Home Tips KesehatanKesehatan Jantung Detak Jantung Cepat – Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Detak Jantung Cepat – Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

by Mei Riska

Seringkali ada orang yang merasa jika detak jantungnya terasa cepat meski tidak sehabis melakukan pekerjan berat. Detak jantung cepat akan dianggap wajar jika sehabis melakukan berbagai macam aktivitas yang melelahkan atau sehabis melakukan olahraga. Namun jika detak jantung berdetak cepat padahal anda hanya sekedar duduk atau tiduran anda perlu mewaspadainya. Pasalnya detak jantung yang berdetak cepat padahal sedang tidak melakukan aktivitas apapun merupakan tanda adanya penyakit yang serius atau adanya gangguan kesehatan di dalam tubuh manusia. Detak jantung manusia harus normal, tidak lambat namun juga tidak cepat. Memang saat sehabis olahraga detak jantung akan cepat namun seiring berjalannya waktu, detak jantung akan normal kembali. Oleh sebab itulah, orang yang mengalami penyakit jantung tidak boleh terlalu berat berolahraga sebab detak jantung akan menjadi meningkat.

Penyebab

Detak jantung cepat merupakan tanda jika ada penyakit yang sedang ada di dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, jantung berdebar pun menjadi tanda jika ada keseimbangan tubuh yang terganggu. Sayangnya tidak semua orang tahu apa saja penyebab jantung menjadi berdebar cepat. Berikut ini adalah penyebab yang bisa menyebabkan detak jantung cepat :

  1. Elektrolit Tidak Seimbang

Tahukah anda apakah itu elektrolit? Elektrolit merupakan cairan tubuh yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kesehatan organ dan juga kesehatan darah yang ada di dalam tubuh manusia. Elektrolit yang tidak seimbang atau justru kurang di dalam tubuh bisa menyebabkan seseorang mengalami detak jantung cepat.

Detak jantung cepat ini merupakan tanda bahwa jantung sedang bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bisa anda bayangkan ketika jantung kekurangan darah akibat air yang menjadi komposisi darah itu sedikit, maka dia harus bekerja keras untuk membuat darah yang kental untuk menuju ke seluruh bagian tubuh. Saat itulah detak jantung akan terasa lebih cepat.

Baca : Cara mengatasi darah kental­Bahaya darah kental

  1. Adrenalin

Saat hormon adrenalin meningkat, detak jantung pun berdetak semakin cepat. Hal itu dikarenakan hormon adrenalin berhubungan dengan keberanian seseorang. Ketika nyali seseorang tertantang, saat itulah hormon adrenalin bekerja. Saat hormon adrenalin bekerja detak jantung berdetak semakin cepat. Hal ini sering dirasakan oleh orang yang hobinya berpetualang. Contohnya saja saat di tertantang untuk mendaki tebing, hormon adrenalinnya bangkit. Saat itulah detak jantung berdetak lebih cepat.

Baca : Detak jantung normal manusia

  1. Aritmia

Pernahkah anda mendengar nama penyakit yang satu ini?, ya penyakit aritmia merupakan penyakit yang berhubungan dengan detak jantung manusia. Orang yang mengalami aritmia, meski tidak bekerja keras atau tidak melakukan aktivitas fisik yang berat dia akan mudah sekali mengalami detak jantung yang cepat. Tidak hanya itu saja, kadang dia juga memiliki detak jantung yang tidak beraturan, kadang lemah, kadang cepat. Oleh sebab itu orang yang mengalami aritma dilarang untuk melakukan pekerjaan yang berat mengingat detak jantungnya yang tidak stabil.

Baca : Penyebab gangguan ritme jantungGejala jantung lemah

  1. Kecemasan

Pernahkah anda ingat ketika anda sedang cemas?, bagaimana kondisi jantung anda saat itu?, berdebar kencangkah?, saat seseorang cemas dia akan mengalami detak jantung yang cepat. Tidak hanya itu saja, orang yang cemas pun akan mengalami keringat dingin. Rasa cemas berlebihan ini dipengaruhi oleh syaraf otak yang menegang, akibatnya syaraf otak yang menegang bisa membuat detak jantung menjadi lebih cepat, selain itu keringat yang berlebihan pun bisa menjadi akibat dari ketegangan dan rangsangan dari syaraf otak.

