kafein

Zat adiktif yang satu ini dapat mempengaruhi saraf pusat serta sistem kerja metabolisme. Kafein sebagai contohnya pada minuman kopi sering digunakan sebagai salah satu cara untuk menahan kantuk. Selain itu kafein juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa lelah pada tubuh. Adapun dampak negatif dari kafein yaitu:

  • Meningkatkan resiko stres (baca juga: penyebab stress berkepanjangan)
  • Tulang yang cepat rusak
  • Gangguan mood
  • Kadar asam lemak yang meningkat
  • Gangguan prostas
  • Gangguan susah tidur atau insomnia
  • Menjadi mudah marah, mengantuk serta rasa cemas yang berlebihan ketika berhenti digunakan
  • Gula darah yang meningkat (baca juga: akibat leukosit tinggi)
  • Terjadinya penuaan dini
  • Tekanan darah meningkat

Selain zat-zat diatas masih banyak lagi zat berbahaya yang termasuk kedalam jenis narkoba.

You may also like