16 Obat Keputihan karena Jamur : Alami, Medis dan Pencegahan

Keputihan memang sangat wajar dialami oleh semua perempuan. Keputihan bisa terjadi sewaktu-waktu termasuk ketika sedang menstruasi dan hamil. Keputihan yang normal atau tidak normal harus mendapatkan perawatan yang tepat. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa penyebab keputihan tersebut. Salah satu penyebab keputihan yang sangat sering terjadi dan menjengkelkan bagi wanita adalah jamur. Jamur menyukai bagian vagina yang lembab, namun bagian ini memang harus lembab untuk menjaga kondisi lingkungan untuk bakteri baik.

Baca juga : keputihan normal vs tidak normal – tanda, penyebab, perbedaan dan cara mencegah – cara mengobati keputihan pada wanita secara alamicara mengatasi keputihan yang gatal berbau secara alami.

Obat Alami

  1. Gunakan Yogurt

Yogurt mengandung sebuah bakteri yang sangat baik yaitu lactobacillus acidophilus. Ini adalah sebuah bakteri yang bisa membantu mengatasi infeksi dalam tubuh termasuk untuk memerangi jamur. Yogurt juga mengandung bahan probiotik yang akan mengatasi infeksi jamur dari dalam tubuh. Ada dua cara untuk mengatasi keputihan dengan yogurt. Pertama Anda bisa mencoba untuk memberikan sedikit yogurt ke dalam pembalut kemudian gunakan dan ganti setiap dua jam sekali. Kedua adalah dengan mengkonsumsi yogurt sebagai makanan yang menyehatkan. Cara pertama mengandung resiko tinggi seperti justru membuat jamur semakin berkembang dengan lingkungan yogurt. Yogurt juga termasuk makanan sehat untuk diet menurunkan berat badan.

  1. Gunakan Bawang Putih

Beberapa siung bawang putih bisa membantu menyembuhkan keputihan akibat jamur. Bawang putih mengandung sulfur dan sulforaphane yang secara aktif akan menyerang jamur secara langsung. Bawang putih juga bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan bawang putih juga akan membantu membersihkan bagian vagina tanpa menyebabkan efek samping. (baca juga: bahaya bawang putih mentahefek samping bawang putih bagi kesehatan)

Cara  penggunaan

  • Hancurkan beberapa siung bawang putih kemudian campurkan dalam air yang bersih. Gunakan air ini untuk membersihkan vagina selama dua jam sekali.
  • Campurkan beberapa siung bawang putih ke dalam masakan Anda untuk mengobati keputihan dari dalam.
  1. Minum Jus Buah Cranberri

Jus buah rasa cranberri bisa membantu mengobati keputihan secara alami. Buah cranberri mengandung beberapa nutrisi penting seperti vitamin C dan senyawa asam khusus. Senyawa inilah yang berfungsi untuk menyerang bakteri dan jamur. Bahkan buah cranberri bisa membantu melawan jamur penyebab keputihan tanpa harus terkena langsung. Jadi Anda cukup minum jus buah cranberri tanpa gula secara rutin. Hindari gula karena gula justru bisa menyebabkan infeksi menjadi lebih berat. Jika Anda penderita diabetes maka ini termasuk salah satu buah untuk penderita diabetes yang aman dan tidak menyebabkan kenaikan gula darah.

  1. Gunakan Minyak Oregano

Oregano adalah salah satu tanaman rempah hijau yang sangat menyehatkan. Untuk mengatasi keputihan akibat jamur maka oregano bisa menjadi obat yang sangat penting. Kekuatan oregano adalah mengandung sebuah senyawa aktif yang bisa menyerang jamur dan mengobati jamur hingga tuntas. Bahkan minyak oregano juga sangat baik untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara untuk memanfaatkan minyak oregano adalah dengan mencampurkan minyak oregani ke dalam cairan untuk membersihkan vagina. Anda juga bisa mengkonsumsi minyak oregano bersama dengan sayuran segar seperti hidangan salad.

