25 Penyebab Keputihan pada Wanita dan Cara Mengobatinya

13159

Penyebab keputihan masih sering belum diketahui oleh wanita dikarenakan minimnya pengetahuan atau informasi tentang keputihan. Banyak wanita yang menganggap jika keputihannya adalah hal yang wajar padahal tidak semua keputihan bersifat fisiologis atau normal. Anggapan wanita inilah yang sering menyepelekan keputihan.

Sebenarnya keputihan yang datang kepada wanita merupakan hal normal namun tidak selamanya begitu. Hal itu dikarenakan keputihan yang normal bisa menjadi keputihan abnormal atau bersifat patologis. Keputihan yang patologis inilah yang harus menjadi perhatian wanita dan harus segera mendapatkan penanganan khusus. Keputihan patologis harus mendapatkan pemeriksaan dokter sebab jika tidak mendapatkan pemeriksaan dengan segera dikhawatirkan jika keputihan itu bertambah parah dan menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Ciri Keputihan Tidak Normal

Sebelum dibahas lebih lanjut tentang penyebab keputihan pada wanita, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu seperti apa ciri dari keputihan tidak normal. Keputihan tidak normal inilah yang harus diwaspadai dan harus mendapatkan perhatian khusus. Berikut ini adalah ciri keputihan tidak normal yang harus diwaspadai dan harus diketahui :

  • Berbau

Ciri pertama dari keputihan tidak normal adalah memiliki bau yang busuk. Bau yang busuk ini disebabkan oleh adanya kuman yang telah mampu menginfeksi bagian vagina wanita sehingga menyebabkan cairan vagina atau keputihan menjadi berbau busuk. Keputihan yang normal akan tidak memiliki bau sama sekali.

baca juga: cara mengatasi keputihan

  • Menimbulkan Rasa Gatal

Ciri lainnya dari keputihan yang tidak normal adalah timbulnya rasa gatal di area vagina. Hal itu menandakan bahwa kuman dan bakteri sudah ada di area vagina dan menimbulkan masalah di area vagina tersebut.

baca juga: keputihan normal vs tidak normal

  • Berwarna

Warna dari keputihan yang normal adalah bening dan tidak memiliki warna. Jika warna keputihan putih susu maka hal tersebut masih dianggap normal. Anda perlu waspada jika keputihan memiliki warna seperti hijau, kuning dan bahkan disertai dengan darah. Hal itu menunjukkan bahwa keputihan yang anda alami bukanlah keputihan yang normal.

baca juga: obat keputihan karena jamur

  • Nyeri Saat Kencing

Hal yang menjadi tanda ketika keputihan sudah dalam tahap serius adalah dia akan menimbulkan keluhan berupa nyeri ketika digunakan untuk berkemih. Hal itu sudah menandakan bahwa kuman dan bakteri sudah masuk ke bagian kandung kemih.

baca juga: bahaya infeksi saluran kencing

  • Rasa Panas

Cairan vagina atau keputihan yang tidak normal akan memberikan efek berupa rasa panas di dalam vagina. Jika anda merasakan hal ini, berarti kuman dan bakteri itulah yang menyebabkan rasa panas di dalam vagina anda. Rasa panas juga menandakan terjadinya radang di vagina.

baca juga: cara menjaga kesehatan organ reproduksi

Penyebab Keputihan Secara Umum

Setelah kita mengetahui apa saja ciri dari keputihan patologis kini kita harus tahu apa saja yang menjadi penyebab keputihan. Berikut ini adalah penyebab keputihan yang harus kita ketahui dan waspadai :

  1. Kuman

Hal pertama yang menjadi penyebab keputihan adalah kuman. Kuman ini bisa berasal dari tangan yang kotor kemudian menyentuh vagina dan juga air yang kotor. Kuman ini bisa masuk ke dalam vagina dan menyebabkan keputihan tidak normal pada wanita.

  1. Kelembaban

Banyak wanita yang langsung menggunakan celana dalamnya sehabis buang air kecil maupun buang air besar tanpa mengeringkannya terlebih dahulu. Celana yang lembab bisa menyebabkan keputihan dikarenakan saat lembab kuman dan jamur bisa menyebabkan vagina gatal kemudian menyebabkan keputihan.

