Home Penyakit dan KelainanGejala Penyakit Badan Terasa Lemas dan Mudah Mengantuk, Tanda Penyakit Apa?

Badan Terasa Lemas dan Mudah Mengantuk, Tanda Penyakit Apa?

by Erlita

Tubuh yang tiba-tiba rasanya lemah dan lemas, cepat lelah lalu juga disertai dengan gampang ngantuk jangan pernah disepelekan. Banyak orang mengabaikan hal ini sebab mereka beranggapan bahwa dengan tidur saja sudah cukup untuk mengembalikan energi. Namun, ada berbagai kondisi penyebab badan terasa lemas dan mudah mengantuk yang sebenarnya perlu diwaspadai.

  1. Anemia

Anemia merupakan sebuah keadaan di mana sel darah merah dalam tubuh mengalami kekurangan sehingga otomatis oksigen tak dapat disebarkan ke seluruh tubuh seperti seharusnya. Hal ini akhirnya bisa menimbulkan gejala seperti badan lemas terus serta gampang ngantuk pada penderitanya.

Cara Mengobati : Anemia bisa disebabkan oleh berbagai faktor, jika penyebabnya adalah kekurangan zat besi, maka mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi lebih dianjurkan. Transfusi darah dan tindakan medis tertentu diperlukan bagi thalassemia, anemia aplastik, perdarahan, anemia sel sabit dan akibat penyakit kronis. Sementara pada anemia hemolitik diperlukan obat-obatan seperti imunosupresan.

  1. Hipotensi

Hipotensi berbeda dari anemia sebab hipotensi adalah suatu kondisi tekanan darah rendah. Ada tekanan yang diberikan oleh darah di bagian dinding arteri saat mengalir. Kita bisa tahu tekanan darah rendah atau tinggi berdasarkan tekanan tersebut. Jadi ketika tekanan darah sedang rendah, kondisi pusing hingga tubuh lemas dan ngantuk terus-menerus bisa terjadi.

Cara Mengatasi : Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti minum banyak air putih, menghindari minuman mengandung alkohol, menambah asupan garam, memperoleh manfaat makan sedikit tapi sering, dan berolahraga. Jika memang diperlukan, Anda bisa ke dokter dan dokter akan memberi obat khusus bagi hipotensi.

  1. Diare

Penyakit satu ini menyebabkan penderitanya harus bolak-balik ke kamar mandi untuk BAB di mana feses pun sangat encer. Diare bisa terjadi karena paparan parasit, bakteri maupun virus yang ada pada makanan atau minuman yang kita konsumsi. Cairan yang terus keluar tanpa ada asupan tambahan dapat menyebabkan penderita lemas dan gampang ngantuk karena dehidrasi.

Cara Mengatasi : Mengonsumsi oralit, memperbanyak asupan cairan dari jus, kaldu dan air putih, serta mengonsumsi makanan yang tepat dan gampang dicerna merupakan solusi umum yang efektif. Untuk sementara, penderita juga perlu untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan lemak tinggi.

  1. Insomnia

Insomnia dikenal sebagai salah satu jenis gangguan tidur di mana penderita tak memperoleh kualitas tidur yang baik dan cukup dalam jangka panjang. Kondisi berkelanjutan seperti ini mampu menjadikan tubuh penderita mudah lemas dan mengantuk terus.

Cara Mengatasi : Terapi perilaku kognitif biasanya diperlukan bersamaan dengan penggunaan obat-obatan khusus. Perawatan berupa fototerapi dan teknik relaksasi pun mungkin dibutuhkan untuk mendukung supaya insomnia benar-benar sembuh.

  1. Dehidrasi

Dehidrasi pun bisa saja terjadi pada seseorang yang tak sempat atau malas minum air putih terlalu banyak sementara banyak cairan keluar dari tubuh melalui urine dan keringat. Saat tubuh kekurangan cairan terlalu banyak, tubuh mudah lemas, mengantuk hingga sering sakit kepala.

Cara Mengatasi : Oralit dapat diberikan pada penderita dehidrasi, jadi tak hanya pada penderita diare saja. Mengonsumsi oralit merupakan solusi agar kadar cairan, garam dan gula pada tubuh lebih seimbang. Untuk orang dewasa, pemberian minuman elektrolit dan konsumsi banyak air putih adalah solusi yang dianggap sesuai serta aman.

  1. Hipotiroid

Kelenjar tiroid yang kurang aktif mampu menjadikan produksi hormon tiroid berkurang dan akhirnya tak memadai dalam hal proses metabolisme dan fungsi tubuh. Proses metabolisme pun akhirnya melambat pada tubuh sehingga mengakibatkan tubuh gampang lelah, terasa mudah lemas, ngantuk, wajah bengkak, nyeri sendi, depresi, gangguan ingatan, pendengaran dan penglihatan berkurang, hingga kulit kering.

