Disfungsi Seksual – Gejala, Penyebab, Diagnosa Dan Pengobatan

1049

Disfungsi seksual merupakan kondisi menurunnya gairah seksual yang cenderung banyak diderita kaum pria, Walaupun kenyataannya wanita juga bisa terkena. Seseorang yang mengalamni disfungsi seksual pada dasarnya memiliki hasrat seks yang normal tetapi selalu gagal untuk mencapai klimaks, Sehingga dapat menyebabkan gangguan psikologis secara bertahap. (Baca Juga: Penyakit Akibat Kekurangan Enzim Amilase , Fruktosa)

Gejala

Disfungsi seksual bukan hanya akan muncul pada usia lanjut tetapi bisa muncul pada usia muda, Kondisi tersebut terjadi karena keadaan mental dan fisik sedang dalam keadaan tidak stabil.

  • Gejala disfungsi seksual kerab kali muncul ketika hubungan seksual sedang berlangsung antara 5 sampai 8 menit, Pada rentan waktu tersebut awalnya libido muncul dengan kondisi normal tetapi lama kelamaan akan mengalami penurunan gairah yang menyebabkan tubuh mudah merasa kelelahan dan stres.
  • Ketika melakukan hubungan intim maka ereksi tetap dapat berjalan dengan normal namun sayangnya tidak mampu bertahan lama dan akan terus terjadi pada hubungan seks berikutnya.
  • Mengalami kesulitan tidur akibat ketidakpuasanatau karena gairah seks tidak mampu mencapai klimaks. Jika dibiarkan kondisi ini dapat menyebabkan seseorang terkena gejala penyakit insomnia.
  • Penis tidak dapat keras dan bertahan lama, karena selalu mengalami kegagalan melakuakn penetrasi, Kondisi inilah seringkali yang menyebabkan pria mudah merasa capek sedangkan pasangannya merasakan ketidakpuasan.

(Baca Juga:  Bahaya Minum Air Hujan , Bahaya Minum Air Garam)

Penyebab

Apa pemicu munculnya gejala disfungsi seksual pada pria dan wanita?

1. Disfungsi seksual pada pria

  • Salah satu pasangan mengalami kondisi tubuh sedang dalam keadaan tidak fit atau sedang sakit, Kondisi ini dapat menyebabkan harmoni hubungan intim terganggu dan menyebabkan munculnya gejala disfungsi seksual jika dipaksakan. Sebelum melakukan hubungan intim sebaiknya pasangan saling bertanya tentang kondisi mental dan fisiknya dalam keadaan baik atau tidak. (Baca juga: jenis penyakit menular penyebab dan pencegahannya)
  • Karena posisi seks yang tidak disukai salah satu pasangan dapat menyebabkan munculnya penurunan libido dan malasnya berhubungan intim. Tingkatkan komunikasi antara pasangan adalah solusi terbaik agar keterbukaan semakin baik, Sehingga bisa saling memahami posisi seks seperti apa saja yang tidak atau yang disukai.
  • Karena adanya perlakukan kasar, Tidak menghormati atau yang berhubungan dengan pemaksaan dari salah satu pasangan yang menyebabkan munculnya disfungsi seksual.
  • Karena terlalu terburu buru melakukan seks tanpa adanya pemanasan atau berhubungan keidaktahuan seseorang tentang bagaimana cara melakuakan seks yang baik. (Baca juga: bahaya minuman keras bagi kesehatan)
  • Menderita ejakulasi dini atau terlalu cepat ejakulasi sebelum pasangan merasa klimaks atau cepatnya ejakulasi yang berjalan kurang dari 5 menit sehingga wanita tidak bisa merasakan orgasme.
  • Tidak adanya dorongan seksual atau rangsangan seks ketika hubungan sedang berlangsung. Kondisi ini biasanya berkaitaan dengan psikologis seseorang yang sedang tidak baik (stres).
  • Mengkonsumsi alkohol, Merokok berlebihan dan penggunaan obat hormon atau obat kuat tanpa resep dokter, Apalagi dalam jangka panjang, Maka dapat menyebabkan gangguan ereksi. (Baca juga: pemeriksaan tpha pada sifilis)
  • Menderita tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menghambat aliran darah diarea penis yang dapat memicu penurunan libido dan ancaman disfungsi seksual jika hipertensi terus berkelanjutan dalam jangka panjang.
  • Mengalami gangguan jantung termasuk lemah jantung, dapat menyebabkan seseorang mudah merasa lelah, Dada terasa berat dan sakit, Sesak nafas. Gangguan jantung dapat menyebabkan ketidaknormalan fungsi reproduksi pria yang dapat memicu munculnya disfungsi seksual. (Baca juga: perbedaan hiv dan aids)
  • Memiliki penyakit gula (diabetes) adalah salah satu pemicu munculnya disfungsi seksual pria akibat kadar insulin yang terlalu tinggi sehingga menuyebabkan ejakulasi dini dan beresiko muncul lebih cepat pada orang orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes.
  • Mengalami gangguan neurologis yang muncul akibat penyakit stroke, Tumor otak, Kelainan tulang belakang dan penyakit pikun alzheimer. Gangguan neurologis adalah salah satu penyebab munculnya disfungsi seksual karena berhubungan dengan kelancaran arteri (pembuluh darah) (Baca juga: cara mengetahui terkena hiv aids)
  • Seorang pria yang pernah menjalani operasi pada penisnya maka rentan mengalami ejakulasi dini atau disfungsi seksual karena syaraf syaraf diarea tersebut setidaknya telah mengalami perubahan ketika pembedahan terjadi.
  • Karena ketidakseimbangan hormonal pada kelenjar tumor hipofosis dapat menyebabkan tingginya kadar hormon testosteron. Bahaya kelebihan hormon testosteron pada wanita tidak hanya akan dialami oleh lanjut usia tetapi bisa menyerang usia muda, Apalgi yang memiliki riwayat diabetes, Jantung dan hipertensi yang dapat memicu munculnya disfungsi seksual yang datang secara berlahan tetapi pasti. (Baca Juga:  Gejala HIV AIDS)