  1. Jamur

Pertumbuhan jamur yang tidak bisa dikendalikan di dalam vagina juga menjadi penyebab keputihan yang harus diwapadai. Jamur itu biasanya akan mudah berkembangbiak di tempat yang lembab. Oleh sebab itu keringkanlah celana dalam anda ketika sehabis buang air besar maupun kecil.

  1. Bakteri Bernama Vaginosis

Peyebab keputihan lainnya adalah bakteri jenis vaginosis. Sayangnya sampai saat ini penyebab munculnya bakteri ini tidak diketahui oleh medis. Bakteri ini sebagai pengganggu keseimbangan cairan sehingga pada orang yang mengalami keputihan bisa menyebabkan cairan yang keluar sangat banyak dan tidak terkendali. Selama bakteri ini ada, peningkatan jumlah cairan akan terjadi terus menerus bahkan wanita pun sampai kebingungan dalam menyikapi keputihannya. Celana akan mudah lembab dikarenakan keputihan ini dan wanita harus sering mengganti celana dalamnya.

  1. Bergonta-ganti Pasangan

Bagi orang yang suka bergonta ganti pasangan sebaiknya mulai mengamankan diri sebab orang yang suka bergonta-ganti pasangan rentan untuk terkena keputihan patologis. Jika wanita berhubungan dengan laki-laki yang tidak menjaga kebersihan organ intimnya, kuman dan bakteri itu justru bisa masuk ke dalam vagina dan menyebabkan keputihan tidak normal pada wanita.

baca juga: akibat pergaulan bebas

  1. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah jenis infeksi yang menyebabkan keputihan tidak nomal pada sebagian wanita. Penyebab dari infeksi ini adalah mikroorganisme bernama protozoa. Saat berhubungan seksual dengan orang yang sudah memiliki bakteri ini, protozoa ini bisa tinggal di vagina yang sering lembab. Tidak hanya itu saja, infeksi ini juga disebabkan oleh adanya penggunaan handuk secara bersama-sama apalagi jika handuk itu digunakan untuk mengeringkan organ vital.

  1. Ragi Monilia

Ragi monilia juga termasuk dalam infeksi yang bisa menyebabkan seseorang terkena keputihan patologis. Infeksi ini disebabkan oleh Ragi Candida Albicans yang hidup di sekitar vagina. Ragi ini bisa muncul dikarenakan pH di vagina menjadi tidak seimbang. Yang menyebabkan seseorang bisa terkena infeksi ini adalah dia berhubungan dengan orang yang sudah memiliki jamur ini, kemudian jamur menginfeksi vagina yang kadar asamnya sudah tidak seimbang. Bergantian handuk juga bisa menjadi penyebab infeksi ini.

  1. Toilet Umum

Menggunakan toilet umum juga menjadi penyebab seseorang terkena keputihan. Toilet umum dengan WC duduk rentan untuk menjadi media penularan virus, kuman dan bakteri. Ketika virus, kuman dan bakteri itu menempel pada WC duduk kemudian anda menduduki WC duduk tersebut maka peluang anda untuk terkena penyakit seksual cukup tinggi. Salah satu penyakit seksual yang bisa terjadi adalah keputihan. Oleh sebab itu sebelum anda menggunakan toilet umum sebaiknya guyur dahulu menggunakan air yang bersih. Atau anda menyemprotkan cairan antiseptik ke wc duduk yang akan anda gunakan. Hal itu bertujuan untuk menghilangkan dan mematikan virus, kuman dan bakteri yang ada di wc duduk itu.

