Teobromin: Pengertian – Manfaat -Efek Kelebihan – Makanan

2616

Teobromin juga sering disebut dengan xentiosa merupakan salah satu jenis senyawa yang tergolong ke dalam kelompok alkaloid. Jika kafein identik dengan kopi, maka teobromin juga bisa dikategorikan sebagai salah satu senyawa yang identik dengan salah satu jenis makanan, yaitu coklat. Siapa yang tidak mengenal coklat. Coklat hampir disukai oleh semua kalangan, terutama anak-anak. Salah satu jenis makanan ini sering diidentikkan dengan jenis makanan yang manis. Padahal, coklat yang original sebenarnya tidak terasa manis melainkan memiliki rasa pahit.

Secara kimiawi, teobromin dapat kita jumpai dalam tanaman kakao. Sifatnya hampir sama dengan kafein. Bahkan banyak yang menyebutkan bahwa teobromin merupakan jenis kafein alami. Teobromin merupakan bubuk yang larut di dalam air, berbentuk kristal, dan terasa pahit. Karena itulah coklat yang belum diolah dan belum ditambahkan glukosa biasanya akan terasa pahit.

(Baca juga: bahaya coklat bagi kesehatan)

Teobromin pertama kali ditemukan dari pohon kakao pada tahun 1878 oleh Hermann Emil Fischer. Meskipun kakao atau coklat memiliki warna cokelat, namun Anda tidak bisa begitu saja menyamakan warna teobromin dengan coklat atau kakao. Teobromin tidak memiliki warna cokelat layaknya kakao. Senyawa ini memiliki warna putih atau bisa disebut tidak berwarna. Senyawa ini memiliki efek yang hampir sama dengan kafein meskipun dalam bentuk yang lebih kecil.

(Baca juga: efek bahaya kafein bagi tubuh)

Manfaat Teobromin

Seperti yang telah disebutkan di atas, teobromin memiliki manfaat yang hampir serupa dengan kafein. Hanya saja efek yang ditimbulkan mungkin tidak sebesar kafein itu sendiri. Maka jangan heran jika banyak yang berpendapat bahwa coklat mengandung kafein. Sebenarnya, kandungan kafein di dalam coklat adalah teobromin. Adapun menfaat teobromin adalah sebagai berikut:

1. Mencegah Stres

Menurut para peneliti, mengkonsumsi coklat yang memiliki kandungan teobromin secara teratur dan dalam jumlah yang tidak berlebihan ternyata dapat meningkatkan produksi hormon serotonin di dalam otak. Hormon serotonin tersebut berperan aktif dalam memberikan perasaan senang dan nyaman bagi seseorang sehingga stres bisa dicegah.

(Baca juga: penyebab strescara menghindari stres)

2. Memperbaiki Suasana Hati

Banyak orang yang berpendapat bahwa mengkonsumsi coklat mampu memperbaiki suasana hati yang sedang buruk. Manfaat utama dari coklat tersebut sebenarnya bisa kita peroleh karena adanya kandungan teobromin dalam coklat. Teobromin merupakan salah satu jenis senyawa yang mampu menekan produksi hormon stres sehingga suasana hati menjadi lebih baik. Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa dengan mengkonsumsi coklat maka suasana hatinya akan segera membaik. Ternyata, asumsi tersebut tidak hanya sekedar sugesti atau hanya karena rasa coklat yang nikmat.

3. Sebagai Stimulan

Manfaat teobromin memang tidak jauh berbeda dengan kafein. Fungsinya bisa saja disamakan dengan kafein meski efek yang ditimbulkan tidak sebesar kafein. Salah satu manfaat teobromin yang hampir sama dengan manfaat kafein adalah sebagai bahan stimulan. Anda mungkin merasa tidak bersemangat mengerjakan sesuatu atau merasa lelah karena aktivitas maka mengkonsumsi teobromin yang terkandung di dalam coklat bisa jadi solusi efektif untuk membangkitkan semangat. Sebagai kafein alami, teobromin efektif untuk memberikan stimulan pada otak sehingga otak mampu mensugesti tubuh untuk lebih aktif bekerja.

4. Mencegah Penyakit Jantung

Anda pasti tidak menyangka bahwa mengkonsumsi teobromin mampu menangkal penyakit jantung. Dampak positif dari teobromin adalah memberikan stimulan sekaligus meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Hasilnya, resiko stres akan menurun. Selain itu, tekanan darah tinggi juga dapat dihindari. Apa dampaknya bagi jantung? Jantung akan memompa darah secara lebih stabil sehingga berbagai gangguan pada jantung seperti jantung koroner serta gangguan kardiovaskuler lainnya dapat dihindari.

5. Mencegah Ngantuk

Sebagai salah satu jenis stimulan sekaligus kafein alami, teobromin juga berperan aktif untuk meningkatkan semangat dan juga memberikan stimulan bagi tubuh. Hasilnya, mata tidak mudah mengantuk ketika kita mengkonsumsi teobromin.

