Sponsors Link

Gejala Penyakit Gula Darah (Diabetes)

Sponsors Link

Dalam masyarakat mungkin anda sering mendengar istilah penyakit gula. Sebenarnya dalam dunia medis sendiri tidak ada yang namanya istilah penyakit gula. Namun jika menelaah lebih lanjut istilah ini maka akan dikaitkan dengan penyakit yang disebabkan karena kadar gula yang berlebihan dalam tubuh. dalam istilah medis, jenis penyakit yang paling mendekati istilah penyakit gula ini adalah penyakit gejala awal diabetes. Diabetes merupakan penyakit dimana terjadi penumpukan kadar gula yang terlalu berlebihan dalam darah.

ads

Keberadaan gula dalam tubuh sangatlah penting karena gula atau glukosa ini adalah sumber energi utama pada setiap sel dalam tubuh. oleh karena itu jika keberadaannya tidak normal maka akan mengakibatkan gangguan dalam tubuh. hal ini terutama bisa membuat resistensi pada hormone insulin sehingga menyebabkan gagalnya mekanisme perubahan gula menjadi energi dalam tubuh.

baca juga: perbedaan diabetes basah dan kering

Apa yang akan terjadi jika kadar gula terlalu tinggi dalam tubuh?

Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai penyakit diabetes mungkin anda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana jika kadar gula terlalu tinggi dalam tubuh. secara umum, kadar gula anda akan digolongkan tinggi jika kadarnya berada lebih dari 200 mg/dl. Dalam istilah medis kemudian digunakan istilah hiperglikemia untuk menyebut keadaan gula darah tinggi dalam tubuh. keadaan ini bisa terjadi karena hormone insulin sudah tidak mampu lagi mengolah gula menjadi energi yang diproduksi di organ pankeras. Oleh karena itu ini kemudian dikaitkan dengan penyakit diabetes.

Hiperglikemia sebagian besar terjadi karena para penderita diabetes tidak menerapkan hidup sehat misalnya saja seperti kurang olahraga, makan makanan yang seharusnya dilarang kepada para penderita diabetes, atau bisa juga karena tidak minum obat dan insulin yang sudah disarankan oleh tim medis. Kondisi lainnya yang mampu menyebabkan terjadinya kondisi hiperglekemia adalah sebagai berikut:

  • Stress dan depresi
  • Para penderita diabetes yang mengonsumsi obat-obatan steroid
  • Karena sedang menjalani operasi
  • Karena terinfeksi jenis penyakit tertentu

Pada orang dalam kondisi normal atau tidak menderita penyakit diabetes juga bisa mengalami hiperglekemia jika dirinya sedang mengalami penyakit yang cukup berat sehingga mekanisme dalam organ tubuh tidak bekerja secara maksimal.

baca juga: makanan yang baik untuk diabetes melitusmakanan yang baik untuk diabetesobat tradisional diabetes

Gejala hiperglekimia

Ada beberapa tanda atau gejala yang bisa anda lihat jika anda mengalami kadar gula terlalu tinggi atau hiperglekimia, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Nafsu makan meningkat tidak normal
  • Berat badan menurun walaupun makan banyak
  • Badan terasa sangta lelah
  • Sering buang air kecil
  • Perasaan mudah gelisah
  • Sakit kepala belakang dan pusing
  • Dehidrasi dan kehausan
  • Menurunnya tingkat kesadaran
  • Penglihatan tidak jelas
  • Perubahan pada kulit seperti kering dan merah serta panas

Jika anda mengalami gejala seperti yang sudah disebutkan di atas maka anda patut waspada da sebaiknya segera melakukan cek kadar gula darah. selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas  yang mungkin akan terjadi terutama pada penderita diabetes yang tidak melakukan pengobatan misalnya akan mengalami sindrom diabetes hiperosmolar atau yang disebut dengan istilah ketoasidosis diabetic. Selain itu masalah ciri-ciri gagal ginjal, kerusakan saraf, penyakit kardivaskular. Gejala osteoporosis dan juga kebutaan bisa menjadi komplikasi penyakit diabetes dalam jangka panjang.

