13 Ciri-ciri Madu Asli yang Perlu Diketahui

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Madu adalah salah satu bahan minpman alami yang banyak digunakan dan dimanfaatkan di masyarakat. Madu merupakan bahan nectar yang diperoleh oleh lebah dari bunga-bunga. Nectar ini selanjutnya akan dikumpulkan di sarang lebah dan di dalamnya akan mengalami tiga proses pengolahan hingga menjadi madu. Di tahap pertama, enzim yang dimiliki lebah akan bercampur dengan nectar lalu masuk ke proses fermentasi untuk nektar. Setelah itu, dari tahap pertama ini akan menghasilkan madu dan pada tahap terkahir semua cairan yang ada dalam madu akan keluar dan menyisakan madu murni saja.

Baca juga:

Khasiat madu yang sangat mlimpah membuat kebutuhan akan madu di masyarakatpun semakin banyak sehingga banyak oknum yang memanfaatkan peluang ini dengan membuat madu palsu. Oleh karena itu, masyarakat harus jeli dan paham dalam membedakan madu asli dan madu palsu. Tentunya cukup sulit membedakan madu asli dan madu palsu jika hanya melihat dari kemasannya saja. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat Anda jadikan pedoman untuk mengetahui Ciri-ciri Madu Asli :

1. Madu asli warnanya cokelat keemasan

Jika hanya melihat dari warnanya kadang kita masih tertipu karena sudah banyak madu palsu yang ditambahkan pewarna sehingga warnanya mirip dengan madu asli atau alami yang berasal dari nectar. (Baca Juga: Manfaat Madu untuk Penderita Batu Ginjal)

2. Madu asli akan tenggelam dan mengendap di bagian dasar gelas jika dimasukkan ke dalam gelas berisi air.

3. Madu asli akan meleleh secara perlahan saat Anda mengetesnya dengan menerapkan madu pada jari-jari.

Madu asli biasanya akan meleleh secara perlahan namun sangat kuat sehingga terlihat tidak bisa dipisahkan dari sumbernya, sedangkan madu palsu yang biasa campuran dari gula akan sangat lengket dan jika ditempelkan di jari-jari anda maka ada bagian madu yang akan terus lengket di kulit. (Baca Juga: Khasiat Madu untuk Penderita Diare)

4. Madu asli yang berasal dari nectar tidak mengandung air.

Anda dapat membuktikannya dengan cara menuangkan satu sendok madu di kertas, jika kertas tidak sobek atau berlubang akibat tetesan madu maka madu tersebut termasuk madu asli. (Baca Juga: Manfaat Madu untuk Penderita Insomnia)

5. Madu asli tidak akan membeku jika disimpan dalam freezer

Madu akan membeku jika kadar gula dan kadar air didalamnya tinggi sehingga sudah sangat jelas madu itu pasti palsu. Madu yang asli tidak akan membeku karena tidak bercampur dengan zat-zat tertentu. (Baca juga: Khasiat Madu Untuk Penderita Asam Urat)

6. Madu asli memiliki tingkat keasaman (pH) tetap yang berkisar antara 3,4-4,5 sedangkan pH madu palsu diantara 2,4-3,3 atau di atas 5.

Jika anda memiliki alat yang bisa mengukur tinkat keasaman suatu zat maka hal ini bisa menentukan palsu atau tidaknya madu. (Baca Juga: Khasiat Madu Untuk Penderita Kista)

7. Tetesan madu tidak akan putus

Jika anda mencelupkan sebuah benda pada madu dan mengangkatnya lalu madu itu menetes dengan tidak putus maka termasuk madu asli. Tidak terputusnya tetesan madu asli disebabkan kekentalannya yang sangat tinggi. (Baca Juga; Khasiat Madu Bagi Penderita TBC)

8. Saat madu asli dipanaskan maka akan menghasilkan gelembung bukan buih-buih

Berbeda degan madu palsu dengan kadar gula yang tinggi, maka saat madu ini dipanaskan maka akan menghasilkan buih bukan gelembung. (Baca Juga: Amankah Madu Untuk Penderita Asma)

9. Madu asli yang dijemur tidak akan mengering

Jika anda menjemur madu dan menghasilkan sisa kerak maka madu tersebut tidaklah asli.

10. Madu asli justru tidak disukai oleh semut.

Semut tidak suka dengan madu asli karena mengandung enzim murni dengan aroma yang sangat kuat sehingga tidak disukai oleh semut, justru madu palsu dengan kadar gula tinggilah yang disukai oleh semut. (Baca Juga: Gejala Kekurangan Gula)

11. Tidak akan merusak korek api

Sifat yang ada pada madu asli tidak dapat merusak koreka api. Jika batang kepala korek api yang sudah dicelupkan ke madu dan bida dibakar kembali maka madu tersebut termasuk asli. Namun, jika korek tersebut menjadi sulit menyala maka madu tersebut palsu. (Baca Juga: Amankah Madu Untuk Penderita Darah Tinggi)

12. Madu asli tidak menimbulkan noda pada kain.

Jika pakaian anda terkena madu dan menimbulkan bekas noda maka madu tersebut palsu karena madu asli tidak akan menimbulkan noda pada pakaian. (Baca Juga: Manfaat Madu Untuk Wanita Penderita PCOS)

13. Madu asli memiliki aroma yang sangat khas.

Contohnya saja madu dari bunga rambutan akan memiliki wangi yang khas, sedangkan madu palsu tidak beraroma, mungkin hanya wangi gula yang pastinya bisa kita deteksi. (Baca Juga: Khasiat Madu untuk Penderita Endometriosis)

Tips Membedakan Madu Asli dan Palsu

1. Tes madu dengan air

Madu alami atau asli yang berasal dari olahan nectar tidak mengandung air. Oleh karena itu, Anda dapat melalukan tips ini untuk mengetahui keaslian madu. Caranya: tuangkan air mineral ke dalam gelas atau tempat yang terbuat dari kaca lalu berikan satu sendok madu. Maka hasilnya:

  • Madu asli: karena madu asli tidak mengandung air maka madu tidak akan bercampur dengan air tetapi madu kental asli ini akan tenggelam dan mengendap di bagian bawah gelas. Tidak hanya itu, ketika Anda berusaha mengaduknya maka madu ini tetap tidak akan bercampur dengan air.
  • Madu palsu: saat satu sendok madu ini dimasukkan dalam satu gelas air mineral maka madu tersebut akan dengan mudah bercampur dengan air dan madu tidak akan tenggelam di dasar gelas.

(Baca Juga: Ciri-ciri Air Bersih , Manfaat Madu Bagi Penderita Penyakit Lambung)

2. Tes metode kristalisasi

Meode kristalisasi ini bisa dilihat saat madu disimpan dalam botol kaca. Madu asli yang didapat dari nectar tidak mengandung air sehingga tidak akan rusak saat disimpan. Dalam tes metode kristalisasi ini akan membuktikan:

  • Madu asli jika madu yang terletak pada bagian permukaan paling bawah kaca bersifat mengental dan membentuk kristal. Pembentukan kristal saat madu ini disimpan inilah yang membuat madu asli tidak cepat rusak.
  • Madu palsu jika madu tetap terlihat cair dan ini tidak menghasilkan endapan kristal di bagian bawah botol kaca.

(Baca Juga: Manfaat Madu Bagi Penderita Asam Lambung , Manfaat Madu Bagi Penderita DBD)

3. Tes kelengketan

Madu asli akan meleleh secara perlahan saat Anda mengetesnya dengan menerapkan madu pada jari-jari.

4. Tes madu dengan kertas

Madu asli tidaklah mengandung air. Oleh karena itu, anda bisa mengetes kadar air dalam madu dengan menuangkan satu sendok madu ke dalam kertas. Tunggu beberapa menit, jika kertas yang ditetasi madu tidak berlubang atau kertas tidak tembus dengan madu yang dituang maka madu dianggap asli. Sedangkan tetesan madu yang menyebabkan rusaknya kertas menunjukkan madu mengandung air sehingga dapat dikatakan sebagai madu palsu. (Baca Juga:  Bahaya Minum Air Hujan , Bahaya Minum Air Garam

5. Mengetes madu dengan pasir

Sifat ikatan madu yang sangat kuat membuat madu tidak dapat berubah bentuk jika diteteskan ke sebuah media. dengan meneteskan madu ke pasir, Anda bisa mengetahui apakah madu tersebut asli atau palsu. Jika tetesan madu pada pasir tidak berubah dan tidak menyebar ke bagian pasir yang lain, maka madu tersebut asli. Sifat madu yang bersifat mengikat dan padatlah yang menyebabkan madu asli tidak akan menyebar ke pasir. (Baca Juga: Asam Glutamat , Zat Asam Sitrat)

6. Tes rasa madu

Sudah jelas bahwa semua rasa madu adalah manis tetapi madu asli juga memiliki aroma khas tergantung asal nectar yang dikumpulkan oleh lebah tersebut. Madu asli yang berasa dari hutan dan peliharaan jelas akan memiliki aroma yang berbeda tergantung bunga yang dihisap oleh lebah. Perbedaan yang paling menonjol antara madu asli dan madu palsu adalah:

  • Madu asli memiliki rasa yang tidak akan pernah hilang meskipun tutup kemasa dibuka dalam beberapa menit. Namun rasanya yang kuat akan hilang jika dimasak dengan suhu yang terlalu panas.
  • Madu palsu yang berasa dari campuran gula atau pemanis buatan dan air maka rasanya akan hilang jika sudah bercampur dengan udara, terkadang juga hanya menyisakan rasa gula dan aroma tambahan yang melekat.

(Baca Juga: Manfaat Madu bagi Penderita Tifus , Khasiat Madu Untuk Penderita Kolesterol)

7. Tes dengan api

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui keaslian madu adalah dengan melihat kelembabannya dengan cara mencelupkan batang korek api atau lilin yang sudah menyala ke dalam gelas berisi madu. Jika madu itu asli maka akan menghasilkan batang korek api yang akan tenggelam dan apinya seperti terhisap pelan ke dalam madu kemudia api tersebut akan mati. Hal ini terjadi karena madu asli memiliki tingak kelembaban yang rendah. Sedangkan madu palsu akan membuat batang korek api dengan cepat tenggelam dan api akan segera padam.(Baca Juga: Manfaat Madu Bagi Penderita Maag)

8. Mengetes madu asli dengan semut

Semua semut menyukai makanan yang manis, termasuk madu. Untuk mengetahu madu asli atau madu palsu maka dapat melakukan pengetesan dengan menggunakan semut. Semut memang menyukai sesuatu yang manis, tetapi semut justru tidak akan terlalu suka dengan madu asli karena madu asli mengandung enzim murni yang aromanya sangat kuat dan justru tidak disukai oleh semut.  (Baca Juga: Penyakit Akibat Kekurangan Enzim Amilase , Fruktosa)

9. Tes kejernihannya

Madu asli memiliki warna yang lebih pekat dan terkadang mengandung sedikit kotoran dari serbuk sari dan sisa bekas rumah lebah yang hancur karena proses penyaringan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn