14 Makanan untuk Penderita Diare

20031

Diare merupakan gangguan medis pada sistem pencernaan dimana gejala yang akan dialami berupa perut yang melilit, mulas dan buang air besar hingga 8 kali dalam satu hari. Pada umumnya gejala diare akan menyebabkan seseorang mengalami kekurangan cairan elektrolit pada tubuh. Pada beberapa kasus, penggunaan oralit marak dijadikan pengganti cairan yang hilang akan tetapi akan lebih baik jika menggunakan makanan atau minuman yang mampu mengatasi gejala diare. Beberapa faktor yang menyebabkan diare yakni mengkonsumsi makanan atau minuman yang tercemar virus atau toksin kuman staphylococcus, terjadinya alergi terhadap susu bahkan pengaruh dari kebersihan lingkungan yang kurang terjaga.

Penyebab Diare

Mayoritas penduduk didunia pernah mengalami gangguan kesehatan pada sistem pencernaan yang biasa disebut dengan diare. Supaya terhindar dari diare sebaiknya kita mengetahui apa saja penyebab diare itu sendiri. Faktor kebersihan lingkungan dan asupan makanan yang mengandung bakteri atau virus dapat menyebabkan diare. Tubuh yang mengalami diare beresiko mengalami dehidrasi atau gangguan kesehatan lainnya. untuk itu terdapat beberapa makanan yang dapat membantu proses sembuhnya diare dan terdapat juga beberap jenis makanan yang justru menambah parah gejala diare.

Pada beberapa jenis makanan tertentu dapat mengurangi efek negatif dari gejala diare bahkan membantu proses penyembuhan itu sendiri. Hal ini disebabkan kandungan yang terdapat didalam makanan tersebut dapat mempengaruhi kinerja organ dan menghambat tubuh mengeluarkan cairan secara berlebihan. Berikut jenis makanan untuk penderita diare :

Buah, Sayur dan Herbal

Beberapa jenis buah yang memiliki kandungan zat tertentu sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan diare tersebut. Buah-buahan yang mempunyai tekstur lembut dapat dijadikan asupan yang mampu meringankan gejala diare. Lalu apa saja kategori buah-buahan yang dapat mengatasi diare? Berikut penjelasannya :

1. Pisang

Pisang merupakan jenis buah-buahan yang lembut dan lunak ketika dikonsumsi serta dapat membantu menenangkan sistem saluran pencernaan yang terganggu ketika proses pembentukan feses. Berikut beberapa kandungan yang terdapat didalam pisang :

  • Potasium : Kadar potasium yang tinggi dapat mengganti cairan elektrolit yang keluar bersama feses ketika diare.
  • Pectin atau Serat Soluble : berfungsi untuk membantu terserapnya cairan didalam usus dan merangsang gerak isi perut (stool)
  • Inulin : yakni merupakan zat prebiotic yang dapat membantu berkembangnya bakteri baik pada usus.

2. Apel

Apel merupakan jenis buah-buahan padat yang perlu dicerna lebuh lanjut didalam sistem pencernaan. Untuk itu ketika seorang mengalami diare sebaiknya mengkonsumsi apel olahan seperti saus apel guna memperoleh manfaat dari kandungan pectin, glukosa serta zat lain yang mempu mengurangi gejala diare. Usus pada penderita diare terlalu lemah untuk menyerap apel yang dikunyah dalam keadaan segar tanpa diolah atau dihaluskan terlebih dahulu. Selain itu, kandungan antioksidan yang terdapat didalamnya mampu mengusir partikel jahat didalam tubuh.

Apel ini juga sangat baik untuk :

3. Bluberries

Bluberries merupakan jenis buah-buahan yang mempunyai manfaat untuk mengatasi gejala diare dimana tubuh akan mengalami kekurangan cairan.Dengan mengkonsumsi buah bluberries maka bebarapa kandungan yang terdapat didalamnya dapat meredakan gejala tersebut. Untuk memperoleh manfaat sebagai pereda diare sebaiknya bluberries diolah menjadi teh yang telah ditumbuk sebelumnya atau bisa dikonsumsi dalam keadaan kering.

Berikut kandungan pada buah bluberries :

  • Tannins : berfungsi sebagai astringent yang mampu membuat jaringan mengalami kontraksi, meminimalisir peradangan, dan membantu proses keluarnya cairan dan lendir yang bersifat toksit terhadap tubuh.
  • Anthocyanosides : berfungsi sebagai anti bakteri dan merupakan salah satu sumber antioxidant
  • Serat soluble / pectin : membantu proses terserapnya cairan didalam usus

Blueberry ini juga termasuk ke dalam :

4. Wortel

Wortel merupakan jenis sayur-sayuran yang kaya akan nutrisi dan sangat baik untuk sistem pencernaan. Selain itu, kandungan vitamin yang terdapat pada wortel dapat meredakan kondisi usus yang tidak normal akibat diare. Ada beragam cara untuk mengkonsumsi wortel yang dapat dijadikan sebagai asupan kebutuhan nutrisi dari sayur-sayuran selama diare. Sebaiknya mengolah wortel dengan cara direbus atau dihaluskan menjadi sebuah jus supaya sistem pencernaan tidak kewalahan saat memprosesnya didalam usus.