  1. Gunakan Cuka Apel

Cuka apel adalah obat alami yang bisa mengatasi berbagai jenis penyakit termasuk obat keputihan karena jamur. Cuka apel mengandung bahan aktif yang akan merusak jamur lalu menghancurkan jamur hingga ke bagian akar. Cara untuk menyembuhkan keputihan dengan cuka apel adalah dengan menggunakan cuka apel sebagai bahan campuran air untuk berendam. Masukkan beberapa sendok cuka apel ke dalam bak mandi untuk berendam. Setelah itu segera bersihkan tubuh dengan air hangat. Anda juga bisa menggunakan air tersebut untuk membersihkan bagian vagina. (baca juga: bahaya cuka makan bagi kesehatan tubuh – ibu hamil dan janin)

  1. Gunakan Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh menjadi bahan alami untuk membersihkan keputihan akibat jamur. Minyak pohon teh mengandung senyawa yang bisa membantu mengatasi jamur. Kandungan bahan alami ini termasuk untuk mencegah peradangan akibat jamur. Jadi minyak pohon teh juga akan mengurangi gatal-gatal dan tidak nyaman akibat keputihan. Cara penggunaan minyak pohon teh adalah dengan mencampurkan minyak pohon teh ke dalam air untuk mandi. Anda juga bisa meneteskan minyak pohon teh ke pembalut atau pantyliner. Jangan lupa untuk mengganti pembalut atau pantyliner setiap dua jam sekali.

  1. Gunakan Celana yang Longgar

Kebiasaan menggunakan celana yang ketat bisa menjadi trend dan kesukaan beberapa orang. Namun pemakaian celana ketat sangat tidak sehat untuk bagian vagina dan organ reproduksi dalam bagi wanita. Ketika Anda menggunakan pakaian yang ketat maka ruang dalam vagina dan sekitarnya tidak mendapatkan udara yang cukup. Kondisi ini bisa menyebabkan berkembangkan jamur dan menjadi keputihan. Lebih baik jika berganti menggunakan celana yang longgar. Selain itu usahakan untuk menggunakan celana dalam berbahan katun agar mudah menyerap keringat dan mencegah infeksi jamur. (baca juga : bahaya celana skinny terlalu ketat – bahaya memakai celana ketat bagi kesehatan – penyebab anyang anyangan pada wanita dan pria)

  1. Gunakan Minyak Kelapa

Minyak kepala sudah sejak lama digunakan untuk mencegah infeksi jamur pada vagina atau kulit. Minyak kepala mengandung senyawa yang aktif untuk menyerang jamur dan membersihkan bagian vagina. Cara penggunaan minyak kelapa adalah dengan mencampur beberapa tetes minyak kelapa murni ke dalam air untuk mandi. Anda bisa menggunakan air ini untuk berendam atau mencuci vagina secara khusus. Hindari menerapkan minyak kelapa ke pembalut karena justru bisa memicu infeksi.

  1. Hindari Produk Pembersih Kewanitaan

Banyak wanita yang mencoba membersihkan organ intim dengan menggunakan produk kewanitaan yang dijual bebas. Namun penggunaan produk ini justru bisa menyebabkan infeksi dari jamur yang menyebabkan keputihan. Berbagai kandungan bahan kimia dalam produk kewanitaan justru bisa menghilangkan keseimbangan pH alami pada vagina. Selain itu produk yang mengandung alkohol justru memicu infeksi jamur yang lebih parah. Jadi hindari menggunakan produk kewanitaan. Bahkan beberapa produk ini bisa menyebabkan penyakit infeksi saluran kencing.

  1. Gunakan Minyak Zaitun

Minyak zaitun dianggap sebagai minyak dewa karena bisa mengobati berbagai jenis penyakit. Pada umumnya minyak zaitun mengandung ekstrak khusus yang bisa mencegah aktifitas jamur termasuk untuk jamur pada bagian vagina. Cara ini akan membantu membersihkan jamur dan menyembuhkan keputihan. Cara untuk menggunakan minyak zaitun adalah dengan dicampur pada air mandi. Anda bisa menggunakan air ini untuk mandi saja atau berendam. Anda juga bisa mencampurkan minyak zaitun ke dalam masakan untuk menyembuhkan infeksi jamur dari dalam tubuh. Minyak zaitun tidak hanya sehat tapi juga termasuk makanan sehat untuk penderita batu empedu.

