30 Ciri ciri Anemia dan Penyebabnya

13404

Ciri dan gejala anemia secara umum sudah banyak diketahui oleh orang namun tidak ada yang mengetahui ciri ciri anemia secara spesifik. Anemia ini bisa menyerang siapa saja, entah itu bayi, anak-anak, orang dewasa, orang tua bahkan ibu hamil pun rentan untuk mengalami anemia. Anemia sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh kelainan darah berupa tubuh kekurangan asupan darah sehingga peredaran darah menjadi terganggu.

Darah sangat penting bagi tubuh manusia tanpa darah yang cukup organ-organ penting tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Contohnya saja jantung, jantung adalah salah satu organ yang paling membutuhkan darah. Tanpa sel darah merah yang cukup jantung tidak mampu memompa darah keseluruh tubuh manusia. Saat manusia kekurangan sel darah merah tubuh akan mengalami berbagai macam gangguan.

Kadar Hemoglobin Normal

Yang berpengaruh dalam sel darah manusia adalah hemoglobin, hemoglobin merupakan molekul yang ada di dalam sel darah merah dan memiliki fungsi dalam pengangkut oksigen. Kualitas dari darah manusia sangat dipengaruhi oleh hemoglobin. Untuk mengecek seseorang terkena anemia atau tidaknya bisa dilakukan dengan mengecek kadar hb atau hemoglobin di dalam darah manusia. Setiap manusia memiliki kadar hb nya masing-masing. Berikut ini adalah kadar hb normal pada setiap tipe orang yang harus kita ketahui :

Tipe OrangKadar Hb Normal
Pria14-18 gr/dL
Wanita12-16 gr/dL
Anak-anak10-16 gr/dL
Bayi baru lahir12-24gr/dL

Kita patut mewaspadai berbagai macam gejala anemia  sebab pola makan yang salah justru bisa membuat produksi sel darah merah menjadi berkurang. Ibu hamil sendiri pun perlu mewaspadai penyebab anemia  dikarenakan janin yang ada di dalam kandungannya membutuhkan asupan darah yang cukup. Berikut ini adalah ciri ciri anemia yang perlu diketahui :

  1. Lemah dan Lesu

Salah satu tanda orang yang mengalami anemia adalah dia akan mudah merasakan lemah dan lesu meskipun dia sedang tidak melakukan pekerjaan yang berat. Lemah dan lesu itu disebabkan oleh kurangnya aliran darah di dalam tubuh orang yang mengalami anemia sehingga oksigen pun tidak bisa mengalir secara sempurna ke seluruh tubuh. Tubuh yang kekurangan oksigen akan merasakan lemas dan lesu.

  1. Mata Pucat

Tanda orang yang mengalami anemia adalah dia akan memiliki kantung mata yang pucat. Dokter akan mengecek mata bagian bawah apakah terlihat pucat atau tidak. Warna pucat itu disebabkan oleh mata yang kekurangan sel darah merah sehingga menyebabkan warna mata menjadi pucat.

  1. Mata Cekung

Tanda lainnya dari orang yang mengalami anemia dia akan memiliki mata yang cekung ke dalam. Hal itu bisa disebabkan sistem metabolisme tubuh yang sudah tidak stabil dikarenakan kurangnya darah di dalam tubuh manusia. Mata cekung itu tidak akan kembali sampai tubuh mendapatkan asupan darah secara cukup.

  1. Telapak Tangan Pucat

Untuk melihat apakah kita kekurangan darah ataukah tidak kita bisa melihatnya dari telapak tangan kita. Telapak tangan yang pucat bisa menjadi tanda bahwa tubuh kita kekurangan anemia. Hal itu dikarenakan telapak tangan merupakan tempat berkumpulnya sel darah merah yang bisa kita ketahui. Tidak hanya pucat saja, orang yang mengalami anemia telapak tangannya akan berwarna kuning kepucatan. Telapak tangan kekurangan asupan darah sehingga telapak tangan akan berwarna pucat atau berwarna kuning kecoklatan.

