Hati-Hati! Penis Pria Bisa Berbau Tidak Sedap Karena Ini

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Menjaga kesehatan organ reproduksi sebenarnya sangat penting untuk semua orang. Meskipun selama ini perhatikan kita hanya untuk kesehatan organ intim wanita. Hal ini karena organ intim wanita sangat rentan dengan masalah bau, iritasi dan penyebab keputihan. Tapi ternyata pria juga harus menjaga kesehatan organ vitalnya yaitu penis. Penis juga bisa berbau busuk, amis dan tidak sedap. Tentu saja jika sudah berbau maka bisa menyebabkan penyakit yang bisa sangat merugikan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai penyebab penis berbau tidak sedap dan cara mengatasinya.

  1. Smegma

Smegma adalah sebuah kondisi dimana terjadi penumpukan sek kulit mati dan minyak yang membuat penis menjadi sangat lembab. Smegma sangat sering dijumpai pada pria yang tidak merawat kebersihan penis sehingga akan membuat cairan putih kental keluar dari penis. Penyakit ini sangat sering terjadi pada pria yang tidak melakukan sunat. Selain menyebabkan bau yang tidak sedap maka smegma juga menyebabkan kulit penis iritasi, merah, kulup penis mudah gerak saat ereksi dan rentan infeksi bakteri.

  1. Balanitis

Balanitis adalah penyakit infeksi atau iritasi pada bagian ujung penis. Pria cenderung mengalami balanitis karena tidak menjaga kebersihan penis, infeksi yang terus menerus, penyakit psoriasis, alergi terhadap sabun atau kondom, dan tidak sering berganti celana dalam. Balanitis harus segera di obati karena infeksi bisa menjalar ke organ dalam.

  1. Penyakit Menular Seksual

Pria yang sering melakukan seks bebas bisa terkena penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa menyebabkan kondisi yang berbahaya ketika sudah masuk ke organ tubuh lain. Jenis infeksi yang menyebabkan penis berbau seperti infeksi gonore dan chlamidia. Gejala infeksi penyakit menular seksual seperti cairan putih dari penis, sakit saat buang air kecil, nyeri pada testis, dan peradangan pada kulup.

  1. NGU (Non-gonococcal urethritis)

NGU atau radang uretra juga bisa menyebabkan ujung penis berbau menyengat dan tidak sedap. Peradangan ini biasanya juga disebabkan oleh infeksi chlamidia. Gejala NGU yang tidak boleh diabaikan seperti penis mengeluarkan cairan putih, sering buang air kecil sedikit-sedikit, sakit saat buang air kecil dan pegal pada ujung penis.

  1. Infeksi Jamur

Infeksi jamur pada penis sama seperti infeksi jamur pada wanita. Penyakit ini akan menyebabkan sakit atau gatal saat buang air kecil, penis merah, adanya cairan putih seperti keju pada ujung penis, dan penis menjadi lembab. Infeksi jamur bisa memicu komplikasi berbahaya sehingga harus cepat diobati.

  1. Infeksi Saluran Kencing

Infeksi saluran kemih juga akan menyebabkan penis berbau. Penyakit ini sangat berbahaya karena bisa memicu komplikasi gagal ginjal. Gejala dari infeksi saluran kemih seperti penis berbau, urin keruh, sering buang air kecil, dan panas saat buang air kecil. Penyakit ini bisa dipicu oleh kebiasaan menahan buang air kecil dan aktifitas seks bebas.

Cara Mencegah Penis Bau

  1. Jaga kebersihan penis dengan mencuci penis setelah buang air besar. Kemudian jaga agar area ini kering sebelum menggunakan pakaian.
  2. Bersihkan penis setelah melakukan hubungan seksual.
  3. Biasakan mengenakan pakaian yang longgar dan tidak ketat.
  4. Lebih baik untuk menghindari kebiasaan buruk seks bebas.
  5. Lebih baik untuk sunat agar tidak terjadi peradangan pada ujung penis.

Itulah ternyata beberapa penyebab berbau tidak sedap dan cara mengatasinya. Lebih baik sekarang harus menjaga kebersihan penis agar organ reproduksi tetap sehat dan tidak terkena infeksi. Segera hubungi dokter ketika sudah mengenai beberapa gejalanya.

fbWhatsappTwitterLinkedIn