  1. Cobalah untuk Bersantai

Pada dasarnya semua wanita memiliki bakat untuk terkena jamur penyebab keputihan. Kondisi ini bisa menjadi lebih buruk jika kondisi pikiran mengalami tekanan yang sangat berat. Karena itu cobalah untuk bisa bersantai sehingga aktifitas jamur bisa ditekan. Selain itu ketika Anda merasa sangat stres maka bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga mudah terkena infeksi dan gangguan keseimbangan hormon yang menyebabkan keputihan. (baca juga: cara mengatasi stress super ampuh – cara menghindari stres dan penyebabnya)

Obat Medis

  1. Terconazole (Krim)

Krim Terconazole merupakan obat keputihan karena jamur yang berbentuk krim. Obat ini bisa digunakan berdasarkan resep dan petunjuk dari dokter. Sifat krim ini bekerja untuk melemahkan kerja jamur dan memberantas jamur hingga ke akar sehingga mencegah infeksi berulang.

Larangan: obat krim ini tidak bisa digunakan untuk wanita hamil, ibu menyusui, alergi obat, orang dengan gangguan fungsi hati dan orang yang menggunakan jenis obat kimia atau herbal lain untuk penyakit yang sama.

Cara pemakaian: krim digunakan ke bagian vagina secara langsung dengan sebuah alat yang terdapat pada kemasan. Jumlah dosis sesuai dengan yang disarankan oleh dokter dan berhenti jika ada efek samping lebih awal. Jangan lupa untuk memberi tahu dokter Anda tentang efek samping dan reaksi yang terjadi.

Efek samping : nyeri, gatal, rasa terbakar, sakit kepala, sakit perut dan nyeri haid.

  1. Tioconazole (Krim)

Tioconazole adalah sebuah krim anti jamur yang khusus mengobati semua penyakit akibat jamur pada bagian vagina. Obat ini akan bekerja untuk membasmi jamur dan mencegah terjadinya infeksi berulang. Obat ini harus digunakan berdasarkan resep dari dokter. Beberapa ketentuan menyebutkan ada kelompok orang yang tidak bisa menggunakan obat ini seperti penderita HIV/AIDS, penderita diabetes, keputihan tidak normal, sakit kepala dan demam.

Cara pemakaian : obat dimasukkan ke dalam bagian vagina dengan alat khusus yang ada di dalam kemasan. Buang alat setelah dipakai dan jaga kebersihan tangan dan jari ketika menggunakan obat.

Efek samping: gatal-gatal, iritasi area sekitar organ intim dan rasa panas seperti terbakar setelah pemberian obat.

  1. Butoconazole (Krim)

Krim butoconazole adalah krim yang bisa membantu mengobati infeksi jamur pada vagina yang sering menyebabkan keputihan. Obat ini akan bekerja untuk melemahkan aktifitas jamur kemudian jamur akan mati. Pemberian krim atau obat ini dilakukan sesuai dengan dosis serta tidak berlebihan. Orang yang tidak boleh menggunakan obat ini adalah: ibu yang merencanakan kehamilan, ibu hamil, ibu menyusui, wanita yang mengalami alergi obat dan tidak boleh digunakan bersama dengan obat lain termasuk obat oral.

Cara pemakaian : obat dimasukkan ke dalam bagian vagina dengan alat khusus yang ada di dalam kemasan. Buang alat setelah dipakai dan jaga kebersihan tangan dan jari ketika menggunakan obat.

Efek samping : nyeri, gatal, bengkak, dan rasa terbakar di sekitar organ intim.

  1. Miconazole (Krim)

Miconazole adalah sebuah krim yang digunakan untuk menjaga agar area vagina bersih dari jamur dan iritasi. Jadi obat ini akan bekerja untuk mengatasi jamur serta mencegah iritasi akibat lingkungan vagina yang kurang bersih. Obat akan membunuh dinding jamur serta mencegah agar jamur tidak menyerang kembali selama penggunaan obat. Dosis tertentu bisa menyembuhkan dalam jangka lama atau sembuh total. Namun proses kesembuhan sangat tergantung pada individu. Ibu hamil, ibu menyusui, orang yang alergi obat serta penderita HIV/AIDS tidak boleh menggunakan obat ini.

Cara pemakaian: krim ini khusus digunakan untuk bagian vagina saja sehingga tidak boleh terkena bagian kulit lain, mata atau tertelan secara tidak sengaja. Bersihkan tangan dan jari sebelum penggunaan obat lalu gunakan alat aplikasi yang sudah ada dalam kemasan.

