Home Penyakit dan KelainanDisentri 19 Obat Disentri Medis dan Alami

19 Obat Disentri Medis dan Alami

by Erlita

Disentri merupakan salah satu kondisi penyakit yang mudah sekali ditemui di Indonesia karena banyak juga masyarakat kita yang terjangkit penyakit ini. Meski demikian, masih banyak juga orang yang belum bisa mengetahui apa bedanya antara disentri dan diare. Disentri ini diketahui sebagai infeksi di bagian usus sehingga memicu diare yang fesesnya keluar bersama lendir atau darah.

Gejala disentri secara umum antara lain adalah mual yang kadang juga disertai muntah, kram perut, serta demam selain dari diare. Penyebabnya sendiri jelas adalah dikarenakan serangan bakteri maupun amoeba. Namun disentri selalu dapat disembuhkan dengan cepat asalkan memang penanganannya tepat dan inilah beberapa obat disentri yang perlu Anda tahu.

(Baca juga: gejala disentri dan pengobatannya)

1. Secnidazole

Obat kimia yang Anda dapat percayai untuk mengatasi disentri adalah secnidazole di mana ada kandungan zat tertentu yang memang memiliki kemampuan dalam melawan infeksi pemicu utama disentri. Mengonsumsi obat ini harus secara tepat dan menurut takaran dosis yang sudah ada tertulis pada label.

Meminum obat ini harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan tak disarankan untuk menambah dosisnya misalpun tak ada perkembangan atau hanya karena ingin lekas sembuh. Jika memang obat ini tak mempan bagi Anda, Anda perlu memeriksakan kembali kondisi Anda ke dokter supaya perawatan yang didapat jauh lebih baik, aman dan intensif. Konsultasikan penanganan selanjutnya dengan dokter.

2. Paracetamol

Obat selanjutnya yang dapat Anda percayai adalah paracetamol di mana memang obat ini termasuk sangat mudah dijumpai dan dibeli di apotek-apotek biasa. Karena obat ini sangat familiar, maka tak ada alasan bagi Anda untuk tidak mampu memperolehnya. Obat ini aman karena sudah sering diminumkan pada anak-anak selain dikonsumsi oleh orang dewasa.

Dalam mengatasi demam, memang obat ini sangat ampuh, dan untuk disentri pun sama juga keampuhannya. Gejala-gejala disentri akan berhenti ketika Anda mencoba untuk mengonsumsi obat ini, seperti halnya sakit kepala dan demam. Dengan dosis yang dianjurkan dan tertera di label, Anda dapat mengikutinya agar efeknya maksimal.

(Baca juga: disentri pada bayi)

3. Diloxinade

Obat anti-protozoa ini adalah obat yang bisa Anda gunakan sebagai penyembuh disentri Anda. Efektivitas dari obat ini terbilang baik dan banyak juga orang yang mengonsumsi obat generik ini ketika disentri membuat mereka tak nyaman. Setelah meminum obat ini, rata-rata penderitanya akan merasakan kenyamanan dan kondisi tubuh yang lebih baik.

Anda dapat memperoleh atau membeli obat ini secara mudah di apotek, tapi dengan catatan Anda harus membawa resep dari dokter. Alasan mengapa dokter Anda harus menyetujuinya lebih dulu adalah supaya mencegah efek buruk bagi yang juga memiliki alergi obat. Jadi, silakan mengonsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

4. Metronidazole

Termasuk dalam kategori obat generik, metronidazole ini juga bisa diyakini sebagai obat yang ampuh untuk mengatasi disentri. Di dalam obat ini terdapat zat aktif yang keefektifannya begitu tinggi dalam membasmi segala bakteri dan bentuk infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut di dalam tubuh penderitanya.

Namun obat ini tak bisa didapat secara bebas karena alangkah jauh lebih baik dan aman apabila Anda membelinya atas dasar resep dokter. Takarannya pun sebaiknya ditentukan dokter karena Anda tak boleh sembarangan meminumnya, khususnya tanpa sama sekali resep dokter. Waspadai efek sampingnya apabila dosis yang dikonsumsi secara sembarangan atau berlebihan tak menurut aturannya.

(Baca juga: cara mencegah disentri)

5. Paromomycin Sulfate

Ada obat lain lagi yang dapat Anda andalkan ketika penyakit disentri menyerang tubuh Anda. Obat ini adalah aminoglycoside antibiotic dengan kandungan senyawa tertentu yang dapat menjadi solusi infeksi yang memicu penyakit disentri. Nama obat ini boleh dibilang tidak begitu familiar, tapi efektivitasnya tak usah diragukan karena sama ampuhnya dengan paracetamol.

6. Air Putih

Mengapa air putih? Air putih adalah obat alami yang memang sangat diperlukan tubuh ketika mengalami disentri. Selain bahaya dehidrasi, tubuh yang tak memperoleh cukup cairan bakal melemah yang menjadi pemicu cepat lelah. Karena diare yang terus-menerus, akibatnya bisa fatal bila tak banyak diminumi air putih selama sakit.

Tak usah langsung banyak-banyak atau segelas langsung habis sekali minum karena Anda dapat minum air putih sedikit-sedikit tapi sering. Lakukan sesering mungkin walau akhirnya mungkin mual dan harus muntah. Minum sedikit-sedikit dan sesering mungkin jauh lebih baik ketimbang tak diminumi sama sekali, tapi jangan coba-coba minum jus buah atau diare akan lebih buruk.

(Baca juga: penyebab disentri)

7. Oralit

Oralit bakal sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita disentri apabila memang keadaan tubuhnya sudah terbilang rentan terhadap dehidrasi. Biasanya yang lebih rentan adalah mereka yang usianya sudah 60 tahun ke atas. Atau, oralit bisa diberikan bagi penderita yang masih anak-anak yang memang terancam atau telah menderita dehidrasi.

Tanpa resep dokter, oralit ini bisa didapat dan dikonsumsi oleh para penderita disentri. Ini dikarenakan cairan ini bertugas sebagai pengganti garam, mineral, glukosa dan nutrisi penting lainnya yang sudah keluar dari tubuh. Namun perlu diingat kalau oralit bukan obat diare, perannya hanyalah mencegah dehidrasi dan mengobatinya saja.

8. Akar Pare

Tak banyak yang familiar dengan akar pare sebagai obat disentri, tapi Anda yang sudah cukup mengenalnya dapat menggunakannya. Jika Anda termasuk mudah dalam memperoleh akar pare, silakan membuat ramuannya untuk mengobati disentri Anda sebelum menjadi lebih parah gejalanya.

  • Caranya: Sediakan akar pare sebanyak 1 genggaman tangan Anda beserta segelas air putih. Akar tersebut harus Anda cuci bersih dulu dengan air mengalir sebelum akhirnya boleh Anda rebus memakai air putih tadi. Tunggulah sampai mendidih, baru kemudian Anda menyaringnya sebelum mengonsumsi. Meminum sekali sehari asal rutin pasti bisa menyembuhkan disentri Anda dan membuat tubuh merasa lebih baik.

(Baca juga: ciri-ciri bayi diare)

9. Pare

Kalau sebelumnya disarankan untuk mengonsumsi akar pare, pare sendiri ternyata juga sama ampuhnya dalam memberikan kesembuhan bagi penyakit disentri Anda. Meski terbilang pahit dan banyak yang tak menyukai bahan alami satu ini, Anda bisa memakainya sebagai obat dengan tingkat efektivitas tinggi.

  • Caranya: Sediakan pare sebanyak 2 buah saja dan pastikan kondisinya masih segar, berikut juga ¼ gelas air matang. Buah pare harus Anda cuci dulu sampai bersih, lalu potong-potonglah sesuai dengan kebutuhan Anda. Haluskan buah pare tersebut dengan blender yang ditambah air, lalu peraslah. Ramuan ini bisa Anda minum 2 kali sehari supaya disentri cepat sembuh dan gejala hilang.

10. Tapak Liman

Bahan alami lainnya yang dapat Anda pakai untuk mengobati disentri tanpa efek samping berbahaya adalah tapak liman. Tapak liman yang Anda butuhkan adalah yang sudah dalam keadaan kering. Jadi, Anda bisa memperoleh sekalian yang sudah kering atau memilih untuk mengeringkannya sendiri.

