Sponsors Link

Zinc : Pengertian – Fungsi – Efek Kekurangan dan Kelebihan – Makanan

ads

Zinc dikenal sebagai sebuah logam transisi yang masih masuk ke dalam golongan 12 pada tabel periodik dan kita lebih mengetahuinya sebagai Seng dengan simbol Zn. Bagi hewan dan tanaman, zinc ini mempunyai arti biologis yang cukup substansial. Ada beberapa fungsi yang berada di bawah tanggung jawab zinc dalam mendukung kinerja setiap tubuh manusia, dan salah satunya adalah memberikan rangsangan aktivitas sekitar 100 enzim yang tidaklah sama satu dengan yang lain.

Senyawa satu ini adalah mineral yang penting dan tidak dapat dilewatkan oleh tubuh karena organ tubuh kita tentu sangat membutuhkannya, contohnya adalah otot, kulit serta rambut dan juga organ lainnya. Supaya performa dan fungsi tubuh berjalan normal, zinc adalah salah satu zat yang wajib untuk dipenuhi menurut kebutuhan harian yang semestinya menurut usia dan jenis kelamin seseorang. Zinc ini termasuk senyawa yang membentuk beberapa organ tubuh, maka tentu asupannya perlu dijaga dengan baik.

(Baca juga: akibat kelebihan dan kekurangan mineral)

Kebutuhan Zinc Harian

Supaya kebutuhan zinc pada tubuh dapat terpenuhi dengan baik, berikut ini adalah daftar kebutuhan zinc yang perlu disimak dan juga diikuti setiap harinya agar tubuh berfungsi baik dan terjauh dari efek-efek buruk. Dengan mengikuti petunjuk di bawah ini, risiko kelebihan maupun kekurangan zinc akan dapat dihindari.

  • Bayi usia 7-11 bulan membutuhkan 3 mg.
  • Anak usia 1-3 tahun membutuhkan 4 mg.
  • Anak usia 4-6 tahun membutuhkan 5 mg.
  • Anak usia 7-9 tahun membutuhkan 11 mg.
  • Perempuan usia 10-12 tahun membutuhkan 13 mg.
  • Perempuan usia 13-15 tahun membutuhkan 16 mg.
  • Perempuan usia 16-18 tahun membutuhkan 14 mg.
  • Perempuan usia 19-80 tahun ke atas membutuhkan 10 mg.
  • Perempuan hamil pada trimester pertama membutuhkan sekitar 12 mg.
  • Perempuan hamil pada trimester kedua membutuhkan sekitar 14 mg.
  • Perempuan hamil pada trimester ketiga membutuhkan sekitar 20-24 mg.
  • Perempuan menyusui pada 6 bulan pertama dan 6 bulan terakhir membutuhkan sekitar 15 mg.
  • Laki-laki usia 10-12 tahun membutuhkan 14 mg.
  • Laki-laki usia 13-15 tahun membutuhkan 18 mg.
  • Laki-laki usia 16-18 tahun membutuhkan 17 mg.
  • Laki-laki usia 19-80 tahun ke atas membutuhkan 13 mg.

(Baca juga: macam-macam mineral dan fungsinya)

Fungsi Zinc

Jika sudah melihat kebutuhan harian akan zinc yang perlu dipenuhi dan kemudian mengikutinya, ada sejumlah manfaat yang pastinya akan dapat dirasakan oleh tubuh. Berikut di bawah ini bisa dilihat apa saja manfaat serta fungsi zinc yang tubuh perlukan.

  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Ketika manusia memiliki kekebalan atau sistem daya tahan tubuh yang rendah, maka penyakit-penyakit yang berasal dari bakteri, virus serta parasit akan mudah menyerang. Zinc adalah zat yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh tetap stabil dan zinc jugalah yang akan mampu meningkatkan kekebalan tubuh yang rendah. Nutrisi satu ini bila terpenuhi dengan baik maka akan sanggup mendukung pencegahan penyakit.

Fungsi sistem daya tahan tubuh manusia tak akan berjalan dengan baik dan bahkan mengalami kerusakan dikarenakan defisiensi zinc. Kerentanan terhadap bermacam-macam patogen akan meningkat ketika zinc tak terpenuhi secara normal seperti yang dikemukakan oleh sebuah penelitian pada American Journal of Clinical Nutrition. Zinc memiliki 2 cara ampuh dalam memberikan perlindungan bagi tubuh, yaitu sebagai berikut:

  • Mengatur serangan pada sel yang sudah kena infeksi atau yang telah terkena kanker.
  • Mengontrol respon imun.