  1. Wajah Pucat dan Kusut

Orang yang terkena anemia wajahnya akan kelihatan pucat meskipun dia tidak sedang mengalami suatu penyakit. Wajah yang lesu pun bisa terlihat dari orang yang mengalami anemia. Wajah pucat juga disebabkan oleh kurangnya asupan darah di area wajah. Coba perhatikan muka anda apakah muka anda terlihat seperti orang sakit, jika iya bisa jadi anda mengalami anemia.

  1. Sakit Kepala

Kepala merupakan organ yang membutuhkan aliran oksigen dan juga sel darah merah. Saat aliran darah merah ke kepala tidak lancar maka oksigen pun menjadi tidak lancar menuju ke kepala. Jika itu terjadi orang yang kekurangan sel darah merah bisa sering mengalami sakit kepala, entah itu migrain  atau sakit kepala seluruh bagian. Bagi anda yang sering mengalami sakit kepala sebaiknya anda mencari tahu penyebab sakit kepala  yang anda derita terlebih dahulu. Jika anda sudah tahu penyebabnya anda baru tahu cara mengatasi sakit kepala  secara tepat.

Baca juga : Cara menghilangkan sakit kepala  – Bahaya sering migrain

  1. Mata Berkunang-kunang

Orang yang mengalami anemia akan mengalami kepala sering pusing  disertai dengan mata berkuanang-kunang. Saat otak tidak dapat bekerja dengan maksimal maka syaraf-syaraf yang bernaung didalamnya akan mengalami gangguan salah satunya adalah syaraf mata. Mata pun menjadi sulit untuk fokus bahkan sering terasa berkunang-kunang disertai dengan pusing atau sakit kepala. Syaraf mata membutuhkan aliran darah dan juga oksigen untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik, sayangnya otak yang kekurangan oksigen dan kekurangan sel darah merah tidak bisa mengalirkan semua itu ke syaraf mata.

Baca juga : kepala sering terasa berat pusing dan mual  – Mata kunang-kunang kepala pusing 

  1. Sulit Konsentrasi

Anak yang anemia akan mengalami sulit konsentrasi sebab otaknya kekurangan oskigen dan kekurangan sel darah merah sehingga dirinya akan mengalami sulit konsentrasi. Hal ini akan mengganggu produktivtas anak dalam belajar dan memahami pelajaran yang diberikan saat di sekolah. Oleh sebab itu orangtua harus mengetahui secara dini apakah anaknya mengalami anemia atau tidak. Jika hal tersebut terus dibiarkan bukanlah tidak mungkin jika prestasi si anak akan menurun secara drastis.

  1. Mudah Lupa

Memori di dalam otak membutuhkan oksigen dan juga asupan darah untuk mengingat apa yang baru saja terjadi. Ketika anda lupa dengan hal-hal sepele misalnya lupa menaruh kunci motor, lupa menaruh pisau dapur, lupa menaruh gunting kuku dan lain sebagainya hanya ada dua kemungkinan yang menimpa anda. Yang pertama adalah kelelahan dan yang kedua adalah anemia. Orang yang anemia akan mudah lupa sebab memori di dalam otak kekurangan oksigen dan kekurangan sel darah merah.

  1. Mengantuk

Ketika anda menjadi sering mengantuk, bisa jadi salah satu penyebab sering mengantuk  yang anda alami adalah anemia. Kurangnya asupan zat besi di dalam tubuh akan menyebabkan kurangnya oksigen dalam darah manusia. Hal itulah yang menyebabkan seseorang akan mengalami mudah mengantuk.