  • Caranya: Sediakanlah tapak liman yang kering yaitu sebanyak 25 gram berikut air putih 3 gelas saja. Kemudian awali dengan mencuci bersih lebih dulu tapak liman kering itu sebelum Anda mulai merebusnya bersama air 3 gelas tadi hingga mendidih dan berkurang hingga 2 gelas. Angkat, tunggulah dingin sebelum Anda menyaringnya. Konsumsilah 2 kali sehari masing-masing segelas untuk hasil optimal.

(Baca juga: makanan untuk penderita diare)

11. Kulit Buah Manggis

Ketika gejala disentri mulai mengganggu dan membuat Anda merasa terhambat dalam melakukan aktivitas, kulit buah manggis boleh menjadi salah satu obat yang Anda pergunakan. Keampuhan dari buah manggis tentunya sudah diketahui, terutama bagian kulitnya yang berkandungan zat-zat baik.

  • Caranya: Untuk meredakan atau menyembuhkan disentri, silakan Anda menyediakan 2 buah kulit buah manggis beserta 4 gelas air putih. Dalam meramunya, Anda perlu mencuci lebih dulu kulit buah manggis hingga betul-betul bersih, lalu Anda potong-potong seperlunya. Rebuslah bersama air putih tadi hingga mendidih dan menyusut hingga separuhnya. Tunggu dingin sebelum Anda menyaringnya; tambahkan gula batu bila ingin rasanya lebih manis, kemudian konsumsi ½ gelas masing-masing setiap 2 kali sehari.

12. Daun Pulai

Ada lagi obat yang bisa Anda gunakan dan dipastikan aman karena merupakan bahan alami dan herbal. Daun pulai ini berkhasiat tinggi tak hanya sebagai obat disentri, tapi juga sebagai penurun demam, tekanan darah tinggi, solusi penyakit malaria, diare, hingga diabetes.

  • Caranya: Siapkan 5 lembar daun pulai berikut 1 jari kulit batang cemara, 2 sendok makan madu, segelas air matang, ditambah juga sebutir gambair yang ukurannya sama seperti buah melinjo. Cucilah dahulu bahan-bahan tersebut hingga bersih sebelum Anda menumbuk gambir, kulit batang cemara dan daun pulainya. Setelah halus, tambahkan air dan madu, barulah Anda memerasnya dan menyaringnya. Konsumsi yang tepat adalah 2 sendok makan setiap 2 kali dalam satu hari.

(Baca juga: penyebab mencret)

13. Kulit Rambutan

Cukup mengejutkan bukan bahwa kulit rambutan dapat dijadikan obat disentri? Meski Anda belum terlalu familiar akan hal ini, Anda bisa mencobanya karena sangat alami.

  • Caranya: Siapkan 10 buah kulit rambutan berikut 3 gelas air. Kulit buah rambutan yang sudah Anda sediakan harus Anda cuci dulu dan potong-potong sebelum Anda merebusnya bersama 3 gelas air tadi. Angkat apabila sudah mendidih dan tinggal separuhnya; tunggu dingin baru Anda menyaring dan meminumnya. ¾ gelas masing-masing setiap 2 kali sehari akan menyembuhkan disentri secara efektif.

14. Kulit Batang Srikaya

Dalam mengobati disentri, bahan alami lainnya yang sangat bisa Anda percayai keefektifannya adalah kulit batang srikaya. Bahan ini bisa Anda buktikan keampuhannya dengan mengonsumsi serutin mungkin.

  • Caranya: Sediakan 3 jari kulit batang srikaya yang bisa Anda cuci lebih dulu hingga bersih sebelum memotong-motongnya sesuai kebutuhan. Kemudian setelah itu bisa Anda mulai rebus bersama 4 gelas air hingga mendidih dan angkat saat sudah tinggal separuh. Saring setelah dingin, tambahkan gula batu bila Anda memerlukannya sebagai pemanis. Ramuan ini siap diminum dan akan efektif bila diminum ½ gelas setiap 2 kali sehari.

15. Kulit Buah Mahkota Dewa

Bila biasanya buah dari mahkota dewa adalah yang digunakan sebagai obat, kali ini demi mengatasi disentri, Anda bisa menggunakan bagian kulitnya. Efektivitasnya tak kalah ampuh dan bisa Anda buktikan sendiri.

