Home Penyakit dan KelainanGejala Penyakit Badan Lemas – Penyebab dan Cara Mengatasinya

Badan Lemas – Penyebab dan Cara Mengatasinya

by Erlita

Badan lemas adalah kondisi di mana tubuh kurang bertenaga dan akan membuat rasa malas timbul untuk melakukan rutinitas. Biasanya, badan yang lemas disertai dengan rasa cepat lelah yang disebabkan oleh aktivitas padat yang menjadikan tubuh ekstra lelah. Lapar pun juga bisa menjadikan tubuh lemas sehingga malas untuk melakukan kegiatan apapun, namun badan yang lemas bisa jadi adalah gejala kondisi kesehatan tertentu.

(Baca juga: penyebab kaki lemas)

  1. Kurang Gizi

Istilah lain dari kurang gizi ini adalah malnutrisi di mana kekurangan gizi jangan sampai diabaikan karena pada dasarnya kondisi kurangnya gizi pada tubuh seseorang lebih serius dari yang dibayangkan. Bila terus-menerus tubuh tak memperoleh asupan gizi yang seharusnya, maka akibatnya bisa sangat fatal.

Gejala yang timbul saat seseorang kekurangan gizi bukan hanya tubuh yang menjadi lemas, tapi juga ada beberapa tanda utama lainnya. Konsentrasi menurun, mudah lelah, berat badan menurun, depresi, gampang terjatuh karena otot saking lemahnya, gampang merasa kedinginan, hilang selera makan, proses kesembuhan luka sangat lama, dan gampang terkena infeksi karena sistem daya tahan menurun.

Cara Mengatasi

Perbaikan gizi adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah kekurangan gizi pada tubuh. Supaya mengetahui betul apakah badan yang lemas memang disebabkan oleh kurang gizi, Anda perlu ke dokter untuk memeriksakannya. Perbaikan gizi di sini biasanya dilakukan dengan mengonsumsi makanan-makanan dengan kandungan nutrisi yang penuh dan seimbang.

Sebagai nutrisi tambahan, biasanya dokter pun akan memberikan suplemen yang harus dikonsumsi rutin sesuai dosis oleh pasien. Makanan-makanan sehat perlu mulai dimasukkan ke dalam menu harian diet Anda, seperti sayur dan buah berikut juga makanan yang mengandung protein, karbohidrat dan lemak baik.

  1. Dehidrasi

Kekurangan gizi bukan satu-satunya kemungkinan penyebab tubuh lemas, melainkan dehidrasi atau kondisi kekurangan cairan juga bisa membuat tubuh terasa tak begitu bertenaga. Saat tubuh kehilangan banyak cairan, otomatis ini akan mengganggu keseimbangan gula-garam tubuh sehingga fungsi tubuh pun tak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Gejala dari dehidrasi tak hanya tubuh yang lemas, tapi juga tanda-tanda paling umum lainnya adalah seringnya rasa haus melanda dan kepala juga pusing. Dehidrasi juga menyebabkan kondisi jarang buang air kecil, mulut kering, urine yang keluar berwarna lebih pekat dengan bau kuat, serta kulit yang kering. Dehidrasi mampu terjadi pada siapapun, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Cara Mengatasi

Jika tubuh yang lemas memang dikareanakn dehidrasi, maka ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi dehidrasi sekaligus mencegah bahaya dehidrasi pada penderita, yakni:

  • Oralit – Ini adalah obat yang paling mujarab untuk mengatasi dehidrasi atau kehilangan cairan pada tubuh. Banyak orang yang mengalami diare kemudian diatasi dengan meminum larutan oralit untuk mengembalikan cairan yang hilang. Tak hanya itu, oralit juga berfungsi membantu supaya gula, garam dan cairan tubuh dapat kembali seimbang.
  • Infus – Ketika kondisi dehidrasi sudah cukup berat dan tubuh tak lagi mampu diajak untuk beraktivitas normal, maka infus adalah cara yang mampu mengembalikan kondisi tubuh. Pada kondisi dehidrasi berat, maka rawat inap adalah solusinya di mana pasien dari sana akan memperoleh cairan, garam dan gula lewat infus. Cara ini cukup efektif dan juga cepat untuk membuat kadar cairan serta mineral di dalam tubuh kembali normal, jadi bila badan terasa begitu lemas secara ekstrem, segera ke dokter untuk penanganan yang tepat.

(Baca juga: cara mengobati badan lemas)

  1. Anemia

Kondisi anemia atau kurangnya darah dalam tubuh juga biasanya menyebabkan tubuh mendadak lemas. Anemia pada dasarnya adalah suatu kondisi defisiensi besi atau kekurangan zat besi sehingga sel darah merah akhirnya menurun. Zat besi padahal adalah sebuah penghasil hemoglobin atau komponen sel darah merah pada tubuh manusia.

Gejala paling nampak sebenarnya bukan hanya tubuh yang lemas saja, melainkan juga wajah yang berubah pucat, sesak nafas, gampang tersinggung, lidah sakit dan membengkak, kesemutan di kaki, sulit konsentrasi, sakit kepala, jantung berdebar lebih cepat, terasa sakit di bagian dada, dan sangat gampang terserang infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun.

