Home Penyakit dan KelainanPenyakit Menular Seksual Kondiloma Akuminata – Gejala, Penyebab, Komplikasi, Pengobatan dan Pencegahan

Kondiloma Akuminata – Gejala, Penyebab, Komplikasi, Pengobatan dan Pencegahan

by Erlita

Kondiloma akuminata merupakan salah satu penyakit yang menular lewat hubungan seksual. Kondiloma akuminata merupakan sejenis kutil genitalia yang bisa terjadi pada wanita dan laki-laki semua umur bertekstur lunak dengan tampilan seperti jengger ayam. Penyakit ini juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti kutil kelamin, kutil kemaluan, jengger ayam, venereal wart, veruka akuminata, genital warts serta kutil genital. Untuk lebih lengkap mengenai penyebab, gejala dan pengobatan Kondiloma akuminata bisa langsung di simak berikut ini.

Bentuk-bentuk Kondiloma Akuminata

Penyakit Kondiloma akuminata ini memiliki 3 macam bentuk yang berbeda yakni bentuk akuminata, bentuk papul dan juga bentuk datar.

  • Bentuk Akuminata

Ini biasanya terjadi pada area lipatan kulit yang lembab dan terlihat seperti bertangkai dengan membentuk lesi besar sehingga terlihat seperti kembang kol. Lesi berukuran besar ini biasanya dialami oleh wanita hamil yang mengalami fluor albus atau di saat imunitas tubuh sedang mengalami gangguan.

  • Bentuk Papul

Lesi dengan bentuk papul ini umumnya terjadi pada daerah dengan keratinisasi sempurna seperti pada batang penis, vulva bagian lateral serta daerah perineum dan perianal. Bentuk dari papul ini memiliki permukaan yang licin dan halus, multiple serta tersebar secara diskret.

  • Bentuk Datar

Lesi ini terlihat seperti makula atau bahkan tidak terlihat dengan mata dan baru bisa terdeteksi dengan tes asam asetat memakai kolposkopi.

Artikel terkait:

Gejala dan Penyebab Kondiloma Akuminata

Umumnya, Kondiloma akuminata tidak menimbulkan gejala yang terlalu terlihat, namun penderita akan merasakan permukaan kulit yang menjadi kasar dan juga gatal. Sedangkan untuk gejala lain yang bisa dijadikan acuan bahwa seseorang menderita Kondiloma akuminata adalah:

  • Terdapat benjolan sebanyak satu atau banyak di permukaan kulit dengan bentuk seperti jengger ayam.
  • Terkadang menimbulkan rasa nyeri.
  • Timbul efek sekunder seperti berwarna kemerahan lalu berubah warna menjadi abu-abu.
  • Berbau tidak sedap.
  • Terjadi di lipatan lembab genitalia eksterna seperti anus, pangkal penis, prepusium, introitus vagina, labia minor dan sebagainya.
  • Timbul bintik-bintik pada area sekitar alat kelamin.
  • Timbul benjolan berbentuk seperti brokoli pada sekitar alat vital.
  • Akan menyebar dan menjalar jika dibiarkan.
  • Terasa sakit dan gatal jika tersentuh.
  • Rasa sakit dan terbakar saat buang air kecil.
  • PMS terkadang tidak diikuti dengan gejala.
  • Diare, turun berat badan dan keluar keringat saat malam.
  • Kulit agak menguning dan timbul rasa nyeri pada seluruh tubuh.
  • Keluarnya darah walau bukan waktu menstruasi.
  • Keluar keputihan tidak normal dari vagina atau penis dengan warna putih, kekuningan, kehijauan atau agak kemerahan dengan bau tidak sedap dan berlendir.
  • Timbul rasa sakit pada bagian perut bawah yang kadang muncul dan tidak berkaitan dengan menstruasi.
  • Terjadi pendarahan saat berhubungan seksual.
  • Berhubungan seks dengan pasangan tanpa memakai kondom.
  • Aktifitas seksual pada usia yang terlalu dini.

Artikel terkait:

Ada beberapa alasan mengapa seseorang bisa mengidap salah satu penyakit menular bernama Kondiloma akuminata ini yang umumnya berkaitan dengan masalah kebersihan.

  • Berhubungan seks tidak bersih dengan pasangan.
  • Memakai WC umum yang tidak bersih.
  • Memakai fasilitas umum seperti hotel yang tidak steril.
  • Jarang mengganti celana dalam sehingga organ intim menjadi lembab dan kotor.
  • Jarang atau tidak pernah membersihkan organ intim.
  • Tidak mengeringkan organ vital setelah buang air kecil.
  • Tertular dari pasangan yang sudah menderita Kondiloma akuminata.