  • Caranya: Siapkan kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan sebanyak 5 gram dan juga air sebanyak 2 gelas. Kulit ini bisa Anda rebus selama kurang lebih 15 menit hingga mendidih. Saring bila sudah lebih dingin dan minumlah air rebusan tersebut. Supaya hasilnya memuaskan dan disentri tak lagi mengganggu serta menghambat kegiatan Anda, minumlah sehari 2-3 kali secara rutin hingga gejalanya hilang.

(Baca juga: bahaya diare)

16. Herbal Tali Putri

Tanaman tali putri ini juga disebut dengan sangga langit oleh masyarakat Sunda. Mudah ditemukan di tepi hutan dan ladang, bahan ini mampu dijadikan obat disentri yang cukup bagus. Selain disentri, herbal tali putri cocok digunakan sebagai solusi sakit perut, sakit borok, dan cacingan, bahkan baik untuk menyuburkan rambut.

  • Caranya: Sediakan 50 gram herbal tali putri yang masih segar berikut juga 3 gelas air. Tali putri ini bisa Anda cuci lebih dulu hingga bersih. Baru kemudian Anda bisa merebusnya sampai sisa air menjadi sebanyak 1 gelas. Saringlah ketika telah dingin, minumlah masing-masing ½ gelas setiap 2 kali sehari.

17. Keji Beling

Tak hanya menjadi obat disentri, berbagai penyakit kronis dan serius pun dapat diatasi dengan tanaman herbal ini. Diabetes, kencing batu, batu empedu, batu ginjal, kolesterol tinggi, gejala liver bermasalah, sakit maag, tumor, wasir, sembelit, dan gatal-gatal dapat ditangani oleh bahan ini.

  • Caranya: Untuk disentri, Anda bisa menyiapkan keji beling serta air dengan takaran secukupnya saja. Jangan lupa sebelum meramu Anda perlu mencuci bersih seluruh bagian tanaman keji beling tersebut. Barulah Anda dapat merebusnya sekitar setengah jam, lalu Anda diamkan supaya lebih dingin. Sudah dingin, ramuan siap Anda minum; konsumsi rutin akan mempercepat proses penyembuhan.

(Baca juga: cara mengatasi diare secara cepat)

18. Daun Alpukat

Daun alpukat adalah pilihan obat herbal lain yang bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi disentri secara alami. Selain disentri, daun alpukat bagus untuk menghaluskan kulit, menangani batu ginjal, gigi berlubang, diabetes melitus, menurunkan risiko bahaya darah tinggi, dan melawan sariawan.

  • Caranya: Tak sulit, Anda hanya perlu menyediakan 5 gram masing-masing daun alpukat dan temu kunci yang masih segar, ditambah pula dengan 6 gram masing-masing daun pegagan dan kunyit segar. Tak ketinggalan juga Anda memerlukan air panas 115 ml dan rasuk angin sebanyak ½ gram. Untuk membuatnya, Anda bisa menyeduh seluruh bahan setelah selesai dicuci, kemudian konsumsilah 100 ml setiap sekali sehari.

19. Akar Jambu Biji

Jambu biji seperti yang Anda tahu memiliki segudang khasiat luar biasa bagi kesehatan dan rupanya akarnya pun memiliki manfaat yang sama besarnya. Keluhan gejala disentri dapat Anda coba hilangkan dengan ramuan ini.

  • Caranya: Sediakan secukupnya akar jambu biji beserta air dan 10 lembar daun jambu biji yang jelas masih segar. Akar dan daun dapat Anda potong-potong sesudah mencucinya, lalu lanjutkan dengan merebus selama 20 menit. Tentukan suhu selama merebus, yakni 90 derajah Celsius sebelum Anda angkat dan menyaringnya. Ramuan bisa Anda minum secukupnya secara rutin hingga hilang segala gejala yang mengganggu Anda.

(Baca juga: penyebab diare berkepanjangan)

Itulah daftar obat disentri baik kimia maupun alami yang dapat Anda coba di rumah. Apabila obat-obat ini kemungkinan tak mempan dalam mengatasi keluhan Anda, jangan ragu untuk memperoleh perawatan dari dokter.

You may also like