  1. Vaginitis

Masalah keputihan yang dialami wanita bisa jadi diakibatkan oeh infeksi vulvovaginitis. Vulvovaginitis disebut juga dengan vaginitis dan merupakan infeksi yang bisa menyerang vagina bagian vulva, infeksi ini pun bisa menyerang bagian rongga vagina wanita. Hal ini tidak menyerang wanita dewasa saja namun perempuan usia anak-anak di segala usia juga rentan mengalami keputihan ini. Keputihan ini sifatnya patologis sebab bukanlah keputihan yang bersifat normal. Infeksi vaginitis bisa akan semakin parah jika kondisi vagina dalam keadaan yang kotor. Vagina memang unik dan terdapat banyak lipatan, oleh sebab itu  membersihkannya dibutuhkan ketelitian dan ketelatenan. Hindari sabun pembersih vagina sebab bisa membuat keputihan semakin parah.

baca juga: penyakit kelamin

  1. Uretritis

Penyebab keputihan yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat adalah uretritis. Keputihan itu disebabkan oleh kondisi uretra atau saluran yang bisa membawa urin menuju ke kandung kemih sehingga urin tersebut bisa dikeluarkan oleh tubuh. Kondisi uretra yang bisa menyebabkan keputihan adalah peradangan yang terjadi di uretra dan juga uretra mengalami iritasi. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus dan juga bakteri.

Perempuan memiliki resiko lebih besar terkena uretritis dibandingkan laki-laki. Uretritis pun bisa dialami oleh manusia dengan segala usia. Bakteri yang masuk ke dalam vagina bisa membuat lapisan pada saluran uretra terkena iritasi, iritasi itu juga akan menyerang bagian ginjal dan juga kandung kemih. Oleh sebab itu wanita yang mengalami keluhan keputihan disertai dengan rasa nyeri atau sakit ketika berkemih bisa jadi diagnosanya adalah uretritis.

  1. Kebersihan Vagina Yang Kurang Baik

Penyebab keputihan khususnya yang tidak normal bisa disebabkan kebersihan vagina yang kurang dijaga dengan baik. Sebenarnya vagina dilengkapi dengan bakteri baik yang bisa menjaga keseimbangan kadar asam di dalam vagina. Namun vagina yang kebersihannya kurang terjaga dengan baik bakteri yang sifatnya jahat bisa mengganggu bakteri baik tersebut sehingga jumlah bakteri jahat lebih banyak. Saat itulah keputihan akan muncul dan mengganggu wanita.

  1. Stress

Stress juga bisa menyebabkan keputihan patologis pada wanita. Stress bisa berpengaruh terhadap syaraf pusat manusia. Ketika otak stress maka dia bisa membuat keseimbangan hormon menjadi terganggu atau tidak stabil. Saat itulah keputihan akan muncul.

  1. Kelelahan

Bagi wanita yang sedang mengalami cepat lelah dia akan mudah mengalami keputihan atau memiliki cairan keputihan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Hal itu dikarenakan saat kelelahan wanita memiliki hormon yang tidak stabil atau tidak seimbang. Hormon itulah yang menjadi penyebab keputihan pada wanita.

  1. Obat-Obatan

Sebaiknya wanita jangan mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan sebab ke depannya pengkonsumsian obat itu tidak bagus untuk kesehatan reproduksinya dan juga kesehatan organ intimnya. Obat yang bisa menyebabkan keputihan adalah obat  antibiotik yang digunakan dengan waktu yang lama sehingga menganggu sistem imun pada wanita. Obat antibiotik pun dipercaya bisa membuat wanita terkena keputihan dikarenakan bakteri baik juga ikut terbunuh akibat pemberian antibiotik.

  1. KB

KB yang bisa berpengaruh terhadap hormon seperti suntik KB dan juga penggunaan pil KB dipercaya bisa membuat wanita mengalami keputihan. Alasannya adalah saat menggunakan alat KB tersebut keseimbangan hormon di dalam tubuh wanita menjadi terganggu. Ketidakseimbangan hormon inilah yang nantinya akan menyebabkan wanita mengalami keputihan.

  1. Spiral

Penggunaan spiral juga bisa menyebabkan wanita mengalami keputihan. Wanita yang menggunakan spiral juga mengeluh cairan keputihannya bertambah banyak. Hal itu bisa terjadi karena spiral yang dimasukkan ke dalam rahim membuat kondisi rahim menjadi berubah. Rahim menganggap spiral sebagai benda asing sehingga rahim memberikan respons berupa flek coklat dan juga cairan keputihan yang banyak.

  1. Virus HPV

Penyebab keputihan patologis disebabkan oleh virus HPV. Virus ini juga menyebabkan penyakit seksual. Jika tidak diatasi, virus ini bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius misalnya saja adalah penyakit kanker. Virus HPV ini akan menular melalui hubungan seksual dan juga cairan yang sudah terinfeksi. Oleh sebab itu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum menyentuh vagina adalah cara tepat untuk menghindari virus ini. Virus ini pulalah yang menyebabkan rasa gatal dan panas di bagian lubang vagina.

  1. Bahan-Bahan Tertentu

Bahan-bahan tertentu seperti krim, sex toys yang tidak steril, cairan, wewangian dan lain sebagainya bisa menyebabkan bakteri dan kuman timbul di vagina. Hal itu yang bisa menjadikan wanita mengalami keputihan terutama keputihan yang tidak normal. Wanita tidak boleh menggunakan bahan apapun dan dimasukkan ke dalam vagina. Untuk membersihkan vagina hanya dibutuhkan air bersih yang mengalir tanpa menambahkannya dengan sabun, krim, cairan dan berbagai bahan lainnya ke dalam vagina. Hal itu justru bisa berbahaya bagi vagina dan menimbulkan keputihan.

Penyebab Keputihan dari Makanan Dan Minuman

Ada makanan dan minuman yang bisa menyebabkan keputihan. Keputihan yang diakibatkan oleh makanan dan minuman ini bisa membuat keputihan memiliki cairan yang banyak. Cairan yang banyak bisa membuat celana mudah basah dan lembab sehingga bisa memperparah kondisi keputihan seseorang. Berikut ini adalah makanan dan minuman yang bisa menyebabkan keputihan :

  1. Makanan Yang Difermentasi

Makanan yang dilakukan proses fermentasi bisa menyebabkan keputihan. Alasannya adalah makanan yang di fermentasikan menggunakan ragi dimana ragi itu bisa membuat atau menciptakan lendir yang berlebihan di dalam tubuh wanita. Berikut ini adalah makanan yang menggunakan fermentasi dalam pembuatannya :

  • Tape singkong. Makanan pertama yang dibuat dengan cara fermentasi menggunakan ragi adalah tape singkong. Tapi ini memiliki rasa yang asam dan juga manis. Perpaduan antara rasa singkong dengan ragi membuat makanan ini banyak disukai, wanita pun suka memanfaatkan tape singkong ini ke dalam berbagai minuman dan makanan. Mengkonsumsi tape ini jika berlebihan justru bisa membuat cairan vagina wanita menjadi berlebihan.
  • Jamur. Makanan dengan bahan dasar jamur memicu cairan vagina yang berlebihan. Jamur juga terdapat kandungan ragi di dalamnya. Ragi itulah yang bisa membuat cairan vagina menjadi berlebihan.
  • Pasta tomat. Pasta tomat ada rasa asam di dalamnya. Rasa asam itu bisa disebabkan oleh rasa asam dari buah tomat tersebut, bisa juga dkarenakan kandungan ragi yang ada di dalamnya. Pasta tomat bisa membuat cairan vagina wanita menjadi berlebihan dikarenakan ada ragi di dalamnya.
  • Keju. Siapa yang tidak suka, rasanya yang gurih cocok dicampurkan ke dalam makanan dan minuman. Keju juga makanan yang proses pembuatannya melalui fermentasi. Keju termasuk makanan yang bisa menyebabkan wanita mengalami keputihan. Keju yang tidak mengalami prosa pasteurisasi bisa menyebabkan keputihan patologis dan gangguan kesehatan karena keju itu belum steril dari bakteri. Bakteri yang masuk ke dalam tubuh akan berbahaya jika imun tubuh tidak stabil atau tidak seimbang. Bagi penggemar keju terutama wanita sebaiknya tahu mana keju yang sudah steril dan mana yang belum.
  1. Timun

Makanan atau buah yang bisa menyebabkan keputihan pada wanita adalah timun. Alasan timun bisa menyebabkan keputihan pada wanita dikarenakan timun bisa merangsang peningkatan hormon estrogen pada wanita. Peningkatan hormon itu akan menyebabkan cairan vagina menjadi berlebihan dibandingkan sebelumnya.

