14 Makanan Untuk Mencegah Keputihan pada Wanita

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Semua wanita pasti pernah mengalami keputihan. Keputihan sebenarnya adalah reaksi alami dari tubuh sebagai pembersih alami vagina supaya terhindar dari virus dan bakteri. Para ibu hamil biasanya akan mengalami keputihan lebih sering dikarenakan perubahan hormone yang terkait dengan kehamilan. Saat keputihan, wanita akan mengeluarkan lendir dimana lendir ini diproduksi di dalam leher rahim dengan membawa kotoran yang ada di dalam vagina. Jumlah dan warna keputihan biasanya akan tergantung dengan kondisi menstruasi yang dialami. Keputihan yang normal biasanya akan mengeluarkan lendir putih yang tidak berbau dan tidak perih serta gatal pada vagina.

Jika mengalami keputihan yang disertai dengan rasa gatal, berbau tidak sedap dan warnanya tidak putih maka anda patut waspada karena itu merupakan salah satu indikasi bahwa anda mengalami keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal ini sangat jarang di alami oleh remaja putri yang belum masuk masa pubertas dan orang yang sudah manapause. Jadi, jika anda, anak anda, teman anda dan kerabat anda mengalami gejala keputihan yang tidak normal sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnose dan pengobatan yang tepat dan optimal.

Jenis Keputihan yang Tidak Normal

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa keputihan juga bisa menjadi tidak normal. Keputihan yang tidak normal ini terjadi karena adanya infeksi. Keputihan yang tidak normal juga tidak jarang merupakan indikasi adanya penyakit yang lebih serius lagi sehingga harus diwaspadai. Berikut ini adalah jenis-jenis keputihan yang tidak normal yang perlu anda ketahui:

  • Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau bercampur darah, keputihan jenis ini biasanya disebabkan karena siklus menstruasi yang tidak teratur. Namun anda tetap disarankan untuk periksa ke dokter karena bisa menjadi salah satu indikasi adanya penyakit kanker serviks atau mulut rahim. (baca juga: keputihan normal vs tidak normal)
  • Keputihan yang disertai dengan rasa nyeri dan pendarahan, jika anda mengalami rasa nyeri, sakit di daerah tulang panggul serta bagian vagina saat buang air kecil serta mengeluarkan darah dan disertai dengan keputihan mengindikasikan adanya penyakit gonore atau klamidia. Kedua penyakit tersebut jika dibiarkan saja maka bisa menyebabkan penyakit kelamin  menular yang bisa merusak organ wanita. Penyakit ini termasuk yang berbahaya sehingga anda sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat jika anda mengalaminya.
  • Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning dan berbuih, jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh adanya parasit trikomoniasis dimana ini merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual. Lendir keputihan yang seperti ini biasanya mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap, jumlahnya banyak serta amis serta ketika buang air kecil biasanya juga disertai dengan rasa nyeri dan sakit yang sangat luar biasa. Pada vagina biasanya akan mengalami gatal-gatal dan berbintik-bintik merah. Jika anda mengalaminya sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter secepatnya.
  • Keputihan yang disertai dengan rasa melepuh di area genital, kepuithan jenis ini biasanya disebabkan oleh adanya herpes genital. Gejala dari keputihan jenis ini ditandai dengan adanya melepuh seperti sariawan di area organ intim. Penyakit ini juga bisa menular dan bisa diatasi dengan menggunakan antivirus. Namun bagi para penderitanya harus selalu waspada karena ada kemungkinan untuk kambuh lagi di masa yang akan datang.
  • Keputihan dengan lendir berwarna merah muda, yang menderita keputihan jenis ini biasanya adalah para wanita yang setelah melahirkan. Keputihan bercampur dengan darah nifas yang belum sembuh dengan sempurna.
  • Keputihan dengan lendir yang cair dan berwarna putih dengan rasa gatal, keputihan ini disebabkan oleh adanya infeksi jamur atau ragi yang menyebabkan munculnya lendir yang berwarna putih dengan rasa gatal yang luar biasa namun lendir keputihan tersebut tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Lendir tersebut akan membuat gatal di area vagina serta saat berhubungan intim. Keputihan ini bukan merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual namun harus segera diobati dengan menggunakan antijamur yang sudah banyak dijual di pasaran dan bisa ditemukan dengan mudah. (baca juga: obat keputihan karena jamur)
  • Keputihan dengan lendir berwarna abu-abu dan dan berbau amis, keputihan ini terjadi karena bakteri baik yang ada di dalam lendir keputihan lebih sedikit dibandingkan dengan bakteri jahatnya sehingga menyebabkan vaginosis bakteri. Penderitanya akan mengalami kepuithan dengan lendir berwarna putih hingga abu-abu, namun tidak disertai dengan iritasi, gatal dan bau tidak sedap. Ini merupakan salah satu akibat dari adanya infeksi namun tidak akan menular melalui hubungan seksual. Penderita disarankan untuk mengkonsumsi obat antijamur yang saat ini sudah banyak dijual bebas di pasaran.