Komplikasi Kondiloma Akuminata

Seperti beberapa penyakit lainnya, Kondiloma akuminata juga akan menimbulkan komplikasi berupa penyakit yang lebih besar dan lebih berbahaya.

  1. Kanker

Komplikasi pertama yang ditimbulkan dari Kondiloma akuminata adalah kanker serviks yang berkaitan dengan infeksi HPV genital. Selain itu juga berhubungan dengan beberapa kanker lain seperti kanker vulva, kanker penis, kanker anus serta kanker mulut dan tenggorokan.

  1. Masalah Kehamilan

Kondiloma akuminata juga akan menyebabkan masalah atau gangguan pada masa kehamilan. Kutil ini bisa berubah bertambah besar dan penderita akan kesulitan saat akan buang air kecil.

  1. Berkurangnya Kemampuan Meregang

Kondiloma akuminata juga akan membuat vagina akan mengalami penurunan peregangan saat akan melahirkan. Kutil yang berukuran besar di area vagina ini akan berdarah pada saat terjadi peregangan selama proses melahirkan.

  1. Menular Pada Bayi

Jika seorang wanita melahirkan di saat mengalami Kondiloma akuminata, maka bisa tertular yang umumnya akan terjadi pada tenggorokan bayi sehingga membutuhkan pembedahan untuk memastikan jika jalur napas tidak tersumbat oleh kutil tersebut.

Artikel terkait:

Diagnosa Kondiloma Akuminata

Untuk diagnosa yang dilakukan secara klinis, maka akan dilakukan beberapa pemeriksaan untuk digunakan sebagai penunjang, yakni:

  1. Tes Asam Asetat

Tes ini dilakukan dengan membubuhkan asam asetat 5% pada cotton buds dan dioleskan ke lesi yang dicurigai terkena Kondiloma akuminata. Sesudah beberapa menit, maka lesi akan berubah warna menjadi putih dan untuk area perianal akan membutuhkan waktu lebih lama sekitar 15 menit.

  1. Kolposkopi

Kolposkopi ini diketahui sebagai sebuah tindakan rutin yang bidan atau pihak rumah sakit lakukan dengan tujuan untuk bisa melihat lesi Kondiloma akuminata subklinis. Terkadang kolposkopi ini juga dilakukan di saat yang sama dengan tes asam asetat.

  1. Histopatologi

Untuk Kondiloma akuminata eksofitik, maka pemeriksaan dengan menggunakan mikroskop cahaya akan dilakukan untuk memperlihatkan gambaran papilomatosis, akantosis, rete ridges yang menebal dan memanjang.

  1. Pap Smear

Bagi para wanita bisa melakukan pemeriksaan panggul secara rutin serta tes pap yang akan mendeteksi perubahan pada vagina serta serviks yang disebabkan oleh Kondiloma akuminata atau bahkan tanda awal dari kanker serta komplikasi yang terinfeksi HPV genital.

  1. Tes HPV

Tes ini hanya dilakukan untuk wanita berusia diatas 30 tahun, sebab pada wanita yang lebih muda masih memiliki kekebalan cukup untuk membunuh virus penyebab Kondiloma akuminata tersebut.

Pengobatan Medis dan Alami Kondiloma Akuminata

Pengobatan Medis

Ada beberapa tindakan medis yang umumnya akan dilakukan oleh dokter spesialis kulit untuk menyembuhkan Kondiloma akuminata ini, yaitu:

  1. Asam Trikloroasetat 25-50 %

Obat ini akan diresepkan oleh dokter dan digunakan satu minggu satu kali dengan pemakaian yang sangat hati-hati sebab bisa menimbulkan ulkus yang dalam. Obat ini bisa digunakan untuk wanita yang sedang dalam masa kehamilan.

  1. Bedah Beku

Bedah beku ini dilakukan dengan menggunakan N2, N2O dan lain sebagainya yang dipakai untuk mengobati Kondiloma akuminata untuk wanita hamil dengan lesi banyak dan basah. Teknik yang digunakan adalah dengan membuat luka atau lepuh di area sekitar Kondiloma akuminata. Sesudah kulit sembuh, maka lesi akan mengelupas sehingga kulit baru bisa tumbuh, namun efek samping yang ditimbulkan adalah rasa nyeri dan bengkak selama proses penyembuhan.