(Baca juga: cara menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit)

Sponsors Link
  1. Sebagai Obat Pilek

Selain sebagai peningkat kekebalan tubuh, zinc adalah zat yang mempunyai kemampuan dalam menyembuhkan penyakit pilek, khususnya tablet hisap zinc yang bisa menolong durasi menderita flu menjadi lebih singkat sebanyak 40 persen. Konsumsi zinc, entah itu dalam bentuk sirup atau tablet hisap akan memberi manfaat baik bagi tubuh menurut kesimpulan dari review Cochrane. Keparahan pilek bisa diturunkan hanya dalam waktu tidak lebih dari 24 jam sejak gejala pilek muncul sehingga akan sangat berguna dalam mencegah maupun mengobati.

(Baca juga: cara mengobati flu)

  1. Sebagai Obat Diare

Dikatakan oleh WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia bahwa diare adalah penyakit yang mematikan di mana ada sekitar 1,6 juta anak yang usianya di bawah 5 tahun yang meninggal akibat diare. Dari situlah ditegaskan oleh sebuah studi PloS Medicine bahwa penggunaan zinc perlu ditingkatkan di Bangladesh demi mengatasi diare pada anak. Dengan memberikan tablet zinc pada anak yang mengalami diare selama 10 hari tanpa putus akan sangat berhasil; bahkan serangan infeksi diare di kemudian hari pun dapat dicegah dengan konsumsi zinc ini.

(Baca juga: obat diare tradisional)

  1. Menurunkan Risiko Kerusakan Otak dan Perubahan Suasana Hati Tak Menentu

Zinc juga biasanya berada di bagian otak dan rupanya salah satu fungsi dari zat ini adalah menurunkan risiko kerusakan otak akibat oksidatif. Rusaknya organ penting ini masih ada hubungannya dengan perkembangan sejumlah penyakit, yaitu Parkinson dan Alzheimer. Suasana hati yang berubah-ubah cepat juga ada pengaruhnya dari otak dan dengan memenuhi kebutuhan zinc, ada efek menenangkan yang akan diberikan kepada otak.

Ketika otak dapat menjadi tenang karena efek dari zinc, maka saat kadar zinc di dalam tubuh menurun atau terlalu rendah, ada penurunan mood dan agitasi yang bakal terjadi. Ditemukan juga bahwa pasien depresi berat memang dasarnya memiliki tingkat zinc rendah pada tubuhnya dan ada juga kecurigaan akan kaitan antara zinc dengan penyerapan serotonin pada bagian otak. Beberapa penelitian pun menyebutkan adanya hubungan antara depresi sehabis melahirkan dengan zinc yang sedikit serta adanya manfaat baik zinc untuk anak-anak yang menderita autisme.

(Baca juga: penyebab down syndrome)

  1. Meningkatkan Kesuburan dan Kesehatan Pria

Zinc adalah senyawa yang rupanya sangat bermanfaat bagi para pria dalam hal kesehatan maupun kesuburan. Hal ini dikarenakan zinc memang disimpan di dalam prostat, sperma serta testis pada pria dan sudah terbukti. Oleh karena itulah, telah ditunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen zinc para pria akan merasakan adanya peningkatan jumlah sperma, morfologi dan motilitas. Tak hanya itu, zinc pun berperan vital dalam menurunkan risiko pembesaran prostat yang pada umumnya dialami oleh para pria yang usianya 50 tahun lebih di mana mereka lebih memiliki risiko terkait benign prostatic hyperplasia atau BHP. Bahkan zinc sangat dibutuhkan lebih oleh para remaja laki-laki karena mampu mendukung perkembangan dan pertumbuhan seksual mereka.

  1. Meningkatkan Kesehatan Mata

Organ hati setiap manusia memerlukan mineral zinc karena pada proses sintesis vitamin A, senyawa ini sangat penting. Memengaruhi kondisi penglihatan kita, zinc akan mendukung proses sintesis vitamin A sehingga kesehatan mata kita pun meningkat. Dapat dikatakan bahwa ini juga termasuk bagian dari mekanisme dalam pengangkutan vitamin A ke aliran darah melaju menuju mata.