Selain karena infeksi, bakteri dan virus, keputihan yang tidak normal juga bisa disebabkan oleh penggunaan sabun yang tidak sesuai untuk membersihkan area vagina sehingga vagina akan merasa perih dan nyeri. Sangat disarankan bagi anda untuk menggunakan air hangat dan sabun khusus supaya vagina tetap sehat dan terbebas dari keputihan yang tidak normal.

Makanan Pencegah Keputihan

Supaya keputihan tidak sering datang dan untuk menghindari keputihan yang tidak normal, maka anda disarankan untuk mengkonsumsi beberapa jenis makanan berikut ini yang mampu mencegah keputihan. Apa saja jenis makanannya? Simak selengkapnya berikut ini:

  1. Pisang

Makanan untuk mencegah keputihan pertama adalah buah pisang. Makanlah buah pisang setidaknya satu buah setiap hari untuk membuat keputihan tidak sering datang apalagi keputihan yang tidak normal.

(baca juga: khasiat buah pisang untuk kesehatan)

  1. Sayuran Hijau

Manfaat sayuran hijau untuk kesehatan tubuh sudah menjadi rahasia umum bagi banyak orang mampu mencegah berbagai jenis penyakit hinggap di dalam tubuh salah satunya adalah untuk mencegah keputihan. Sayuran hijau yang anda komsumsi juga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing seperti kangkung, bayam, bawang Bombay dan lainnya. selain mampu menghilangkan jamur penyebab keputihan, sayuran hijau juga bisa digunakan sebagai penangkal radikal bebas secara alami bagi tubuh. dan anda sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan cepat saji karena tidak sehat dan bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit.

(baca juga: sayuran untuk diabetes)

  1. Milk dan Buttermilk

Dua makanan yang merupakan olahan dari susu ini juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk anda sebagai pencegah keputihan. Makanan ini akan memberikan anda banyak energi terutama saat masa keputihan datang jadi anda tidak akan mudah lemas. Selain itu susu dan buttermilk juga bisa mengurangi produksi keputihan dan keputihan akan menjadi lebih normal.

(baca juga: khasiat susu sapi murni)

  1. Yogurt

Di dalam yogurt terdapat kandungan alami yang mampu menghilangkan jamur di dalam tubuh termasuk di dalam vagina anda. Anda bisa mengkonsumsi yogurt dengan berbagai jenis olahan makanan maupun minuman yang menggugah selera. Selain bermanfaat untuk menghilangkan keputihan juga sangat baik untuk kesehatan kulit dan wajah sehingga wajah anda akan terlihat lebih awet muda dan segar.