Baca juga : Mengantuk saat olahraga  – Penyebab sering mengantuk dan lemas

  1. Detak Jantung Tidak Teratur

Jika bayi anda mengalami anemia, bayi yang ada di dalam kandungan akan memiliki detak jantung yang tidak teratur. Detak jantung itu bisa cepat kemudia melambat, selain itu ritmenya pun tidak teratur kadang pendek kadang panjang. Hal tersebut merupakan ciri dari anemia dan menjadi efek dari anemia yang menyerang jantung dimana jantung kekurangan sel darah merah. Kita tahu bahwa jantung akan memompa darah ke seluruh tubuh, saat oksigen di dalam darah sedikit dan asupan darah di dalam tubuh seseorang sedikit jantunglah yang akan bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal itulah yang menyebabkan detak jantung berdetak tidak teratur. Jika hal itu dibiarkan terus menerus, bukanlah tidak mungkin jika jantung akan mengalami serangan jantung  .

  1. Sesak Nafas atau Asma

Sesak nafas akan dialami oleh orang yang mengalami anemia dikarenakan orang yang mengalami anemia akan kekurangan aliran darah terutama darah yang menuju ke paru-paru. Paru-paru yang kekurangan oksigen tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik sehingga orang tersebut akan mengalami sesak nafas berkepanjangan.

Baca juga : Pertolongan pertama pada asma

  1. Sistem Imun Menurun

Tubuh yang kekurangan nutrisi seperti zat besi tidak akan bisa menghasilkan zat antibody secara maksimal oleh sebab itu orang yang mengalami anemia akan memiliki sistem imun yang menurun. Sistem imun yang menurun ini akan memperparah kondisi si penderita anemia. Orang yang anemia akan mudah terkena penyakit terutama yang disebabkan oleh infeksi seperti flu, batuk, infeksi kulit dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Rambut Rontok dan Rapuh

Orang yang mengalami anemia akan mengalami rambut yang rontok dan juga rapuh. Alasannya adalah semua bagian tubuh membtuhkan oksigen dan juga asupan darah. Namun jika jumlah sel darah merah berkurang akibatnya adalah tubuh akan mengalami berbagai macam gangguan. Gangguan anemia pada rambut adalah terjadinya rambut rontok sebab rambut kekurangan oksigen dan nutrisi di kulit kepala.

  1. Bibir Pucat

Anemia juga bisa dilihat dari bibir. Bibir orang yang anemia akan pucat sebab aliran  darah dan oksigen berkurang ke daerah bibir. Hal itulah yang membuat bibir menjadi pucat.

  1. Tidak Mampu Berdiri Lama

Orang yang sedang terkena anemia dia tidak akan mampu berdiri lama sebab saat bediri lama aliran darah di dalam tubuhnya semakin tidak stabil. Saat berdiri orang yang mengalami anemia akan mengalami sakit kepala atau pusing berkepanjangan.

  1. Sering Pingsan

Sering pingsan adalah ciri ciri anemia. Orang yang anemia akan memiliki aliran darah yang tidak stabil, saat olahraga, saat berada di panasan dan saat duduk atau berdiri terlalu lama dia akan mudah sekali untuk pingsan. Pingsan ini disebabkan oleh tidak stabilnya aliran darah ke otak sehingga kesadaran orang yang menderita anemia menjadi menurun bahkan bisa pingsan secara mendadak,

Baca : Pertolongan pertama pada orang pingsan  – Penyebab pingsan 

  1. Telapak Tangan Dingin

Tanda orang yang mengalami anemia adalah dia akan mengalami telapak tangan dan kaki berkeringat  lebih tepatnya adalah keringat dingin. Saat berkeringat dingin terutama bagian telapak tangan dan juga telapak kaki tandanya adakah jantung sedang mengalami masalah. Jantung yang kekurangan oksigen di dalam sel darah merah akan membuat saraf simpatik menjadi terganggu. Saraf simpatik itu berhubungan dengan detak jantung manusia. Detak jantung yang lebih cepat atau detak jantung lebih rendah akan membuat orang menjadi berkeringat terutama di bagian telapak tangan dan juga telapak kaki manusia.

