4 Bahaya Kopi bagi Penderita Anemia dan Efek Sampingnya

4611

Seseorang yang terlihat pucat, lemas, dan mudah merasa kelelahan tidak menutup kemungkinan jika gejala tersebut bisa saja sebagai indikasi bahwa seseorang tersebut sedang mengalami serangan anemia. Benarkah? Lalu apakah mereka yang menderita anemia berbahaya jika mengkonsumsi kopi? Berikut pembahasannya.

1. Merusak Absorpsi

Kafein dalam kopi dapat merusak absorpsi yaitu terganggunya keseimbangan tubuh sehingga kehilangan kemampuan untuk cepat menyerap zat besi yang mengakibatkan seseorang yang terkena anemia bisa menjadi semakin parah.

2. Merusak Hemoglobin

Kafein dalam kopi dapat mengikat dan merusak nutrisi termasuk menghancurkan kestabilan jumlah hemoglobin didalam tubuh penderita anemia. Terlalu banyak mengkonsumsi kopi pada orang sehat lama kelamaan tubuhnyapun akan kekurangan sel darah merah yang nantinya akan menjadi anemia.

Baca juga : Cara Meningkatkan Trombosit Darah

3. Mengurangi Zat Besi dalam Tubuh

Ibu hamil yang tidak bisa menangguhkan kebiasaannya untuk minum kopi pada masa kehamilan maka zat besi dalam tubuhnya akan terus berkurang dan kondisi ini sangat berbahaya bagi janin. Pada dasarnya ibu hamil membutuhkan asupan zat besi, untuk itu perlu memakan makanan yang mengandung zat besi super tinggi yang lebih banyak daripada wanita tidak hamil. Kafein hanya akan mengikat zat besi lalu menghambatnya kelancarannya diperedaraan darah agar tidak terserap oleh plasenta bayi.

Baca juga : Bahaya Minum Kopi Pada Saat Haid

4. Melemahkan Imunitas Tubuh

Penderita anemia atau orang-orang yang rentan terkena anemia akan mengalami penurunan daya tahan tubuh secara dratis jika terus mengkonsumsi kopi setiap hari. Daya tahan tubuh yang semakin lemah akan memicu timbulnya konflikasi penyakit lain berupa terserang penyakit insomnia dan kurang gizi.

Berikut juga akan dibahas mengenai ciri-ciri anemia, faktor penyebab dan juga hubungan kopi dengan penderita anemia.

Ciri-ciri Terserang Anemia

  • Muka pucat dan lesu
  • Tubuh mudah terserang kelelahan
  • Sering mengantuk ( baca : Penyebab Sering Mengantuk dan Lemas )
  • Tidak bisa berkonsentrasi
  • Tubuh terasa dingin
  • Terjadi kesemutan yang berulang pada bagian kaki
  • Dada terasa berat, sesak dan tertekan
  • Denyut nadi dan jantung cenderung cepat
  • Menderita sakit kepala yang berkesinambungan ( baca : Cara Mengatasi Sakit Kepala )
  • Mudah terserang flu dan panas dalam
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mata berkunang kunang dan terkadang pandangan menjadi gelap
  • Tubuh terasa ringan dan tidak mampu berjalan lama
  • Kondisi rambut yang kusaam, kering dan mudah patah
  • Kondisi berwarna kekuningan atau pucat dan mudah patah

Faktor Penyebab Anemia

  • Asupan gizi yang tidak seimbang dan tidak memadai
  • Kebiasaan mengkonsumsi kopi secara berlebihan ( baca : Akibat Kebanyakan Minum Kopi )
  • Karena faktor genetik yang membuat seseorang secara alami dapat mudah kekurangan zat sel darah merah
  • Karena mengkonsumsi obat pereda rasa sakit pada lambung dari jenis antasidan yang dapat menghambat penyerapan zat besi pada tubuh sehingga jumlah hemoglobin menjadi berkurang
  • Seorang wanita yang sedang mengalami haid dan tidak mengkonsumsi cukup makanan yang mengandung zat besi dan sering minum kopi tengah malam
  • Seorang wanita dapat terserang anemia jika selama masa kehamilaan tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung standar kesehatan 4 sehat dan 5 sempurna, termasuk tercukupinya asupan zat besi
  • Tidak pernah berolahraga tetapi rajin minum kopi secara berlebihan ( baca : Akibat Kurang Olahraga )