Wortel ini juga sangat baik dikonsumsi sebagai :

 5. Jahe

Jahe merupakan bahan minuman penghangat tubuh yang dapat membuat tubuh menjadi lebih nyaman. Kondisi perut ketika diare tentu saja sangat mengganggu kesehatan sistem pencernaan menjadi tidak stabil, untuk itu konsumsil jahe dengan dalam bentuk minuman atau dikunyah dalam keadaan utuh sebagai penstabil usus ketika diare. Tambahkan madu jika jahe tersebut diolah menjadi minuman untuk memberi rasa manis.

Jahe ini juga merupakan herbal yang bisa digunakan untuk :

Jenis Karbohidrat

Selama mengalami diare maka penderita akan kekurangan cairan sehingga menyebabkan menurunnya energi didalam tubuh. Untuk itu dengan mengkonsumsi beberapa kategori makanan yang mengandung karbohidrat dan nutrisi lainnya dapat mengembalikan energi didalam tubuh bahkan membantu proses pulihnya sistem pencernaan yang tergannggu akibat diare. Berikut kategorinya :

1. Nasi

Nasi merupakan menu utama bagi kebanyakan orang di negara Asia. Namun terlepas dari fungsinya sebagai asupan karbohidrat sehari-hari ternyata nasi juga dapat membantu proses terbentuknya feses atau tinjau didalam usus serta memadatkannya. Akan tetapi nasi merah dan nasi hitam ternyata tidak baik dikonsumsi ketika diare karena kandungan serat yang tinggi didalamnya.

Namun konsumsi nasi perlu diperhatikan pada beberapa kondisi seperti :

2. Kentang

Kentang merupakan jenis makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dan sangat baik dikonsumsi ketika diare. Pada umumnya kentang ini dijadikan pilihan alternatif ketika tidak dapat mengkonsumsi nasi karena sebab tertentu. Cara pengolahannya tidak boleh menggunakan minyak untuk menggoreng karena kandungan gizi dan nutrisi didalamnya akan hilang sedangkan minyak itu sendiri akan memperparah kondisi tubuh ketika diare.

Kentang ini juga sangat baik untuk dikonsumsi :

3. Roti Panggang

Roti merupakan salah satu sumber energi karena kandungan karbohidrat dari bahan yang dipakai untuk membuatnya. Gandum olahan yang terdapat didalamnya mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi pada tubuh. Roti juga terbilang sehat, karena dikonsumsi juga sebagai :

4. Biskuit

Biskuit yang terbuat dari gandum olahan dapat dijadikan camilan alternatif ketika mengalami diare. Selain menambah asupan energi dalam tubuh, kandungan sodium atau garam didalamnya dapat mengembalikan keseimbangan kadar cairan elektrolit (electrolyte) didalam tubuh. Produk biskuit ini biasanya juga dikemas sebagai :

5. Sereal

Sereal merupakan jenis olahan makanan yang mengandung zat pati dimana zat tersebut dapat membantu meredakan gejala diare. Kandungan beberapa zat didalamnya membuat usus mudah untuk mencernanya. Selain itu, jenis makanan ini juga sangat disukai dan dijadikan menu tambahan selain nasi.

6. Yogurt

Yogurt mengandung probiotik alami yang dibutuhkan oleh tubuh dalam mengurangi dan menghambat perkembangan bakteri jahat didalam sistem pencernaan. Olahan susu fermentasi ini tentu tidak akan memperparah gajala diare pada penderita yang mengalami alergi susu. Bahkan yogurt dapat meredakan gejala diare dan mengurangi bakteri jahat penyebab diare dari dalam tubuh.

Kandungan Bahan Lainnya

Berikut ini sejumlah kandungan makanan yang bisa membantu kesembuhan penderita diare :

1. Makanan Rendah Serat

Makanan rendah serat dapat menahan keluarnya cairan dari dalam tubuh secara berlebihan. Pada umumnya makanan kaya serat dianjurkan untuk dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga dan melancarkan buang air besar akan tetapi ketika terkena diare sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi makan berserat tinggi seperti agar-agar, beberapa kategori sayur mayur dan buah-buahan yang dapat memperburuk kondisi serta bertambah lamanya gejala diare tersebut.

2. Makanan yang Tinggi Natrium

Makanan yang tinggi natrium disini yakni merupakan segala jenis makanan bahkan minuman yang mempunyai kadar garam tinggi. Kadar garam elektrolit tersebut dapat mengganti cairan yang hilang dan menyeimbangkan kadar cairan elektrolit didalam tubuh.

