Tuesday, July 23, 2019

Malnutrisi

malnutrisiTerjadinya malnutrisi ketika tubuh anda tidak mendapatkan asupan gizi secara penuh. Hal ini terjadi ketika anda membatasi diri, baik secara sengaja maupun terpaksa untuk tidak mengkonsumsi kandungan makanan empat sehat lima sempurna. Secara normalnya, anda mutlak memerlukan karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Dengan tidak dipenuhinya salah satu kebutuhan nutrisi manusia tersebut, akan menyebabkan difisiensi. Metabolism tubuh anda akan terhambat. Proses pencernaan juga akan mengalami gangguan.

Gejala

Gejala yang timbul pada penderita memang berbeda-beda. Namun kebanyakan mereka mengalami :

  • Kepala sering pusing, baik kepala sebelah maupun keseluruhan
  • Lemah dan letih
  • Berat badan menurun
  • Jika terjadi pada anak-anak, biasanya mereka beraktivitas dengan lambat
  • Beberapa kasus mengalami keterbelakangan mental

Penyebab

Penyebab utama seseorang menderita malnutrisi adalah kurangnya nutrisi makro untuk tubuh. Kebanyakan terjadi di daerah yang sedang dilanda musim paceklik, atau Negara yang berada dibawah garis kemiskinan. Namun siapa salah jika malnutrisi hanya ada di daerah yang dilanda kekurangan bahan pangan? Banyak juga negara maju yang penduduknya mengalami gejala malnutrisi. Salah satu penyebabnya adalah :

  • Makan tidak teratur

Salah satu alasan mereka terkena malnutrisi adalah karena pola makan yang tidak teratur. Sehingga kebutuhan gizinya tidak tercukupi.

  • Memiliki gangguan kesehatan mental

Orang stress dan depresi akan menurunkan nafsu makanya. Mereka hanya makan makanan yang cepat saji dan rasanya enak. Bahkan kadang kala mereka tidak makan. Sebab dengan banyak pikiran, tekanan, dan kondisi terjepit seseorang akan melupakan kebutuhan gizinya. Misalnya bagi penderita bulimia dan anoreksia.

  • Penderita gangguan pencernaan

Seseorang yang sedang mengalami masalah gangguan pencernaan akan menurunkan nafsu makanya. Sebab jika terus makan, maka perutnya sakit dan hasrat untuk buang air besar. Dari sebab inilah, mereka memilih untuk tidak makan.

  • Undernutrisi dan overnutrisi

Malnutrisi juga terjadi ketika seseorang mengalami undernutrisi atau kurang nutrisi tertentu. Namun juga bisa karena kelebihan nutrisi.

  • Salah diet

Banyak wanita yang menginginkan tubuh sempurna, hingga ia melakukan diet ketat. Padahal cara itu salah, mereka terpaksa meninggalkan makanan yang mengandung banyak nutrisi, sehingga terkena malnutrisi.

  • Kelainan bakteri usus

Menurut riset terakhir di daerah Malawi, sub Sahara Afrika menunjukan bahwa sebagian besar anak yang terkena malnutrisi disebabkan karena kelainan bakteri yang hidup di usus mereka. Hal ini di picu karena gizi buruk, sehingga perkembangan metabolismenya terganggu.

  • Penderita alkoholisme

Orang yang memiliki ketergantungan dengan masalah alkohol sangat minim dan jarang sekali makan. Sebab dengan mengkonsumsi alkohol, nafsu untuk makan turun. Kandungan kalori dalam alkohol itulah yang membuat peminumnya tidak membutuhkan makan. Padahal jika mereka hanya mengkonsumsi alkohol, bahaya minuman keras ini akan menimbulkan penyakit seperti gastritis dan kerusakan pankreas resikonya meningkat.

Bahaya

Karena ada kelainan gizi pada pasien malnutrisi, bagian tubuh yang sangat berpengaruh adalah :