Hubungan Anemia dengan Kopi

  • Penyakit anemia terjadi karena tubuh tidak mendapat asupan zat besi yang memadai, padahal zat besi sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah (hemoglobin). Kafein mampu merusak semuanya dan menggagalkan proses penyerapan zat besi dengan cepat.
  • Kafein mampu mengurangi jumlah sel darah merah di dalam tubuh yang mengakibatkan tubuh tidak akan memiliki kemampuan untuk menyimpan dan mengantarkan oksigen dari paru-paru keseluruh jaringan tubuh.
  • Ibu hamil yang mempunyai kebiasaan minum kopi dan tidak bisa membuang kebiasaan tersebut maka pada masa kehamilannya akan mengalami gangguan kesehatan pada bayinya, karena seharusnya ibu hamil membutuhkan banyak asupan zat besi daripada wanita yanag tidak hamil. Minum kopi hanya akan membuat ibu hamil terserang anemia dengan cepat. Maka dari itu perlu mengetahui cara mencegah anemia secara alami.

Makanan Bernutrisi Khusus untuk Program Pencegahan dan Penyembuhan Penderita Anemia

1. Jenis Sayuran Hijau Segar

Sayuran mempunyai zat besi yang tinggi dan dapat mengatasi anemia kronis jika dikonsumsi secara teratur, misalnya bayam, kubis, kangkung, selada dan lain-lain.

Baca juga : Akibat Kekurangan dan Kelebihan Zat Besi

2. Jenis Kacang-kacangan

Jenis kacang-kacangan mengandung zat besi yang cukup kuat untuk menyembuhkan seseorang yang terserang gejala anemia, misalnya kacang polong, kacang hijau, kacang kedelai, kacang panjang dan lain-lain.

3. Jenis Buah-buahan

Buah-buahan mengandung zat besi yang cukup baik untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan mencegah anemia, misalnya apel, pisang, nanas, jambu biji, buah kiwi, buah strawberry dan lain-lain.

Baca juga : Khasiat Buah Erbis Bagi Kesehatan

Menu Pengganti Kopi

Untuk mempertahankan zat besi yang ada dalam tubuh sebaiknya lupakan kopi tetapi gantilah dengan mengkonsumsi ramuan yang dapat dibuat sendiri dirumah seperti berikut :

1. Lempuyang + Madu murni

Ambilah lempuyang kemudian dipotong menjadi beberapa potongan lalu haluskan dengan blender kemudian rebuslah dengan menambahkan air satu gelas ukuran sedang. Setelah matang, dinginkan dan saring airnya. Lalu tambahkan madu murni secukupnya. Ramuan sederhana tetapi manjur dan aman ini dapat meningkatkan hemoglobin pada penderita anemia. Minumlah setiap hari satu gelas.

2. Jambu Biji Merah + Bayam Merah

Ambilah satu jambu biji merah, lalu potong kecil kecil tetapi jangan buang kulitnya, tambahkan madu murni lalu beberapa daun bayam merah yang sebelumnya telah dikukus sampai lunak. Kemudian semua bahan tadi diblender. Jangan lupa saringlah sarinya lalu minumlah ramuan lezat ini setiap hari sampai jumlah hemoglobin normal kembali.

Baca juga : Bahaya Sayur Bayam yang Dihangatkan

3. Daun Bayam + Kuning Telur + Madu Murni

Daun bayam dikukus lalu diblender kemudian taruhlah pada gelas ukuran sedang dan tambahkan kuning telur ayam kampung yang juga boleh tambahkan madu murni. Aduklah dengan sendok hingga merata. Setelahnya minumlah setiap hari agar penderita anemia dapat memiliki jumlah sel darah merah yang memadai.