2. Disfungsi seksual pada wanita

  • Gangguan gairah seksual sehingga menyebabkan gagalnya atau ketidakmampuan mencapai orgasme. Kondisi ini bisa muncul akibat kondisi psikologis yang sedang terganggu atau sedang mengalami stres ringan atau berat. (Baca juga: penyebab keputihan)
  • Mengalami perubahan hormon atau kelainan hormon akibat penggunaan obat hormon dalam bentuk kontrasepsi KB. Perubahan hormon dapat menurunkan gairah seksual dan pengeringan vagina sehingga wanita akan mengalami rasa sakit ketika sedang melakukan hubungan seksual. Efek samping pil KB bagi wanita sangat erat hubungannnya dengan ketidakstabilan hormon dalam tubuh yang dapat menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan lain termasuk menurunnya libido atau gairah seks.
  • Mengalami gangguan reproduksi akut menyebabkan seorang wanita gagal mengalami orgasme kertika berhubungan intim , Mengalami ketidakmamouan orgasme dalam kondisi apapun dan dengan pasangan apapun.
  • Mengalami menopause dini yang menyebabkan gairah seksual menurun dan ketidaktertarikan terhadap seksual itu sendiri. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya disfungsi seksual pada wanita. (Baca juga: cara menghilangkan kutu rambut)
  • Akibat tubuh yang mengalami kelelahan karena padatnya aktivitas sehari hari sehingga menyebabkan menurunnya gairah seks atau ketidaktertarikan terhadap kegiatan seksual.
  • Penggunaan obat obatan tertentu dalam jangka anjang dan tidak disesuaikan dengan resep dokter dapat menyebabkan penurunan libido dan ketidakmampuan wanita dalam mencapai orgasme ketika melakukan hubungan intim bersama pasangannya.
  • Kebutuhan seksual yang tidak terpenuhi, Misalnya karena terlalu lama hidup sendiri dapat menyebabkan munculnya gejala disfungsi seksual pada wanita. (Baca juga: penyakit kelamin)