  1. Air Putih

Air putih adalah obat bagi segala penyakit dan itu memang benar adanya termasuk untuk mencegah datangnya keputihan. Minumlah air putih secukupnya, menurut dokter anda paling tidak harus meminum sebanyak delapan gelas per harinya namun kebutuhan anda mungkin saja lebih tinggi atau lebih rendah. Jadi, sebaiknya jika anda haus segeralah minum untuk menjaga kestabilan cairan tubuh.

(baca juga: bahaya minum air putih)

  1. Makanan yang Tidak Manis

Salah satu makanan yang bisa anda gunakan untuk mencegah keputihan adalah makanan yang tidak manis. Terkadang gula memang tidak baik untuk anda dan anda pun mungkin setuju karena anda menghindari takut gemuk. Namun meskipun demikian anda tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang tidak manis ini dalam jumlah berlebihan ya.

(baca juga: bahaya konsumsi gula berlebihan)

  1. Makanan yang Mengandung Lemak

Makanan yang mengandung lemak jenuh sangat tidak baik dikonsumsi. Selain bisa membuat keputihan menjadi lebih parah, makanan yang mengandung lemak ini juga mampu menimbulkan berbagai jenis penyakit seperti kolestrol, penyempitan pembuluh darah, gejala stroke, serangan jantung dan lainnya. cara untuk menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh adalah dengan mengurangi konsumsi makanan yang digoreng. Jika anda memiliki kebiasaan makan gorengan maka sebaiknya kurangi sekarang juga.

(baca juga: lemak trans)

  1. Daun Sirih

Makanan selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk mencegah datangnya keputihan adalah daun sirih. Manfaat daun sirih sudah sangat kondang dalam mengatasi masalah di dalam organ kewanitaan. Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, anda hanya harus merebus beberapa lembar daun sirih kemudian rebus selama beberapa menit. Setelah matang kemudian air rebusan tadi diminum selagi hangat. Lakukanlah secara rutin paling tidak sehari sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal. bukan hanya mampu mencegah keputihan namun juga bisa mengurangi bau badan yang tidak sedap.

(baca juga: obat sariawan)

  1. Bawang Putih

Bawang putih selain bisa digunakan sebagai bumbu dapur ternyata juga bermanfaat untuk mencegah keputihan. Hal ini disebabkan bawang putih memiliki zat alami yang mampu mengontrol pertumbuhan jamur terutama yang terjadi di daerah kewanitaan anda sehingga keputihan pun akan berkurang serta untuk menghindari keputihan yang tidak normal.

(baca juga: bahaya bawang putih mentah)

  1. Akar Bayam

Cara mengatasi keputihan dengan makanan lainnya bisa menggunakan akar bayam. Ternyata bukan hanya daun bayam saja yang bermanfaat untuk kesehatan namun akar bayam juga bisa digunakan sebagai cara mencegah keputihan yang ampuh dan efektif. Cara penggunaannya pun sederhana yaitu dengan merebus akar bayam yang sudah dibersihkan kemudian setelah matang anda bisa meminumnya atau menggunakannya sebagai air untuk membersihkan organ intim. Lakukanlah secara rutin untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

  1. Biji Ketumbar

Biji ketumbar selain bisa digunakan sebagai bumbu masakan juga ternyata bisa digunakan sebagai pencegah keputihan. Pencegah keputihan secara alami dar biji ketumbar ini bisa anda gunakan denga aman dan nyaman. Anda bisa menggunakan ketumbar di setiap masakan atau dengan cara merebus biji ketumbar dan kemudian ambil airnya untuk pengobatan keputihan. Lakukanlah secara rutin ya, resep ini juga sudah direkomendasikan sejak zaman dahulu sebagai resep herbal.

