19 Penyebab Dada Sakit dan Sesak

18466

Ketika seseorang mengalami atau merasakan sakit pada bagian dada, hal yang pertama kali muncul dipikiran mereka adalah terjadinya serangan jantung. Hal itu tentu saja akan membuat mereka was-was dan takut. Rasa sakit atau nyeri yang muncul dibagian dada tentu saja bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja, Anda harus segera mencari tahu tentang kemungkinan penyebab terjadinya gangguan tersebut.

penyebab dada sakitBeberapa kasus sakit dada yang terjadi di Amerika Serikat berhubungan erat dengan adanya penyakit jantung. Rasa nyeri yang timbul pada bagian dada bisa saja disebabkan oleh beberapa kondisi seperti masalah paru-paru, kerongkongan, otot, tulang rusuk, atau pada saraf. Beberapa kondisi tersebut berdampak serius dan dapat mengancam jiwa pasien. Untuk itu, jika seseorang sedang mengalami rasa sakit atau nyeri pada bagian dada tanpa diketahui penyebab yang jelas, sebaiknya ia segera menemui dokter agar dapat dilakukan diagnosa serta mengevaluasi gangguan tersebut.

Berikut ini beberapa penyebab terjadinya dada sakit :

Masalah Jantung

Masalah jantung merupakan penyebab utama terjadinya dada sakit. Penyebab umum masalah jantung antara lain adalah :

1. Coronary Artery Disease (CAD / angina)

Coronary Artery Disease atau Penyakit Arteri Koroner merupakan penyakit jantung yang terjadi akibat terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang pada akhirnya akan mengurangi aliran darah dan oksigen ke otot jantung itu sendiri.

Gangguan ini dapat menyebabkan rasa sakit yang dikenal sebagai angina. CAD merupakan gejala penyakit jantung yang biasanya tidak akan menyebabkan kerusakan permanen pada organ tersebut. Rasa nyeri pada dada dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti lengan, bahu, rahang, dan sebagainya.

Pasien mungkin akan merasakan gejala seperti :

  • Terjadinya tekanan maupun timbulnya sensasi meremas-remas pada dada.
  • Terjadinya penyebab dada sakit dan sesak pada saat bernafas
  • Terjadinya serangan jantung
  • Hal ini bisa dipicu oleh beberapa hal seperti tekanan darah tinggi, tingkat kolesterol tinggi, diabetes, terapi radiasi untuk dada seperti yang digunakan untuk jenis kanker tertentu, gaya hidup seperti kegiatan olah raga, kegembiraan, maupun gangguan emosi. Dan gejala ini akan hilang dengan istirahat.

2. Myocardial infarction (heart attack / serangan jantung)

Merupakan gangguan atau serangan jantung yang disebabkan karena terjadinya penurunan aliran darah melalui pembuluh darah jantung yang dapat menyebabkan kematian sel-sel otot jantung. Meskipun mirip dengan nyeri dada angina, serangan jantung biasanya lebih parah, hal ini biasanya akan menyerang bagian tengah atau kiri dada dan tidak hilang dengan istirahat. Adapun tanda-tanda atau gejalanya antara lain :

  • Berkeringat
  • Mual
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami tingkat kelelahan dan kelemahan yang parah.

3. Myocarditis

Myiokarditis  merupakan suatu peradangan yang terjadi pada miokardium, yaitu lapisan tengah dinding jantung yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Pada saat kondisi pasien dengan miokarditis menjadi parah, hal ini akan menyebabkan fungsi pemompaan jantung melemah, hati tidak mampu memenuhi pasokan darah ke seluruh tubuh. Penggumpalan darah juga bisa terbentuk di pada organ hati, yang dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung. Meskipun tidak ada penyumbatan, gejala miokarditis seringkali mirip dengan serangan jantung.

Adapun ciri-ciri atau gejala myokarditis antara lain adalah :

  • Timbulnya rasa nyeri pada daerah dada
  • Peradangan otot jantung
  • Demam
  • Kelelahan
  • Detak jantung menjadi abnormal
  • Kesulitan

4. Diseksi aorta

Merupakan sebuah kondisi yang melibatkan arteri utama. Jika terjadi lonjakan darah, maka bagian dalam dan tengah aorta akan terpecah atau terpisah yang pada akhirnya dapat menyebabkan aorta pecah. Diseksi aorta relatif jarang terjadi, namun kondisi ini paling sering terjadi pada pria yang telah berusia 60 hingga 70 tahun. Gejala diseksi aorta bisa mirip dengan penyakit lainnya. Hal inilah yang sering menimbulkan keterlambatan diagnosis.

Adapun gejala gangguan ini antara lain :

  • Penyebab dada sakit dan terasa berat secara tiba-tiba
  • Timbulnya rasa nyeri pada punggung
  • Menurunnya tingkat kesadaran
  • Sesak nafas
  • Kesulitan berbicara
  • Hilangnya penglihatan
  • Terjadi kelemahan atau kelumpuhan di salah satu organ tubuh
  • Nadi menjadi sangat lemah

5. Perikarditis

Perikarditis adalah pembengkakan dan iritasi pada perikardium, yaitu kantung tipis yang menyerupai membran yang mengelilingi jantung. Pericarditis dapat menyebabkan nyeri dada yang sangat tajam dan gejala lainnya. Gangguan ini biasanya datang secara tiba-tiba namun tidak berlangsung lama.

Gejala perikarditis antara lain :

  • Timbulnya rasa nyeri yang menusuk pada bagian dada atas pusat atau sisi kiri dada
  • Sesak napas saat berbaring
  • Jantung berdebar-debar
  • Terjadi demam ringan
  • Kelemahan serta kelelahan pada tubuh
  • Timbulnya batuk
  • Pembengkakan pada bagian perut atau kaki

Masalah Paru-paru

Beberapa gangguan paru-paru dapat mengakibatkan terjadinya sakit pada dada, diantaranya adalah :

1. Pulmonary embolism

Merupakan gangguan kesehatan yang terjadi akibat penyumbatan yang terjadi di salah satu arteri di paru-paru. Gangguan ini dapat disebabkan oleh terjadinya penggumpalan darah dari kaki maupun bagian tubuh yang lain menuju ke paru-paru. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko gangguan ini antara lain adalah faktor imobilitas, kanker, dan operasi.

Emboli paru merupakan penyakit yang dapat mengancam jiwa, namun dengan pengobatan yang tepat dapat mengurangi risiko kematian. Untuk pencegahan dapat dilakukan dengan cara mencegah terjadinya pembekuan darah di kaki.

Gejala gangguan ini antara lain :

  • Sesak nafas
  • Timbulnya rasa sakit pada dada
  • Batuk
  • Pembengkakan pada kaki
  • Kulit terlihat basah dan berubah warna
  • Demam
  • Timbulnya keringat yang berlebihan
  • Denyut jantung menjadi abnormal
  • Timbulnya sakit kepala atau pusing

2. Pleurisy

Merupakan suatu kondisi di mana terjadi peradangan pada pleura, yaitu selaput yang terdiri dari lapisan jaringan yang melapisi bagian dalam rongga dada dan lapisan jaringan yang mengelilingi paru-paru. Gangguan ini sering disebut pleuritis yang dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam yang akan semakin memburuk saat bernafas.

Gejala gangguan ini antara lain :

  • Timbulnya nyeri pada dada pada saat bernafas, batuk, maupun bersin
  • Sesak nafas
  • Batuk
  • Demam

3. A pneumothorax (collapsed lung)

Merupakan gangguan yang terjadi akibat kebocoran udara ke dalam ruang antara paru-paru dan dinding dada. Gangguan ini dapat disebabkan karena cedera, prosedur medis tertentu yang melibatkan paru-paru, maupun kerusakan akibat penyakit paru-paru. Namun terkadang gangguan ini terjadi tanpa alasan yang jelas. Adapun gejala yang biasa terjadi antara lain :

  • Timbulnya rasa nyeri pada dada secara tiba-tiba
  • Sesak nafas

4. Pulmonary hypertension (Hipertensi pulmonal)

Merupakan sejenis penyakit penyebab darah tinggi yang mempengaruhi arteri di paru-paru dan sisi kanan jantung. Penyakit ini terjadi ketika terjadi penyempitan, penyumbatan maupun kehancuran pada arteri kecil di paru-paru (arteri paru) serta kapiler sehingga mempersulit aliran darah melalui paru-paru, serta meningkatkan tekanan dalam arteri paru-paru.

Hipertensi pulmonal merupakan sejenis penyakit serius yang dapat menjadi semakin buruk dan berakibat fatal. Gangguan ini tidak dapat disembuhkan, namun pengobatan yang tersedia dapat membantu mengurangi gejala.

Gejala Pulmonary hypertension antara lain adalah :

  • Terjadinya sesak napas (dyspnea)
  • Timbulnya rasa kelelahan
  • Pusing atau pingsan
  • Timbulnya rasa nyeri dan tekanan pada dada
  • Terjadinya pembengkakan (edema) di pergelangan kaki, kaki dan perut (ascites)
  • Perubahan warna pada bibir dan kulit (sianosis)
  • Jantung berdebar-debar

Masalah Pencernaan

Gangguan sistem pencernaan yang dapat menjadi penyebab dada sakit, seperti dalam kondisi berikut ini :

1. Heartburn

Merupakan penyakit yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri serta sensasi terbakar di dada. Rasa sakit ini akan memburuk ketika sedang berbaring atau membungkuk. Heartburn sangat mengganggu rutinitas harian seseorang dan dapat menjadi lebih serius yang memerlukan perawatan medis.

Gejalanya antara lain adalah :

  • Timbulnya rasa sakit serta sensasi terbakar pada dada yang dapat terjadi setelah makan maupun pada malam hari.
  • Timbulnya rasa sakit ketika berbaring atau membungkuk.

