5 Khasiat Madu untuk Penderita Diare Akut

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Madu selama ini dikenal sebagai bahan alami untuk segala obat. Hal itu dikarenakan Madu memiliki banyak sekali kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. Sayangnya saat in beredar madu palsu, sedangkan madu yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit adalah madu asli.

(Baca juga : Madu bagi penderita asam lambungMadu bagi penderita maagCara membedakan madu asli dan palsu)

Saah satu penyakit yang bisa diatasi menggunakan madu adalah diare. Penyakit diare atau mungkin biasa disebut mencret sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Penyakit ini sering menghinggapi tubuh karena kurang terjaganya kebersihan makanan yang kita konsumsi serta kurang teraturnya pola makan kita. Diare akan menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi dan juga BAB menjadi sering dan bersifat lembek atau cair. Jika tidak segera diatasi, diare bisa berakibat fatal. Diare disebabkan oleh banyak hal, bisa disebakan oleh virus protozoa, bakteri maupun parasit. Selain itu diare juga dapat disebabkan oleh alergi dan juga keracunan bahan makanan.

(Baca juga : Gejala diareCara mengobati diare  – Bahaya diareMakanan untuk penderita diare)

Bagaimana menurut pandangan medis, benarkah madu dapat mengatasi untuk diare? Berikut akan diulas mengenai madu sebagai obat untuk mengatasi diare pada penderita diare.

  1. Melawan Bakteri Penyebab Diare

Banyak orang yang sudah membuktikan bahwa madu dapat mengatasi penyakit diare. Berikut akan dijelaskan mengapa madu bisa mengatasi penyakit diare. Menurut penelitian secara klinis, madu murni mempunyai aktifitas bakterisidal yang mampu melawan organisme enteropathogenic yaitu shigela, salmonela dan juga E. Coli 3. Madu juga mampu membunuh bakteri Staphylococcus Aureus, bakteri yang bisa menyebabkan infeksi parah pada kulit, infeksi paru – paru dan tulang.

Selain itu madu terbukti mampu untuk mengatasi diare pada penderita. Madu mampu mengurangi frekuensi diare karena madu memiliki kemampuan untuk membantu terbentuknya jaringan granulasi. Selain itu madu juga mampu membantu penderita untuk memperbaiki kerusakan pada permukaan kripte usus dan madu juga bersifat seperti prebiotik sehingga akan membunuh kuman dan juga menghambat kolonisasi bakteri penyebab diare.

(Baca juga : Cara menjaga kesehatan lambung dan ususMadu bagi penderita penyakit lambung  – Bahaya infeksi RSV)

  1. Meningkatkan Bakteri Baik

Meningkatkan pertumbuhan bakteri yang menguntungkan dan menghambat bakteri yang merugikan. Madu membantu pertumbuhan bakteri bifido yang mampu untuk menjaga kesehatan pencernaan. Mencegah pertumbuhan bakteri yang merugikan seperti Helicobacter Pylori yang menyebabkan luka pada lambung.

Baca : Cara menjaga kesehatan lambung

  1. Menghindarkan Dari Dehidrasi

Madu dapat membantu penyerapan elektrolit dan air, serta dapat menghambat bakteri E. Coli yang menyebabkan diare. Elektrolit dan air yang mudah terserap akan menghindarkan dari pederita diare dari bahaya dehidrasi.

Baca : Akibat terlalu banyak minum air putihEfek kekurangan air putih

  1. Menyerap Cairan Feses

Membantu mengurangi cairan berlebihan pada kotoran sehingga feses yang dikeluarkan tidak dalam bentuk cair. Semakin padat fesesnya maka diare bisa dikatakan sembuh.

Baca : Kelebihan cairan otakKekurangan cairan otakCairan infus

  1. Melindungi Lambung

Membantu lambung untuk mengatasi luka dan melindungi lambung dari resiko terjadinya iritasi dengan melapisinya.

Itulah beberapa penjelasan mengapa madu bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi diare. Lalu bagaimana cara penggunaan yang dianjurkan untuk mengkonsumsi madu sebagai obat? Tentuunya madu yang berfungsi sebagai obat memiliki cara yang khusus untuk dikonsumsi agar khasiatnya bisa terasa maksimal. Berikut akan dijelaskan mengenai cara mengkonsumsi madu.

Cara Mengkonsumsi Madu untuk Diare

Ada banyak cara yang digunakan untuk mengkonsumsi madu. Ada yang dikulum, ada juga yang dicampurkan air. Berikut akan dijelaskan beberapa cara mengkonsumsi madu untuk pengobatan diare.

  • Mencampurkan madu dengan air gandum dan meminumnya setelah BAB. Hal ini dikarenakan setelah BAB tubuh akan mengalami kekurangan cairan, air madu dan gandum memiliki peran untuk mengganti cairan tersebut. Lakukan hal ini rutin hingga penyakit diare sembuh dan tidak lagi muncul. ( Baca : Penyebab BAB berdarah merah segar )
  • Mengulum madu setiap pagi sebelum sarapan. Mengkonsumi madu sebelum sarapan dapat melindungi lambung dari luka dan mengobatinya. Hal ini sangat baik bagi penderita diare yang mengalami permasalahan pada pencernaan.
  • Bagi penderita penyakit empedu bisa menambahkan cuka apel. ( Baca : Bahaya cuka makan )

Demikian beberapa cara mengkonsumsi madu untuk mengatasi diare. Perlu diketahui madu yang digunakan untuk pengobatan haruslah madu murni. Sebisa mungkin hindari penggunaan madu sintetis atau mencampur madu dengan zat lain karena bisa mengurangi khasiat dari madu itu sendiri. Jangan mencampur madu dengan air yang terlalu panas atau dingin, hal ini dapat menyebabkan madu kehilangan zat – zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Itulah tadi penjelasan mengenai fungsi madu untuk penderita diare serta beberapa cara mengkonsumsinya. Semoga artikel ini mampu membantu anda dan juga dapat menambah wawasan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn