6 Penyebab Hati Berlemak Wajib Diwaspadai

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Penyebab hati berlemak merupakan dampak buruk yang muncul karena kebiasaan dan gaya hidup sehari hari yang dapat merusak sel sel hati.

Ketika terjadi penumpukan lemak yang berlebihan pada organ hati maka hati akan mengalami peradangan dan penurunan kinerja hati yang akhirnya mempengaruhi kesehatan tubuh.

(Baca Juga: Obat Sirosis Hati , Cara Menurunkan SGOT dan SGPT)

Fungsi Hati

  • Mengontrol metabolisme didalam tubuh
  • Menyaring dan membuang racun dalam tubuh melalui urin (air kencing)
  • Mengatur stabilitas fungsi hormon
  • Mengontrol kesehatan darah yang mengandung lemak jenuh, Gula berlebih dan sebagainya
  • Mengatur dan memproduksi empedu
  • Melancarkan kinerja pencernaan lemak

(Baca Juga: Penyebab Wanita Sering Kencing , Gejala Kencing Batu)

Penyebab Hati Berlemak

Ada 6 Penyebab yang terbukti menyebabkan kondisi hati menjadi buruk yang dapat dialami segala usia, Diantaranya:

1. Pola makan buruk

Kebiasaan mengkonsumsi makanan rendah gizi seperti junkfood , Makanan berlemak jenuh, Makanan dengan kadaer gula tinggi, Karbohidrat sederhana dan sebagainya berpotensi besar menurunkan metabolisme tubuh sehingga kemampuan tubuh dalam mengontrol kadar insulin dan beresiko meningkatkan gliserida dalam darah yang justru memicu penumpukan lemak diorgan hati. Pola makan yang buruk adalah penyebab hati berlemak paling umum diderita banyak orang. (Baca Juga: Bahaya Minuman Cepat Saji , Dampak Bahaya Makanan Cepat Saji)

2. Alkohol

Alkohol yang berlebihan dan dikonsumsi jangka panjang adalah salah satu penyebab hati berlemak karena terbukti menyebabkan organ hati menjadi mudah iritasi dan mengalami peradangan. Alkohol dapat mencederai dinding organ tubuh dan meracuni sel sel hati yang memicu kerusakan dan penurunan fungsi hati sehingga hati melemah dan tidak mampu menyaring racun dalam tubuh , Kondisi ini menyebabkan tubuh keracunan dan penurunan daya tahan tubuh. Alkohol yang dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebakan tubuh keseimbangan metabolisme tubuh menjadi tisak stabil. (Baca Juga: Jenis Minuman Beralkohol , Cara Menghilangkan Alkohol dalam Tubuh)

3. Obat obatan

Selain obat obatan terlarang (narkoba) ternyata penggunaan obat obatan yang dijual bebas dimasyarakat yang dipakai tanpa resep dokter dapat adalah penyebab hati berlemak karena zat kimia pada obat obatan dapat menyebabkan kerusakan sel hati karena memicu lemak dalam tubuh dan lemak yang melekat pada hati menjadi gagal untuk dihancurkan. Zat zat kimia pada obat bersifat panas dan menggerus organ hati dan mengotori sel sel hati sehingga hati menjadi tidak sehat.Kegagalan dalam menyaring racun akibat zat kimia obat mampu menurunkan kualitas kinerja hati dalam mengendalikan lemak dan racun dalam tubuh. Zat kimia pada obat obatan adalah penyebab hati berlemak yang biasa menyerang seseorang yang mempunyai kebiasaan mengkonsumsi obat obatan dalam jangka panjang. (Baca Juga: Cara Mencegah Narkoba dikalangan Pelajar , Cara Mengatasi Kecanduan Narkoba)