Diagnosa

  • Pemeriksaan fisik tewrmasuk pada organ vital kelamin, Prostat dan alta reproduksi bagian dalam.
  • Menganalisa dan memeriksa apakah fungsi syaraf masih normal pada area kelamin dan prostat.
  • Memeriksa secara akurat tentang tekanan darah pada kaki , Pada detak pembuluh kaki dan tangan agar dokter dapat mengetahui apakah kondisi pembuluh darah /aryeri normal atau abnormal.
  • Menganalisa dan pemeriksaan intensif untuk contoh (sample) darah untuk keperluan pengukuran kadar hormon testosteron agar segera terungkap pemicu munculnya disfungsi seksual dan diketahui pula apakah pasien memiliki penyakit gula atau infeksi tertentu.
  • Penggunaan Ultrasonography untuk memeriksa dan menganalisa kelancaran aliran darah kepenis. Kondisi ini akan dilakukan tim medis jika ditemukan kecurigaan pada kesehatan arteri.

(Baca Juga: cara mengobati hiv aidsciri-ciri hiv aids)

Pengobatan

Tips cara mengatasi masalah disfungsi seksual dengan metode pengobatan secara medias ataupun tradisional.

Pengobatan medis

1. Penggunaan obat jenis sildenafil, Tadafil dan vardenafil

Tiga jenis obat tersebut untuk memperbaiki aliran darah di area penis agar ereksi bisa ditingkatkan menjadi lebih baik.Obat dapat dikonsumsi dalam bentuk oral, Tetapi harus disesuaikan dengan pemeriksaan dokter karena penggunaan yang sembarangan atau berlebihan atau tidak sesuai dengan kondisi tubuh dapat mengakibatkan reaksi negatif terhadap jaringan, Misalnya mengalami sakit kepala, Muncul pembengkakan pada wajah dan berwarna kemerahan, Mengalami gangguan fungsi retina yang berhubungan dengan penurunan kualitas penglihatan dan mengalami masalah gangguan perut misalnya mual, Perut perih dan sebagainya.

Baca juga:

2. Penggunaan obat jenis Phentolamine, Yohimbine dan Testosteron

Penggunaan tiga jenis obat tersebut dapat diberikan melalui injeksi ke bagian penis guna membebaskan aliran darah diarteri dari penyumbatan, Pada pria yang tidak menyukai obat oral maka solusi injeksi adalah ayang terbaik. Atau dokter akan memberikan obat suipositoris yang dapat dimasukkan dalam penis melalui saluran kencing dengan prosedur yang diberlakuakn pihak medis. Penggunaan yang tidak sesuai prosedur dapat menyebabkan munculnya efek samping berupa penis terasa panas seperti terbakar.

3. Penggunaan obat alprostadil

Dokter akan menyarankan penggunaan injeksi dengan obat jenis alprostadil atau campuran antara obat alprostadil dengan jenis papaverine dan phentolamine kedalam bagian batang penis secara hati hati. Tujuan penyuntiukkan ini untuk ereksi yang lewbih lama dan aliran darah sekitar penis semakin lancar.

4. Penggunaan krim topical

Penggunaan krim topical khusus yang diformulasikan untuk mengatasi ejakulasi dini atau disfungsi seksual namun harus susuai dengan anjuran dokter yang terkait, Anjuran dokter akan diberikan setelah pasien telah selesai melakukan serangkaian pemeriksaan.

Baca juga:

5. Penggunaan alat vakuum (Cock ring)

Cock ring adalah alat vakuum yang memiliki karakter rupa seperti pita dan cincin yang berbahan dasar dari titanium, Bahan kulit yang elaktis atau dari bahan karet halus. Semua bisa dipilih dan disesuaikan dengan tingkat kenyamanan setiap individu. Alat tersebut dapat langsung dimasukan di area pangkal penis agar aliran darah dapat dikendalikan menjadi lebih baik.

6. Tindakan operasi

Pada pasien yang menderita disfungsi seksual yang tak kunjung sembuh atau semnakin buruk setelah menjalani berbagai macam proses pengobatan maka dokter akan mengambil tindakan terakhir berupa penmggunaan alat perangsang ereksi yang akan ditanam melalui operasi yaitu pada area penis. Contohnya sepanjang tangkai alat perangsang ereksi akan dimasukkan pada masing masing korpus cavernos agar zakar mampu menegang dalam jangka panjang. Kondisi ini ditujukan untuk memperbaiki ejakulasi agar tidak muncul terlalu dini.

