Home Tips KesehatanKesehatan Kaki 16 Penyebab Kaki Bau setelah Pakai Sepatu dan Cara Mengatasinya

16 Penyebab Kaki Bau setelah Pakai Sepatu dan Cara Mengatasinya

by Erlita

Baik itu laki-laki maupun perempuan pasti pernah mengalami kaki bau setelah pakai sepatu yang bisa sangat menganggu penciuman sendiri dan orang lain. Bau kaki, bau mulut dan bau badan adalah tiga hal yang akan sama-sama membuat rasa percaya diri seseorang menurun. Untuk mengetahui apa saja penyebab kaki bau setelah pakai sepatu dan ara mengatasinya, ulasan kali ini kiranya dapat menginspirasi.

(Baca juga: keringat di telapak tangan dan kaki)

  1. Bakteri

Penyebab utama dari bau kaki sesudah pakai sepatu adalah adanya bakteri yang bersarang di sepatu dan permukaan kulit kaki kita. Keringat yang ada pada kaki Anda akan dimakan oleh bakteri yang dan kemudian zat asam pun diproduksi juga sehingga mendukung penyebaran bau tidak sedap yang kita kenal dengan bau kaki. Hal ini bisa terjadi ketika seseorang kurang fokus membersihkan bagian kaki secara seksama.

(Baca juga: penyebab disentri)

  1. Tingginya Kelenjar Keringat

Bau kaki juga tidak lepas dari yang namanya kelenjar keringat dan perlu diketahui bahwa tingkat ketinggian kelenjar keringat antara satu bagian tubuh dengan bagian tubuh lainnya tidaklah sama. Biasanya bagian kaki adalah bagian tubuh dengan kelenjar keringat paling banyak. Pada dasarnya, keringat yang ada di kaki tidaklah mengeluarkan bau tak sedap, namun bisa memicu keluarnya bau, seperti yang diungkapkan oleh American Chemical Society. Jadi, bau yang tidak enak bisa keluar jika kaki terlalu lama berkeringat sehingga bakteri menemukan kesempatan untuk memakan keringat tersebut.

(Baca juga: telapak tangan dan kaki berkeringat)

  1. Penggunaan Kaos Kaki

Beberapa orang percaya bahwa mengenakan kaos kaki dapat mengurangi risiko bau kaki dan oleh karena itulah banyak yang menyarankan untuk memakai kaos kaki sebelum mengenakan sepatu tertutup. Hanya saja kenyataannya justru kaos kaki bukanlah penolong yang baik. Bau kaki dapat tercipta sekalipun saat Anda memakai kaos kaki karena kulit kaki menjadi sulit bernapas akibat kekurangan ruang. Kondisi kaki yang tertutup dan akhirnya berkeringatlah yang akan menaikkan risiko bau kaki muncul di mana sekalinya kaos kaki dibuka bau akan semakin menyengat.

Penggunaan kaos kaki dengan bahan yang salah juga bisa menjadi pemicu utama bau kaki di mana kaos kaki yang baik dan bisa menyerap keringat adalah yang berbahan katun. Penggunaan kaos kaki selama beberapa kali padahal sudah lembab dan berkeringat juga akan menimbulkan bau kaki tak sedap secara terus-menerus dan bahkan bisa makin parah. Mengganti kaos kaki setiap kali sehabis dipakai adalah cara yang sederhana mencegah bau kaki.

(Baca juga: penyebab kaki pecah-pecah dan cara mengatasinya)

  1. Lembab

Kaki yang dalam keadaan basah lalu mengenakan sepatu, khususnya sepatu tertutup secara langsung tidak akan baik. Kaki yang lembab akan membuat bakteri lebih mudah dalam mencari tempat untuk sarang mereka baik di permukaan kulit kaki maupun di bagian sepatu. Entah karena kondisi kulit kaki yang basah karena air atau karena keringat yang terus-menerus, intinya kaki akan menjadi mudah lembab sehingga hal inilah yang justru membantu perkembangbiakkan bakteri di kaki dan sepatu.

Ketika bakteri semua berkumpul, gas yang baunya menyengat pun akan dihasilkan sehingga aroma kaki pun menjadi tidak sedap. Penting juga untuk Anda mengetahui adanya 3 jenis kotoran atau gas berbau menyengat yang dikeluarkan oleh bakter, yaitu:

  • Isovaleric acid
  • Methanethiol
  • Propanic acid

Isovaleric acid akan menghasilkan aroma tengik layaknya aroma cuka dan juga aroma yang mirip seperti keju. Sedangkan methanethiol akan membuat bau kaki menjadi seperti keju dan belerang yang tentu campuran bau ini akan sangat mengganggu; bau tersebut dihasilkan oleh kulit mati pada kaki Anda. Sementara untuk propanic acid, bau yang dihasilkan pada kaki akan kecut.