  1. Nanas

Nanas sepertinya menjadi buah yang sering dijadikan pantangan, meski kandungan vitamin C pada nanas tergolong tinggi namun ternyata nanas tidak baik dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Wanita hamil maupun wanita yang sedang tidak hamil jika memakan nanas dia akan terkena keputihan. Alasannya adalah rasa asam pada nanas bisa membuat gejala asam lambung menjadi meningkat, pengaktifan bakteri bisa terjadi pada asam lambung yang meningkat. Pengaktifan bakteri akan memberikan efek membuat makanan di lambung cepat busuk. Makanan yang membusuk di dalam lambung akan dikeluarkan tubuh dalam bentuk lendir. Lendir inilah yang bisa menyebabkan keputihan pada wanita. Oleh sebab itu batasilah konsumsi nanas agar asam lambung tidak meningkat dan pengaktifan bakteri tidak ada.

  1. Makanan Kaleng

Semakin berkembangnya teknologi pegolahan pangan kini kita semain dimudahkan dalam pengkonsumsian makanan. Sayangnya kemudahan dalam mengkonsumsi makanan itu membawa dampak yang kurang bagus untuk kesehatan manusia terutama wanita. Makanan yang dikalengkan mengandung banyak gula dan pengawet, gula dan pengawet itu bisa membuat cairan vagina wanita menjadi meningkat.

Makanan kaleng berupa daging, ikan dan juga buah kalengan tidak baik dikonsumsi dalam jumlah banyak. Mengkonsumsi manisan kaleng juga tidak diperbolehkan sebab manisan tersebut mengandung banyak gula, wanita yang mengkonsumsi banyak gula di dalam tubuhnya bisa terkena keputihan berlebihan. Tidak hanya itu saja, manisan buah kering juga bisa memicu keputihan.

  1. Soda

Salah satu minuman yang bisa memicu timbulnya keputihan adalah soda. Siapa yang tidak suka soda?, soda enak dan menyegarkan diminum ketika cuaca terik, apalagi di cuaca terik seperti sekarang ini banyak orang yang tidak sungkan-sungkan untuk meminum soda. Namun siapa sangka dibalik kesegarannya soda menimbulkan berbagai macam masalah. Masalah itu diantaranya adalah menimbulkan obesitas, diabetes pada anak dan juga bisa menyebabkan keputihan bagi wanita yang mengkonsumsinya.

Mengkonsumsi banyak soda merupakan pemicu tumbuh dan berkembangnya bakteri  jahat di dalam vagina wanita. Bagi wanita yang sudah memiliki jamur dan bakteri jahat di dalam vagina, setelah mengkonsumsi soda, bakteri dan jamur itu akan berkembang pesat dibandingkan sebelumnya. Jamur yang bisa tumbuh dan berkembang dengan pesat di vagina adalah jamur candida albicans.

baca juga: 16 dampak bahaya minuman bersoda bagi kesehatan tubuh ibu hamil

  1. Pisang Dan Anggur

Pisang adalah buah yang kaya akan manfaat, hal itu dikarenakan kandungan kalium yang ada di pisang itu bermanfaat dalam mencegah berbagai macam penyakit. Namun di balik manfaatnya, pisang memiliki efek buruk bagi wanita yaitu bisa menyebabkan keputihan. Sama halnya dengan pisang, anggur pun bisa  menyebabkan keputihan bagi wanita meskipun kandungan vitamin C di dalam anggur tergolong tinggi. Pisang dan anggur bisa menyebabkan keputihan alasannya adalah memiliki kadar gula alami buah yang tinggi. Kadar gula pada buah yang tinggi disebut dengan glikemik.

  1. Makanan Pedas

Rasa pedas disebabkan oleh kandungan capsicum yang ada pada biji cabai. Banyak masyarakat Indonesia yang suka masakan pedas, namun wanita sebaiknya membatasi diri dalam mengkonsumsi cabai ini. Alasannya adalah capsicum yang ada pada cabai bisa merangsang tumbuhnya lendir yang berlebihan di vagina.