Cara Mengatasi : Levotiroksin oral adalah jenis obat yang diperlukan oleh para penderita hipotiroid. Namun tak hanya itu, pengobatan juga perlu didukung dengan asupan makanan penambah hormon tiroid sehingga bisa mengatasi hipotiroid sekaligus mencegahnya untuk timbul kembali.

  1. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi yang terjadi di bagian uretra, kandung kemih, ureter, dan juga ginjal juga masih tergolong infeksi saluran kencing/kemih. Tubuh yang lemas disertai sering ngantuk begitu pula dengan diare, demam, tubuh kedinginan, sakit saat buang air kecil, urine berbau menyengat, hingga urine berdarah adalah contoh gejala yang umum dialami penderitanya.

Cara Mengatasi : Karena infeksi pada saluran kemih disebabkan oleh bakteri, maka dokter berkemungkinan besar akan memberikan jenis antibiotik tertentu sebagai obatnya. Namun ketika gejala sudah terlalu berat dan serius, penderita dianjurkan untuk menempuh rawat inap di rumah sakit supaya tertangani dengan tepat.

  1. Diabetes

Penyakit seperti diabetes pun bisa menyebabkan timbulnya gejala seperti tubuh lemas dan terus-terusan ngantuk. Selain itu, gejala atau keluhan lain akan diabetes adalah massa otot yang menurun, penurunan berat badan, kelaparan ekstrem, sering buang air kecil, sering haus, luka yang tak kunjung sembuh, sering terkena infeksi, serta pandangan yang kabur.

Cara Mengatasi : Diet rendah kalori dapat coba dilakukan untuk membuat kadar gula dalam darah normal dan stabil. Pola makan penderita perlu diatur dengan baik, termasuk juga dengan menghindari kebiasaan merokok, melakukan olahraga secara rutin serta mengecek kadar gula darah teratur supaya tetap terkontrol.

  1. Penyakit Jantung

Penyakit jantung koroner juga dapat menjadi alasan mengapa badan rasanya terus-menerus lemas dan juga ditambah rasa kantuk yang berlebihan. Ketika suplai darah yang seharusnya sampai ke jantung mengalami hambatan karena penumpukan lemak di pembuluh darah, ini bisa berakibat pada serangan jantung.

Cara Mengatasi : Perubahan pola makan menjadi lebih sehat dan seimbang, tidak merokok, tidur cukup, tidak mengonsumsi alkohol, menghindari stres, serta olahraga teratur adalah kunci agar jantung selalu sehat. Namun ada banyak penderita jantung yang tak lagi bisa hanya mengandalkan perubahan gaya hidup, tapi juga harus mengonsumsi obat-obatan tertentu hingga pada tahap operasi jika memang diperlukan.

  1. Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom kelelahan kronis merupakan sebuah keadaan tubuh yang selalu capek dan bahkan sudah pada tahap ekstrem walau dirasa sudah tidur secara cukup. Tak hanya kecapekan, rasa kantuk pun melanda begitu berat ditambah dengan keluhan gangguan ingatan, sulit konsentrasi, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri sendi, depresi, malaise, insomnia, isolasi sosial dan juga depresi.

Cara Mengatasi : Apabila kondisi badan lemas dan gampang ngantuk terus-menerus terjadi lebih dari 6 bulan, pastikan untuk segera memeriksakan diri. Obat tidur dan obat berupa antidepresan kerap diberikan sebagai solusi, begitu juga obat pereda rasa sakit, obat anti-inflamasi nonsteroid, serta obat antikegelisahan.

  1. Alergi Makanan

Jangan sekali-kali mencoba mengabaikan alergi makanan sebab kondisi saat tubuh keliru mengira bahwa protein dari santapan kita sebagai ancaman maka berbagai keluhan kesehatan pun terjadi. Pada orang dewasa, sesak nafas, detak jantung lebih cepat hingga tekanan darah yang turun drastis bisa menjadi gejalanya.

Cara Mengatasi : Obat antihistamin adalah yang paling umum diberikan kepada penderita alergi makanan, khususnya untuk kondisi yang masih ringan. Sementara untuk obat berkandungan adrenalin biasanya diberikan oleh dokter melalui suntikan kepada penderita anafilaksis.

Jadi, badan terasa lemas dan mudah mengantuk tanda penyakit apa? Berbagai kondisi gangguan kesehatan mampu menjadi alasan ngantuk berat dan tubuh yang selalu lemas. Maka dengan informasi ini, Anda kiranya bisa menjaga kesehatan tubuh dengan baik dan segera periksakan diri ke dokter bila menjumpai gejala yang tak wajar terlalu lama.

You may also like