  1. Mual

Orang yang anemia akan mengalami mual, hal itu dikarenakan efek tidak nyaman yang dirasakan oleh perut pada penderita anemia. Rasa tidak nyaman itu bisa disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh rendahnya sistem imun tubuh. Orang yang mengalami anemia akan mudah mengalami infeksi sebab sistem imun yang menurun.

  1. Sering Kesemutan

Orang yang menderita anemia akan sering merasakan kesemutan terutama di bagian kaki dan juga tangan. Hal itu menandakan jika aliran darah di dalam tubuhnya tidak berjalan dengan lancar. Aliran darah menuju kaki dan tangan tidak berjalan dengan maksimal sehingga kesemutan itu akan muncul. Kesemutan juga akan muncul jika bagian tubuh terhambat aliran darahnya misalnya kaki tertindih dengan bagian tubuh yang lainnya sehingga darah tidak bisa menuju ke kaki tersebut.

  1. Lidah Bengkak

Tanda serius seseorang yang mengalami anemia adalah dia akan mengalami pembengkakan pada lidah. Seperti yang kita ketahui bahwa lidah pada dasarnya berwarna merah. Lidah yang kekurangan aliran darah akan berubah warna menjadi pucat. Tidak hanya itu saja, lidah sangat membutuhkan asupan darah. Terlalu lama kekurangan darah akan membuat lidah menjadi membengkak dan tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

  1. Sakit di Bagian Dada

Sakit d bagian dada bisa menjadi indikasi bahwa jantung sedang mengalami masalah. Jantung mengalami masalah pada penderita anemia dikarenakan jantung tersebut kekurangan oksigen dalam darah padahal jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Saat jantung tidak bisa menjalankan fungsinya, otot jantung dan pembuluh darah jantung harus bekerja keras agar darah bisa mencapai ke seluruh tubuh. Hal itulah yang membuat seseorang akan mengalami nyeri atau sakit di bagian dada. Membiarkan anemia terus menerus akan berakibat fatal pada kesehatan jantung. Jantung akan mengalami gangguan dan masalah seperti aritmia, gagal jantung dan masih banyak lagi lainnya.

Baca : Gejala gagal jantung 

  1. Kuku Mudah Patah

Salah satu tanda orang yang mengalami masalah dengan anemia adalah dia akan memiliki kuku yang mudah patah, bisa dikatakan bahwa kukunya menjadi rapuh. Hal itu memang benar, dikarenakan kuku yang patah dikarenakan kekurangan oksigen. Oksigen akan membuat kuku tetap kuat dan kokoh sehingga tidak akan mudah patah. Bisa anda lihat, kuku yang patah adalah kuku yang kering. Oksigen yang cukup akan membuat kuku tetap indah, lentur dan sehat. Tapi tidak semua orang yang mengalami kuku rapuh dan mudah patah dikarenakan anemia, orang yang tidak tahu cara menjaga kesehatan kuku akan memiliki kuku yang rapuh dan juga kuku yang mudah patah.

Baca juga : Penyebab cantengan

  1. Insomnia

Insomnia akan mengenai orang yang terkena anemia, hal itu dikarenakan asupan darah ke otak berkurang sehingga orang yang mengalami anemia akan kesulitan dalam memejamkan mata. Tidak hanya itu saja, berbagai macam gejala anemia lainnya seperti pusing akan memperparah kondisi anemia seseorang.

  1. Mengidam

Orang yang mengalami anemia akan merasakan mual dan muntah terutama jika dia memakan makanan berupa es. Saat mengkonsumsi es tubuh atau perut orang yang mengalami anemia akan menolaknya. Saat mengkonsumsi es dia akan merasakan es itu rasanya seperti tanah liat. Anehnya ada orang yang anemia menginginkan makanan-makanan tertentu seperti makanan dari tepung-tepungan.

  1. Kebingungan

Orang yang mengalami anemia akan sering merasakan kebingungan. Bingung itu berasal dari otak, saat otak kekurangan oksigen dan aliran darah otak akan sering sekali mengalami masalah salah satunya adalah kebingungan. Bingung ini bisa disebabkan oleh hilangnya kesadaran di dalam memori otak meski jangka waktunya tidak kurang dari 5 detik. Jika kebingungan itu lebih dari 5 detik maka orang tersebut akan rentan untuk mengalami hilang kesadaran atau pingsan.