Baca : Cara meningkatkan kinerja otakCara meningkatkan daya ingat otak

  1. Jantung Koroner

Penyakit yang menyebabkan detak jantung berdetak dengan cepat adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung yang berbahaya dan tidak boleh disepelekan. Orang yang mengalami penyakit jantung koroner biasanya akan mengalami detak jantung yang cepat dan terasa menyakitkan, detak jantung yang cepat itu bisa membuat penderita jantung koroner mengalami sesak nafas. Saat sesak nafas itulah orang yang mengalami penyakit jantung koroner harus segera mendapatkan penanganan medis dengan segera.

Baca : Ciri ciri penderita jantung koronerGejala jantung koroner

  1. Gula Darah Rendah

Gula darah tinggi memang tidak bagus untuk kesehatan, namun gula darah yang rendah pun juga tidak baik untuk kesehatan. Orang yang mengalami gula darah rendah atau hipoglikemia tidak memiliki energi untuk melakukan kegiatan. Tidak hanya itu saja, hipoglikemia ini akan membuat tekanan darah di dalam tubuhnya menjadi sangat rendah. Saat tekanan darah menjadi rendah, saat itulah jantung akan bekerja lebih keras agar seluruh darah yang ada di dalam tubuh bisa mengalir ke seluruh tubuh manusia.

Baca : Penyebab gula darah terlalu rendah

  1. Obat-obatan

Ketika anda mengkonsumsi obat, sebaiknya anda baca efek samping dari obat tersebut. Ada beberapa jenis obat yang memiliki efek samping berupa detak jantung bisa berdetak lebih cepat. Oleh sebab itu ada jenis obat tertentu yang tidak boleh dikonsumsi oleh pasien penyakit jantung. Ketika pasien jantung ingin mengkonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsutasi kepada doter ahli jantung terlebih dahulu agar obat tersebut tidak menyebabkan detak jantungnya berdetak lebih cepat.

  1. Kafein

Siapa yang tidak suka dengan kafein?, di jaman seperti sekarang ini kafein seperti candu bagi wanita maupun pria. Terbukti bahwa semakin banyaknya kedai minuman yang menyuguhkan minuman berkafein seperti kopi. Kedai kopi pun tidak pernah sepi dari pembeli. Namun tahukah anda jika terlalu banyak mengkonsumsi kopi tidak bagus untuk kesehatan?, dalam sehari kita hanya diperbolehkan mengkonsumsi kopi sebanyak satu cangkir saja.

Lebih dari itu kita beresiko mengalami hipertensi dan detak jantung yang cepat. Pernahkah anda rasakan setelah mengkonsumsi kopi jantung anda terasa sakit dan sesak?, hal itu disebabkan oleh kandungan kafein yang tinggi pada kopi. Detak jantung yang cepat akan membuat tekanan darah menjadi meningkat juga sehingga resiko terkna hipertensi semakin tinggi.

Baca : Makanan dan minuman yang mengandung kafein

  1. Bergadang

Tidur malam secara cukup dan berkualitas sangat penting untuk kesehatan manusia. Sayangnya tidak semua orang sadar dengan hal tersebut. Justru anak muda jaman sekarang suka sekali bergadang bersama teman-teman atau bergadang di dalam rumah ditemani dengan gadget maupun televisi. Bergadang ini adalah kebiasaan yang tidak bagus, sebab tubuh butuh istirahat untuk merilekskan organ dan syaraf yang selama seharian penuh ini bekerja.

Jika malam hari organ dipaksa bekerja juga imbasnya organ pertama yang bisa terganggu adalah jantung. Orang yang bergadang detak jantungnya cepat serta suhu badannya tinggi. Oleh sebab itu orang yang semalaman bergadang tidak diperbolehkan langsung mandi. Minimal dia harus tidur terlebih dahulu untuk menormalkan tekanan jantung dan mendinginkan suhu tubuhnya.