Baca juga:

Pengobatan tradisional

1. Pasak bumi

Pasak bumi yang belum diolah menjadi jamu siap minum , Dapat anda kelola sendiri dengan cara di iris menjadi bwberapa bagian lalu diseduh dengan air matang panas. Seduhan air pasak bumi dapat diminum 2 kali sehari untuk menjaga agar jumlah hormon testosteron dalam kondisi yag terbaik. (Baca Juga: Asam Glutamat , Zat Asam Sitrat)

2. Daun kemangi

Daun kemangi dapat masuk sebagai golongan makanan afrodisiak alami yang nampu meningkatkan kualitas sperma dan memperbaiki libido menjadi semakin baik. Daun kemangi dapat dikonsumsi pria dan wanita dengan cara direbus dan dilahap sebagai lalapan sehat bersama lauk pauk lain. Tetapi konsumsilah daun kemangi dengan moderat( wajar) atau tidak berlebihan agar terhindar dari efek samping daun kemangi bagi wanita.

3. Mengkudu
Mengkudu adalah jenis buah buahn yang memiliki bayaka manfaat untuk kesehatan tubuh termasuk mampu mengatasi masalah disfungsi seksual dan penyakit kelamin. Mengkudu dapat mengobati penyakit hipertensi yang menjadi salah satu penyebab munculnya disfungsi seksual pada pria maupun wanita. Mengkudu dapat dijadikan jus sehat yang diminum 2 kali sehari secara rutin. (Baca juga: Bahaya buah mengkudu , Efek samping mengkudu)

4. Asparagus

Asparagus bersifat phallic dan bertindak sebagai makanan afrodisiak yang dapat memperbaiki dan meningkatkan libido serta memperkuat penis untuk ejakulasi lebih lama. Gunakan asparagus sebagai makanan pelengkap dimenu makanan harian.  (Baca Juga: Khasiat Madu untuk Penderita Endometriosis)

5. Madu asli

Penggunaan 3 sendok makan Madu murni dapat dilarutkan pada segelas air matang hangat lalu diaduk sampai rata, Dapat dikonsumsi 2 kali sehari untuk memperbaiki produksi hormon testosteron (pria) dan estrogen (wanita) menjadi lebih baik, Kondisi ini dapat meningkatkan gairah sex meningkat tajam dan terhindar dari ejakulasi dini (pria) (Baca juga: Ciri ciri madu asli ,  Manfaat Madu Bagi Penderita Maag)

6. Bawang putih

Bawang putih memiliki kandungan senyawa allicin yang mampu melancarkan alira darah arteri dibagian penis , Melindungi alat reproduksi bagian dalam bagi pria dan wanita serta mampu memperbaiki gairah seks yang mulai menurun agar kembali meningkat. Untuk mendapatkan khasiat dari bawang putih, Sebaiknya kukus atau rebuslah 2 siung bawang putih sebelum anda makan lanssung atau dikonsumsi bersama makanan lain.

Baca juga:

Hubungan antara Disfungsi Seksual dan Kualitas Hidup

Kurangnya hormon testosteron (pria) yang berkepanjangan dapat menyebabkan masalah kesehatan lain berupa munculnya kelelahan pada tubuh kendati tidak sedang melakukan aktivitas yang membutuhkan banyak gerak, Mengalami mudahnya patah /retak tulang ketika terkena benturan akibat pengeroposan tulang , Stamina tubuh cepat sekali menurun , Mudah menderita dehidrasi, dan berkurangnya kepadatan otot secara bertahap yang menyebabkan seseorang tidak memiliki kekuatan untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan jasa otot misalnya ativitas mengangkat,Mendorong dan sebagainya.

Baca juga:

Kondisi ini dapat lambat lain menyebabkan menurunnya kualitas hidup seseorang karena seiring berjalannya waktu akan muncul masalah psikologis yang tidak mudah disembuhkan begitu saja misalnya munculnya depresi, Merasa tidak berharga dan mengalami perubahan prilaku yang menjurus pada ketidakstabilan sel sel tubuh. Keadaaan ini mengakibatkan hormon testosteron dalam tubuh menjadi abnormal.