Home Penyakit dan KelainanAngioedema Angioedema – Ciri Ciri, Penyebab Dan Pengobatannya

Angioedema – Ciri Ciri, Penyebab Dan Pengobatannya

by Henny Anugerah

Angioedema adalah pembengkakan yang muncul beberapa saat setelah tubuh melepaskan zat histamin sebagai reaksi penolakan terhadap benda asing .Angioedema dapat menyerang siapa saja yang biasanya terjadi disekitar mata, Lidah, bibir Saluran tenggorokan bahkan bisa juga menyerang pada organ tubuh bagian dalam misalnya usus atau paru paru. (Baca Juga: Ciri Ciri Penyakit Paru Paru Basah , Obat Flek Paru-paru)

Ciri-ciri Angioedema

  • Permukaan atau lapisan bawah dalam kulit mengalami pembesaran (bengkak) dari yang ringan hingga berat yang terkadang diiringi dengan gatal gatal kecil.
  • Disekitar area pembengkakan mengalami perubahan warna misalnya kulit menjadi kemerahan, Terasa hangat, Sakit bahkan rasa sakitnya menjalar pada pembuluh darah disekitar pembengkakan, Misalnya jika bengkak padaa kelopak mata maka rasa nyerinya bisa dirasakan sampai pada bagian tulang hidung.
  • Pembengkakan bisa bertahan sampai 2 hari dan bisa berpindah pada area lain dengan durasi masa pembengkakn yang lebih lama misalnya seminggu.
  • Pada umumnya angiodema dapat sembuh dengan sendirinya jika bukan muncul akibat anda memiliki riwayat keluarga yang juga penderita alergi atau karena anda memiliki penyakit yang berkaitan dengan autoimun.

(Baca Juga: Penyebab Kulit Kepala Terasa Panas Dan Perih  , Penyebab Kulit Bergaris)

Penyebab Angiodema

Faktor internal ( keturunan )

Angioedema sangat erat hubungannya dengan Faktor Keturunan, walaupun banyak pula manusaia yang terkena angioedema bukan karena faktor tersebut.
Seseorang yang memiliki riwayat keluarga yang juga penderita angioedema, Setidaknya akan kembali diturunkan pada generasi berikutnya. Alergi akibat genetika dapat dicegah kemunculannya dengan penggunaan obat anti alergi rekomendasi dokter. Alergi yang terkait adalah karena makanan, Obat obatan tertentu, Polutan udara dan lain lain. (Baca Juga: Jenis-Jenis Antibiotik)

1. Alergi makanan

Ciri ciri alergi makanan paling sering berbentuk seperti biduran, Pembengkakan atau gatal gatal. Makanan yang sering menimbulkan munculnya angioedema pada penderita alergi adalah makanan laut seperti kepiting, Udang, Kerang, Ikan, Cuni cumi, Kerang dan sebagainya. (Baca Juga: Obat Rhinitis Alergi)

2. Alergi obat

Pada sebagian orang ada yang tidak cocok dengan zat kimia yang ada pada obat tertentu (Misalnya jenis penisillin, Aspirin, Obata penurun tekana sdarah Dan ibuprofen) sehingga memicu tubuh melepaskan histamin sebagai bentuk pertahanan dan penolakan terhadap zat kimia obat yang dianggap sebagai benda asing mencurigakan yang dapat mencederai jaringan tubuh misalnya darah. Salah satu ciri ciri alergi obat adalah muncul ruam ruam kemerahan dan gatal. (Baca Juga: Obat Tradisional Alergi Telur)

3. Alergi cuaca

Cuaca yang terlalu dingin atau panas dapat menyebabkan munculnya gejala angioedema. Perubahan cuaca yang tiba tiba menimbulkan jaringan tubuh tertentu misalnya kelopak mata menjadi mendapat tekanan terus menerus untuk mempertahankan diri agar jaringan tetap stabil. Jaringan yang terus mendapat tekanan akan mengalami kelelahan dan memicu munculnya pembengkakan. (Baca Juga: Makanan Penyebab Alergi Gatal)

Faktor Eksternal (Bukan keturunan)

Angioedema bisa menyerang pada orang orang yang tidak memiliki riwayat atau keturunan alergi. Kondisi tersebut karena sifat alerginya disebabkan faktor lingkungan.Diantaranya:

1. Serangan virus

Virus ada dimana saja tanpa kita sadari. Virus adalah salah satu penyebab angioedema yang bukan karena faktor keturunan. Virus dapat berada pada polutan udara yang kotor misalnya asap kendaraan, Asap pembakaran sampah, Asap rokok, Debu jalanan atau bahkan paparan sinar matahari siang .Virus yang tidak sengaja masuk kedalam rongga hidung atau mulut dapat mencederai jaringan tubuh tertentu misalnya saluran tenggorokan. (Baca Juga: Perbedaan Sakit Karena Virus dan Bakteri)

2. Penyakit autoimun

Seseorang yang mempunyai penyakit berkaitan dengan autoimun misalnya Kanker darah, Penyakit lupus Atau masalah linfoma maka penderita akan mudah mengalami angiodema dengan tiba tiba ataupun dalam durasi yang lambat. Penyakit yang berkaitaan dengan autoimun sangat rentan terkena pembengkakan dibagiaan beberapa tubuh akibat turunnya imunitas. (Baca Juga: Ciri Ciri Penyakit Autoimun)

3. Akibat gigitan serangga

Gigitan serangga dapat menyebabkan angioedema pada lokasi yang terserang gigitan tersebut. Serangga akan melepaskan racun lalu akan masuk dalam aliran darah dan dicurigai tubuh sebagai benda asing yang harus di lenyapkan, Kondisi ini dpat menyebabkan tubuh segera melepaskan zat histamin sebagai respon positif dalam bentuk alergi sehingga jaringan tetap dalam kondisi baik.Gigitan serangga dapat disebabkan karena nyamuk, Semut api, Kalajengking, Lipan ataupun kelabang. (Baca Juga: Langkah Pertolongan Pertama pada Gigitan Ular)

4. Akibat cedera/ Dermatographi

Reaksi alergi dapat terbentuk akibat jaringan mengalami cedera atau dermatographi yaitu pembengkakan kecil yang muncul pada bagian kulit yang sebelumnya telah mengalami tekanan secara terus menerus sehingga menyebabkan jaringan cedera dan timbul pembengkakn. Misalnya Tidur dalam posisi miring yang mengharuskan mata tertindih secara terus menerus sehingga alirn darah tersumbat dan muncul pembengkakan. (Baca Juga: Penyembuhan Cedera Lutut)

5. Stres ringan dan berat

Kondisi psikologi yang tidak stabil karena stres atau depresi dapat menyebabkan seseorang mudah terserang angioedema yang bersifat sementara. Tetapi jika kondisi stres atau depresi tidak segera diatasi maka angiodema akan mengalami perubahan menjadi bentuk masalah kesehatan yang serius yang dapat menimbulkan pembengkakan yang tidak mudah hilang. Stres ringan atau berat sama sama mempunyai dampak memicu munculnya tekanan pada jaringan tertentu mislnya area kelopak mata yang membengkak. (Baca Juga: Cara Menghilangkan Stres Pikiran)

Pengobatan Secara Umum

Pengobatan secara umum dapat dijadikan sebagai pencegah atau pertolongan umum yang bisa di lakukan secara spontan pada siapa saja dalam kondisi darurat.

1. Kompres air dingin

Ketika kelopak mata atau bagian tubuh lain memgalami pembengkakan anda bisa mengambil langkah mudah tetapi ampuh mengempiskan pembengkakan dan mengurangi rasa nyerinya yaitu dengan cara mengompres bagian yang bengkak dengan air dingin atau Menggunakan es batu yang telah dibalut dengan kain tipis/Handuk kecil. (Baca Juga: Bahaya Minum Air Dingin Setelah Makan)

2. Obat anti alergi

Ketika pembengkakan telah terjadi bisa lngsung mengkonsumsi obat anti alergi tanpa resep dokter jenis antihistamin, Loratridine, Chlorpheniramine, Atau obat dengan resep dokter jenis fexotenadine, Desloratriadine dan hidroksizin. Obat tersebut mampu meredakan pembengkakan dengan cepat. (Baca Juga: Obat Herbal Alergi Kulit )

3. Menghindari makanan tertentu

Bagi yang memiliki angiodema keturunan sebaiknya meenghindari apapun bentuk makanan yang dapat memicu alergi misalnya makanan hasil laut, Produk susu, Kacang kacangan dan sebagianya, Karena alergi makanan adalah yang paling mudah menyerang orang orang yang memiliki garis keturunan alergi. (Baca juga: Obat alergi makanan , Makanan penyebab alergi kulit)

4. Hindari paparanb sinar matahari

Bahaya sinar matahari di siang hari bagi kesehatan dan kulit perlu dihindari karena dapat meningkatkan produksi melanin penyebab munculnya flek hitam tetapi juga dapat menyebabkan munculnya gejala angiodema mislnya munculnya ruam ruam kemerahan, Pembengkakan dan gatal gatal. Gunakan pelindung matahari misalnya suncreen SPF 15-30 atau penggunaan payung, Kacamata, Topi atau baju lengan panjang. Sedapat mungkin tisak berinteraksi langsung dibawah terik matahari siang terlalu lama jika anda dalam kondisi tidak memakai perlindungan setidaknya dengan pengolesan krim pelindung matahari. (Baca juga : Bahaya radiasi sinar matahari)

5. Menghindari radikal bebas

Radikal bebas ada pada makanan, Minuman, Lingkungan termasuk polutan udara yang didalamnya telah dihinggapi berbagai macam bakteri dan virus yang dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan dibawah lapisan kulit. Guankan penutup hidung jiika anda melewati lokasi yang memiliki kadar polutan udara kotior yang tebal misalnya jalan raya, Lokasi pembakaran sampah Atau lokasi yang memiliki struktur tanah yang berdebu dan berpasir. (Baca Juga: Cara Mengatasi Mata Kering)

6. Suntikan adrenalin

Secara umum untuk menyembuhkan angiodema, Dokter akan menggunakan injeksi khusus berupa suntikan adrenalin (epirefrin) dengn dosis yang disesuaikan dengan kondisi alergi serta penyebabnya. (Baca Juga: Cara Meningkatkan Adrenalin)

Pengobatan Secara Tradisional

Pengobatan cara tradisional ditujukan untuk pencegahan dan perawatan bagi penderita angioedema maupun bukan penderita angioedema secara genetika. Ramuan tradisional bisa digunakan setiap hari atau sesuai dengan kondisi tubuh yang sedang berlangsung.

1. Bawang putih

Ambilah 2 siung bawang putih lalu hancurkan atau ditumbuh halus lalu aperaslah sarinya. Air bawang putih mentah dapat dioleskan pada lokasi yang terkena angioedema. Jika pembengkakn terjadi pada kelopak mata maka oleskan secara hati hati jangan sampai terkena mata. Bawang putih memiliki senyawa kuat ( Senyawa allicin, Saltivine, Antisptik, Antibakteri, Antibiotik Dan antiperadangan) yang mampu meredakan rasa sakit dan mengempiskan pembengkakan sehingga kemerahan pada permukaan kulitpun ikut hilang.  (Baca Juga: Manfaat Menaruh Bawang Putih di Telinga)

2. Bawang merah

Ambilah satu bulatan bawang merah lalu kupas kulitnya kemudian tumbuklah hingga halus. Balurkan pada bagian yang mengalami pembengkakan, Ulangi beberapa kali sampai pembengkakan mengempis. Bawang merah memiliki kandungan senyawa yang dapat menyembuhkan angioedema dari dalam dan luar tubuh. Didalam bawang merah terdapat zat allisin, Aliin, Alilpropil disulfide, Fitosterol dan lain lain. Untuk perawatan dari dalam Bawang merah bisa diiris dan diseduh dalam air matang panas, Dinginkan lalu diminum untuk penyembuhan angioedema yang menyerang tenggorokan, Usus dan paru paru. (Baca Juga: Efek Samping Bawang Merah)

3. Daun sirih

Ambillah 5 lembar daun sirih hijau atau merah (pilih salah satu) lalu iris irislah menjadi beberapa bagian kemudian rebuslah dengan menggunakan takaran air 3 gelas dan biarkan mendidih hingga menyisakan hanya satu gelas saja. Dinginkan lalu saringlah airnya. Minumlah 2 kali sehari. Daun sirih mengandung senyawa aktif yang dapat mengobati dan bekerja aktif didalam tubuh pada orang orang yang mengalami gejala angioedema maupun angiodema yang telah parah. Hal itu karena daun sirih memiliki kandungann minyak atsiri yang mengandung zat bitlepherrol, Seskulterpen, Zat samak, Zat kavikol, yang mampu mengatasi angiodema akibat serangan bakteri, Kuman atau organisme lain yang berasal dari udara kotor yang mengandung radikal bebas. (Baca Juga: Obat Herbal Biduran)

4. Daun jombang

Ambilah beberapa daun jombang lalu rebuslah sampai mendidih. Saringlah airnya kemudian minumlah selagi minuman tersebut masih hangat 2 kali sehari atau hentikan ketika pembengkakan sudah sembuh. Daun jombang memiliki kandungan kimia yang alami dan mampu menyembuhkan pembengkakan akibat alergi yang disebabkan faktor keturunan maupun faktor eksternal, Terdiri dari senyawa koumestrol, Asparagin, Zat kholine, Pectin dan inolin yang mampu memgeluarkan racun dalam pembengkakn (angiodema) yang disebabkan karena virus.

5. Kunyit, Madu dan sambiloto

Kunyit mengandung zat anti bakteri dan anti peradangan bagi pembengkakan yang disebabkan karena virus ataupun karena alergi terdiri dari zat kurkumin, Heptadien, Minyak atsiri yang didalmnya terdapat zat seskuiterpen dan turunan dari senyawa fenil propana turmen dan beberapa mineral (Magnesium, Besi, Mangan dll) anti penghambat karsinogeus, antihepatotolsik.
Sedangkan madu adalah bertindak sebagai antioksidan yang menguatkan dari kinerja zat pada kunyit lalu sambiloto memiliki kandungan senyawa kuat hidrotop dan Andrographolide yang jiika bergabung dengan madu dan kunyit dapat mempercepat penyembuhan masalah angioedema. (Baca Juga: Efek Samping Daun Sambiloto)

6. Buah leunca

Leunca atau bahasa ilmiahnya solanum nigrum.L merupakan tanaman herbal yang dapat dibuat jus karena dapat meredakan nyeri akibat pembengkakan dan menyembuhkan penyakit perut akibat gangguan pencernaan (usus) yang muncul akibat masalah angioedema. Buah leunca mengandung senyawa solanine, Solasonine, Solamargine, Zat chaconine, Steroidal alkaloid solasodine dan steroidal sapogenijn diosgenin dan tigogenin. (Baca Juga: Obat Gatal Jamur Tradisional)

7. Asam jawa, Temulawak dan madu

Khasiat Asam jawa untuk kesehatan bersifat analgesik (menghilangkan rasa nyeri) dan sebagai antiseptik. Didalmanya banyak nutrisi dan senyawa aktigf yang mampu meningkatkan imunitas tubuh saat angioedema sedang terjadi dan sekaligus meningkatkan aliran darh disekitar pembengkakan. Senyawa tersebut terdiri dari zat generial, Limonen, Peptin, Leusin, Phenylalanine, Proline, Pipecolic acid, Citric acid dan lain lain.
Sedangkan temulawak Mengandung senayawa germakron yang berfungsi sebagai anti analgesik aktif yaitu menghilangkan rasa nyeri pada pembengkakan dan senyawa xanthorrizol serta kurkuminoid memiliki efek antioksidan kuat karena dapat memperbaiki fungsi pencernaan dan hati dimana oragan tubuh tersebut mudah terserang virus yang menyebabkan angioedema.
Sedangkan madu bertindak sebagai antioksidan yang dapat mendukung dari manfaat temulawak dan asam jawa menjadi benar benar maksimal dalam mengatasi kasus angioedema. (Baca Juga: Bahaya Minum Kunyit Setiap Hari)

8. Lidah buaya

Khasiat Lidah buaya untuk kulit sering disebut ahli kecantikan sebagai aloe vera yang memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak dan beberapa senyawa yang mampu mengatasi peradangan, Menghilangkan rasa nyeri dan mengobati gangguan perut serta lambung yang mengalami pemengkakn akibat angioedema. Senyawa twrsebut diantaranya ester asam sinamat, Lignin, anthronol, Barbaloin, Saponin, Anthraquinon, Asam aloeat dan lain lain.
Lendirnya dapat dioleskan pada bagian luar tubuh yang mengalami kasus alergi akibat angioedema, Sedangkan untuk perawatan dari dalam lidah buaya bisa dijadikan sebagai jus (diblender) dan diminum 2 kali sehari. (Baca Juga: Khasiat Belimbing Wuluh)

9. Daun kelor

Khasiat daun kelor untuk kesehatan terbukti menyembuhkan karena didalamnya memiliki 100 senyawa aktif yang dapat dijadikan refrensi untuk meningkatkan kesehatan jaringan yang mengalami kerusakan akibat masalah angioedema . Daun kelor terbukti mampu mengatasi peradangan, Meningkatakan sistem kekebalan tubuh dan mengeluarkan racun gigitan seranggga penyebab angioedema. Beberapa nama senyawa diantara 100 jenis tersebut diantaranya Methyl dexadecanoat, Ethyl 9-octadecanoate, Etil hexadecanoate, Etil pentadecanoate, Methyl octadeconoate dan lain lain.
Daun kelor dapat direbus lalu air rebusannya dapat diminum 2 kali sehari secara rutin sampai pembengkakan sembuh. Dapat pula daun kelor ditumbuh halus lalu ambil sarinya untuk kemudian dioleskan pada area kulit yang terkena angioedema. (Baca juga : Efek samping daun kelor)

10. Daun kemangi

Daun kemangi memiliki kandungan nutrisi Vitamin A,B, C, kalsium, Fosfor, Besi, Karbohidrat. Sedangkan senyaewa aktifnya terdiri dari Boron, Triptofen, Anetol, Flavonoid, Sineol, Atsiri, Eugenol, Zat arigin dan masih banyak lagi. Daun kemangi yang direbus lalu diminum airnya 2 kali sehari secara rutin mampu menyembuhkan luka, Iritasi, Infeksi akibat serangan virus dan mengempiskan peradngan serta meredakan arasa nyerinya akibat angioedema. Daun kemangi juga dapat melancarkan aliran darah ditubuh termasuk pada area yang terkena angioedema. (Baca juga : Efek samping daun kemangi bagi wanita dan kesehatan)

11. Jeruk nipis

Jangan anggap sepele khasit dari air jeruk nipis. Jeruk nipis mengandung asam sitrun, Vitamin C, Damar, Glikosida, Belerang, Zat besi, Fosfor dan lain lain yang Selain mampu mengatasi masalah kulit dan dijadikan sebagai bahan dasar untuk kecantikan ternyata air jeruk nipis dapat menyembuhkan penyakit lebih luas lagi dari sekedar penyembuha penyakit yang berhubungan dengahn kulit saja, Misalnya memiliki kemampuan secara klinis meredakan rasa nyeri karena pembengkakan yang disebabkan alergi, Faktor lingkungan yang kotor atau karena adanya racun dalam tubuh. Oleskan air jeruk nipis pada area yang terkena pembengkakan secara hati hati. Jangan terkena mata atau luka terbuka, Karena akan menyebabkan iritasi dan rasa perih. (Baca juga: Efek bahaya jeruk nipis untuk rahim , Bahaya jeruk nipis bagi penderita maag)

You may also like