Ada pula tanda-tanda lain yang juga terjadi pada beberapa kasus anemia, seperti halnya kuku yang menjadi gampang patah, nafsu makan menurun sehingga berimbas pada penurunan berat badan, dan juga rambut rontok. Apabila terjadi hal-hal tersebut selain daripada tubuh yang melemas, pasti anemia adalah kondisi yang menyebabkannya.

Cara Mengatasi

Karena anemia terjadi karena kurangnya asupan zat besi di dalam tubuh, otomatis untuk mengatasinya Anda perlu mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi. Tak lupa juga Anda pun boleh mengonsumsi suplemen untuk menambah zat besi dalam tubuh. Berikut ini adalah sejumlah makanan yang amat baik untuk tubuh yang sedang anemia:

  • Daging sapi dan kambing tanpa lemak.
  • Sayuran daun hiju gelap, yakni brokoli dan bayam.
  • Ikan, kerang dan tiram.
  • Tahu dan tempe
  • Kacang-kacangan, seperti halnya kacang merah dan kacang hijau.
  • Hati sapi dan hati ayam.
  • Kismis dan aprikot yang merupakan buah-buahan kering.

Bukan hanya penambahan zat besi dengan makanan-makanan berzat besi tinggi saja, Anda juga perlu memberikan tubuh asupan vitamin C lebih dengan mengonsumsi tomat, kiwi, dan jeruk. Sebelum menjadi komplikasi yang lebih serius, Anda perlu segera menanganinya dan bila dengan makanan saja tak cukup, periksakan saja ke dokter supaya penanganannya lebih tepat.

  1. Pilek/Flu

Mungkin badan yang terasa begitu lemas disebabkan oleh kondisi daya tahan tubuh yang menurun dan hendak flu. Salah satu gejala flu adalah tubuh yang kemudian seakan begitu cepat lelah dan tidak bertenaga. Banyak orang yang menderita flu rasanya akan mudah sekali mengantuk dan kemudian malas untuk beraktivitas, rasanya seperti ingin memejamkan mata atau tidur terus.

Flu sendiri merupakan kondisi yang diakibatkan oleh serangan infeksi virus di mana sasarannya adalah sistem pernapasan. Gejalanya selain dari tubuh yang lemas, penderita juga biasanya mengalami sakit kepala, demam, pegal-pegal, batuk-batuk, sakit tenggorokan, dan selera makan yang menurun. Namun pada dasarnya, gejala hanya terjadi 1-3 hari sejak terinfeksi pertama kali.

Cara Mengatasi

Ketika memang tubuh lemas karena merupakan gejala flu, maka penyakit ini bisa disembuhkan dengan banyak-banyak istirahat dan banyak minum air putih. Menjaga tubuh senantiasa hangat juga penting agar tubuh lebih baik. Obat penurun demam seperti ibuprofen dan paracetamol bisa menjadi solusi juga supaya rasa pegal bisa berkurang. Dalam beberapa hari jika beristirahat dengan baik, flu juga akan sembuh dengan sendirinya.

(Baca juga: vitamin untuk badan letih)

  1. Diabetes

Jenis penyakit lain yang juga bisa menyebabkan tubuh lemas adalah diabetes. Diabetes sendiri adalah suatu jenis penyakit kronis yang diawali dengan kadar glukosa dalam darah yang tinggi di dalam tubuh. Glukosa sebenarnya merupakan unsur penting dalam tubuh untuk kesehatan kita sebab glukosalah sumber energi untuk sel pembentuk otot maupun untuk fungsi otak.

Gejala diabetes salah satunya memanga adalah tubuh yang lemas karena penderita diabetes biasanya juga mengalami dehidrasi sehingga sering haus. Namun berbeda dengan gejala dehidrasi yang jarang buang air kecil, justru penderita diabetes akan sering buang air kecil, khususnya di malam hari. Massa otot yang berkurang, penurunan berat badan, pandangan kabur, kelelahan, dan luka yang lama sembuh menjadi gejala lainnya.

Cara Mengatasi

Perubahan pola hidup adalah obat paling mujarab bagi para penderita diabetes, seperti rajin olahraga, pola makan sehat, diet, tidak merokok, serta memeriksakan kesehatan mata. Menjaga keseimbangan kadar gula adalah inti dari penyembuhan diabetes, tapi jika memang perlu, dokter pun akan memberikan obat-obatan untuk langkah penanganan.

  1. Gagal Ginjal

Kondisi gangguan kesehatan lainnya yang mampu menyebabkan tubuh lemas tak bertenaga adalah kegagalan pada fungsi ginjal. Gagal ginjal dapat terjadi karena adanya penumpukan racun atau bahan-bahan kimia maupun mineral lain yang berbahaya dalam darah.

Gejala pada gagal ginjal bisa saja penderitanya mengalami kelelahan dan tubuh lemas di mana ini dikarenakan retensi cairan juga terjadi. Selain itu, kebingungan, kejang, perdarahan internal, tekanan darah tinggi, tes urine abnormal, dan turunnya berat badan dapat menjadi tanda-tanda lainnya yang memang harus segera ditangani.