4. Kadar gula tinggi

Ketika kadar gula dalam darah meningkat maka akan mempengaruhi lemak yang ada dalam tubuh. Lemak menjadi sulit untuk dicerna pencernaan sehingga akan memicu penumpukan lemak pada beberapa bagian tubuh manusia termasuk organ hati. Seseorang yang menderita diabetes maka akan meningkatkan resiko peradangan pada hati jika jumlah lemak terus meningkat. Kondisi rentan menjadi salah satu penyebab hati berlemak yang paling diderita oleh orang orang yang berusia diatas 40 tahun. (Baca Juga: Cara Menurunkan Gula Darah)

5. Obesitas

Pada orang yang terlalu gemuk atau terserang obesitas maka didalam tubuhnya memiliki jumlah lemak yang berlebihan yang dapat memicu penumpukan pada organ hati dan menurunkan fungsi hati dalam menyaring racun. Gumpalan lemak merupakan penyebab hati berlemak yang tidak banyak diketahui orang, Padahal pada kenyataannya kelebihan lemak dalam tubuh termasuk penumpukan lemak pada hati dapat menghambat sel sel hati yang seharusnya bertanggung jawab dalam mengontrol metabolisme tubuh menjadi mengalami ketersendatan. (Baca juga : Cara mencegah obesitas )

6. Malas berolahraga

Olahraga adalah solusi paling mudah untuk terhindar dari munculnya penyebab hati berlemak karena rajin berolahraga dapat meningkatkan kesehatan sel sel didalam hati menjadi lebih aktif dan menjaga fungsinya agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Olahraga yang teratur mampu mengaktifkan hormon, Sel sel hati dan kadar gula menjadi lebih stabil. Kondisi inilah yang menyebabkan mengapa kesehatan hati sudah pasti terbentuk dengan baik karena olahraga. Cara melakukan olahraga yang baik dan benar bagi tubuh dapat dipilih yang ringan dan tidak membahayakan fisik, Misalnya jalan cepat, Lari pagi, Bersepeda dan lain lain tetapi dilakukan secara teratur dan disesuaikan dengan kemampuan dan kekuatan fisik setiap masing masing individu. (Baca Juga: Akibat Kurang Olahraga)

Dampak Buruk Penumpukan Lemak pada Hati

Ketika ada penumpukan atau gumpalan lemak pada organ hati maka bisa dipastikan akan memicu dampak buruk sebagai berikut:

1. Peradangan

Yaitu Gumpalan lemak yang menempel dan menumpuk pada hati lama kelamaan menyebabkan Organ hati mengalami peradangan, Pembengkakan dan penurunan fungsi.

Baca Juga:

2. Kerusakan sel sel hati

Yaitu Lemak yang tidak bisa hancur akan menempel pada oragan hati yang jika mengalami penumpukan maka akan merusak sel sel hati yang berdampak pada kemampuan hati untuk menyaring racun dalam tubuh, Mengontrol hormon, Memproduksi empedu dan alin lain.

3. Penurunan berat badan

Yaitu Ketika lemak telah mengendalikan fungsi hati maka akan membuat seseseorang menjadi kehilangan selera makan. Penumpukan lemak dalam organ hati dapat menurunkan kualitas hati dalam mengontrol hormon dan metabolisme tubuh sehingga nafsu makan menjadi berkurang.

Baca Juga:

4. Penurunan daya ingat

yaitu Ketika hati dalam keadaan yang tidak sehat misalnya mengalami beban berat akibat penumpukan lemak maka akan terjadi ensefalopati yaitu kondisi ketika racun didalam tubuh tidak dapoat disaring lagi oleh hati sehingga mempengaruhi kondisi otak, Hal inilah mengapa seseorang daapaat terserang perubahan kepribadian, Memicu kebingungan yang akhirnya menyebabkan penurunan daya ingat.

5. Mual dan muntah

yaitu, Saat hati dalam keadaan yang tidak sehat akibat penimbunan lemak jahat maka akan mempengaruhi sisterm pencernaan termasuk pencernaan lemak sehingga jaringan perut mengalami tekanan terus menerus dan lambung mengalami peningkatan asam lambung.

Baca Juga:

6. Terserang demam

yaitu, Ketika racun dalam tubuh tidak mampu terbuang dengaan normal melalui urine akibat adanya timbunan lemak yang telah merusak sel sel hati maka keseimbangan tubuh dan metabolisme tubuh akan menjadi kacau akibatnya tubuh kehilangan kemampuannya dalam mengatur suhu normal. Peradangan yang terjadi pada organ hati menyebabkan demam tinggi muncul sebagai tanda jika hati sedang dalam kondisi tidak baik.

7. Pembengkakan kaki

yaitu, Dimana kondisi darah telah bercampur dengan racun racun yang tidak mampu lagi disaring oleh organ hati. Penimbunan racun dalam tubuh menyebabkan peradangan pembuluh darah, Darah mengalir tidak lancar dan menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Baca Juga:

8. Tubuh mudah lelah dan stamina turun

yaitu, Ketika fungsi hati menurun maka tubuh akan mudah terserang kelelahan dan stamina cepat hilang , Kondisi ini disebabkan karena sel sel hati rusak akibat penimbuann lemak diarea organ hati. Ketika sel sel hati rusak maka kestabilan hormon menjadi terganggu, Pencernaan lemak kacau, Metabolisme tubuh memburuk , Kondisi darah teracuni racun yang dihasilkan dari penggunaan obat, Makanan dan minuman yang kita konsumsi yang seharusnya disaring dan dibuang melalui saluran kencing.

Penanganan Hati Berlemak

Selain menjaga berat badan, Olahraga teratur, Menjaga pola makan yang baik, Menjauhi alkohol dan Obat obatan tanpa resep dokter maka ada tips lain yang dapat mendukung terwujudnya kesehatan organ hati dan terhindar dari penyebab hati berlemak, Diantaranya:

1.Teh hijau

Teh hijau mengandung anti oksidan tinggi yang dapat menjaga berat badan, Menghancurkan lemak dalam tubuh sehingga mencegah penumoukan lemak yang tidak perlu pada organ hati. Minumlah teh hijau dalam keadaan hangat 2 kali sehari setiap hari secara teratur.

Baca juga:

2. Yoghurt

Youghurt merupakan minuman probiotik hasil dari fermentasi yang didalamnya mengandung bakteri baik guna membunuh bakteri jahat dan menyingkirkan partikel partikel racun dalam tubuh termasuk di area organ hati sehingga fungsi hati selalu mendapat dukungan untuk bekerja lebih baik. Minumlah yoghurt 2 sampai3 kali sehari setiap hari untuk organ hati lebih sehat.

3.Suplemen minyak ikan

Suplemen minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang dapat melindungi organ hati dari gumpalan lemak jahat agar tidak menumpuk dan mudah dihancurkan oleh organ hati itu sendiri. Minumlah supklemen dengan standar 1000 mg satu kali setiap hari guna pencegahan penumpoukan lemak pada hati akibat mengkonsumsi makanan rendah protein tetapi tinggi lemak jenuh.

Baca Juga:

4. Air putih

Jika cairan tubuh selalu dalam kondisi yang baik maka akan meningkatkan kinerja organ hati dalam menyaring racun dalam tubuh dan melancarkan metabolisme tanpa halangan penumpukan lemak. Minumlah air putih setidaknya 7 sampai 8 liter perharinya dan sebaiknya tidak menunggu anda merasa haus dulu baru minum air putih. Minumlah secara berkala agar tubuh terhindar dari dehidrasi karena dehidrasi penyebab utama sulitnya tubuh membakar lemak berlebih dalam jaringan organ hati. Penyebab hati berlemak paling umum terjadi setelah pola makan buruk dan Seringnya mengkonsumsi obat obatan adalah kurangnya cairan didalam tubuh. Anda dapat melakukan terapi air putih sebagai perlindungan fungsi organ hati sehari hari.

fbWhatsappTwitterLinkedIn