Baca juga : Bahaya Telur Setengah Matang

4. Daun Tapak Liman + Bayam+ Asam Jawa + Madu + Kuning Telur

Ambillah beberapa daun tapak liman dan bayam jenis apapun (bayam duri, merah atau hijau) lalu kukuslah. Kedua daun yang ampuh mengatasi kurang darah ini diblender bersamaan dengan memberikan sedikit air matang.

Angkat kemudian letakkan ramuan kedalam gelas ukuran sedang. Tambahkan madu dan air asam jawa serta kuning telur ayan kampung. Adukklah ramuan unik tersebut sampai rata. Minumlah setiap hari cukup satu kali saja, maka dalam seminggu tubuh Anda akan bugar, lebih sehat dan lebih berstamina. Hal ini disebabkan kadar hemoglobin Anda telah normal kembali.

5. Kunyit + Kuning Telur + Madu

Kunyit diparut lalu diambil airnya dan campurkan dengan kuning telur ayam kampung dan madu secukupnya. Aduklah sampai merata. Ramuan ini mampu mengatasi anemia pada ibu yang sedang hamil pada usia kehamilan diatas 5 bulan atau orang orang dewasa yang kurang tidur akibat rutinitas kerja.

Baca juga : Bahaya Telur Bagi Penderita Diabetes

6. Daun Pepaya Muda + Temu Ireng + Asam Jawa (kawak)

Rebuslah daun pepaya muda dengan takaran air satu gelas saja. Setelah matang, dinginkan kemudian ambilah air rebusan tersebut dan tambahakan temu ireng yang sebelumnya telah diseduh dan diambil airnya. Tambahakan air asam jawa sesuai selera. Walaupun terasa pahit namun manfaatnya sangat nyata dalam mengatasi anemia. Jangan lupa minumlah ramuan mujarab ini setiap hari agar lekas sembuh dari anemia.

Artikel terkait : Khasiat Daun Pepaya

Efek Kafein bagi Tubuh

Kafein dapat merusak program peningkatan hemoglobin dan menggagalkan manfaat obat yang mengandung zat penambah darah dalam pembentukan hemoglobin.

Bagi seseorang yang mudah sekali terserang anemia misalnya wanita yang sedang haid atau ibu yang habis melahirkan dan bagi Anda sedang menjalani program meningkatkan sel darah merah, sebaiknya menghindari minuman kopi. Mengapa?

  • Kafein yang berlebihan atau zat lain pada kopi dapat menggagalkan program peningkatan zat hemoglobin Anda dan mampu merusak jaringan paru dan sangat mungkin menggagalakan pasokan oksigen di paru-paru serta mengakibatkan tubuh tidak lagi dapat menyerap zat besi dari makanan yang telah dikonsumsi. Akibatnya program sehat Anda tidak akan pernah tercapai dengan maksimal.
  • Seseorang yang rajin mengikuti anjuran dokter untuk selalu meminum obat demi proses penyembuhan anemia maka akan sia-sia saja jika seseorang tersebut masih mengkonsumsi kopi walaupun hanya dengan takaran gelas kecil. Manfaat obat yang dikonsumsi tidak akan bermanfaat lagi bagi pembentukan sel darah merah Anda, karena kafein sangat mudah mengikat dan menghancurkan khasiat penyembuh yang ada pada obat obatan jenis antibiotik dan obat jenis penambah darah.

Baca juga : Bahaya Kopi bagi Penderita Kista

Pada penderita anemia yang mempunyai kebiasaan atau menyukai minum kopi dan baru saja sembuh dari anemia, lebih baik konsumsilah minuman jus atau air madu hangat untuk mempertahankan kualitas sel darah merah yang baru saja kembali normal.

Baca juga : Makanan untuk Anemia