  1. Nyeri Lidah

Tanda bahwa orang mengalami anemia adalah lidah tidak hanya mengalami pembengkakan namun dia mengalami lidah yang nyeri. Sama halnya dengan jantung, lidah juga akan kekurangan darah. Padahal jantung dan lidah merupakan organ tubuh yang membutuhkan asupan darah yang cukup. Jika asupan darah di kedua organ tersebut tidak terpenuhi kedua organ tersebut akan memberikan sinyal.

Salah satu sinyal yang akan diberikan oleh jantung ketika dia sedang dalam masalah adalah dia akan berdetak lebih cepat, tidak hanya itu saja dada terasa nyeri juga tanda bahwa jantung sedang mengalami masalah. Lidah yang mengalami masalah adalah terasa nyeri dan bengkak. Lidah sedang mencoba mengalirkan darah ke seluruh bagian lidah dengan susah payah sehingga rasa nyeri akan timbul.

Baca : Lidah kesemutan  – Bahaya lidah tergigit  – Penyebab lidah pahit

  1. Kekurangan Nafsu Makan

Anak-anak dan bayi yang mengalami anemia dia akan kekurangan nafsu makan. Bayi dan anak-anak cenderung akan memiliki nafsu makan yang berkurang. Bayi yang masih menyusu dan terkena anemia dia tidak mau menyusu kepada ibunya, bayi yang terkena anemia justru ingin selalu tidur dan tidak menyusu. Anak-anak juga begitu, selama kadar hbnya belum normal dia tidak memiliki nafsu makan yang baik.

  1. Lidah Meradang

Salah satu infeksi yang bisa terjadi pada orang yang anemia adalah mengalami radang lidah. Radang lidah berupa sariawan yang ada di sekujur lidah, tidak hanya itu saja lidah yang meradang akan menimbulkan lidah terasa panas. Lidah dengan kondisi seperti ini akan membuat orang yang mengalami anemia akan semakin tidak nafsu untuk makan. Lidah merupakan indera perasa, sebelum masuk ke dalam kerongkongan atau tenggorokan makanan harus melalui lidah terlebih dahulu. Jika lidah terasa sakit akibatnya semua makanan terasa hambar. Rasa sakit yang dirasakan di lidah akan membuat orang yang mengalami anemia tidak mau makan dan kehilangan nafsu makan.

  1. Kulit Kering dan Bibir Pecah-pecah

Tanda orang anemia yang terakhir adalah kulitnya akan terlihat lebih kering dibandingkan dengan orang yang memiliki kadar hb normal atau cukup. Penyebabnya adalah orang yang terkena anemia itu kekurangan oksigen di dalam tubuhnya dan kekurangan asupan darah. Fungsi oksigen untuk kecantikan sebagai pelembab kuit sehingga kulit tidak akan mudah kering atau keriput. Kurangnya oksigen di dalam tubuh juga akan membuat bibir kering dan juga pecah-pecah. Jika anda mengalami bibir yang pecah-pecah segera cari tahu apa yang menjadi penyebab bibir pecah-pecah dan kering .

Penyebab Anemia

Itulah beberapa tanda dari orang yang terkena anemia. Setelah mengetahui gejalanya ada baiknya kita mengetahui apa saja yang menyebabkan seseorang terkena anemia. Agar tidak mengalami anemia ada baiknya kita mengetahui penyebabnya dan menghindarinya. Berikut ini adalah penyebab anemia yang belum diketahui banyak orang :