Sponsors Link

Apa yang terjadi jika kadar gula darah terlalu rendah dalam darah?

Bukan hanya kelebihan kadar gula saja yang bisa terjadi namun juga orang bisa mengalami kekurangan kadar gula atau yang disebut sebagai hipoglekemia. Hipoglikemia terjadi jika kadar gula anda lebih rendah dari 70 mg/dl. Kondisi hipoglikemia juga sangat umum terjadi pada para penderita diabetes. Jadi bukan hanya masalah kelebihan kadar gula dalam darah saja ya. hal ini disebabkan karena biasanya hasil efek samping dari penggunaan obat-obatan diabetes yang digunakan secara berlebihan sehingga terlalu banyak menurunkan kadar gula dalam darah.

Pada penderita diabetes mereka tidak memiliki hormone insulin yang cukup untuk mengubah gula menjadi energi. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan insulin dan untuk mengendalikan kadar gula dalam darah bisa digunakan obat-obatan dan juga suntik insulin. Namun efek samping dar penggunaan insulin dan obat-obatan diabetes secara berlebihan adalah mampu membuat kadar gula menjadi menurun drastis dan keadaan ini tidak jauh lebih baik dari kelebihan kadar gula dalam darah.

baca juga: penyebab diabetes melitusbuah berbahaya untuk diabetes

Selain itu kondisi lainnya yang bisa memicu terjadinya kekurangan gula darah adalah karena melakukan olahraga yang terlalu berlebihan serta para penderita diabetes yang menggunakan obat diabetes namun tidak memerhatikan asupan makanannya. Kondisi hipoglikemia juga bisa dialami oleh orang lain non penderita diaebetes seperti diantaranya:

  • Orang yang terlalu banyak minum minuman keras dan beralkohol
  • Para penderita gangguan kesehatan tertentu seperti anoreksa nervosa, penyakit hepatitis A dan juga tumor langka yang terjadi pada pancreas.
  • Mengalami kekurangan hormone tertentu dalam tubuh
  • Mengonsumsi obat anti diabetes yang bukan direkomendasikan untuk dirinya

baca juga: luka diabetes

Gejala hipoglikemia

Ada beberapa gejala atau tanda bahwa anda mengalami hipoglikemia antara lain adalah seperti tubuh akan menjadi lemas dan tidak memiliki tenaga. Gejala lainnya yang akan dirasakan oleh tubuh adalah sebagai berikut:

  • Kelaparan
  • Wajah pucat pasi
  • Kesemutan di area mulut
  • cepat lelah dan Jantung berdebar lebih kencang
  • Muncul keringat berlebih
  • Mudah marah
  • Gelisah
  • Bicara melantur
  • Tidak bisa berdiri dan berjalan
  • Konsentrasi rendah
  • Otot berkedut
  • Koma
  • Kejang
  • jenis-jenis Stroke
  • Bahkan meninggal

Gejala yang akan dialami oleh para penderita hipoglikemia ini bervariasi mulai dari yang rendah hingga sangat berbahaya sampai pada kematian. Oleh karena itu sangatlah penting bagi anda untuk memeriksakan dan cek gula darah sejak dini dan secara berkala untuk mampu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. jadi jangan sungkan untuk melakukan hal ini.

Penyakit gula atau diabetes

Diabetes atau diabetes mellitus merupakan kondisi terjadinya kelebihan kadar gula darah yang berlebihan dalam tubuh. biasanya ini merupakan penyakit jangka panjang yang biasanya para penderita akan mengetahui dirinya mengalami gejala diabetes setelah penyakit itu sudah cukup parah. Penyakit diabetes kemudian dapat dibedakan menjadi dua tipe menjadi diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

ads

Jumlah penderita diabetes di Indonesia termasuk yang terbesar bahkan Indonesia masuk dalam 10 besar jumlah penderita diabetes terbesar di dunia. pada tahun 2013, tercatat lebih dari 8,5 juta jiwa penduduk Indonesia mengalami diabetes dan jumlah ini akan terus bertambah steiap harinya. Dan dari jumlah tersebut ironisnya kurang dari 50% dirinya tidak menyadari bahwa dirinya mengalami diabetes. Oleh karena itu diabetes perlu diperhatikan dengan baik dan seksama, selalu lakukan cek kadar gula dah supaya bisa memastikan dan mengamati kadar gula darah anda tetap berada dalam kadar gula darah normal.

