Amankah Berenang Saat Menstruasi? Wanita Harus Tahu!

243

Di kala menstruasi, memang olahraga menjadi suatu aktivitas yang kurang begitu menyenangkan untuk dilakukan oleh para wanita, meski beberapa tidak masalah dan tetap melakukannya. Takut bocor adalah salah satu hal yang pasti setiap wanita rasakan ketika berolahraga saat sedang menstruasi. Kalau olahraga biasa saja bisa tak nyaman dan justru memicu keluarnya lebih banyak darah, bagaimana dengan berenang?

Amankah berenang saat menstruasi baru mulai atau sedang banyak-banyaknya?

Sebenarnya, tak ada larangan khusus bagi seorang wanita untuk berenang di saat datang bulan. Hanya saja, para wanita pun kemungkinan akan begi?tu malas dan takut untuk melakukannya karena ada kemungkinan besar bahwa di dalam air kolam renang nanti akan ada jejak darah yang tertinggal.

Bukan sebuah larangan, tapi wanita jelas akan takut karena bisa-bisa memengaruhi kebersihan diri dan lingkungan dan ini bisa menjadi bahaya berenang dan bahaya mandi di kolam renang umum nantinya. Menurut Benny Johan Marpaung, seorang spesialis dokter ahli kandungan dan kebidanan, dilansir dari laman situs Kompas, wanita boleh saja berenang tapi justru tak dianjurkan untuk mengenakan pembalut.

Mengapa malah tak boleh memakai pembalut saat akan berenang? Bukankah justru risiko hal-hal yang tak menyenangkan bisa lebih tinggi untuk terjadi saat berenang? Sang dokter menganjurkan demikian karena pemakaian pembalut hanya akan membuatnya lembab dan juga mengalami pembesaran karena menyerap air. Justru, lebih dianjurkan untuk mengenakan tampon agar lebih aman dan nyaman.

  • Tampon atau period panties yang juga dikenal dengan istilah menstrual cup atau sea sponge tampons dapat dikenakan sebagai pengganti pembalut apabila Anda benar-benar ingin berenang saat sedang menstruasi.
  • Penggunaan tampon harus tetap diganti dan bahkan secara sering apabila Anda merasa bahwa keluarnya darah cukup banyak dan mudah penuh.
  • Penggunaan tampon di sini tetap memiliki risiko darah menstruasi yang jejaknya tertinggal apalagi ketika tampon sudah penuh dengan darah haid.
  • Tetap gunakan tampon atau tetap kenakan pembalut ketika berenang (sesuai keinginan Anda) walaupun Anda mungkin berpikir bahwa saat berenang darah haid tak akan keluar. Meski nampaknya ada perhentian darah haid yang keluar, ini sebenarnya hanyalah proses melambatnya darah haid karena adanya tekanan di dalam air.
  • Bila ingin yang jauh lebih aman lagi, pastikan untuk melakukan aktivitas berenang bukan di awal haid, melainkan di hari-hari terakhir saja karena waktu tersebut justru yang dianggap paling baik karena para wanita tak perlu khawatir lagi.

Jikapun ada ketakutan lain dalam diri Anda tentang apakah berenang aman bagi yang sedang menstruasi karena khawatir mampu menularkan infeksi pada miss V, sebenarnya infeksi tak akan dapat ditularkan oleh aktivitas berenang. Jika ingin menurunkan risiko paparan klorin, sesudah berenang langsung mandi saja.

Banyak orang mungkin terbiasa seusai berenang malah duduk-duduk atau bersantai saat kondisi tubuhnya masih basah sambil mengenakan pakaian renang basah. Inilah yang wajib dihindari oleh para wanita yang sedang menstruasi dan memilih untuk tetap berenang karena dibalik fungsi klorin tetap ada bahaya yang perlu diwaspadai bagi kesehatan tubuh.

Tips Lainnya untuk Berenang di saat Haid

Tak ada yang mampu menjamin bahwa berenang sekalipun sudah memakai tampon tidak akan bocor, apalagi jika Anda berenang pada waktu awal-awal atau pertengahan masa haid. Oleh karena itu, selain memakai pembalut ataupun tampon sebagai antisipasi, Anda perlu memakai pakaian renang dengan warna gelap.

Tak hanya itu, kekhawatiran akan kebocoran atau noda darah yang dapat tembus bisa juga ditangani dan diantisipasi melalui penggunakan lapisan ekstra pada area kewanitaan seperti halnya mengenakan celana pendek khusus untuk renang. Apabila Anda berenang bersama dengan keluarga atau teman, pastikan untuk meminta tolong mereka agar memerhatikan apakah nampak noda darah pada pakaian renang Anda.

Berenang pada dasarnya adalah aktivitas olahraga yang justru mampu membuat rasa kram akibat haid mereda secara efektif. Bahkan berenang pun menjadi aktivitas fisik yang ampuh dalam mendukung pelepasan endorfin dalam tubuh sehingga Anda akan merasa jauh lebih baik dan sehat.

Amankah berenang saat menstruasi? Sebenarnya aman-aman saja, baik untuk diri Anda sendiri maupun untuk orang lain apabila khususnya Anda mengenakan tampon atau menstrual cup dan semacamnya. Pastikan untuk menghindari pula bahaya berenang tanpa pemanasan sehingga setiap kali berenang sekalipun sedang haid tetap harus ada peregangan lebih dulu demi menghindari cedera atau kram.