Serangan Panik – Penyebab, Gejala, Diagnosa dan Pengobatan

1437

Serangan panik atau dalam bahasa Inggris disebut dengan panic attack merupakan terjadinya rasa takut dalam kadar yang berlebihan secara tiba-tiba namun penyebabnya bukanlah sesuatu yang nyata. Penderita biasanya akan mengalami serangan jantung sampai berpikir jika dirinya sedang sekarat, ketakutan yang tidak bisa dikontrol sampai rasa nyeri pada dada. Meskipun terdengar menyeramkan, namun serangan panik ini tidaklah berbahaya.

Seseorang yang mengalami serangan panik ini bisa dihilangkan dan umumnya akan dialami 1 sampai 2 kali seumur hidup, akan tetapi juga bisa terjadi lebih sering dari itu. Serangan panik lebih banyak dialami oleh remaja wanita dan dewasa dibandingkan dengan pria, lansia atau anak-anak. Berikut ini, kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai apa pengertian serangan panik, gejala, penyebab, komplikasi dan cara mengatasinya, langsung saja disimak berikut ini.

Penyebab Serangan Panik

Serangan panik biasanya terjadi secara mendadak tanpa adanya gejala yang ditimbulkan dan bisa terjadi kapan saja, akan tetapi serangan panik ini juga bisa diantisipasi dari akibat situasi tertentu. Para peneliti memperkirakan jika serangan panik adalah respon pertahanan secara alami tubuh yang terjadi saat merasa seperti sedang terancam. Namun, masih belum ada penelitian yang memberikan hasil pasti tentang serangan panik ini terutama karena serangan panik terjadi karena sesuatu yang tidak nyata. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab terjadinya serangan panik.

  • Stress yang terlalu berlebihan seperti saat kehilangan seseorang yang terdekat di dalam hidup.
  • Mengalami peristiwa yang traumatis seperti kecelakaan yang berat atau mengalami kekerasan seksual.
  • Faktor kelainan genetika atau anggota keluarga yang juga mengalami serangan panik.
  • Lebih tempramental yang sering terpengaruh dengan emposi negatif atau stress.
  • Pernah mengalami pelecehan fisik atau seksual saat masih kecil.
  • Terjadi perubahan drastis pada hidup seperti mempunyai anak tanpa direncanakan atau mengalami perceraian.
  • Mengkonsumsi minuman mengandung kafein atau merokok secara berlebihan.
  • Terjadi perubahan atau tidak seimbang zat yang berpengaruh pada kinerja otak.

Artikel terkait:

Gejala Serangan Panik

Serangan panik bisa saja muncul hanya sesekali atau dalam waktu yang sering dan gejalanya juga timbul secara tiba-tiba dan bisa memuncak hanya dalam beberapa menit saja. Durasi berlangsungnya serangan panik umumnya antara 5 sampai 1 jam dan penderita akan merasa lelah saat serangan tersebut reda. Berikut adalah gejala yang biasanya ditimbulkan saat serangan panik datang.

  • Berpikir akan ada bahaya yang sebentar lagi datang
  • Menghasilkan keringat secara berlebihan
  • Badan gemetar
  • Takut mati atau takut hilang kendali
  • Sulit bernapas dan tercekik pada tenggorokan
  • Mengalami serangan demam seperti panas atau dingin
  • Denyut jantung berdetak kencang dan keras
  • Kram pada bagian perut
  • Terasa sakit pada dada
  • Mengalami pusing atau pingsan
  • Mati rasa atau kebal
  • Merasa mual
  • Merasakan sesuatu hal yang sebenarnya tidak nyata

Artikel terkait:

Diagnosa Serangan Panik

Untuk mendiagnosa serangan panik supaya bisa membedakan gejala yang ditimbulkan dari serangan panik dan penyakit lain, maka sangat disarankan jika kamu melakukan pemeriksaan ke dokter dengan menjalani beberapa pemeriksaan seperti dibawah ini.

  • Tes darah untuk memeriksa tiroid serta resiko pada keadaan lainnya
  • Memeriksa fisik dengan cara menyeluruh
  • EKG / ECG atau tes elektrokardiogram untuk memeriksa keadaan jantung
  • Mengevaluasi psikologi sehingga bisa terlihat tentang gejala, takut, stress, hubungan dan juga gangguan lainnya yang berpengaruh pada hidup penderita seperti mengkonsumsi obat-obatan atau alkohol.

