Home Penyakit dan KelainanBipolar 23 Ciri Ciri Bipolar Disorder dan Pengobatannya

23 Ciri Ciri Bipolar Disorder dan Pengobatannya

by Mei Riska

Bipolar menjadi terkenal setelah ada salah satu artis di Indonesia yang menderita penyakit ini. Publik sempat dihebohkan dengan artis yang memiliki perilaku yang berubah drastis, ternyata perubahan perilakunya tersebut dipicu oleh penyakit bipolar. Jika tidak segera diatasi, penderita bisa mengalami masalah kejiwaan yang serius. Memang penyakit ini tidak mendominasi di negara Indonesia seperti penyakit jantung, stroke bahkan kanker meski begitu penyakit ini tidak boleh disepelekan.

Gangguan bipolar merupakan suatu masalah yang berhubungan dengan kejiwaan dimana penderitanya bisa mengalami perubahan mood yang drastis. Contohnya saja adalah orang yang tadinya murung bisa menjadi tiba tiba sangat bahagia begitupula dengan sebaliknya. Penyebab penyakit ini didominasi dengan depresi yang berkepanjangan kemudian mengganggu kejiawaan orang tersebut. Berikut ini adalah ciri ciri bipolar yang harus diwaspadai oleh masyarakat luas :

  1. Suka Murung

Suka murung merupakan salah satu ciri orang yang mengalami bipolar. Selain tanda dari bipolar, suka murung ini merupakan ciri ciri depresi. Memang bipolar merupakan efek dari depresi yang tidak segera diatasi sehingga gangguan kejiwaan bisa muncul. Oleh sebab  itu kita harus tahu apa saja yang menjadi ciri ciri depresi sehingga depresi bisa segera diatasi dan tidak berubah menjadi bipolar.

Baca : Cara mencegah depresiPenyebab depresi

  1. Sedih Berlebihan

Ciri ciri bipolar lainnya adalah dia akan merasakan sedih yang berlebihan. Sedih yang berlebihan itu seperti dia menangis terus menerus bahkan bisa berjam-jam. Tidak jarang pula orang yang terkena bipolar ini suka mengurung diri di kamar. Di dalam kamar dirinya akan merenung bahkan tidak jarang menangis menjadi jadi.

  1. Mengamuk

Orang yang terkena bipolar sesekali bisa mengamuk terhadap orang yang ada di sekitarnya, tidak jarang kenangan kenangan buruknya semasa kecil sampai dengan dewasa melebur menjadi satu. Dia ingat betul siapa yang membuatnya merasa begitu buruk dan terjatuh. Ingatan ingatan buruknya tentang hal yang tidak menyenangkan membuatnya mudah sekali untuk mengamuk.

Baca : Gejala depresiMakanan dan minuman ampuh pengusir depresi

  1. Mudah Marah

Orang yang mengalami gejala bipolar akan mudah sekali marah. Sama halnya dengan orang stres dan depresi dia akan mudah sekali marah tepatnya hatinya sensitif. Orang yang hatinya sensitif semua hal akan terasa tidak mengenakkan dan tidak cocok di hatinya. Hal tersebutlah membuat orang yang terkena bipolar akan mudah sekali marah. Oleh sebab itu orang yang berdekatan dengan penderita bipolar sebaiknya menjaga perkataan dan berhati hati dalam bekomunikasi dengannya.

Baca : Makanan sehat untuk menghilangkan stresCara menghilangkan stres beratPenyebab stress

  1. Senang Berlebihan

Ciri ciri bipolar lainnya adalah dia sangat senang berlebihan. Orang yang terkena bipolar biasanya ketika dia merasa senang atau bisa meraih sesuatu yang dia inginkan, dia akan merasa senang berlebihan. Bahkan cara mengungkapkan kesenangannya dinilai teralu berlebihan atau lebay bagi orang kebanyakan. Hal itu disebabkan oleh perubahan syaraf yang ad di otak. Senang berlebihan meruapka ciri bipolar dalam fase naik.

  1. Bersemangat

Anda bisa mengetahui orang yang terkena bipolar di sangat terlihat dari tingkah lakunya atau gerak geriknya. Saat fase naik selain senang berlebihan, penderita bipolar akan merasa sangat bersemangat. Semangatnya terasa menggebu gebu terutama ketika dia memiliki keinginan yang ingin diraihnya.

Baca : Gejala bipolar sindrome

  1. Enerjik

Fase mania membuat penderita bipolar memiliki emosi yang naik sehingga semangatnya terasa meletup letup. Semangatnya yang meletup letup membuat pendeirta bipolar akan merasa sangat enerjik untuk melakukan hal-hal yang ada di dalam pikirannya. Saat dia enerjik, energinya seperti tidak pernah habis untuk melakukan ini itu, padahal jika orang normal yang melakukannya tentu orang normal tersebut akan sangat merasakan kelelahan.

