Dorbigot – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Dorbigot merupakan obat yang banyak digunakan sebagai penurun demam yang disertai dengan batuk dan gejala-gejala influensa. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul yang memiliki zat aktif yaitu N-acetylcysteine  dan Paracetamol. Obat Dorbigot ini mengandung paracetamol yang memiliki aktivitas sebagai antypyretic dan juga analgetic yang dikombinasikan dengan acetylcysteeine dengan fungsi bisa digunakan untuk mengurangi viskositas pada dahak.

Obat ini di produksi oleh Nufarindo dengan kemasan berbentuk dos dan obat berbentuk kapsul. Dorbigot ini biasanya digunakan untuk perawatan, sebagia kontrol, pencegahan, dan perbaikan pada penyakit. Adapun kondisi dan gejala nya yaitu sakit kepala, overdosis paracetamol, Lendir meniippis, Pencegahan nefropati radiocontrast-diinduksi, sakit kepala, sakit gigi, sakit telinga, nyeri sendi, nyeri periode, demam, Kedinginan, dan Flu.

Fungsi

Adapun Fungsi dari obat Dorbigot ini untuk dalam membantu meningkakan kondisi pasien yang sedang mengalami gejala-gejala diatas sebagai berikut :

  1. Mengurangi jumlah pada sekresi mukosa, mempertahankan konsentrasi pada hati glutathione yang berproses dalam tubuh.
  2. Meningkatkan ambang rasa sakit dan meningkatkan aliran pada darah di daerah kulit, menyebabkan terjadinya kehilangan panas tubuh dan menyebabkan munculnya keringat.

Dosis dan Efek Samping

Adapun dosis yang tertera dalam kemasan obat ini, yaitu :

  • Dewasa dan anak lebih dari 11 tahun : diminum 3 kali sehari 1 kapsul / kaplet.
  • Anak berusia 6-11 tahun : 3 kali sehari sebanyak sampai 1 kapsul / kaplet
  • Anak berusia 1-5 tahun : 3 kali sehari sebanyak sampai  kapsul / kaplet

Adapun dosis yang lebih amannya untuk obat dorbigot ini harus dikonsultasikan oleh dokter terlebih dahulu dan disesuaikan dengan petunjuk dokter tersebut agar tidak trjadi hal-hal yang tak diinginkan dan muncul efek samping yang berbahaya bagi diri sendiri.

Efek samping dari obat dorbigot ini secar umum dapat di toleransi sebagai besar orang apabila sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Berikut merupakan efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi obat ini:

  1. Terjadi efek samping ringan pada saluran pencernaan seperti mual dan muntah. Jika digunakan dalam dosis yang terlalu tinggi dan tidak sesuai maka dapat menyebabkan pendarahan pada lambung.
  2. Karena mengandung paracetamol maka obat ini dapat menyebabkan kerusakan hati jikalau penggunanya melebihi dosis yang dianjurkan apalagi yang mengonsumsi obat ini merupakan orang yang sering mengonsumsi alkohol.
  3. Efek samping yang kejadiannya jarang, yaitu terjadinya efek pada kulit seperti nekrolisis epidermal toksik akibat pemakaian paracetamol, walaupun kejadian ini sangat jarang namun jika terjadi dapat menimbulkan penyait yang fatal.
  4. Efek samping yang terjadi pada ginjal setelah mengonsumsi obat ini yaitu dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut walaupun kejadian seperti ini sangat jarang ditemukan.
  5. Dapat memperburuk penyakit asam baik penderita asma terutama pada anak-anak. Karena mengandung paracetamol beberapa ahli menyarankan agar menghindari penggunaan paracetamol pada penderita asma.
  6. Terjadinya reaksi hipersensitivitas karena pemakaian obat ini. Walaupun sangat jarang terjadi. Namun apabila terjadi pertolongan medis harus segera diberikan karena dapat menyebabkan terjadinya syok anafilaksis yang dapat berakibat fatal.
  7. Bagi wanita yang menyusui dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter karena dapat menyebakan keluarnya cairan obat ini bersamaan dengan air susu ibu (ASI). oleh karena itu, perlu pengawasan dokter untuk dan resep dari dokter bagipengguna obat dorbigot untuk wanita yang sedang menyusui.

Kontraindikasi

Adapun kontraindikasi pada obat ini yaitu jangan memberikan obat Dorbigot ini pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komponen obat ini yaitu parasetamol dan N-acetylcysteine.