  1. Laser Karbondioksida

Ini merupakan pengobatan kimiawi seperti podofilium resin atau racun yang sudah dimurnikan atau asam trikloroasetat dengan cara dioleskan langsung pada permukaan kutil. Pengobatan ini membutuhkan waktu hingga beberapa minggu bahkan bulan dan bisa menimbulkan efek samping seperti luka pada kulit disekitarnya.

  1. Podorfilin

Podorfolin adalah larutan yang mengandung zat aktif yang digunakan untuk menghancurkan jaringan Kondiloma akuminata yang akan diaplikasikan oleh dokter. Obat ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan obat ini digunakan juga untuk mengatasi kemerahan pada kulit serta meredakan nyeri yang ditimbulkan.

  1. Elektrokauter

Prosedur ini dilakukan dengan memakai alat listrik untuk membakar Kondiloma akuminata sehingga akan menimbulkan rasa nyeri dan bengkak selama prosesnya.

  1. Bedah Eksisi

Bedah ini akan dilakukan dokter dengan memakai pisau untuk memotong Kondiloma akuminata sehingga membutuhkan anestesi lokal atau pereda rasa nyeri yang biasa digunakan saat terapi. Efek samping yang ditimbulkan dari prosedur ini adalah timbulnya jaringan parut atau scar serta rasa nyeri.

  1. Interferon

Interferon ini dibagi menjadi 2 jenis yakni interferon alfa serta interferon beta. Interferon alfa berupa suntikan dan interferon beta berupa krim yang diberikan 3 minggu sekali selama 6 minggu. Sedangkan untuk suntikan akan dilakukan selama 10 hari berturut-turut.

  1. Imunoterapi

Metode pengobatan imunoterapi ini dilaksanakan untuk penderita kondiloma akuminata kronis yang sudah kebal dengan pengobatan jenis lainnya.

  1. Podofilotoksin 0.5%

Zat ini merupakan zat aktif yang ada dalam podofilin yang digunakan untuk destruksi pada jaringan KA. Reaksi iritasi saat penggunaan zat ini cukup jarang terjadi. Untuk pengobatan, oleskan obat ini sebanyak 2 kali dalam sehari selama 3 hari berturut-turut.

Artikel terkait:

Pengobatan Alami

Untuk mengatasi kondiloma akuminata juga bisa ditempuh dengan beberapa cara lain yakni memakai bahan-bahan alami di sekitar anda dan ini bisa anda lakukan tanpa perlu mengunjungi dokter.

  1. Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh memiliki sifat anti jamur yang sudah terbukti ampuh bisa melawan berbagai jamur dan juga organisme lainnya. Untuk menggunakan minyak pohon teh ini, teteskan sebanyak 1 sampai 2 tetes lalu oleskan ke area kondiloma akuminata. Untuk anda yang sedikit sensitif dengan minyak pohon teh ini, maka bisa mengujinya di area lengan terlebih dulu yang sudah diencerkan, apabila tidak terjadi reaksi sesudah 24 jam, maka aman untuk digunakan.

  1. Teh Hijau

Teh hijau juga bisa digunakan untuk mengatasi kondiloma akuminata yang sudah di ekstrak ke dalam bentuk salep. Anda bisa membeli salep ini di apotek dengan memakai resep dokter. Cara lainnya adalah dengan membuat ekstrak teh hijau lalu di tambah dengan 1 sampai 2 tetes minyak kelapa dan oleskan pada area kondiloma akuminata.

  1. Bawang Putih

Ekstrak bawang putih juga terbukti ampuh untuk menyembuhkan kondiloma akuminata secara alami dengan langsung mengaplikasikan bawang putih yang sudah dihaluskan pada area kulit teriritasi. Cara lain adalah dengan mencampur bawang putih dengan minyak dan dioleskan pada kutil, tapi juga tetap waspadai efek samping bawang putih saat menggunakannya.

  1. Mengkonsumsi Sayuran

Sayuran juga bisa anda konsumsi untuk mengobati kondiloma akuminata dengan porsi sebanyak 4 sampai 5 porsi setiap hari. Sayuran yang baik untuk di konsumi adalah yang memiliki kandungan indoles 3 carbinol seperti kubis, kembang kol serta brokoli.

  1. Folat dan Vitamin B12

Kekurangan folat dan juga vitamin B12 bisa menyebabkan resiko HPV menjadi lebih besar. Untuk itu, perbanyak konsumsi multivitamin yang mengandung folat serta vitamin B12 untuk membantu melawan infeksi sekaligus membersihkan kutil tersebut.