Bahaya

Detak jantung yang cepat meski dalam posisi sedang istirahat bisa menyebabkan seseorng mudah mengalami serangan jantung dan jantung koroner. Tidak hanya itu saja orang dengan detak jantung cepat bisa membuat dinding pembuluh darah di jantung semakin lemah dan katup jantung menjadi terganggu.

Pengobatan

Cara mengobati detak jantung cepat haruslah cepat dan tepat. Berikut ini adalah cara mengobati detak jantung cepat yang harus diketahui :

  1. Bersantai dan Rileks

Hal pertama yang bisa digunakan untuk mengobati detak jantung yang cepat adalah dengan bersantai dan rileks. Rileks ini bisa dengan cara merilekskan pikiran atau otak kemudan bisa juga dengan cara berbaring atau rebahan. Cara ini sangat cocok sekali dilakukan oleh orang yang mengalami detak jantung cepat dikarenakan kecemasan yang berlebihan. Tidak ada cara jitu lain yang bisa menormalkan detak jantung yang cepat akibat cemas kecuali santai dan rileks. Anggap saja tidak semua yang dicemaskan itu menjadi kenyataan sebab cemas itu berasal dari pikiran buruk seseorang saja. Cara agar bersantai anda lebih stabil adalah berikut ini :

  • Usahakan anda berada di ruangna yang tenang dan nyaman. Tidak lupa, ruangan yang anda gunakan cukup sejuk dan tidak pengap. Udara yang sejuk bisa membuat pikiran dan tubuh menjadi rileks.
  • Cara selanjutnya adalah anda bisa merilekskan semua otot yang ada di dalam tubuh anda. Tetap biarkan posisi anda dalam keadaan berbaring. Saat anda berbaring, buatlah pikiran senyaman mungkin dan tubuh serileks mungkin. Detak jantung anda bisa melambat dengan sendirinya. ( Baca : Gejala jantung lemahGejala serangan jantung )
  1. Berkonsentrasi

Cara selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk mengatasi detak jantung yang cepat adalah dengan berkonsentrasi. Maksud berkonsntrasi disini bukan berkonsentrasi untuk membayangkan hal-hal yang kurang menyenangkan, namun anda bisa membayangkan hal hal yang menyenangkan dan menarik untuk dibayangkan. Untuk berkonsentrasi tentunya anda dituntut untuk memiliki gambaran visualisasi sehingga imajinasi anda akan dituntun menuju ke tempat tersebut. Untuk lebih mudahnya anda bisa mengikuti langkah berikut ini :

  • Cari gambar maupun foto yang bisa membuat tubuh dan pikiran anda lebih rileks. Anda bisa duduk di atas tempat tidur dan usahakan posisi anda sedang bermeditasi. Dengan postur masih tetap dalam meditasi usahakan anda untuk tetap menatap gambar tersebut dan tenangkan pikiran dan tubuh anda.
  • Selain dengan cara meditasi di atas anda bisa menulis sesuatu hal yang menyenangkan di buku harian anda. Anda juga bisa menulis tempat wisata yang menurut anda menjadi favorit dan ingin anda kunjuni suatu saat nanti. Setelah itu tutup buku diaru anda, setelah itu pejamkan mata anda. Setelah mata anda terpejam, bayangkanlah bahwa anda telah berada di tempat tersebut. Anda akan merasakan kedamaian dan ketenangan.
  1. Teknik Bernapas yang Benar

Saat detak jantung terasa cepat, cara yang bisa anda tempuh selanjutnya adalah menggunakan teknik bernapas yang benar. Teknik bernapas yang salah justru akan membuat detak jantung terasa cepat. Berikut ini adlaha teknik bernapas yang benar ketika detak jantung terasa cepat :