Baca : Penyebab cepat lelah saat bekerjaCepat lelah dan jantung berdebar debar

  1. Bicara dengan Cepat

Ciri bipolar lainnya dalam fase mania dia sering sekali bicara dengan cepat. Dia bisa berbicara banyak kata dalam beberapa detik. Orang lain memerlukan waktu yang lama untuk mencerna kalimat yang diuangkapkannya. Bicara dengan cepat yang diakukannya akibat sikapnya yang enerjik saat fase mania datang.

  1. Nafsu Seks Meningkat

Orang yang terkena bipolar saat fase mania dia akan memiliki nafsu seks yang meningkat. Meski tidak ditunjang dengan obat obatan tertentu, libido orang yang sedang dalam fase mania bipolar akan sangat bergairah dan memiliki nafsu yang meningkat. Oleh sebab itulah orang penderita bipolar akan mampu melakukan hubungan seks dalam waktu yang lama. Hal itu ditunjang dengan sifat enerjiknya yang datang saat fase mania.

Baca : Penyakit menular seksualTerapi impotensi untuk pria

  1. Memiliki Pikiran yang Berubah Ubah

Bipolar yang berhubungan dengan otak akan menyebabkan penderitanya memiliki pikiran yang berubah ubah misalnya saja adalah dia memiliki pendapat A, selang beberapa waktu kemudian dia memiliki pendapat B. Jalan pikirannya juga berubah ubah saat bipolarnya kambuh. Oleh sebab itu jalan pikiran orang yang terkena bipolar akan susah ditebak.

  1. Insomnia

Penderita bipolar akan kesulitan tidur dan dia terkena insomnia. Jam tidurnya berkurang drastis akibat semangatnya yang berlebih dan enerjiknya. Waktu tidurnya berkurang akibat dia senang melakukan aktivitas yang berlebihan sehingga tidur menjadi hal yang dipikirkan belakangan oleh penderita bipolar tersebut.

Baca : Manfaat mau untuk penderita insomniaPenyebab insomniaDampak insomnia

  1. Mengebut

Wujud enerjiknya dan semangatnya yang berlebihan membuat orang yang terkena bipolar suka mengebut ketika membawa kendaraan pribadi. Ketika bipolar kambuh, penderita bipolar dilarang untuk membawa kendaraan pribadi sebab bisa membahayakan dirinya sendiri dan juga membahayakan orang lain.

  1. Egois

Pada kasus bipolar dalam fase mania penderitanya akan sangat egois. Dia merasa dirinyalah yang paling benar, semua pendapatnya dan perilakunya dianggap sebagai sesuatu yang benar sebab egonya yang sangat tinggi. Jika ada orang yang menegurnya karena sikat, tutur kata dan lainnya dia tidak mau kalah dan akan mudah sekali tersinggung. Hatinya sangat sensitif sehingga jika ada hal sekecil apapun yang menyinggung perasannya dia akan marah dan mengamuk. Sifat egoisnya saat kambuh membuatnya sangat keras kepala.

  1. Terlalu Percaya Diri

Orang yang mengalami bipolar dirinya memiliki percaya diri yang berlebihan misalnya saja dia bangga akan kemampuan dirinya sendiri, dia menganggap bahwa dirinya itu adalah penting, menganggap dirinya dibutuhkan banyak orang dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Sembrono

Sifat lainnya yang bisa menjadi ciri dari penderita bipolar berupa sifatnya yang sembrono. Dia bisa melakukan hal hal diluar nalar berupa menghabiskan tabungannya dalam sekejap, bersifat hal hal diluar nalar yang bisa merugikan orang lain bahkan merugikan dirinya sendiri. Dia juga suka melakukan hal hal yang dinilai gila oleh orang lain.

Baca: Penyebab orang menjadi gilaJenis jenis penyakit sakit jiwa

  1. Halusinasi

Orang yang mengalami halusinasi atau delusi tidak hanya terjadi pada orang yang sakau akibat narkoba, namun orang bipolar pada fase mania pun bisa mengalami halusinasi. Penderita bipolar suka berpikiran macam macam seolah olah apa yang dia pikirkan benr benar terjadi padahal hal tersebut hanya berasal dari pikiran buruknya semata. Halusinasi yang dia alami menambah buruk tigkah lakunya.

Baca : Mencegah narkoba di kalangan pelajarCara mengatasi kecanduan narkoba

  1. Merasa Bersalah

Fase depresi pada orang yang mengalami bipolar akan ditandai dengan perasaan bersalah. Memang orang yang mengalami bipolar mudah sekali mengalami perubahan mood dan perubahan suasana hati secara tiba tiba. Penderita bipolar akan meraskan penyesala yang dalam dan juga berlarut larut.

