6 Gejala Maag Kronis – Diagnosa – Pengobatan – Pencegahan

17291

Maag merupakan salah satu penyakit gangguan pencernaan yang disebabkan karena terjadinya peradangan pada organ lambung atau tukak lambung. Peradangan ini biasanya karena luka yang dapat menimbulkan rasa perih atau sakit pada ulu hati.

penyakit maag kronisMaag Kronis dan Akut

Maag kronis juga dapat didefinisikan sebagai gangguan pencernaan yang terjadi akibat terjadinya iritasi pada selaput lendir pada lambung yang disebabkan oleh produksi asam lambung. Gangguan maag dapat dibedakan menjadi 2, yaitu maag kronis dan juga maag akut. Dimana keduanya memiliki gejala dan penyebab yang sama.

Namun, yang membedakan keduanya adalah gejala maag kronis bisa timbul secara menahun, sedangkan maag akut memiliki gejala yang mendadak yang terjadi hanya sementara waktu dan dalam waktu yang singkat.

Penyebab Maag Kronis

Penyebab maag kronis merupakan semua hal yang dapat menimbulkan kerusakan pada ketahanan selaput organ lambung, diantaranya adalah :

  • Konsumsi bahaya alkhohol
  • Produksi zat asam yang terlalu berlebih pada organ lambung
  • Penggunaan beberapa jenis obat-obatan seperti anti-Inflamantory Drug (NSAID)
  • Infeksi yang disebabkan oleh bakteri helicobakter pylori , yaitu sutatu bakteri yang hanya terdapat pada organ lambung yang cara kerjanya adalah dengan mengganggu fungsi usus dua belas jari.
  • Paparan racun
  • Mengkonsumsi makanan yang asam maupun bahaya makanan pedas
  • Pola makan yang tidak teratur
  • Kondisi psikologis seseorang seperti stress fisik atau frustasi
  • Disebabkan oleh beberapa kondisi kesehatan seperti anemia pernisiosa, refluks empedu kronis.
  • Degenerasi lapisan perut terutama bagi orang-orang yang lansia

Gangguan maag dikatakan kronis apabila intensitas rsa sakit yang timbul lebih dari sakit maag pada umumnya. Dalam beberapa kasus, maag kronis bisa mengakibatkan penderitanya mengalami muntah darah, maupun penurunan berat badan yang drastis.

Gejala yang ditimbulkan maag kronis bisa bervariasi, diantaranya adalah :

1. Rasa mual dan perasaan ingin muntah yang terjadi dengan intensitas yang lumayan sering

Mual merupakan perasaan yang tidak nyaman yang terjadi pada perut sebelum terjadinya muntah.  Hal ini biasanya disertai dengan berkeringat, meningkatnya produksi air liur, serta terjadinya kontraksi secara ritmis pada otot-otot perut.

2. Timbulnya rasa nyeri pada ulu hati

Ulu hati atau yang disebut eligatrium (epigatric region) terletak pada perut atas bagian tengah. Rasa nyeri pada organ ini biasanya akan disertai dengan nyeri pada dada, penyebab dada sesak nafas, sakit yang menjalar ke bahu dan lengan, serta dapat juga disertai dengan muntah. Nyeri ulu hati merupakan salah satu gejala maag kronis.

3. Hilangnya nafsu makan

Seorang penderita maag kronis akan mengalami hilangnya nafsu makan pada saat rasa mual mulai muncul. Hal ini seringkali menyebabkan perut kembung, sering bersendawa, serta perubahan warna kulit menjadi pucat. Hilangnya nafsu makan akan dapat mengakibatkan penurunan berat badan pada penderita maag ini.

4. Sakit kepala

Seorang penderita maag kronis akan mengalami gejala sakit kepala berat yang disertai dengan naiknya suhu tubuh, keluarnya keringat dingin, serta gangguan insomnia (susash tidur).

5. Terjadinya perdarahan pada lambung

Seorang penderita maag kronis bisa saja mengalami gejala perdarahan pada organ lambung yang menjadi penyebab muntah darah dengan warna hitam pekat seperti kopi. Dan tak jarang pendarahan organ ini dapat mengakibatkan terjadinya penyebab kematian mendadak.

6. Timbulnya luka pada mukosa lambung

Penyebab maag kronis ini karena luka pada organ lambung. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan sekresi zat asam pada lambung oleh beberapa jenis pepsin maupun mukus.

Diagnosa Maag kronis

Penderita gejala maag kronis mungkin akan melakukan beberapa hal untuk membantu dokter mendiagnosa seberapa parah gangguan yang dideritanya, diantaranya adalah :

1. Tes untuk mendeteksi bakteri

Bakteri penyebab maag kronis adalah bakteri helicobakter pylori yang tinggal hanya pada organ lambung manusia. Dokter akan melakukan tes ini denag tiga langkah yaitu :

  • Tes darah – yang dilakukan dengan mengambil sample darah pasien untuk diuji di laboratorium. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kadar antibodi yang terkandung dalam darah pasien.
  • Pemeriksaan nafas – Dokter biasanya akan memberikan pasien makanan atau minuman yang mengandung karbon radioaktif, yaitu sejenis senyawa yang akan dicerna bakteri pylori di dalam lambung. Setelah itu, dokter meminta pasien untuk menghembuskan napas ke dalam sebuah kantong, lalu menutupnya. Jika pasien tersebut positive terinfeksi bakteri H. pylori, maka karbondioksida yang dikeluarkan melalui napasnya mengandung karbon radioaktif.
  • Pemeriksaan sample tinja – yaitu untuk mengetahui kadar antigen (suatu zat yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi).

2. Endoscopi

Diagnosa ini dilakukan untuk mengetahui peradangan yang terjadi pada tukak lambung. Prosedur ini dengan menggunakan endoskop, yaitu sebuah alat berupa selang tipis yang fleksibel dengan kamera di ujungnya yang nantinya akan dimasukkan ke dalam mulut melalui kerongkongan, hingga ke dalam perut dan duodenum pasien.

Pengobatan Maag Kronis

Pengobatan maag kronis dapat dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu penyebabnya. Pasien yang mengalami maag kronis yang disebabkan oleh bakteri H. Pylori dapat dilakukan pengobatan dengan pemberian antibiotik maupun dilakukan dengan terapi eradikasi yang menggabungkan beberapa antibiotik seperti metronidazole, clarytrhomicin, serta amoxilin.

Sedangkan gejala  maag kronis yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan anti inflamasi biasanya dokter akan meresepkan penggunaan obat-obatan penghambat pompa proton (PPP) yang diikuti dengan pengawasan ketat dari dokter.

Dan untuk maag kronis yang disebabkan oleh keduanya, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik dan PPP yang digunakan selama beberapa minggu.

 Pencegahan Maag Kronis

Berikut ini beberapa langkah untuk mencegah timbulnya maag kronis, diantaranya adalah :

  • Mengurangi atau menghilangkan kebiasaan merokok, karena bahaya merokok dapat menyebabkan peningkatan refluks asam lambung dan mengurangi produksi air liur. Air liur merupakan salah satu perisai tubuh untuk melindungi esofagus dari gejala asam lambung naik
  • Makan secara teratur dan dalam porsi yang tidak terlalu banyak, karena hal tersebut akan dapat membantu mengurangi tekanan otot lingkar esofogus bawah
  • Membatasi asupan makanan yang banyak mengandung lemak yang tingggi. Karena lemak dapat menghambat pengosongan lambung
  • Beristirahat yang cukup
  • Membiasakan untuk duduk tegak setelah makan
  • Menjauhi minuman beralkohol
  • Membatasi asupan makanan yang terlalu asam maupun terlalu pedas
  • Cara mengatasi stress berlebihan, dengan berolahraga secara teratur