(Baca juga: akibat kekurangan kolagen)

  1. Menyehatkan Kulit

Karena bersifat antioksidan, zinc adalah zat yang menguntungkan bagi tubuh kita di mana kulit pun akan merasakan manfaatnya karena ada perlindungan yang disediakan untuk jauh dari UV. Zinc juga sangat baik dalam membantu produksi kolagen sehingga kulit ketika terluka akan lebih cepat sembuh, bahkan dengan kolagen kondisi alergi dan kulit kering pun akan dapat dicegah dengan baik. Senyawa ini juga dapat diandalkan dalam pengobatan jerawat sebab zinc mempunyai fungsi penting sebagai pengatur kelenjar minyak dan bersifat anti inflamasi pada kulit.

  1. Menurunkan Risiko Degenerasi Makula

Seiring penambahan usia manusia, risiko adanya degenerasi makula pun otomatis meningkat dan kondisi ini dikenal sebagai sebuah kondisi kemunduran pada makula. Beberapa dari kita mungkin belum tahu banyak akan hal ini; kondisi ini adalah terjadinya perubahan sehingga ketajaman indera penglihatan menurun. Pada kondisi yang lebih lanjut, apabila tidak ditangani dengan cepat dan benar, akibatnya adalah kehilangan fungsi penglihatan sentral.

Penting untuk diketahui bahwa retina kita dapat terancam rusak pada bagian selnya dan dengan pemenuhan zinc di dalam tubuh, pencegahan kerusakan sel dapat dilakukan. Bahkan dengan zinc yang cukup, berkembangnya degenerasi makula akan dapat ditunda, yang artinya kehilangan penglihatan dapat dicegah juga seperti yang ditunjukkan oleh sebuah penelitian yang terbit pada Archives of Ophthalmology.

(Baca juga: jenis-jenis penyakit mata – ablasio retina mata)

  1. Sebagai Pengatur Neuron

Fungsinya sebagai pengatur neuron, zinc sangat bermanfaat baik dalam memberikan pengaruh ketika kita dalam proses belajar dan mengingat akan sesuatu. Sebuah penelitian asal University of Toronto yang terbit pada jurnal Neuron menyatakan bahwa peran zinc sangat penting akan komunikasi neuron satu dengan yang lain. Bagaimana terbentuknya ingatan kita juga akan dipengaruhi oleh komunikasi neuron ini sehingga kita bisa belajar sesuatu lebih fokus dan lebih baik.

  1. Mengatasi dan Mencegah Pneumonia
  2. Sebagai Obat Osteoporosis
  3. Sebagai Obat Gangguan GHDP atau Gangguan Hiperaktivitas dan Defisit Perhatian

(Baca juga: cara meningkatkan fokus)

Efek Kekurangan Zinc

Setelah melihat segudang manfaat dari zinc seperti yang telah disebutkan di atas, tentu kita pun akhirnya tahu bahwa zinc begitu penting dan tak bisa dianggap remeh keberadaan dan asupannya untuk tubuh kita. Jika sampai kekurangan zinc, efek-efek di bawah ini dapat dialami:

  1. Merusak Penglihatan

Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya dari bagian manfaat zinc, zinc adalah zat penting yang mendukung kesehatan mata agar terjaga dengan baik. Maka ketika zinc di dalam tubuh kadarnya rendah dan penanganan tak dilakukan segera, jelas akan timbul beberapa masalah pada penglihatan kita dan memicu timbulnya perubahan pada retina yang bisa makin serius jika terus diabaikan. Zinc mendapat peran untuk menjaga kesehatan fungsi mata, jadi jika sampai tubuh kekurangan senyawa ini, mata akan kehilangan fungsinya di mana risiko ini begitu berbahaya jika sampai pada kebutaan.

(Baca juga: kelainan yang terjadi pada mata)

  1. Flu

Karena fungsi zinc yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta menjauhkan tubuh dari segala virus dan bakteri, maka saat kekurangan zat ini tubuh akan dengan gampangnya terkena penyakit. Zinc tak memiliki pengaruh yang berarti ketika kadarnya terlalu rendah sehingga virus pun tak dapat dilawan dan malah meningkatkan gejala flu meski memang belum diketahui betul bagaimana proses ini dapat terjadi. Selain virus flu, zinc pun juga diketahui mempunyai sifat antivirus yang dapat membasmi virus herpes.