(Baca juga: ngantuk terusngantuk saat olah raga ngantuk setelah makan pagi dan siang)

6. Mengurangi Gejala Batuk

Manfaat teobromin selanjutnya adalah untuk meringankan gejala batuk. Menurut penelitian, mengkonsumsi dark chocolate dengan kandungan teobromin mampu meredakan gejala batuk. Bahkan menurut penelitian, teobromin yang bisa kita peroleh dari coklat bisa meredakan beberapa jenis penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis. Teobromin juga dipercaya sebagai salah satu jenis obat ekspektoran alami sehingga meredakan gejala batuk berdahak.

(Baca juga: penyebab batuk berdahakcara menghilangkan batuk)

Efek Kelebihan Teobromin

Meskipun teobromin memberikan banyak manfaat bagi tubuh, ternyata teobromin juga bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Meskipun hingga saat ini belum ada dosis yang pasti mengenai jumlah asupan teobromin yang paling tepat setiap harinya, namun kasus mengenai keracunan teobromin bisa saja terjadi jika asupan teobromin terlalu berlebih.

Keracunan teobromin merupakan efek over dosis terhadap konsumsi teobromin. Kandungan teobromin yang paling sering kita jumpai berada dalam coklat. Biasanya, dark chocolate memiliki kandungan teobromin yang lebih tinggi dibandingkan dengan coklat yang manis. Karena itu, sebaiknya Anda berhati-hati dalam mengkonsumsi coklat, jangan terlalu berlebihan. Berikut beberapa bahaya asupan teobromin yang berlebih:

1. Muntah

Asupan teobromin dalam jumlah berlebih ternyata bisa menyebabkan mual dan muntah. Teobromin yang dikonsumsi secara berlebih justru akan merusak sistem pencernaan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, teobromin merupakan jenis kafein alami. Asupan berlebih bisa saja menyebabkan produksi asam lambung meningkat sehingga menyebabkan mual dan muntah.

2. Peningkatan Buang Air Kecil

Asupan teobromin berlebih juga akan meningkatkan intensitas buang air kecil. Alasannya, teobromin yang berlebihan di dalam tubuh akan memperberat kerja ginjal sehingga intensitas untuk buang air kecil juga meningkat. Kondisi ini biasanya juga diikuti dengan rasa haus terus-menerus.

3. Peningkatan Detak Jantung

Teobromin dan kafein memiliki efek yang hampir serupa bagi tubuh manusia. Jika dikonsumsi secara berlebih, teobromin juga akan menyebabkan dampak buruk yang sama seperti halnya kafein, yaitu meningkatkan denyut jantung. Kondisi tersebut lambat laun akan diikuti dengan rasa cemas dan juga kebingungan.

Meskipun bermanfaat, asupan teobromin bukanlah suatu hal yang wajib bagi tubuh kita. Tanpa asupan teobromin pun tubuh kita masih mampu bekerja dengan baik asalkan berbagai nutrisi seperti vitamin, mineral, dan juga nutrisi lainnya terpenuhi. Jadi, meskipun kasus kelebihan teobromin akan menimbulkan keracunan maka lain halnya dengan kasus kekurangan teobromin. Tubuh tidak akan memberikan dampak apapun meskipun tidak mendapatkan asupan teobromin.

Asupan teobromin yang berlebih ternyata tidak hanya menimbulkan dampak bagi manusia. Beberapa jenis binatang seperti kuda, anjing, kakak tua, tikus, dan kucing bisa mati jika mengkonsumsi teobromin. Alasannya, di dalam tubuh hewan-hewan tersebut teobromin tidak bisa termetabolisme dengan baik. Teobromin akan bertahan dalam aliran darah hingga 20 jam dan bisa menyebabkan kematian pada hewan-hewan tersebut.

Makanan Sumber Teobromin

Teobromin paling mudah ditemukan dalam coklat ataupun biji kakao. Namun apakah coklat dan biji kakao saja yang mengandung teobromin? Ternyata, beberapa jenis asupan lainnya juga mengandung teobromin meskipun jumlahnya tidak sebesar pada coklat atau pada biji kakao. Berikut beberapa jenis asupan yang mengandung teobromin:

  • biji kakao
  • coklat
  • teh
  • minuman cola
  • berri acai
  • cola acuminata
  • guarana
  • kopi arabika

Beberapa jenis asupan di atas mengandung teobromin meskipun dalam jumlah yang sedikit. Jika Anda ingin memperoleh manfaat dari teobromin maka Anda bisa memperolehnya dari asupan coklat. Hanya saja, asupan teobromin yang berlebihan ternyata memberikan dampak buruk bagi tubuh. Karena itu, batasi asupan coklat Anda setiap harinya.