Bolehkah Penderita Jantung Minum Kopi? Ketahui Tips Konsumsi Yang Benar

Kopi kiranya dianggap sebagai jenis minuman yang ajaib karena bagi para penikmatnya, kopi adalah minuman pemulih suasana hati dan minuman penyemangat dalam berutinitas. Itulah mengapa banyak penggemar kopi pun akhirnya bisa minum sampai bergelas-gelas atau bercangkir-cangkir kopi dalam sehari. Padahal, kafein dikatakan menjadi salah satu peningkat risiko jenis-jenis penyakit jantung, benarkah itu? Lalu, bolehkah penderita jantung minum kopi atau justru tidak boleh sama sekali?

Benar atau Tidak Kopi Penyebab Penyakit Jantung?

Kopi bukanlah penyebab serta-merta penyakit jantung pada seseorang karena pada dasarnya penyakit jantung terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang membawa oksigen menuju jantung. Penyumbatan terjadi karena gaya hidup yang kurang sehat dan ada kemungkinan salah satunya adalah minum kopi berlebihan selama jangka panjang.

Dilansir dari laman CNN Indonesia, Hariadi Hadibrata yang merupakan seorang dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular menyatakan bahwa penyakit jantung bukanlah disebabkan oleh kopi secara langsung. Namun benar adanya bahwa kafein yang bisa berpengaruh pada jantung, khususnya pada seseorang yang sebelumnya sudah punya riwayat penyakit jantung.

Denyut jantung bisa dibuat lebih cepat karena kandungan kafein pada kopi sehingga seseorang dengan penyakit jantung koroner yang meminumnya bisa malah berbahaya. Detak jantung normal manusia dapat sampai 80 kali per menit dan kopi dapat menaikkannya menjadi 100 kali setiap menitnya. Kondisi menjadi berbahaya ketika kopi menjadikan kinerja jantung lebih keras sementara seseorang dengan riwayat sakit jantung suplai darah mengalami penurunan ke seluruh tubuh.

Bolehkah Penderita Sakit Jantung Mengonsumsi Kopi?

Jawabannya antara ya dan tidak; mengapa harus ada dua buah jawaban? Hal ini karena beberapa ahli menyatakan bahwa kopi berbahaya bagi jantung, khususnya yang memang sudah ada sakit jantung. Namun beberapa ahli lainnya ada yang menyatakan bahwa kopi justru baik untuk kesehatan jantung serta mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

  • Tidak, Penderita Jantung Tidak Boleh Minum Kopi

Menurut dokter Hariadi, seseorang dengan riwayat penyakit jantung koroner sebaiknya tidaklah mengonsumsi berlebihan akan kopi, terutama bila ada penyempitan pembuluh darah juga. Akan lebih baik memang kalau tidak mengonsumsi kopi bila sudah ada sakit jantung, namun yang terpenting adalah pembatasan asupan kopi per hari lebih dulu.

Dari yang beberapa cangkir sehari, cobalah untuk meminum 1 cangkir saja karena menurut dokter Hariadi, porsi tersebut tak memberikan efek, justru 3 cangkirlah yang justru lebih mengancam. Hal ini pun teramat disarankan bagi orang-orang yang sudah punya riwayat kesehatan tekanan darah tinggi agar kopi tidak kemudian menjadi penyebab tensi naik mendadak. Hindari kopi sama sekali atau pastikan untuk tidak minum kopi berlebihan.

Bukan hanya itu, penderita jantung tidak boleh minum kopi sama sekali atau tidak boleh mengonsumsi secara berlebihan karena risiko aritmia jantung dapat meningkat. Ada beberapa kasus di mana tingkat sensitivitas aritmia jantung cukup tinggi sehingga memang sebaiknya konsumsi kopi benar-benar dibatasi atau dihindari.

  • Ya, Penderita Jantung Boleh Minum Kopi

Sementara beberapa ahli kesehatan mengungkapkan bahwa minum kopi sebaiknya dibatasi dan tidak boleh berlebihan atau malah menganjurkan menghindari minuman tersebut sama sekali, berbeda dengan yang dinyatakan oleh sekelompok ilmuwan dari John Hopkins University. Mereka mengatakan bahwa risiko penyempitan pembuluh darah maupun penyumbatan arteri bisa turun karena mengonsumsi kopi sehingga potensi serangan jantung dapat diminimalisir.


Bahkan telah ada hasil perbandingan yang dilakukan oleh tim peneliti dari Korea di mana orang sehat yang bukan pengonsumsi kopi sama sekali dengan orang yang gemar konsumsi kopi bahkan sehari bisa sampai 5 cangkir malah justru lebih baik yang meminum kopi. Para pengonsumsi kopi diketahui berpotensi kecil dalam hal pengendapan kalsium pada arteri koroner.

Dalam hal ini, tentunya kopi hitam adalah yang paling dianjurkan bila ingin mengonsumsi kopi karena kopi yang diberi creamer atau gula yang cukup banyak hanya akan meningkatkan risiko penyakit degeneratif lain serta obesitas. Ingat bahwa creamer pun merupakan salah satu sumber lemak tinggi sehingga perlu untuk dijauhi.

Tips Minum Kopi untuk Penderita Jantung

Lalu sebenarnya yang mana yang paling aman? Boleh atau tidak penderita jantung minum kopi? Tergantung dari kondisi jantung itu sendiri, jenis penyakit jantung yang diderita, serta berapa kadar kopi yang diasup setiap hari.


  • Cobalah dengan menurunkan asupan kopi menjadi secangkir sehari.
  • Pastikan untuk tak menambahkan creamer sama sekali maupun tambahan gula; kopi hitam pahit tentu jauh lebih baik.
  • Ikuti beberapa jenis tes kesehatan jantung untuk mengetahui kondisi jantung setelah konsumsi 1 cangkir kopi per hari.
  • Jika gangguan terjadi pada kinerja jantung, segera hentikan sama sekali konsumsi kopi.

Bolehkah penderita jantung minum kopi? Ada beberapa faktor yang bisa dijadikan pertimbangan penting seperti yang sudah diulas sedikit sebelumnya. Bila memang kondisi jantung Anda tak memungkinkan untuk menerima asupan kafein, hindarilah kebiasaan minum kopi mulai dari sekarang.

, , , ,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup

Oleh :
Kategori : Penyakit Jantung