  • Perut. Pernahkan anda mencoba pernapasan perut?, pernapasan ini sering digunakan dalam teknik menyanyi. Untuk melakukan pernapasan ini anda bisa memposisikan diri anda sedang dalam kondisi duduk. Letakkanlah kedua tangan anda di perut, letaknya persis di bawah tulang rusuk. Tariklah napas perlahan-lahan melalui hidung, biarkanlah perut anda melakukan tugasnya. Saat perut menjalankan tugasnya, tangan anda akan bergerak keluar, saat perut bekerja ini dada anda akan diam. Setelah itu anda bisa membuang napas anda melalui bibir anda dengan cara mengerucutkan bibir anda seperti ketika anda seang bersiul.
  • Salah satu lubang hidung. Cara lain yang bisa anda gunakan untuk memperlambat detak jantung sekaligus mengobati detak jantung yang cepat adalah bernapas menggunakan salah satu lubang hidung. Ketika anda bernapas menggunakan lubang hidung yang kanan anda bisa menutup lubang hidung anda yang kiri. Begitupula sebaiknya. Saat anda menutup salah satu lubang hidung anda, sebaiknya anda menghitung sebanyak empat hitungan. Setelah bergantian, anda bisa menutup kedua lubang hidung secara bersama sama. Anda bisa menahan napas anda sebanyak 16 hitungan. Hembuskan napas melalui hidung sebelah kanan selama 8 hitungan. Bernapas melalui lubang hidung secara bergantian ini dipercaya bisa digunakan sebagai penyeimbang otak kanan dan juga otak kiri. Otak kanan dan juga otak kiri yang seimbang bisa digunakan untuk menenangkan pikiran dan juga tubuh anda. ( Baca : Cara mencegah sesak napasCara menjaga kesehatan organ pernapasan )
  1. Pijatan

Cara lainnya yang bisa digunakan untuk melambatkan detak jantung yang cepat adalah dengan melakukan pemijatan. Namun tidak semua orang bisa melakukan pijatan tersebut. Hanyalah orang yang profesional saja yang bisa melakukan pemijatan ini. Refleksologi yang memijat anda secara teratur bisa menurunkan detak jantung anda. Dtak jantung anda yang cepat bisa dinormalkan sampai 8 detakan per menit.

  1. Tidur yang Berkualitas

Untuk menurunkan atau menormalkan detak jantung yang cepat secara permanen anda bisa menerapkan tidur yang berkualitas. Tidur yang berkuaitas adalah tidur yang tidak sebentar bentar bangun namun tidur yng berkualitas adalah tidur nyenyak dengan lama waktu kurang lebih 8 jam. Tidur yang berkualitas ini sangat bagus untuk memperbaiki kondisi jantung anda. Saat seseorang memiliki pola tidur yang buruk maka dirinya bisa terkena detak jantung yang cepat bahkan bisa mengalami aritmia. Aritmia ini bisa dihilangkan dengan ccara tidur berkualitas secara teratur.

Baca : Cara agar tidur sebentar tapi berkualitasTidak bisa tidur malamPenyebab tidak bisa tidur malam nyenyak

  1. Kapsul Minyak Ikan

Selain kaya akan omega 3 dan omega 6, kapsul ikan ini ternyata bisa digunakan untuk menormalkan detak jantung manusia. Kapsul minyak ikan tersebut bisa mencukupi kebutuhan akan DHA sekitar 600 mg dalam sehari. Anda bisa mengkonsmsi minyak ikan ini sebanyak satu kali dalam sehari. Detak jantung anda akan kembali normal sebanyak 6 detak per menit dalam waktu dua minggu setelah mengkonsumsi minyak ikan tersebut.

  1. Mengunjungi Dokter

Jika anda tidak kunjung bisa meormalkan detak jantung anda, anda bisa berkonsultasi kepada dokter. Dokter ahli jantung akan memeriksa jantung anda apakah ada kelainan atau penyait serius di jantung anda.