baca juga: gejala gula darah terlalu rendah

Gejala diabetes

Penyakit gula atau dalam istilah medis disebut dengan diabetes memiliki beberapa gejala tertentu. Adalah hal yang sangat penting bagi semua orang untuk memperhatikan gejala ini karena setiap orang beresiko menderitanya bahkan bagi anda yang merasa dirinya baik-baik saja dan tidak menderita penyakit tertentu.

Bagi para penderita diabetes tipe 1 biasanya gejala akan muncul lebih cepat bahkan dalam hitungan minggu saja. sedangkan bagi para penderita diabetes tipe 2 gejalanya mungkin akan muncul lebiih lama karena di dalam penderita diabetes tipe 2 masih bisa memproduksi hormone insulin hanya saja masih sangat minim dan kurang. Beberapa gejala penyakit diabetes tipe 1 dan 2, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Sering merasa kehausan
  • Mengalami kelaparan yang sangat ekstrim
  • Sering buang air kecil
  • Mengalami penurunan berat badan secara dramatis
  • Massa otot berkurang
  • Luka lama sembuh dan tidak cepat kering
  • Penglihatan kabur
  • Tekanan darah tinggi
  • Mengalami infeksi seperti kulit, vagina dan bagian sensitive lainnya

Jika anda mengalami gejala seperti di atas sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnose dan pengobatan yang tepat dari ahlinya. Jangan menunda-nunda untuk melakukan pemeriksaan karena akan membuat penyakit lebih parah tanpa anda sadari dan nantinya bisa berujung pada komplikasi penyakit lainnya yang lebih parah.

baca juga: cara mencegah tekanan darah tinggi

Tipe-tipe diabetes

Penyakit diabetes dibedakan menjadi dua tipe yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Berikut ini adalah penjelasan mengenai keduanya.

  • Diabetes tipe 1

Pada penderita diabetes tipe 1 sangatlah membutuhkan hormone insulin karena penderita diabetes tipe 1 ini biasanya juga mengidap autoimun atau kondisi dimana sistem daya tahan tubuh menyerang diri sendiri terutama pada sel-sel di dalam organ pancreas sehingga hormone insulin sebagai pemeran penting dalam perubahan glukosa ke energi rusak dan tidak bisa berfungsi lagi. Dengan rusaknya hormone insulin akan membuat kadar gula darah menjadi naik drastis dan akibatnya mampu merusak organ tubuh lainnya.

Penyakit diabetes tipe 1 ini biasanya sudah bisa terdeteksi pada saat masih anak-anak atau remaja karena memang sistem mekanisme tubuhnya yang sudah tidak normal sejak awal. Penderita umumnya adalah mereka yang berusia kurang dari 40 tahun. Karena hal inilah biasanya penyakit diabetes tipe 1 ini juga disebut sebagai diabetes anak-anak.

Penyakit ini tidak bisa disembuhkan namun bisa dikontrol kadar gula darahnya sehingga tidak menimbulkan gejala diabetes yang menganggu aktivitas. Cara mencegah dan menormalkan kadar gula darah yang paling efektif adalah dengan melakukan suntik insulin setiap harinya dan juga makan makanan yang sehat dan bergizi . selain itu melakukan tes kadar gula darah secara rutin juga sangat penting dilakukan oleh para penderita diabetes tipe 1.

baca juga: ciri-ciri diabetespenyebab diabetes

  • Diabetes tipe 2

Tipe penyakit diabetes lainnya adalah diabetes tipe 2 dimana tipe ini lebih banyak dialami oleh masyarakat pada umumnya. 80 persen dari kasus penyakit diabetes adalah penyakit diabetes tipe 2. Pada penyakit diabetes tipe 1 biasanya disebabkan karena kondisi keturunan atau faktor DNA yang membuat hormone insulin tidak bisa terbentuk dalam tubuh. namun pada penyakit diabetes tipe 2 lebih disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat dan salah sehingga mengakibatkan hormone insulin rusak dan mengalami kegagalan fungsi.

