Kalpicili – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

113

Kali ini kami akan membagikan informasi kepada anda semuanya mengenai apa saja yang berhubungan dengan obat Kalpicilin. Obat ini merupakan obat yang tersedia dalam bentuk vial atau injeksi. Cara penggunaannya sudah tentu akan disuntikkan ke kulit. Di dalam Kalpicilin, terkandung zat aktif yang bernama ampicillin yang termasuk jenis antibiotik dan terkenal sebagai zat yang memiliki spektrum yang luas.

Selain itu, ampicillin juga aktif terhadap bakteri gram negatif maupun juga positif. Bagi anda yang ingin menggunakan Kalpicilin, maka sudah tentu anda harus benar-benar berhati-hati. Pasalnya, obat ini tergolong ke dalam obat keras. Anda tidak boleh langsung memberikan dosis yang tinggi ketika pertama kali menggunakannya. Anda juga tidak boleh menambah jumlah dosis yang nantinya hanya akan membuat anda mengalami masalah yang tidak diinginkan.

Adapun mengenai kegunaan dari Kalpicilin adalah ia sebagai solusi bagi seseorang yang mengalami berbagai penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Informasi selengkapnya tentang Kalpicilin akan kami jelaskan di bawah ini agar nanti anda bisa lebih paham tentang apa saja fungsi dan apa saja yang harus anda lakukan ketika menggunakan obat ini.

Fungsi Kalpicilin

  1. Kalpicilin adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan. Beberapa kondisi tersebut seperti otitis media akut, sinusitis, faringitis yang kondisinya diakibatkan oleh streptococcus, dan lain sebagainya.
  2. Kalpicilin juga dijadikan sebagai pilihan utama bagi seseorang yang menderita infeksi yang diakibatkan oleh enterococcus. Beberapa contohnya seperti meningitis dan juga endocarditis.
  3. Selain itu, obat ini juga bisa diindikasikan sebagai pengobatan terhadap gonorrhoea.
  4. Dalam beberapa kasus, Kalpicilin juga bisa digunakan sebagai obat untuk mengobati infeksi kulit dan jaringan lunak.
  5. Infeksi saluran kemih dan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella maupun shigela juga bisa disembuhkan dengan obat ini.

Kontraindikasi Kalpicilin

  • Bagi seseorang yang memiliki alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Kalpicilin, yakni ampicillin dianjurkan untuk berhati-hati ketika ingin menggunakannya.
  • Seseorang yang juga pernah memiliki hipersensitivitas terhadap ampicillin maupun obat keras juga dianjurkan berhati-hati agar tidak sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan.
  • Selain itu, seseorang yang diketahui pernah memiliki riwayat gangguan fungsi hati atau ginjal, disarankan bertanya kepada dokter mengenai keamanan dari obat ini.
  • Kalpicilin kemungkinan besar akan berkontraindikasi jika digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. Maka kemungkinan mereka tidak dianjurkan menggunakan Kalpicilin.

Dosis Kalpicilin

  • Untuk dosis yang diberikan bagi seseorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan adalah 250 sampai dengan 500 mg. Dosis tersebut diberikan setiap 6 jam dalam waktu 5 sampai 10 hari.
  • Untuk pasien yang menderita bronkitis kronik adalah sebanyak 250 mg dan diberikan setiap 6 jam. Dosis tersebut diberikan selama seminggu atau mungkin bisa lebih tergantung instruksi dokter.
  • Dosis bagi pasien genorrhoe adalah 2 sampai 3.5 gram ditambah dengan probenezid sebanyak 1 gram yang nanti diberikan sebagai dosis tunggal. Dosis tinggi bisa diberikan jika infeksi yang dialami tergolong berat.
  • Dosis bagi pasien yang menderita infeksi saluran pencernaan adalah 500 sampai 750 mg untuk setiap 6 sampai 8 jam. Dosis tersebut nanti diberikan dalam waktu 5 hari.
  • Bagi anda yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap yang berhubungan dengan Kalpicilin, maka silahkan anda tanyakan hal tersebut kepada dokter.

Cara Penggunaan Kalpicilin

  1. Kalpicilin harus selalu digunakan sebagai keterangan yang telah diberikan oleh dokter.
  2. Cara penggunaan dari Kalpicilin nanti akan disuntikkan ke dalam tubuh sehingga kemungkinan bisa menimbulkan pembengkakan.
  3. Jangan pernah menggabungkan dosis atau menambah takaran dosis melebihi yang sudah diberikan oleh dokter.