  1. Sodium Bikarbonat dan Cuka

Campuran kedua bahan ini juga terbukti ampuh untuk menyembuhkan kutil atau kondiloma akuminata secara alami. Caranya, balur kutil dengan bubuk sodium bikarbonat dan tambahkan dengan beberapa tetes cuka sari apel murni lalu diamkan selama 15 menit, baru dibilas dengan air hangat sampai bersih. Ulangi cara ini sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari.

  1. Ekstrak Bawang Merah

Untuk membuat ramuan alami menyembuhkan kondiloma akuminata dengan memakai bawang adalah dengan memotong bawang menjadi potongan kecil dan haluskan menjadi pasta kemudian oleskan pada kutil dan diamkan beberapa saat lalu bilas sampai bersih.

  1. Lidah Buaya

Lidah buaya sudah terkenal akan dapat menyembuhkan berbagai penyakit termasuk salah satunya adalah kutil. Selain itu, lidah buaya juga merupakan bahan alami yang aman untuk digunakan langsung ke permukaan kulit. Cara menggunakannya hanya perlu mengoleskan gel atau lendir lidah buaya ke area kondiloma akuminata dan biarkan sampai mengering dan ulangi cara ini selama beberapa kali sehari sampai sembuh total.

  1. Kulit Pisang

Pisang memiliki kandungan potassium tinggi yang berguna untuk menyembuhkan kutil. Oleskan bagian dalam kulit pisang yang berwarna putih ke area kutil kelamin lalu bungkus dengan kain perban. Ganti kulit pisang dan perban selama beberapa kali dalam sehari.

  1. Tablet Vitamin C

Anda bisa menghancurkan beberapa tablet vitamin C sampai menjadi bubuk kemudian oleskan bubuk tersebut ke permukaan kulit yang bermasalah dan tambahkan dengan beberapa tetes cuka apel untuk melapisi bubuk vitamin C tersebut.

  1. Es Batu

Hancurkan beberapa bongkah es batu menjadi potongan yang lebih kecil lalu oleskan pada area kutil dan tekan sedikit lalu tahan selama beberapa waktu dan ulangi sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Minyak Ikan Cod dan Aspirin

Campuran kedua bahan yakni minyak ikan cod dan juga aspirin juga bisa digunakan untuk mengatasi kondiloma akuminata. Hancurkan aspirin sampai menjadi bubuk lalu tambahkan dengan beberapa tetes ikan cod lalu campur menjadi pasta dan oleskan pasta tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Kunyit dan Bawang Putih

Untuk membuat ramuan herbal menyembuhkan kondiloma akuminata, anda bisa menghaluskan beberapa siung bawang putih sampai halus dan campur dengan kunyit parut sampai menjadi pasta yang kental. Oleskan pasta ini pada kutil sebanyak 2 kali dalam sehari.

Artikel terkait:

Pencegahan Kondiloma Akuminata

Untuk melakukan pencegahan terhadap kondiloma akuminata yang merupakan penyakit kelamin ini, ada beberapa cara yang harus anda lakukan seperti berikut ini.

  • Menjaga kebersihan organ genital.
  • Menggunakan pengaman atau kondom untuk mencegah penularan.
  • Tidak melakukan hubungan intim selama masa pengobatan sampai benar-benar selesai dan dinyatakan aman oleh dokter.

Pencegahan Dengan Diet Sehat

Diet yang tepat juga memiliki peranan penting untuk mengatasi kutil sekaligus mencegah berbagai penyakit lainnya. Untuk menjalankan diet ini, ada beberapa makanan yang baik untuk di konsumsi dan sebagian makanan lagi harus dihindari untuk dikonsumsi.

Makanan yang baik untuk dikonsumsi:

  • Kacang almond
  • Makanan tinggi antioksidan seperti tomat, paprika, blueberry, ceri dan jeruk.
  • Biji-bijian
  • Daging tanpa lemak
  • Kacang polong
  • Sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan kangkung.

Makanan yang harus dihindari:

  • Makanan olahan seperti pasta dan roti putih
  • Makanan yang menimbulkan alergi seperti jagung, susu dan kedelai.
  • Daging merah berlemak
  • Makanan yang diolah dengan lemak trans
  • Kafein dan stimulan

Kondiloma akuminata yang merupakan salah satu jenis penyakit kelamin menular ini sebenarnya bisa dihindari dengan melakukan langkah pencegahan seperti tidak bergonta-ganti pasangan dan juga menjaga kebersihan area organ intim. Selain itu, konsumsi juga berbagai makanan sehat untuk mencegah virus ini menyerang anda.

You may also like