(Baca juga: penyebab varises)

  1. Jarang Mencuci Kaki

Bau kaki dapat menjadi semakin parah ketika Anda tidak rajin membersihkan atau mencuci kaki Anda. Kebiasaan hidup seperti ini sangat tidak sehat, apalagi jika Anda terbiasa mengenakan sepatu tertutup dan kaos kaki seharian lalu tidak membersihkan kaki sama sekali atau mencuci kaki hanya dengan sabun biasa. Keringat akan tetap menempel di bagian kaki bila Anda tidak menggunakan sabun antibakteri. Bukan hanya keringat yang akan memenuhi kaki Anda, melainkan keringat tersebut akan bercampur dengan bakteri sehingga bau kaki akan makin serius dan menyengat.

(Baca juga: bahaya kesemutan)

  1. Jarang Mencuci Sepatu

Banyak orang sangat malas dan jarang mencuci sepatu mereka meskipun memakainya setiap hari. Maka jangan heran bila kaki pun akhirnya mengeluarkan bau tak sedap karena bau kaki bisa jadi dikarenakan bau pada sepatu. Sepatu bisa menjadi sarang bakteri bila tidak pernah dicuci atau dibersihkan yang berimbas pada kaki yang mudah menjadi bau. Hal ini akan diperparah apabila Anda jarang mencuci kaki dan mencuci sepatu di mana bau menjadi semakin menyengat.

(Baca juga: cara mengatasi bau kaki)

Cara Mengatasi Bau Kaki setelah Pakai Sepatu

Apapun penyebab dari bau menyengat tak sedap yang keluar dan menyebar setelah Anda pakai sepatu, cara-cara mengetasinya di bawah ini cukup ampuh meski beberapa langkah tidak dapat dibilang sederhana.

  1. Menyelipkan Kertas Pengering

Sebelum bersiap untuk pergi dan memakai sepatu kesayangan Anda, siapkan kertas pengering yang dapat diselipkan ke dalam sepatu supaya keringat berlebih yang keluar dari kaki tidak akan terlalu banyak sehingga membuat kaki menjadi lembab. Cara ini bisa dibilang cukup efektif dan hanya dengan kertas pengering 1 lembar saja dimasukkan ke sepatu Anda, Anda dapat beraktivitas seperti biasa tanpa takut bau kaki muncul dan menyebar. Kertas pengering ini juga bisa diandalkan untuk membuat sepatu tetap terjaga kesegaran dan kebersihannya.

(Baca juga: penyebab alergi kulit)

  1. Menggunakan Deodoran

Umumnya deodoran memang dipakai agar tidak bau dan basah ketiak, namun deodoran yang fungsinya diketahui mampu membuat produksi minyak berlebih bisa berkurang, maka tentu akan sangat efektif juga bila dipakai di bagian kaki. Bila masalah bau ketiak saja bisa diatasi dengan mengoleskan deodoran pada ketiak, deodoran khusus untuk kaki bisa dioles ke kaki untuk mencegah bakteri berkembang biak. Tapi perlu diketahui juga apa bahaya deodorant bagi tubuh dan kesehatan.

  1. Memotong Kuku yang Panjang

Mungkin sebagian dari Anda bingung dengan apa kaitannya bau kaki dan kuku kaki yang panjang. Memotong kuku yang ada di jari-jari kaki sangat penting karena ini menjadi bagian dari cara menjaga kebersihan kaki. Perlu diketahui bahwa terdapat banyak kotoran di bawah kuku kaki sehingga perkembangbiakan bakteri akan lebih mudah dan cepat. Kuku terkadang menjadi penampung kotoran, maka dengan memotongnya Anda akan menjatuhkan banyak kotoran dan bakteri yang bersarang di sana.

(Baca juga: cara menjaga kesehatan kuku)

  1. Merendam Kaki di Air Teh

Air teh paling enak memang diminum, tapi rupanya fungsinya lebih dari hanya menyegarkan tenggorokan. Kaki yang bau setelah pakai sepatu bisa direndam di air teh dan hal ini bisa dijadikan perawatan rutin supaya bau yang keluar bisa berkurang tanpa harus membuang waktu yang lama. Untuk jenis kulit tertentu, cara ini dapat menghilangkan bau kaki dalam waktu lama, jadi ini semua ditentukan oleh jenis kulit kaki Anda pada akhirnya.

  1. Membalurkan Tepung Maizena

Supaya kaki tidak bau lagi, tepung maizena dapat menjadi penyelamat dan caranya pun sangat mudah. Hilangkan bau kaki dengan melumuri bagian kaki secara menyeluruh dengan tepung maizena. Dianjurkan untuk melumuri kaki setelah dipastikan keadaan kaki benar-benar bersih dan kering. Jangan lupa untuk tidak hanya membalurkannya pada bagian telapak saja, tapi juga sela-sela jari kaki supaya secara keseluruhan bau kaki dapat diatasi.

(Baca juga: obat sakit tenggorokan)

  1. Menggunakan Obat Kumur

Anda pasti bingung benarkah ini solusi untuk bau kaki, bukankah obat kumur berfungsi untuk mengatasi bau mulut dan mengembalikan kesegarannya? Penggunaan obat kumur bisa juga diandalkan sebagai penghilang bau kaki. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menyiapkan air dalam baskom yang sudah dicampur dengan obat kumur, lalu kaki bisa direndam pada air tersebut.