Komplikasi Serangan Panik

Hal terburuk yang terjadi akibat serangan panik adalah perasaan takut yang akan berdampak juga pada keseluruhan hidup penderita. Penderita akan beresiko mengalami rasa takut tersebut seumur hidup dan akan cenderung menghindar dari situasi yang bisa memicu serangan tersebut. Berikut adalah komplikasi yang ditimbulkan dari serangan panik.

  • Phobia Semakin Berkembang: Jenis phobia akan semakin berkembang seperti phobia saat menyetir, keluar dari rumah, agoraphobia atau menghindari tempat yang menimbulkan rasa cemas sebab mengalami kekhawatiran tidak akan bisa keluar dari situasi tersebut apabila serangan panik datang.
  • Bergantung Dengan Orang Lain: Komplikasi lain dari serangan panik adalah penderita akan sangat bergantung dengan orang lain dan harus selalu ditemani saat keluar dari rumah.
  • Kecanduan psikotropika dan minum beralkohol
  • Mengalami masalah di tempat kerja atau di sekolah.
  • Mempunyai resiko besar terhadap bunuh diri.
  • Mengalami depresi, serangan cemas dan gangguan psikiatris lain.
  • Mengalami masalah keuangan.

Artikel terkait:

Pengobatan Serangan Panik secara Medis

Apabila serangan panik tidak diobati, maka bisa menimbulkan serangan panik serta kondisi yang lainnya seperti phobia. Dengan mengobati serangan panik, maka akan mengurangi intensitas dari kelainan ini dan juga kualitas hidup bisa lebih meningkat.

Sementara untuk jenis pengobatan yang dipakai akan disesuaikan dengan keadaan penderita, riwayat dari penyakit dan jika ada keterangan dari seorang terapi ahli. Berikut adalah beberapa jenis obat untuk mengatasi serangan panik.

  1. SSRIS Selective Seretonin Reuptake Inhibitors

Obat ini termasuk jenis obat anti depresan yang berfungsi untuk mengurangi gejala dari serangan panik dan gangguan panik seperti fluoxetine, sertraline dan lainnya. Obat ini berguna untuk mengurangi tingkat depresi dan efek samping yang ditimbulkan juga terbilang kecil.

  1. Benzodiazepines

Obat ini termasuk obat penenang yang akan menurunkan fungsi serta aktivitas dari saraf pusat yang penggunaannya hanya dalam jangka pendek saja dan tidak boleh digunakan pada dosis yang tinggi, sebab bisa mengakibatkan penderita kecanduan dan ketergantungan mental atau fisik.

  1. SNRIS Seretonin & Norepinephrine Inhibitors

Obat ini merupakan jenis anti depresan yang juga bisa digunakan untuk mengatasi serangan panik seperti venlafaxine hydrochloride.

  1. Psikoterapi

Psikoterapi merupakan bentuk terapi yang juga efektif untuk serangan panik serta gangguan panik yakni terapi wicara. Psikoterapi yang akan digunakan mencakup terapi perilaku, kognitif dan juga perpaduan keduanya. Dengan melakukan psikoterapi, maka akan menyadarkan penderita jika sebenarnya gejala yang ditimbulkan dari serangan panik tidaklah berbahaya.

Pengobatan Serangan Panik Secara Alami

Ada banyak pengobatan alami tanpa harus memakai obat-obatan yang berfungsi untuk menurunkan bahkan menghilangkan serangan panik, berikut ulasan selengkapnya.

1. Jus Buah

Siapkan sedikit jahe, 1 buah bit, 1/2 buah apel dibuang bijinya dan 4 buah wortel dan tambahkan sedikit air  lalu haluskan dengan blender dan minum sampai habis. Kandungan dalam bahan-bahan ini akan meningkatkan mineral serta nutrisi yang mudah dicerna dengan cepat dan membantu menurunkan timbulnya serangan panik.

Artikel terkait:

2. Chamomile

Saat serangan panik muncul, kamu bisa mengkonsumsi 1 cangkir teh chamomile yang akan membuat kamu bisa lebih tenang. Senyawa di dalam chamomile, akan mengikat reseptor otak yang bekerja serupa dengan obat-obatan seperti valium.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada University of Pennsylvania Medical Center, Philadephia yang melakukan tes pada pasien penderita serangan panik dengan memberikan suplemen chamomile yang dikonsumsi selama 8 minggu menghasilkan penurunan gejala serangan panik yang cukup signifikan.

3. Teh Hijau

Asam amino yang terkandung di dalam teh hijau yang disebut dengan L-theanine bisa memberikan efek menenangkan dan meningkatkan kewaspadaan. L-theanine akan mengurangi cepatnya detak jantung sekaligus meningkatkan aliran darah serta mengurangi rasa cemas. Kamu bisa mengkonsumsi teh hijau sampai 5 gelas per harinya.

4. Lavender

Aroma yang dihasilkan dari lavender memang sangat kuat namun menjadi anti inflamasi untuk emosional yang sangat baik sehingga rasa cemas bisa berkurang. Kamu bisa menghirup aroma dari lavender atau minum pil ekstrak lavender yang akan membantu mengurangi rasa cemas.

5. Harus Sarapan

Jangan pernah lewatkan waktu sarapan sebelum kamu melakukan aktivitas. Serangan panik juga dialami oleh orang yang melewatkan waktu sarapan. Makanan yang sangat disarankan untuk di konsumsi saat sarapan adalah telur yang tinggi akan protein dan mengenyangkan serta menjadi sumber kolin serta rendah kolesterol yang sangat baik untuk mengurangi rasa cemas.

Artikel terkait:

6. Omega 3

Omega 3 yang banyak terkandung dalam minyak ikan sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan melindungi kamu dari serangan depresi. Kamu bisa mengkonsumsi 2.5 miligram omega 3 per hari sehingga rasa cemas dari serangan panik bisa dikurangi bahkan dihilangkan. Selain minyak ikan, sumber omega 3 lainnya adalah ikan salmon yang diolah dengan cara di panggang, sarden serta kerang.

Artikel terkait:

7. Memperoleh Sinar Matahari Cukup

Kandungan vitamin D akan semakin meningkat secara alami dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi dan ini merupakan cara yang baik untuk mengurangi serangan panik dan rasa cemas yang terlalu berlebihan. Kamu bisa berjemur selama 15 menit seperti sambil berjalan-jalan ditempat yang rindang atau di taman.

8. Air Hangat dan Garam Epsom

Berendam dengan air hangat akan memberikan efek menenangkan pada tubuh sekaligus meningkatkan panas tubuh dan mengatur suasana hati serta mengurangi rasa cemas yang terlalu berlebihan. Sedangkan air hangat yang ditambahkan dengan garam epsom akan menghilangkan rasa cemas sekaligus menurunkan tekanan darah tinggi. Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa menambahkan minyak esensial seperti minyak lavender atau vanila ke air rendaman.

9. Kurangi Kafein

Kafein akan meningkatkan energi di dalam tubuh sehingga rasa gelisah dan cemas yang merupakan gejala dari serangan panik semakin tinggi. Cobalah untuk mengurangi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, minuman coklat, soda dan lainnya lalu menggantinya dengan minuman yang lebih sehat seperti teh hijau.

Artikel terkait:

10. Perbanyak Konsumsi L-Lysine

L-lysine merupakan asam amino yang berfungsi untuk mengirimkan perintah atau pesan menuju ke otak yang disebut dengan neurotransmiter. Dari penelitian yang sudah dilakukan, terbukti jika L-lysine akan mengurangi gejala yang ditimbulkan dari serangan panik sekaligus mengurangi kadar hormon stress. Makanan yang banyak mengandung L-lysine diantaranya adalah daging, ikan dan kacang-kacangan.

11. Blueberry

Blueberry dan juga persik merupakan beberapa jenis buah yang memiliki nutrisi tinggi sebagai obat alami penghilang stress dan juga memberikan efek menenangkan untuk tubuh. Konsumsi blueberry dan juga persik secara rutin setiap hari, supaya serangan panik bisa dihindari.

12. Konsumsi Biji-Bijian

Dalam aneka jenis biji-bijian mengandung magnesium dan juga tripofan, serta asam amino yang akan diubah saat berada di dalam tubuh menjadi serotonin. Serotonin ini akan memperbaiki mood kamu dan juga mengandung serat tinggi yang akan mencegah peningkatan gula darah dalam tubuh. Ini akan sangat baik untuk mencegah terjadinya serangan panik secara tiba-tiba. Biji-bijian yang sangat baik untuk dikonsumsi adalah oat dan beberapa jenis biji-bijian lainnya.

13. Hindari Gula dan Makanan Olahan

Mengkonsumsi makanan yang memiliki glisemik tinggi akan menambah tingkat kecemasan serta depresi seseorang. Gula dan juga makanan karbohidrat olahan akan lebih meningkatkan kecemasan, gugup dan rasa lelah yang menjadi gejala dari serangan panik. Jenis makanan ini akan meningkatkan perubahan suasana hati serta tingkatan energi sehingga serangan panik lebih mudah timbul secara tiba-tiba. Hindari berbagai minuman manis, makanan olahan seperti yang dipanggang atau dikeringkan, makanan cepat saji, makanan yang di goreng, daging olahan dan juga biji-bijian olahan yang bisa ditemui pada sereal atau roti kemasan.

14. Perbanyak Asupan Magnesium

Magnesium memiliki peranan penting di dalam kelainan serangan panik. Magnesium akan membantu otot menjadi lebih kendur dan menenangkan sistem saraf, selain itu magnesium juga sangat penting untuk merelaksasi saraf otak dan semua organ di dalam tubuh. Namun perlu diperhatikan agar tidak mengkonsumsi magnesium secara berlebihan, sebab bisa mengakibatkan diare apabila melebihi dosis.

15. Konsumsi Vitamin B Kompleks

Vitamin B Kompleks juga bagus untuk mengurangi stress dan membuat mood menjadi lebih stabil, khususnya pada vitamin B6 yang berguna sebagai obat alami mengatasi rasa cemas, meningkatkan mood, menyeimbangkan kadar gula dan menjaga kesehatan sistem saraf. Vitamin B12 juga sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi, melawan stress akut dan mengatasi gangguan mood.

16. Akar Valerian

Valerian merupakan salah satu tanaman herbal yang masih dalam keluarga chamomile. Akar dari tanaman valerian ini sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi rasa cemas berlebihan. Valerian juga bisa digunakan untuk mengatasi susah tidur secara alami.

17. Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba juga sudah dikenal sejak lama sebagai cara alami untuk meningkatkan daya ingat alami dan juga menyimpan beberapa kegunaan lainnya. Dari penelitian yang sudah dilakukan membuktikan jika ginkgo biloba juga berkhasiat untuk mengatasi serangan cemas yang akan bekerja seperti benzodiazepin.

18. Gotu Kola

Gotu kola sudah digunakan hampir selama ribuan tahun oleh masyarakat China, India dan Indonesia untuk mengatasi berbagai masalah kulit, epilepsi dan bahkan sifilis. Kandungan kimia yang terdapat dalam gotu kola yang dikenal dengan nama triterpenoid juga memiliki sifat mengurangi rasa cemas berlebihan yang sangat efektif.

Artikel terkait:

Diet Untuk Serangan Panik

Dari beberapa penelitian memberikan bukti jika pilihan diet, psikologi, perilaku dan juga fisiologi saat berpengaruh pada timbulnya serangan panik. Makan akan mempengaruhi setiap orang dari masa anak-anak sampai dewasa. Mengkonsumsi terlalu banyak atau terlalu sedikit kalori bisa meningkatkan gejala cemas serta gangguan psikologi serta emosional seseorang.

Berikut ini adalah beberapa menu diet baik untuk mengatasi dan mencegah serangan panik yang mengandung anti inflamasi, menyeimbangkan mood dan menurunkan kadar stress seseorang.

  • Ikan: Makarel, tuna, salmon, ikan putih.
  • Daging sapi
  • Ayam organik
  • Yogurt atau kefir
  • Sayuran hijau: Kangkung, bayam dan sebagainya.
  • Sayuran segar: Bok choy, seledri, bit, brokoli dan artichoke.
  • Buah-buahan segar: Nanas, blueberry, pisang.
  • Lemak sehat: Minyak kelapa, alpukat dan minyak zaitun.
  • Kacang-kacangan: buncis, kacang hitam, kacang adzuki, kacang fava, kenari, kacang mete, kacang almond.
  • Kacang polong: Kacang polong dan lentil
  • Biji-bijian: barley, farro, quinoa

Artikel terkait:

Demikian ulasan lengkap dari kami tentang serangan panik. Apabila kamu masih ragu dengan beberapa pengobatan dan pencegahan alami dari serangan panik yang sudah kami sebutkan diatas, maka kamu bisa berkonsultasi lebih dulu dengan dokter.