  • Sistem syaraf – Jika mengalami kekurangan niasin, vitamin B6 dan malnutrisi (kekurangan dan kelebihan) makanan yang mengandung vitamin, terutama vitamin B6
  • Sistem penciuman – Akan mengalami penurunan jika kekurangan Sn (seng)
  • Sistem regulasi – Bekerjanya sistem regulasi sangat dipengaruhi kinerja sistem pencernaan.
  • Pertumbuhan terhambat – Anak yang mengalami malnutrisi memiliki hambatan pertumbuhan. Sebab asupan nutrisi untuk perkembangan dan pertumbuhan kurang sehingga progresnya terganggu.
  • Gangguan pada mulut – Bagian dalam mulut, seperti bibir, lidah, gusi sampai membrane mukosa akan mengalami gangguan jika kekurangan vitamin C dan B
  • Mudah terkena pendarahan – Orang yang mengalami malnutrisi lebih mudah terjadi pendarahan. Dan jika sekali terjadi, maka darah juga susah dikontrol untuk berhenti.
  • Gejala penyakit kulit – Adanya kulit ruam kemerahan, kering terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin K, C dan
  • Menimbulkan penyakit – Beberapa orang yang mengalami malnutrisi sangat lebih beresiko terkena osteomalasia, osteoporosis, dan ricketsia

Komplikasi

Penderita yang mengalami malnutrisi kebanyakan juga memiliki komplikasi penyakit terkait. Yakni :

  • Kwashiorkor

Penyakit ini ditandai dengan perut yang besar membuncit dan tubuh yang kurus kering kerontang. Apalagi pada daerah ekstremasi atas (tangan) dan ekstremasi bawah (kaki). Bagian tersebut sangat kurus seperti tulang dibalut kulit. Hingga beberapa orang tak kuasa untuk menopang berat tubuhnya sendiri. Hal ini disebabkan karena penderita kekurangan protein tubuh untuk membangun sel tubuh dan mengganti jaringanya yang rusak.

  • Borok kulit

Adanya kerusakan kulit ini disebabkan karena kurangnya vitamin D dan E. kedua zat tersebut sangat berpengaruh pada pemrawatan kulit. Juga protein tubuh yang berfungsi mengganti sel yang rusak juga tak mampu bekerja baik.

Pencegahan

Mencegah memang lebih baik dari pada mengobatI. Hal ini sangat sesuai dengan kondisi ini. Untuk itu beberapa tips untuk mengurangi kemungkinan malnutrisi adalah :

  • Jaga asupan gizi

Jagalah asupan gizi anda agar tetap seimbang. Hal ini bertujuan agar tubuh anda selalu mendapatkan gizi tepat untuk membantu pertumbuhanya. Metabolisme yang bekerja pada tubuh tergantung dari makanan yang anda makan. Setidaknya penuhi kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral setiap makan. Bukankah hanya dengan makan nasi, sayur bayam, ayam dan air putih sudah memenuhi kebutuhan gizi?

  • Menjaga asupan asi

Sebagai ibunda, anda harus menjaga asupan asi untuk bayi anda. Sebab jika kekurangan, bayi anda juga beresiko terkena malnutrisi. Selain itu pada usia 6 bulan, mulailah dengan pemberian makanan pendamping asi. Berikut adalah banyak kalori yang haus dipenuhi oleh setiap bayi (berdasarkan penggolongan usia) :

  • Usia 0 – 6 bulan : 550 kkal/hari
  • Usia 7 – 12 bulan : 650 kkal/hari
  • Usia 1 – 3 tahun : 1000 kkal/hari
  • Usia 4 – 6 tahun : 1550 kkal/hari
  • Kualitas layanan kesehatan

Ketika anda sakit, maka berobatlah. Jangan menunda proses pengobatan anda. Hal ini dapat menembah resiko penyakit lain.

  • Persediaan air bersih

Meski bumi memiliki persediaan air 2/3 bagian, namun bukan berarti semua air bisa dan layak digunakan. Sebagian besar air yang ada dibumi mengandung zat yang tidak baik untuk tubuh, misalnya ditandai dengan rasa asin (air laut). Kandungan air yang masih bisa dikonsumsi sekarang ini hanyalah 4% saja.

Pengobatan

Sebelum anda menentukan obat untuk penderita malnutrisi, yang paling penting diketahui adalah tingkat keparahan pasien. Ada banyak jenis bentuk malnutrisi. Sehingga ditentukan dahulu jenis penyakit dan komplikasinya. Setelah itu baru ditentukan obat dan penangananya. Beberapa hal yang anda mampu anda lakukan adalah :

  • Makanan yang kaya nutrisi – Makanan yang mengandung nutrisi yang baik harus anda konsumsi setiap hari. Ia mengandung tinggi kalori, protein, lemak, dan vitamin serta mineral. Usahakan asupanya harus mudah dicerna dan diserap tubuh.
  • Tidur cukup – Istirahatlah dengan cukup untuk mengembalikan energi anda.
  • Olahraga cukup – Olahraga digunakan untuk melatih otot dan menjaga stamina tubuh agar tetap stabil

Recommended