Cara Mengatasi

Ketika tubuh masih dalam kondisi lemah dan lemas, maka ini kemungkinan adalah kondisi gagal ginjal akut. Cara mengatasi gagal ginjal akut biasanya adalah cuci darah atau dialisis. Cuci darah ini merupakan sebuah prosedur pengobatan yang dilakukan dengan mesin ginjal buatan dan tentunya solusi ini dianjurkan dokter ketika gagal ginjal akut sudah masuk ke tahap serius.

(Baca juga: penyebab sering mengantuk dan lemas)

  1. Myasthenia Gravis

Tubuh lemas juga bisa disebabkan oleh kondisi kelemahan otot berat yang diakibatkan oleh proses serangan autoimun pada daerah neuromuscular junction. Jenis penyakit autoimun ini tergolong kronis dan langka di mana bagian otot tubuh akan menjadi lebih cepat lelah dan lemah sehingga tak mampu digunakan secara maksimal.

Gejala yang muncul pada kondisi ini bukan hanya tubuh yang lemas, tapi juga disertai gejala lainnya. Otot-otot yang sulit digerakkan, sulit menelan, sulit mengunyah, sulit bicara, penglihatan terganggu dan kelopak mata bagian atas yang sulit membuka adalah serangkaian gejala lain yang patut diwaspadai.

Cara Mengobati

Dalam mengobati kondisi ini, obat-obatan kortikosteroid kerap menjadi yang diandalkan. Tujuan pemberian obat ini adalah supaya sistem imun tubuh dapat ditekan supaya tak menyerang reseptor asetilkolin di mana reseptor ini ada pada sel-sel otot penderita. Atau, tindakan bedah pun bisa menjadi solusi di mana kelenjar Thymus perlu diangkat.

  1. Gangguan Kelenjar Tiroid

Tubuh yang lemas bisa jadi disebabkan adanya gangguan pada kelenjar tiroid di mana kelenjar ini berfungsi sebagai pengatur penggunaan energi setiap tubuh manusia. Ada 2 macam masalah pada kelenjar tiroid, yakni hipotiroidisme atau hormon tiroid berkadar rendah serta hipertiroidisme atau hormon tiroid berkadar tinggi.

Gejala bisa berupa tubuh lemas, namun juga bisa menyebabkan gangguan memori, kenaikan berat badan, kulit kering, rambut menipis dan kasar, kerapuhan kuku, dan kulit yang menguning pada hipotiroidisme. Sementara pada hipertiroidisme, tubuh lemas bisa juga disertai dengan kecemasan berlebihan, gampang marah, berkeringat lebih, detak jantung lebih cepat, turunnya berat badan, dan pembesaran kelenjar tiroid.

Cara Mengatasi

Untuk menangani hipertiroidisme, obat seperti thionamide adalah yang biasa diberikan supaya produksi hormon triiodotironin dan tiroksin dapat ditekan, tapi radioterapi, beta-blocker, maupun operasi juga kiranya diperlukan sesuai tingkat keparahan kondisi. Sementara hipotiroidisme biasanya pasien diberi levothyroxin serta diminta untuk istirahat, banyak minum air putih, menghindari stres dan mengonsumsi makanan-makanan sehat.

(Baca juga: cepat lelah dan jantung berdebar)

Beberapa kondisi lain yang mampu menyebabkan tubuh super lemas dan tak bergairah antara lain adalah:

  • Gangguan mental organik.
  • Gangguan kepribadian.
  • Penyalahgunaan obat-obatan maupun alkohol.
  • Masalah kehidupan sehari-hari.
  • Masalah percintaan.
  • Sedih
  • Stres
  • Tekanan dalam pekerjaan.
  • Efek samping obat-obatan (terutama seperti obat antidepresi, kemoterapi, tekanan darah, antihistamin, dan steroid).
  • Kurang tidur.
  • Kebanyakan tidur.
  • Kurang olahraga.
  • Kurang makan.
  • Pengaruh cuaca.
  • Kehamilan
  • Kehilangan banyak darah
  • Penyakit yang berhubungan dengan organ hati.

(Baca juga: penyebab tubuh gemetar dan lemas)

Segeralah ke dokter apabila memang badan lemas hanya dialami pada satu daerah tubuh secara tiba-tiba tanpa disertai keluhan lain. Periksakan juga dengan cepat ketika rasa lemas datang mendadak sesudah sakit akibat infeksi virus maupun ketika tubuh yang lemas tak kembali normal juga tanpa ada sebab yang jelas.

Ketika Anda memeriksakan diri, dokter biasanya akan meminta Anda menempuh beberapa tes supaya penyebab dapat terdeteksi. Tes fisik, tes urine, tes kekuatan otot, tes sistem saraf, tes darah dan tes status mental kiranya akan sangat diperlukan, tergantung dari permintaan dokter. Setelah dites, barulah dokter akan memberikan kesimpulan akan penyebab tubuh lemas Anda dan memberikan solusi sesuai kondisi tersebut.

You may also like