Pencegahan

Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati, sayangnya jika belum mengalami detak jantung cepat tersebut banyak orang yang mengindahkan atau mengabaikan tindakan pencegahan. Oleh sebab itu mulai dari sekarang ini anda diharapkan melakukan berbagai macam pencegahan agar detak jantung tidak cepat. Megingat jantung merupakan organ penting bagi tubuh manusia, mencegah lebih dini akan sangat baik untuk kesehatan anda. Berikut ini adalah beberapa cara mencegah detak jantung cepat :

  1. Mengkonsumsi Cukup Cairan

Jangan pernah menganggap sepele kebutuhan tubuh akan cairan ini. Tubuh sangat membutuhkan cairan untuk keberlangsungan metabolisme di dalam tubuh terutama metabolisme di dalam darah. Jika metabolisme di dalam darah terganggu akibatnya fungsi organ pun menjadi terganggu terutama organ vital jantung. Oleh sebab itu sebaiknya anda mencukupi kebutuhan cairan anda sebanyak 2 liter per harinya.

Baca : Akibat kurang minum air putihEfek kekurangan air putih

  1. Hindari Cemas Berlebihan

Cemas berlebihan ini beda tipis dengan negatif thinking atau berpikiran negatif. Pikiran negatif yang ada di dalam pikiran anda bisa menyebabkan anda menjadi cemas berlebihan padahal belum tentu yang ada di dalam pikiran anda nantinya terbukti terjadi. Cemas yang berlebihan ini tidak ada manfaatnya, selain bisa membuat detak jantung menjadi tidak terkontrol, terlalu sering cemas berlebihan akan membuat anda mudah terkena stres dan depresi. Jika sudah stres dan depresi, anda membutuhkan pengobatan khusus agar stres dan depresi anda menghilang. Hidup memang ada kalanya mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan, namun alangkah lebih baik kita menjalaninya dengan santai. Ambil sisi baiknya dan buang sisi buruknya.

  1. Cek Kesehatan Jantung

Mengontrol kesehatan jantung anda berfungsi untuk menghindari atau mencegah detak jantung anda menjaid cepat serta bisa menghindarkan anda dari penyakit jantung lainnya. Jikalau dokter tahu jantung anda bermasalah, dokter akan melakukan tindakan ebih lanjut untuk mengatasi masalah yang terjadi pada jantung anda tersebut.

Baca : Cara menjaga kesehatan jantungCara melatih kesehatan jantung

  1. Cek Kadar Gula

Agar menghindari detak jantung cepat anda bisa rutin mengecek kadar gula yang ada di dalam tubuh anda. Anda bisa melakukan pengecekan ini sebanyak dua minggu sekali. Pengecekan kadar gula di dalam darah bermanfaat untuk menghindari penyakit diabetes dan juga hipoglikemia.

Baca : Cara menjaga kadar gula darah agar normalMakanan untuk gula darah tinggi

  1. Pola Makan yang Sehat

Pola makan yang sehat bisa membantu menyehatkan jantung. Hal itu dikarenakan jantung membutuhkan berbagai macam makanan sehat untuk bisa membantu fungsinya dalam mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Sebaliknya makanan dan minuman yang tidak sehat akan memberatkan kinerja jantung. Oleh sebab itu agar jantung tetap sehat dan mencegah detak jantung cepat sebaiknya anda menghindari makanan dan minuman di bawah ini :

  1. Pola Hidup yang Sehat

Pola makan yang sehat tidak akan sempurna jika tidak diimbangi dengan pola hidup yang sehat. Pola hidup yang sehat merupakan gaya hidup sehat untuk mencegah berbagai macam penyakit yang ingin masuk dan menyerang tubuh. Pola hidup yang sehat ini bisa dengan cara tidur cukup, berkualitas dan tidur teratur. Selain itu anda bisa menerakan pola hidup yang sehat dengan cara menghindari rokok, menghindari stres dan juga olahraga secara teratur.

Itulah berbagai macam informasi mengenai detak jantung cepat yang harus anda ketahui. Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Oleh sebab itu bagi kaum muda maupun tua yang jantungnya masih normal, tidak ada ruginya mulai dari saat ini kita melakukan berbagai macam tindakan pencegahan agar detak jantung tetap berjalan dengan normal.

You may also like