(Baca juga: cara meningkatkan daya tahan tubuh)

  1. Ketidaksuburan pada Pria

Salah satu manfaat dan fungsi zinc adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan kesuburan para pria, jadi saat zinc kurang di dalam tubuh, infertilitas pria pun akan terpengaruh. Itulah mengapa para pria wajib untuk senantiasa memenuhi kebutuhan harian normal akan nutrisi satu ini sehingga segala masalah seksual dapat dihindari. Selain itu proses dari pembentukan sperma akan terganggu, berikut juga proses perkembangan organ seks sekunder maupun primer yang dimiliki para laki-laki.

Zinc yang kurang akan memicu penurunan dari fungsi testikular dan inilah menjadi alasan di mana kemudian memberi dampak buruk bagi proses spermatogenesis serta sel-sel Leydig di mana hormon testosteron dihasilkan. Testosteron ini merupakan hormon yang dijumpai pada tubuh pria yang tugasnya adalah untuk memengaruhi libido.

(Baca juga: cara meningkatkan hormon testosteron)

  1. Kerusakan Otak

Zinc juga adalah zat penting yang bila kadarnya rendah akan memengaruhi fungsi serta cara kerja otak. Kerusakan di bagian otak berpotensi besar apabila didukung juga dengan keberadaan penyakit alzheimer serta Parkinson yang tengah berkembang. Kerusakan otak ini akan berimbas pada suasana hati atau mood kita sewaktu-waktu karena zinc sendiri memiliki manfaat untuk menenangkan otak. Masalah pada otak ini kemudian akan membuat penurunan mood dan hal ini hanya dapat dikendalikan ketika kita mengonsumsi zinc lebih banyak.

(Baca juga: kesehatan sistem saraf otak)

  1. Depresi

Masih ada hubungannya dengan poin sebelumnya, yaitu rusaknya otak, seorang wanita yang baru saja melahirkan dapat mengalami depresi ketika tubuhnya tak mendapat cukup asupan zinc. Bahkan sudah terbukti bahwa pasien yang menderita depresi sebenarnya masalah utama ada pada kekurangan zinc dalam tubuh mereka. Ketika zinc dan penyerapan serotonin di otak ada kaitannya satu sama lain, depresi adalah akibatnya.

  1. Lambatnya Penyembuhan Luka

Tak hanya vitamin E saja yang berguna dalam menjaga kesehatan kulit, bahkan zinc pun memiliki fungsi tersebut. Ketika kulit mengalami luka dan asupan zinc terlalu sedikit dan tidak begitu cukup, maka luka tersebut akan memakan waktu lama untuk bisa sembuh total. Intinya, kekurangan zinc bakal menghambat pemulihan luka pada kulit.

(Baca juga: penyebab luka tidak cepat kering)

  1. Gangguan Usus

Efek dari kekurangan zinc juga terjadi pada usus di mana ada gangguan dalam proses penyerapan sari-sari makanan yang kita konsumsi setiap hari. Inilah kondisi yang disebut juga dengan istilah sindrom malabsorpsi dan ini tak akan baik bagi pencernaan yang bila dibiarkan bisa saja menyebabkan penyakit lainnya yang berhubungan dengan saluran cerna kita.

  1. Kerontokan Rambut

Zinc tak hanya baik untuk menjaga kesehatan kulit, tapi juga rambut, dan ketika asupan zinc pada tubuh termasuk rendah, otomatis akan ada masalah pada rambut. Rambut rontok mungkin dapat terjadi dikarenakan produk perawatan rambut yang kurang cocok, tapi hal ini juga bisa dipicu oleh kurangnya zinc pada tubuh. Rambut yang rontok karena rendahnya zinc terjadi sepotong-sepotong dan ada di area tertentu saja.

(Baca juga: penyakit yang menyebabkan rambut rontok parah)

Efek Kelebihan Zinc

Setelah mengetahui segala efek yang terjadi apabila sampai kekurangan zinc, kita pun perlu mewaspadai konsumsi berlebihan mineral satu ini. Berikut ini bisa dilihat efek apa saja yang dapat terjadi pada tubuh kita bila kita tidak hati-hati dalam menentukan konsumsi dan asupan zinc dari makanan maupun suplemen.

  1. Keracunan

Ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi mineral maupun vitamin, nutrisi kemudian dapat berubah menjadi racun. Kebanyakan mengonsumsi mineral, apalagi dari suplemen kurang baik untuk kesehatan dan bisa berbahaya bagi organ-organ dalam tubuh kita yang bisa teracuni. Diare adalah salah satu gejala keracunan akibat kebanyakan asupan zinc. Itulah mengapa asupan ini perlu untuk dikurangi.

(Baca juga: bahaya keracunan aflatoksin)

  1. Gagal Ginjal Kronis

Kelebihan dalam mengonsumsi zinc juga dapat berakibat fatal pada bagian ginjal karena ginjal. Apabila seseorang sudah terdiagnosa mengidap penyakit ginjal atau sebelumnya kondisi ginjal sudah bermasalah, mengonsumsi zinc, khususnya suplemen zinc sulphate akan memperparah kondisi ginjal. Penanganan yang terlambat bisa memicu gagal ginjal pada level kronis.

(Baca juga: penyakit ginjal)

  1. Sakit Kepala

Mengonsumsi zinc secara berlebihan pun dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala jika hal ini tidak segera dibatasi. Sakit kepala juga bisa menjadi bagian dari gejala keracunan akibat asupan lebih zinc di dalam tubuh. Perhatian dosisnya, terlebih jika mengonsumsi suplemen karena akan lebih baik jika suplemen dikonsumsi atas dasar saran dan petunjuk dokter.

  1. Mual, Muntah dan Kehilangan Nafsu Makan

Berlebihan dalam memperoleh zinc juga mampu memicu efek kehilangan nafsu makan, ini yang kemudian juga bisa membuat seseorang lebih gampang merasa mual-mual yang diikuti dengan muntah. Ketika perut terasa mual dan muntah, apalagi disertai dengan sering sakit kepala, otomatis nafsu makan pun akan menurun. Memang gejala seperti ini berpotensi menandakan adanya penyakit lain dan bukannya disebabkan oleh kelebihan zinc, maka dari itu memeriksakan ke dokter akan lebih baik supaya bisa diketahui dan ditangani lebih awal.

(Baca juga: cara meningkatkan nafsu makan)

  1. Kram Perut

Rupanya ketika asupan mineral zinc terpenuhi secara berlebihan malah justru bisa membuat perut bermasalah. Salah satu gejala yang akan timbul adalah kram perut dan ini kemungkinan juga menjadi bagian dari ciri-ciri keracunan zinc.

(Baca juga: penyebab kram perut bagian kiri)

Sumber Makanan Zinc

sponsored links

Untuk mendapat asupan lebih zinc, sumber-sumber makanan yang akan diulas di bawah ini adalah yang terbaik. Hanya saja jika mengalami kelebihan zinc dengan berbagai gejala yang sudah disebutkan di atas, makanan-makanan ini perlu dihindari dan dibatasi.

  1. Beras Merah (2,2 mg per 100 gram)

Untuk memperoleh zinc secara mudah, ada beras merah yang bisa diandalkan. Mengonsumsi beras merah ketimbang beras putih adalah pilihan yang baik karena memang beras merah terbukti bagus untuk kesehatan. Indeks glikemiknya yang rendah menjadikan nasi merah pilihan yang lebih baik dari nasi putih, apalagi dengan kandungan zinc-nya.

(Baca juga: makanan sehat untuk penderita stroke)

  1. Daging Sapi (4,18 mg per 100 gram)

Kandungan zinc di dalam daging sapi cukup tinggi dan dari daging sapi ini, kita tak hanya bakal mendapatkan zinc saja, ada juga kandungan proteinnya yang sangat kaya. Tak hanya itu, zat besi maupun magnesium juga terdapat di dalamnya sehingga tubuh akan ternutrisi dengan baik, khususnya bagian tulang kita. Jangan memilih daging sapi sembarangan karena kandungan-kandungan tersebut hanya ada pada daging sapi berkualitas.

  1. Ikan Salmon

Ikan jenis ini terbilang populer karena kebaikannya untuk tubuh, terutama karena ada omega-3 di dalamnya untuk perkembangan otak dan memperlancar peredaran darah sehingga risiko penyakit jantung dapat dikurangi. Zinc pada ikan salmon pun cukup tinggi, selain itupun masih ada mineral-mineral lain yang akan membantu tubuh menjalankan fungsinya lebih sempurna, yaitu selenium dan kalsium.

(Baca juga: makanan untuk menurunkan kolesterol dan asam urat)

  1. Hati Sapi

Sumber makanan satu ini memang penuh lemak dan kerap digolongkan pada makanan pantangan para penderita jantung, stroke, asam urat, darah tinggi maupun kolesterol tinggi serta penyakit serius lainnya. Memang untuk mendapatkan zinc, kita boleh mengonsumsinya, tapi bukan berarti konsumsi bisa berlebihan. Jika dikonsumsi sesuai pada porsi yang tepat, ada sumber mineral selain zinc yang bisa didapatkan, yaitu seperti magnesium, kalium, serta zat besi.

  1. Biji Semangka (10 mg per 100 gram)

Kandungan zinc pada biji semangka juga tinggi sehingga bila tertarik, kita bisa mengonsumsinya. Biji semangka biasanya kita kenal dengan bentuk kwaci ini menawarkan nutrisi yang banyak, seperti halnya lemak sehat, vitamin B kompleks, magnesium, dan protein.

  1. Biji Wijen (10 mg per 100 gram)

Bahan ini biasanya lebih sering digunakan untuk campuran dalam membuat makanan dan mungkin masih banyak yang belum tahu bahwa biji wijen pun memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Selain zinc, magnesium adalah jenis mineral lainnya yang terkandung di dalam biji wijen sehingga manfaat dari magnesium pun bisa terserap oleh tubuh.

  1. Bayam (0.53 mg per 100 gram)

Bayam merupakan salah satu jenis sayur yang menjadi favorit para vegetarian sebab nutrisinya yang tinggi. 1 porsi bayam beratnya hanya 100 gram dan mengandung 23 kalori saja sehingga sangat baik juga untuk diet rendah kalori. Selain zinc, masih ada serat yang bagus untuk pencernaan tubuh kita.

(Baca juga: bahaya sayur bayam yang dihangatkan)

  1. Jamur (1,4 mg per 1 cangkir)

Tergolong jenis sayuran, jamur merupakan sumber mineral zinc yang bisa dikonsumsi secara aman asalkan tak terlalu banyak. Hampir tidak ada kandungan lemak di dalam jamur, bahkan kalorinya pun juga rendah sehingga bagus dan sangat terekomendasi untuk yang ingin diet. Zinc di dalam jamur mungkin kadarnya tak begitu tinggi, namun boleh juga dikonsumsi setiap hari.

  1. Cokelat Hitam (9,6 mg per 100 gram)

Bersifat antioksidan, cokelat hitam akan menjaga tubuh kita dari serangan penyakit, bahkan meningkatkan kesehatan mental serta mampu mencegah kanker. Hati-hati dalam memilih cokelat karena kebanyakan produk cokelat mengandung lebih sedikit kakao di mana kalorinya begitu tinggi begitupun dengan kadar gulanya. Zinc di dalam cokelat hitam juga mampu mencegah penyakit-penyakit akibat kekurangan zinc.

(Baca juga: makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi)

  1. Biji Labu (10,3 mg per 100 gram)

Sistem kekebalan pada tubuh kita akan mampu ditingkatkan oleh tingginya kandungan zinc di dalam biji labu, danbiji labu ini jugalah yang akan menurunkan risiko kanker prostat. Zinc yang maksimal dapat diperoleh apabila kita mengonsumsinya secara mentah, meski boleh juga mengolahnya dengan cara dimasak dengan risiko kandungan zinc menjadi berkurang.

  1. Bawang Putih

Bahaya bawang putih mentah memang telah diketahui, ada juga efek samping bawang putih yang perlu diwaspadai. Tapi tetap saja, bawang putih merupakan bumbu dapur bernutrisi dan menyehatkan dengan kandungan zinc, selenium, vitamin C, vitamin B6 dan juga mangan.

  1. Kerang (76 mg per 6 tiram)

Mineral tinggi di dalam makanan laut itu sudah pasti, tak terkecuali pada kerang. Zinc pada kerang mampu meningkatkan kesehatan kita dan mengonsumsinya sekali-kali tak akan membuat kantong kita kering.

Itulah mengenai zinc yang mungkin belum banyak diketahui manfaat serta efek kekurangan dan kelebihannya. Zinc sama pentingnya dengan jenis mineral lainnya untuk tubuh manusia, maka jaga asupannya supaya tubuh berfungsi sempurna.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Friday 20th, May 2016 / 09:01 Oleh :
Kategori : Mineral