  1. Biji Mangga

Jika anda makan buah mangga lebih baik jangan membuang bijinya karena bisa digunakan sebagai makanan untuk mencegah datangnya keputihan. Cara membuatnya memang agak sedikit rumit namun khasiat yang akan anda dapatkan akan sepadan dengan cara pembuatannya. Caranya adalah dengan menjemur biji mangga sampai kering sesudah itu tumbuklah hingga menjadi serbuk. Jika serbuk tadi masih cukup basah maka anda harus menjemurnya lagi atau anda bisa menaruhnya di dalam supaya kering. Setelah ekstrak biji mangga siap maka selanjutnya anda bisa mencampurnya dengan air dan kemudian anda minum secara rutin dua kali sehari. Resep ini mampu mencegah datangnya keputihan dan juga mencegah timbulnya keputihan yang tidak normal.

  1. Kunyit

Mungkin sebagian besar dari anda sudah banyak mengetahui kunyit sebagai bumbu masakan supaya menjadi kuning dan juga sebagai bahan obat herbal bagi beberapa jenis penyakit, namun menggunakannya sebagai obat untuk mencegah keputihan itu adalah hal yang bisa dibilang tidak banyak orang yang mengetahuinya. Caranya mudah hanya dengan meminum air rebusan kunyit yang sudah di parut atau kalau orang jawa menyebutnya dengan kunyit asam. Ramuan dari kunyit ini mampu membersihkan tubuh dari segala bakteri jahat termasuk yang ada di dalam organ kewanitaan. Jadi, anda akan lebih terhindar dari keputihan yang tidak menyenangkan.

  1. Akar Mawar

Bunga mawar memang indah dan cantik jika ditanam di depan rumah sebagai penghias rumah nan elok. Namun tahukah anda bahwa ternyata bunga mawar ini juga bisa digunakan sebagai pencegah keputihan dan bagian yang digunakan adalah bagian akarnya. Akar mawar yang sudah dicuci bersih dan kemudian direbus dengan air mendidih memiliki khasiat untuk mencegah keputihan. Jika anda tidak suka dengan rasanya maka anda bisa menambahkan daun sereh atau daun salam dan juga gula jawa untuk menambah rasa dan aroma menjadi lebih enak dan menggoda lagi.

Cara Mencegah Keputihan

Selain mengetahui makanan untuk mencegah keputihan, apa saja yang bisa mencegah keputihan juga perlu mengetahui. Kebiasaan apa saja yang bisa mencegah datangnya siklus bulanan ini terjadi, berikut adalah beberapa cara mencegah keputihan yang optimal:

  1. Istirahat Cukup

Keputihan pada umumnya akan datang pada saat tubuh wanita mengalami rasa yang tidak nyaman seperti saat sakit dan juga saat lelah. Hal ini bisa disiasati dengan cara istirahat yang cukup dan usahakan untuk tidak begadang. Begadang atau kurang tidur akan membuat produksi lendir semakin banyak sehingga keputihan pun akan semakin rajin datang.

(baca juga: cara mengatasi keputihan)

  1. Rutin Membersihkan Bagian Kewanitaan

Cara ini adalah hal mutlak dan harus dilakukan oleh wanita jika tidak ingin mendapati keputihan datang terlalu sering. Setiap buang air kecil usahakan untuk menggunakan sabun khusus vagina dan juga jangan menggunakan celanan dalam yang lembab.

  1. Hindari Menggunakan Bedak pada Vagina

Jangan menggunakan bedak pada area kewanitaan karena akan menyebabkan tumbuhnya jamur dan bakteri sehingga keputihan akan lebih cepat datang bahkan keputihan yang tidak normal.

  1. Keringkan Vagina Setelah Mandi

Mungkin ini adalah hal sepele namun sangat penting dilakukan. Biasanya wanita setelah mandi akan langsung menggunakan celanan dalam padahal area vagina masih basah dan hal ini sangat tidak disarankan karena bisa membuat vagina menjadi lembab.

(baca  juga: cara mengobati keputihan)

Demikian informasi mengenai keputihan dan cara mencegahnya. Semoga bisa menjadi pengetahuan bagi anda dan terima kasih.

fbWhatsappTwitterLinkedIn