  1. Kehamilan

Salah satu penyebab mengalami anemia adalah kehamilan, memang hamil merupakan impian bagi pasangan dan tidak mungkin kita bisa menghindarinya jika Tuhan sudah berkehendak. Yang perlu diperhatikan disini adalah orang hamil harus benar-bnenar memperhatikan kandungan zat besi yang ada di dalam dirinya sebab zat besi tersebut sangat baik untuk pembentukan sel darah merah. Sel darah merah di dalam tubuh ibu akan terbagi dua dengan janin yang ada di dalam kandungannya, oleh sebab itu ibu hamil akan mengalami anemia. Untuk menghindarinya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi  dan mengkonsumsi rutin obat penambah darah. Untuk ibu hamil yang kadar hbnya sudah normal cukup mengkonsumsi obat zat besi satu kali sehari, namun untuk yang kadar hbnya rendah mengkonsumsinya dua kali sehari pagi dan malam. Tidak disarankan sehabis atau sebelum mengkonsumsi makanan  mengandung zat besi dan obat penambah darah ibu hamil mengkonsumsi kafein ( teh maupun kopi ), dikarenakan penyerapan zat besi tidak akan maksimal. Sebelum mengkonsumsi makanan atau tablet zat besi sebaiknya meminum air jeruk, sebab air jeruk bisa membantu penyerapan zat besi dengan cepat.

  1. Pendarahan

Orang yang mengalami pendarahan akan rentan terkena anemia. Hal inilah yang harus kita hindari sebisa mungkin. Hal-hal yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan banyak darah adalah berikut ini :

  • Operasi. Operasi akan menyebabkan seseorang kehilangan banyak darah. Operasi dengan cara penyayatan atau membuat sayatan di bagian tubuh tertentu akan rentan mengalami pendarahan.
  • Persalinan. Orang yang mengalami persalinan dengan normal akan mengeluarkan banyak darah. Oleh sebab itu ibu yang sehabis melakukan persalinan diwajibkan mengkonsumsi tablet penambah darah sebanyak satu kali sehari agar tidak anemia. Ibu yang mengalami pendarahan sehabis persalinan juga rentan untuk mengalami anemia. Pendarahan itu bisa disebabkan rendahnya kadar hb di dalam tubuh ibu hamil tersebut atau bisa juga disebabkan rahim yang bermasalah.
  • Menstruasi. Menstruasi yang dialami oleh wanita juga menyebabkan wanita mengalami anemia. Menstruasi ini akan dialami oleh wanita yang setiap menstruasi datang dia mengeluarkan banyak darah kotor. Volume darah menstruasi tiap wanita berbeda-beda, ada yang banyak dan juga ada yang sedikit.
  • Kecelakaan. Kecelakaan juga menyebabkan seseorang akan mengalami anemia. Alasannya adalah saat kecelakaan sedang sampai dengan berat orang tersebut akan mengeluarkan banyak darah.
  1. Kekurangan Zat Besi

Penyebab anemia yang umum adalah kurangnya zat besi di dalam tubuhnya. Zat besi itu bermanfaat dalam pembentukansel darah merah di dalam tubuh manusia. Kurangnya zat besi di dalam tubuh akan menyebabkan pembentukan sel darah merah tidak bisa dilakukan secara maksimal.

  1. Kemoterapi dan Radiasi

Orang yang mengalami pengobatan kanker menggunakan kemoterapi dan juga radiasi akan menyebabkan sel darah merah mengalami kerusakan. Ketika sel darah merah mengalami kerusakan dia tidak akan bisa melakukan produksi sel darah merah secara maksimal. Tidak mengherankan, sebelum kemoterapi ada survivor kanker yang melakukan transfusi darah dengan jumlah kantung darah yang berbeda-beda.

Itulah gejala dan penyebab  anemia, anemia tidak boleh disepelekan sebab terlalu lama dengan kondisi anemia bisa menyebabkan masalah liver dan jantung. Tidak heran jika anemia yang tidak terdeteksi dan tidak diobati lama-kelamaan orang tersebut akan merasakan gejala penyakit liver dan juga penyakit jantung. Jangan pernah menganggap remeh dan sepele ketika tubuh merasakan ciri ciri anemia.