3. Makanan Rendah Lemak

Makanan yang rendah lemak sangat baik dikonsumsi ketika diare karena lemak jenuh dapat memperburuk kondisi tubuh yang melemah akibat kehilangan cairan secara berlebihan. Hindari makanan berupa gorengan dan santan kental ketika diare.

Jenis Makanan Pantangan untuk Penderita Diare

Ketika tubuh mengalami diare maka terdapat beberapa pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi karena akan memperparah kondisi tubuh itu sendiri. Makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama diare yakni makanan yang susah dicerna, membuang cairan dari dalam tubuh, serta membuat saluran pencernaan teriritasi sehingga diare akan semakin parah.

Untuk menghindari ragam akibat dari yang tidak baik maka berikut kami jelaskan beberapa makanan pantangan untuk penderita diare :

1. Buah ber-citrus atau Asam

Buah yang mempunyai rasa asam berlebih seperti jeruk, lemon, kiwi dan beragam jenis buah lainnya tidak boleh dikomsumsi selama mengalami diare. Sifat asam yang terdapat pada buah ber-citrus ini dapat menyebabkan stress pada saluran pencernaan.

2. Sayuran Kubis

Sayuran kubis merupakan makanan yang dapat menimbulkan gas pada saluran pencernaan. Kandungan sulfur dan serat larut menyebabkan tingginya gas pada pencernaan dan membuat usus susah mencerna sehingga proses pencernaan menjadi lambat.

3. Bawang Putih

Bawang putih menyebabkan perut akan terasa semakin kembung karena kadar gas didalam pencernaan meningkat. Kandungan serat tidak larut didalam bawang putih akan menghambat pencernaan dan berimbas pada kondisi diare yang buruk. Termasuk bahaya bawang putih mentah yang dikonsumsi bisa menimbulkan perut terasa panas.

4. Kacang-kacangan

Kandungan yang terdapat didalam kacang-kacangan dapat meningkatkan gas dalam tubuh dan membuat perut kembung atau begah. Sulitnya jenis makanan ini untuk dicerna juga membuat kacang-kacangan menjadi makanan pantangan ketika diare.

5. Beragam makanan pedas

Bagi penderita diare sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mempunyai rasa pedas berlebih. Entah rasa pedas itu berasal dari cabe, merica bahkan zat kimia penambah rasa pedas buatan. Bahaya makanan pedas ini akan membuat lambung akan bermasalah dan pergerakan usus akan terganggu.

6. Susu

Kandungan laktosa yang terdapat pada susu dapat menyebabkan alergi berupa gejala diare itu sendiri. Untuk itu, tidak dianjurkan mengkonsumsi beragam olahan yang mengandung susu terkecuali yogurt.

7. Kopi

Kandungan bahaya kafein yang terdapat pada kopi akan membuat gejala diare semakin parah. Kafein dapat menyebabkan kontraksi usus dan gangguan pencernaan lainnya ketika dikonsumsi dalam kondisi mengalami diare akut.

8. Jus buah

Kandungan fruktosa yang tinggi pada jus buah dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung karena tingginya gas pada pencernaan. Untuk itu sebaiknya tidak mengkonsumsi jus buah ketika diare, kecuali buah tertentu yang memang sudah terbukti dapat menstabilkan kondisi pencernaan dari gejala diare.

9. Minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol tidak disarankan dikonsumsi ketika diare. Bahaya alkohol dapat menyebabkan cairan yang keluar semakin banyak dari dalam tubuh sehingga beresiko mengalami dehidrasi.

10. Makanan yang Mengandung Sarbitol dan Pemanis Buatan

Jenis makanan yang mengandung sorbitol dan pemanis buatan sangat tidak baik bagi pencernaan dan dapat menambah parah gejala diare. Hal ini disebabkan karena pemanis buatan mempunyai sifat pencahar. Contoh makanan olahan yang menggunakan sorbitol dan pemanis buatan dalam pembuatannya yakni minuman kemasan, beragam jenis permen, dan makanan cemilan.

Diatas telah dijelaskan mengenai makanan untuk penderita diare serta makanan pantangan yang tidak boleh dikonsumsi selama diare. Segala macam makanan atau minuman mempunyai beragam kandungan yang nantinya juga dapat berakibat bagi tubuh. Terlepas dari akibat baik atau buruk suatu makanan yang anda konsumsi sebaiknya tetap memperhatikan kondisi tubuh saat itu. Tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Ketika diare sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna namun tidak mengandung serat yang tinggi sehingga gejala diare tidak semakin parah. Selain faktor makanan atau minuman yang dikonsumsi terdapat juga beberapa faktor lain yang sangat berpengaruh pada kondisi tubuh ketika diare. faktor tersebut yakni daya tahan tubuh dari serangan virus atau kuman yang disebebkan oleh lingkungan kotor dan tidak sehat.