2. Gangguan pada saat menelan (disfagia)

Merupakan salah satu gangguan kesehatan dimana bagian kerongkongan mengalami kesulitan dan bahkan menimbulkan rasa sakit pada saat menelan makanan maupun minuman. Hal ini menandakan bahwa akan dibutuhkan waktu yang lebih lama serta usaha yang ekstra keras untuk dapat memindahkan makanan atau cairan dari mulut ke perut.

Gejala gangguan kesehatan ini antara lain :

  • Timbulnya rasa sakit pada saat menelan
  • Tidak mampu menelan
  • Suara menjadi serak
  • Sering mulas
  • Turunnya berat badan
  • Batuk atau tersedak saat menelan
  • Mengunyah makanan lebih lama agar makanan mudah ditelan.

3. Masalah kandung empedu atau pankreas

Batu empedu atau peradangan pada kandung empedu dan pankreas dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri pada perut yang nantinya dapat menjalar ke bagian dada.

Gejala umumnya antara lain :

  • Timbulnya rasa nyeri pada perut (sakit perut)
  • Mual
  • Muntah
  • Demam

4. Gastroesophageal reflux disease (GERD)

Merupakan penyakit pencernaan kronis yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke dalam pipa makanan atau kerongkongan sehingga dapat menimbulkan iritasi pada esofagus.

Gejala yang timbul antara lain :

  • Timbulnya sensasi terbakar di dada (heartburn) yang terkadang dapat menyebar ke tenggorokan bersama dengan rasa asam di mulut
  • Penyebab dada sakit
  • Kesulitan menelan (disfagia)
  • Timbulnya batuk kering
  • Suara serak atau sakit tenggorokan
  • Timbul benjolan di tenggorokan

5. Gangguan kontraksi esofagus

Merupakan kontraksi otot menyakitkan yang mempengaruhi kerongkongan. Kejang ini dapat terjadi secara tiba-tiba yang berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam. Kejang esofagus biasanya terjadi sesekali yang dapat menyebabkan rasa sakit saat menelan.

Gejala gangguan ini antara lain :

  • Timbulnya rasa nyeri yang terasa meremas pada bagian dada
  • Kesulitan menelan (disfagia)
  • Timbulnya perasaan bahwa makanan terjebak di tenggorokan (globus)
  • Kembalinya makanan dan cairan kembali ke esofagus (regurgitasi)

Masalah Otot dan tulang

Beberapa jenis rasa sakit pada dada yang disebabkan oleh cedera dan masalah lain yang mempengaruhi struktur yang membentuk dinding dada, diantaranya adalah :

1. Costochondritis

Merupakan peradangan tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke dada (sternum). Rasa sakit yang timbul hampir sama dengan serangan jantung atau kondisi jantung lainnya. Kostokondritis kadang-kadang dikenal sebagai nyeri dinding dada, sindrom costosternal atau chondrodynia costosternal.

Gejalanya antara lain :

  • Penyebab sakit pada sisi kiri dada
  • Rasa sakit yang menyerang terasa sangat tajam seperti sebuah tekanan
  • Rasa sakit yang timbul dapat mempengaruhi lebih dari satu tulang rusuk
  • Rasa sakit akan kian memburuk ketika bernapas atau batuk

2. Nyeri otot

Merupakan sindrom nyeri kronis yang dapat menghasilkan rasa nyeri pada otot yang jika terjadi terus menerus dapat menjalar ke bagian dada.

Gejala gangguan ini antara lain :

  • Nyeri pada otot
  • Depresi
  • Kelelahan
  • Gangguan perilaku

3. Luka pada rusuk

Merupakan suatu gangguan yang dapat berupa a tulang rusuk yang patah maupun retak. Hal ini merupakan cedera umum yang terjadi akibat trauma dada, seperti dari jatuh, kecelakaan kendaraan bermotor atau dampak selama olahraga.

Gejalanya antara lain adalah :

  • Timbulnya rasa sakit ketika bernafas
  • Rasa sakit saat daerah yang terluka mendapat tekanan
  • Rasa sakit saat tubuh digerakkan memutar

Masalah lainnya

1. Kepanikan

Kepanikan atau ketakutan yang intens juga dapat menjadi penyebab dada sakit secara spontan. Adapun gejala yang bisa timbul antara lain adalah :

  • Timbulnya rasa nyeri pada dada
  • Denyut jantung abnormal
  • Nafas cepat
  • Berkeringat
  • Sesak nafas
  • Mual
  • Pusing

2. Herpes zoster

Merupakan infeksi virus yang menyebabkan ruam yang menyakitkan. Gangguan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun. Herpes zoster disebabkan oleh virus varicella-zoster yang merupakan virus penyebab cacar air.

Gejala Herpes zoster antara lain adalah :

  • Timbulnya rasa nyeri, terbakar, mati rasa atau kesemutan
  • Bagian tubuh yang terkena lebih sensitive
  • Timbulnya ruam merah yang dimulai beberapa hari setelah sakit
  • Timbulnya lepuh berisi cairan (seperti cacar air)
  • Timbulnya rasa gatal
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Lebih peka terhadap cahaya
  • Kelelahan