Cara Mengobati Keputihan Secara Alami

Bagi keputihan yang berlebihan dan juga keputihan yang bersifat patologis sebaiknya segera mencari pengobatan yang tepat dan efektif. Hal itu dikarenakan jika tidak segera diatasi, keputihan itu bisa bertambah parah dan menyebabkan penyakit yang lebih serius seperti kanker serviks. Berikut ini adalah cara mengobati keputihan yang harus anda ketahui :

  1. Pengobatan Pribadi

Sebelum berkonsultasi ke dokter ada baiknya anda melakukan pengobatan pribadi terlebih dahulu siapa tahu gejala dan keluhan dari keputihan menjadi berkurang. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi keluhan keputihan dan menghilangkan keputihan. Berikut ini adalah cara yang bisa anda lakukan di rumah :

  • Mengompres area vagina dan luar vagina menggunakan air dingin. Kompresan air dingin ini bisa berguna untuk meredakan gatal dan mengurangi pembengkakan pada vagina yang meradang.
  • Mengkonsumsi yoghurt dikarenakan di dalam yoghurt terdapat bakteri baik yang berguna untuk melawan bakteri jahat pada area vagina.
  • Krim jamur juga bisa anda gunakan jika keputihan yang anda keluhkan disebabkan oleh jamur. Jamur itu menyebabkan rasa gatal di dalam maupun di luar area vagina. Anda bisa mendapatkannya di apotek, banyak berbagai macam krim anti jamur yang beredar di pasar Indonesia.
  • Penggunaan pengaman bisa digunakan wanita sehabis melakukan pengobatan keputihan. Sayangnya wanita harus menunggu selama seminggu setelah mengobati keputihan tersebut dengan cara diri sendiri.
  1. Daun Sirih

Wanita yang sedang mengalami keputihan bisa mencoba cara alami untuk menghilangkan keputihannya yaitu dengan menggunakan air rebusan daun sirih. Air rebusan daun sirih bersifat antiseptik sehingga bisa membunuh kuman dan bakteri yang tumbuh atau berkembang di dalam vagina. Caranya adalah :

  • Mengambil 5 lembar daun sirih.
  • Kemudian direbus menggunakan 3 gelas air. Sisakan sebanyak dua gelas.
  • Setelah dingin gunakanlah air rebusan itu untuk membasuh vagina atau membersihkan vagina selama 3 kali dalam sehari.
  • Meminum air rebusan daun sirih juga bisa digunakan untuk menghilangkan keputihan.
  • Daun sirih juga bisa menghilangkan bau tidak sedap pada organ kewanitaan.

baca juga; makanan untuk mencegah keputihan

  1. Bawang Putih

Bawang putih selama ini sudah dikenal berbagai macam khasiatnya untuk kesehatan, bawang putih mengandung antiseptik yang bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Cara mengobati keputihan dengan bawang putih adalah menyiapkan satu siung bawang putih kemudian dipotong menjadi dua bagian. Letakkanlah potongan bawang putih itu di atas vagina anda dan didiamkan selama semalaman.

baca juga: efek samping bawang putih

  1. Mengunjungi Dokter

Jika keputihan semakin parah sebaiknya anda segera menemui dokter dan berkonsultasi kepadanya. Dokter yang bisa mengatasi keputihan adalah dokter kulit dan kelamin. Dokter akan mengambil sampel cairan keputihan anda kemudian memeriksanaya di laboratorium. Dokter akan memberikan beberapa macam obat yang bisa digunakan untuk mengobati keputihan seperti obat antiseptik yang bisa digunakan untuk membunuh kuman dan bakteri serta beberapa obat lainnya.

Itulah hal-hal yang bisa menyebabkan keputihan dan cara mengobati keputihan. Jika keputihan tidak kunjung sembuh jangan pernah malu untuk mengunjungi dokter, apalah arti rasa malu jika itu demi kesehatan anda. Memang orang timur merasa malu jika harus mengkonsultasikan organ intimnya kepada orang lain terutama ke dokter khusus kulit dan kelamin. Agar keputihan tidak semakin bertambah parah dan sulit untuk diobati sebaiknya wanita yang memiliki keluhan dengan keputihannya segera melakukan konsultasi, penanganan dini lebih efektif untuk menyembuhkan keputihan dibandingkan penanganan yang sudah terlambat. Bagi yang memiliki keputihan normal sebaiknya menghindari berbagai penyebab keputihan.