Efek samping : demam, sakit kepala, tidak nyaman, rasa terbakar pada vagina, gatal – gatal, kram perut, iritasi, dan sakit perut.


  1. Flukonazole (Kapsul)

Flukonazole adalah obat yang berbentuk kapsul untuk mengatasi keputihan akibat jamur. Obat ini sering diresepkan oleh dokter jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya infeksi jamur yang berlebihan. Obat ini bisa membunuh jamur lebih cepat karena memiliki tingkat sensitifitas yang lebih tinggi serta bisa mencegah pertumbuhan jamur secara berulang.

Obat ini sebaiknya tidak digunakan untuk wanita yang mengalami alergi, kelainan gula darah, menggunakan obat lain (termasuk obat pengencer darah), wanita hamil, memiliki riwayat gangguan ginjal, penyakit jantung, kanker dan infeksi HIV/AIDS.

Cara pemakaian : obat diminum sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter atau pada tabel kemasan.

Efek samping: diare, rasa tidak nyaman, sakit kepala, pusing, nyeri perut, mual, muntah, nafsu makan menurun dan gangguan pencernaan.

Cara Mencegah Keputihan Karena Jamur

  1. Hindari kebiasaan menggunakan celana yang ketat dalam berbagai bentuk seperti jeans, celana sintetis, stoking atau legging. Celana ketat akan membuat sirkulasi udara pada organ intim menjadi terbatas, memancing jamur dan menyebabkan gangguan pada reproduksi. (baca juga:penyakit yang menyerang tuba fallopi – gejala, pengobatan dan pencegahan)
  2. Hindari menggunakan berbagai bahan pewangi untuk organ intim termasuk ratus, pewangi khusus dan juga pembalut yang menggunakan aroma. Berbagai bahan pewangi bisa memicu tumbuhnya jamur dari dalam.
  3. Selalu menjaga kebersihan pakaian dalam dan luar pada area organ intim. Segera ganti celana jika basah atau terasa lembab karena jamur akan lebih senang berkembang dalam lingkungan ini.
  4. Konsumsi berbagai jenis makanan yang sehat seperti sayuran, buah, dan sumber makanan yang mengandung mineral tinggi karena bisa melawan pertumbuhan jamur. (baca juga: daftar contoh menu makanan sehat sehari hari)
  5. Hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan yang digoreng atau berlemak karena bisa menyebabkan tubuh rentan terhadap penyakit dan infeksi jamur. (baca juga: bahaya mengkonsumsi gorengan bagi kesehatanbahaya makanan yang digoreng bagi tubuh – makanan yang bikin gemuk super cepat)
  6. Lakukan kebiasaan yang baik seperti mengkonsumsi yogurt secara teratur karena yogurt bisa membantu mencegah perkembangan jamur secara alami dari dalam tubuh.
  7. Gunakan pakaian terutama celana yang menggunakan bahan katun atau sutra. Hindari menggunakan celana dengan bahan sintetis atau campuran dengan bahan plastik untuk celana dalam dan celana.
  8. Hindari terlalu sering berendam dalam air panas dan sauna. Lingkungan yang hangat ini bisa membantu jamur berkembang dan juga fasilitas umum sangat rentan dengan penularan infeksi jamur. (baca juga: bahaya mandi air hangat setiap haribahaya mandi di kolam renang umumbahaya sauna bagi kesehatan)
  9. Untuk membersihkan semua pakaian dalam dari jamur dan sumber infeksi yang lain maka saat mencuci pakaian tersebut gunakan air hangat.
  10. Hindari semua jenis produk untuk membersihkan organ intim kewanitaan. Kandungan bahan kimia dalam produk ini bisa menyebabkan penyakit dan infeksi jamur, bakteri atau virus serta merusak pH alami pada vagina.
  11. Jika Anda menggunakan pembalut atau pantiliner maka ganti produk tersebut sesering mungkin atau paling lama setiap dua jam sekali.

Keputihan memang menjadi resiko semua wanita, namun mengenal obat keputihan karena jamur bisa membantu mencegah hal ini terjadi. Kebersihan menjadi kunci pokok agar semua wanita terhindari dari keputihan karena jamur.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Friday 04th, March 2016 / 07:58 Oleh :
Kategori : Keputihan