  1. Pesimis

Jika dalam fase mania penderita bipolar akan bersemangat dan enerjik dalam melakukan berbagai macam aktivitas, saat fase depresi penderita bipolar akan pesimis dengan kemampuannya dan dia merasa tidak mampu melakukan apa yang dilakukan oleh orang lain. Rasa semangat, enerjik dan terlalu percaya diri pada fase mania bisa berubah dengan tiba tiba berubah menjadi rasa pesimis.

  1. Selalu Timbul Keinginan Bunuh Diri

Orang yang mengalami bipolar akan selalu terbesit keinginannya untuk melakukan bunuh diri akibat depresi yang dirasakannya. Rasa pesimis, rasa bersalah dan berbagai macam perasaan yang muncul akibat fase depresi membuat penderita bipolar akan selalu ti mbul keinginan bunuh diri. Selain timbul keinginan untuk bunuh diri, orang yang mengalami bipolar akan berusaha untuk menyakiti diri sendiri misalnya melukai tubuhnya dengan benda tajam, membenturkan kepala ke tembok dan masih banyak lagi lainnya.

Baca : Cara meningkatkan moodCara menjaga kesehatan mental

  1. Sulit Konsentrasi

Saat depresi orang yang mengalami bipolar akan kesulitan dalam berkonsentrasi. Orang yang terkena bipolar terlalu banyak hal yang dipikirkannya sehingga dia sulit untuk konsentrasi dalam satu hal. Pikirannya saat fase depresi akan terpecah belah sehingga dia sulit mengfokuskan diri dalam satu hal.

Baca : Cara meningkatkan fokus dan konsentrasiCara meningkatkan daya ingat

  1. Penurunan Produktivitas

Gangguan bipolar yang dialami akan membuat orang yang terkena bipolar mengalami penurunan kualitas hidup dan juga produktivitasnya. Jika dalam fase mania mungkin penderita bipolar masih bisa menjalakan produktivitasnya dan aktivitasnya, namun jika penderita bipolar dalam fase depresi penderita akan sulit sekali dikenali dan sulit diarahkan sehingga produktivitasnya menjadi semakin menurun.

Baca : Cara meningkatkan daya ingat dan konsentrasi

  1. Hubungan dengan Orang Terdekat Tidak Harmonis

Akibat ulah dan perilaku yang ditimbulkannya, hubungan penderita bipolar dengan orang orang yang ada di dekatnya menjadi tidak harmonis. Penderita bipolar akan selalu berulah di dalam rumah maupun diluar rumah.

  1. Malas Bersosialisasi

Orang yang mengalami bipolar akan menarik diri dari kehidupan sosial. Penderita bipolar sangat asyik dengan kehidupannya sendiri. Dia tidak suka di tengah kerumunan banyak orang dan dia tidak suka bergaul dengan orang banyak atau masyarakat luas. Orang yang mengalami bipolar juga merasa pesimis atau berpikiran negatif terhadap orang orang yang ada di sekitarnya. Dia banyak menaruh curiga terhadap orang yang di sekelilingnya.

Pengobatan

Pengobatan bipolar memakan waktu yang lama, meski sudah terlepas dari pengobatan orang yang menderita bipolar biasanya akan diaasi oleh dokter. Dokter akan mengawasi gerak gerik penderita bipolar tersebut aakah dirinya sudah benar benar sembuh atau masih memiliki penyimpangan perilaku. Pengawasan yang dilakukan oleh dokter ini bertujuan agar penderita bipolar bisa hidup dengan normal tanpa harus melalui berbagai macam fase seperti fase mania dan juga fase depresi. Pengobatan yang tepat bisa membuat penderita bipolar bisa hidup dengan normal kembali tanpa harus mengalami perubahan fase. Berikut ini adalah pengobatan yang bisa dilakukan untk mengatasi dan mengobati penderita bipolar :

  1. Terapi

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi. Terapi ini biasanya berhubungan dengan psikologis. Pasien bipolar akan dikenalkan dengan berbagai macam maslaha kejiwaan yang dia alami. Pasien bipolar juga akan diperkenalkan dengan berbagai macam hal yang bisa menjadi pemicu perubahan fase baik perubahan pikiran pasien dan perbahan perilaku pasien. Mengubah mindset akan diajarkan saat terapi. Terapis akan mengajarkan bagaimana caranya mampu mengubah pikiran negatif menjadi pikiran yang positif. Tidak hanya itu saj, terapis juga akan mengajarkan bagaimana caranya menerapkan pola makan, pola tidur dan juga berolahraga.

  1. Obat

Cara kedua yang bisa digunakan untuk mengobati bipolar adalah dengan obat. Tentu saja penderita bipolar tidak bisa lepas dengan obat obatan. Jenis obat obatan yang akan diberikan penderita bipolar adalah sebagai berikut ini :

Itulah ciri ciri bipolar yang harus diwaspadai. Jika anda menemukan orang yang ada di sekitar anda mengalami ciri ciri tersebut segeralah bawa ke pihak medis agar mendapatkan penanganan dan perawatan.

You may also like