Biasanya penderita diabetes tipe 2 ini adalah mereka yang suka makan makanan manis dan tidak bisa dikendalikan sehingga kadar gula dalam darah terlalu banyak. Hormone insulin kemudian dapat mengalami over drive karena bekerja terlalu berat mengubah gula menjadi energi sehingga kemudian menyebabkan resistensi insulin dan membuat kadar gula tidak bisa diubah menjadi energi.

Cara mencegah terbaik yang bisa dilakukan oleh para penderita diabetes tipe 2 dan orang normal adalah dengan mengatur pola hidup lebih sehat seperti makan makanan bergizi dan sehat, selalu olahraga teratur, menghindari alkohol dan juga hentikan aktivitas merokok. Penyakit diabetes tipe 2 juga tidak bisa disembuhkan namun anda harus tetap melakukan pengobatan dan cek kadar gula darah untuk bisa mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

baca juga: cara mudah mencegah diabetes sejak dinicara mencegah tipesobat tradisional diabetes

Cek gula darah anda

Cara terbaik untuk mengetahui berapa kadar gula dalam darah anda adalah dengan melakukan cej gula darah. tes gula darah ini sangat penting dilakukan untuk memonitor supaya kadar gula darah anda tidak melampaui batas normal. Anda bisa melakukan cek gula darah ini sendiri dengan menggunakan alat tes gula darah yang sudah banyak dijual di toko alat kesehatan. Namun jika anda masih ragu jangan sungkan untuk melakukan tes gula darah dengan para ahlinya seperti di rumah sakit, klinik atau di apotek.

Setidaknya terdapat beberapa tes gula darah yang bisa anda lakukan, namun ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit saja karena peralatannya lebih kompleks dan biasanya cukup mahal jika dibeli seorang diri.

  • Pertama, adalah tes gula darah yang mengharuskan anda untuk melakukan puasa. Hal ini untuk membuat keputusan yang lebih baik dan netral pada sampel darah yang dianalisis. Tes ini biasanya digunakan untuk mendapatkan diagnosis pada pradiabetes dan diabetes.
  • Kedua, tes toleransi glukosa oral atau TTGO. Untuk melakukan tes ini anda akan diberikan beberapa jenis gula tertentu dan diminum lalu setelah 2 jam kemudian darah anda akan diambil samplenya dan kemudian dianalisis.
  • Ketiga, Tes gikogemoglobin atau hemoglobin A1c. tes ini dilakukan untuk mendapatkan hasil secara lebih khusus yait untuk mengetahui kadar gula dalam setiap sel darah merah. Hasil ini cukup baik digunakan karena mencakup kadar gula darah hampir selama 2 hingga 3 bulan terakhir. Hal ini tentunya sangat baik karena dokter akan lebih mudah dalam mlakukan pengobatan dan melakukan review terhadap pengobatan yang sudah dilakukan sebelumnya. tidak ada persiapan khusus yang harus dijalani untuk melakukan tes ini.
  • Keempat, tes gula darah acak. Tes ini bisa dilakukan kapan saja pada siapa saja. sehingga tes ini biasanya adalah yang paling sering digunakan untuk mengetahui kadar gula dalam tubuh baik pada penderita diabetes atau orang normal. Tes ini bisa dilakukan mandiri di rumah dengan menggunakan alat yang sudah banyak dijual di pasaran.

baca juga: cara meningkatkadan kadar gula darahcara menjaga kadar gula darah agar normalgejala kekurangan gula

Demikianlah informasi mengenai gejala penyakit gula dan informasi lainnya yang berkaitan yang perlu anda ketahui. Semoga bisa membantu anda. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Saturday 13th, August 2016 / 14:24 Oleh :
Kategori : Diabetes