Obat kumur memiliki kandungan anti-bakteri yang akan membuat bakteri mati saat Anda merendam kaki. Cara kerjanya pada dasarnya adalah sama seperti ketika obat kumur membersihkan dan menyegarkan mulut, hanya cara penggunaannya saja yang berbeda. Cara alternatif yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan kapas, merendamnya di dalam obat kumur, lalu pakai kapas tersebut untuk menggosok kaki secara menyeluruh.

  1. Merendam Kaki di Air Jeruk Lemon

Salah satu dari banyak cara mengatasi bau kaki setelah mengenakan sepatu adalah dengan menyiapkan air perasan jeruk lemon atau bisa juga dengan air jeruk nipis. Rendamlah kaki ke dalam air perasan jeruk lemon sebagai cara menghilangkan bau kaki ampuh. Caranya betul-betul mudah, yaitu dengan mengisi baskom dengan air secukupnya, lalu peraslah jeruk nipis atau jeruk lemon, aduk-aduk sampai rata, masukkan kaki ke dalam baskom berisi air selama kurang lebih 15-25 menit. Melakukannya sehari 2-3 kali akan memberikan manfaat lebih besar dan bau kaki akan lebih cepat hilang.

  1. Merendam Kaki di Air Garam

Tidak sulit untuk mengatasi bau kaki karena jika Anda punya garam di rumah, cukup siapkan air hangat yang sudah dicampur dengan garam untuk perawatan kaki dengan merendamnya supaya bau tak sedap dapat diusir. Bau kaki yang bakteri sebabkan akan ternetralisir setelah merendamnya dengan air garam asalkan perawatan ini dilakukan secara rutin setiap harinya sehabis Anda pulang dari kegiatan Anda. Dijamin bau kaki yang tadinya menyengat pun akan menghilang secara bertahap asal tidak melewatkan 1 hari pun untuk merendamnya dengan air garam.

(Baca juga: cara menghilangkan kutu air)

  1. Menggunakan Baking Soda

Baking soda  memang dikenal sebagai bahan yang digunakan untuk membuat kue, tapi dijamin sangat efektif dalam menghilangkan bau kaki setelah memakai sepatu terlepas dari bahaya baking soda. Bau yang tidak sedap dari keringat di kaki akan terserap secara ampuh oleh baking soda yang Anda taburkan secara merata pada sepatu. Atau, jika tidak ingin langsung menaburkannya di bagian dalam sepatu, bungkus dengan kain adalah ide yang lebih baik. Cara ini sama sekali tidak sulit dan lama, bau kaki pun tidak akan tinggal lama-lama pada kaki Anda.

  1. Menggunakan Kopi

Kopi adalah bahan yang dikenal mampu melembutkan telapak tangan yang kasar dan terlepas dari bahaya kopi bagi kesehatan sangat mematikan, bahan ini mampu membuat bau kaki hilang dengan baik. Hilangnya bau kaki tentu akan tergantikan oleh aroma khas kopi yang harum. Kandungan zat baik di dalam kopilah yang secara efektif dapat membuat keringat terserap saat muncul. Caranya pun mudah dalam menggunakannya, yaitu dengan menaburkan bubuk kopi ke dalam sepatu secara langsung, atau bisa juga bubuk kopi dibungkus dengan plastik sebelum ditaruh ke dalam sepatu.

(Baca juga: kopi bagi penderita anemia)

Cara Mencegah Bau Kaki setelah Pakai Sepatu

Untuk menghindari bau kaki yang akan menurunkan rasa percaya diri Anda, ada kebiasaan-kebiasaan yang perlu diubah. Bila semula Anda tidak memedulikan hal-hal berikut ini, cobalah untuk mulai melakukan hal-hal simpel bermanfaat ini:

  • Bersihkan atau cucilah kaki setelah beraktivitas dan melepas sepatu Anda sesampainya di rumah. Gunakan sabun antiseptik yang akan membunuh segala jenis bakteri pada kaki Anda. Karena kebanyakan orang cenderung malas mencuci kakilah yang menyebabkan kuman bersarang dan bau kaki pun tak dapat dihindarkan. Kaki yang bersih tentu akan jauh dari bau tak sedap juga.
  • Bersihkan atau cucilah sepatu secara rutin paling tidak 2 kali dalam seminggu karena sepatu yang Anda tidak pernah cuci dijamin baunya pun tidak akan sedap apalagi kalau dipakai setiap hari. Kaki yang bau bisa jadi karena sepatu tak pernah dicuci, maka mencucinya akan membunuh bakteri yang bersarang di sepatu.
  • Simpanlah sepatu dan kaos kaki di tempat yang tidak basah alias kering dan sejuk supaya tidak lembab yang akan menimbulkan bau tak sedap ketika dipakai dan bercampur dengan keringat.
  • Jangan menggunakan kaos kaki atau sepatu yang masih basah entah karena tersiram air hujan atau karena sehabis dicuci. Tunggu sampai benar-benar kering sehingga kaki pun nyaman saat menggunakan keduanya.

You may also like