17 Makanan yang Mengandung Beta Karoten Paling Tinggi

Beta karoten atau provitamin A merupakan sebuah senyawa organik yang juga disebut dengan senyawa karotenoid di mana ini juga diketahui sebagai pigmen pemberi warna pada tumbuhan.  Senyawa ini pun mempunyai efek antioksidan tinggi. Bagi yang sering bingung apa bedanya beta karoten dengan vitamin A, sebenarnya beta karoten lebih sering dianggap sebagai bentuk vitamin A, dan inilah makanan yang mengandung beta karoten tinggi.

Baca juga:

  1. Brokoli (929 µg/100 g)

Salah satu sayuran hijau ini merupakan sumber beta karoten yang cukup tinggi di mana per porsi makanan mengandung 725 µg untuk per 0.5 porsi. Bukan hanya baik dalam memberikan asupan serat bagi tubuh, beta karoten pun dapat diperoleh tubuh.

  1. Kacang Polong (1.3 µg/100 g)

Di dalam kacang polong, terdapat 1000 µg beta karoten untuk per porsinya yaitu 80 gram sehingga Anda pun bisa memasukkan kacang polong ke dalam menu diet harian Anda. Karena mampu menyehatkan mata, meningkatkan massa otot, menurunkan kolesterol tinggi, serta meningkatkan imunitas tubuh, Anda bisa aman mengonsumsinya.

  1. Buah Kering (2.2 µg/100 g)

Dalam porsi sebanyak 130 gram diketahui bahwa buah kering memiliki kandungan beta karoten sebanyak 2.8 µg. Buah kering bisa Anda konsumsi harian karena mampu menguatkan kesehatan jantung, memperkokoh tulang, menjaga kesehatan gigi dan mulut, melindungi pencernaan dan mencegah penyakit kronis.

  1. Paprika Merah (1.6 µg/100 g)

Dalam paprika merah, per porsinya yaitu 149 gram mengandung 2.4 µg beta karoten dan bisa Anda konsumsi setiap hari tanpa berlebihan. Segudang manfaat dapat diperoleh juga dari konsumsi paprika merah ini, seperti melawan radikal bebas, menjaga kesehatan sistem kardiovaskular, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga melawan penuaan dini.

Baca juga:

  1. Melon (2.0 µg/100 g)

Untuk per porsi makanan yaitu 177 g, ada kandungan beta karoten di dalam melon sebanyak 3.6 µg. Mengonsumsi melon akan membantu meningkatkan kesehatan mata, melancarkan sistem pencernaan, mencegah diabetes, mencegah stroke, mencegah penyakit kanker dan bahkan menawarkan sifat antiaging.

  1. Labu (4.6 µg/100 g)

Pada per porsi makanan atau sekitar 205 g terkandung 9.3 µg beta karoten sehingga Anda bisa mendapatkan beta karoten dari labu yang dimasak juga. Manfaat yang ditawarkan oleh labu pun cukup banyak, seperti sebagai penurun kolesterol, penurun berat badan, pencegah kanker, sumber stamina, sumber antioksidan, pencegah penuaan dini, hingga pencegah penyakit jantung.

  1. Selada (5.2 µg/100 g)

Pada per porsi makanan yaitu sekitar 47 g ada kandungan 2.5 µg beta karoten sehingga sangat baik juga untuk mengonsumsi selada kapanpun Anda mau. Selain sumber vitamin A, selada merupakan makanan peningkat kesuburan, penguat tulang, pencegah penuaan dini, penambah darah dan bahkan bisa digunakan mengobati diabetes.

Baca juga:


  1. Bayam (6.3 µg/100 g)

Per porsinya yaitu 180 g didapati kandungan beta karoten sebanyak 11.3 µg sehingga Anda bisa memanfaatkan sayur ini ketika ingin mendapatkan asupan lebih akan vitamin A. Bayam sangat baik untuk melawan kanker, meningkatkan penglihatan, menyehatkan jantung, mencegah diabetes, dan menutrisi sendi dan tulang.

  1. Wortel (8.3 µg/100 g)

Seperti kita tahu bahwa wortel merupakan salah satu contoh makanan yang mengandung vitamin A tinggi sehingga tak salah lagi kalau kandungan beta karoten di dalamnya pun sangat tinggi. Karena beta karoten adalah juga bentuk vitamin A, wortel memiliki 6.5 µg beta karoten dalam setiap 0.5 porsi yang akan sangat berguna dalam meningkatkan kesehatan mata.

  1. Ubi Manis/Panggang (11.5 µg/100 g)

Dalam per porsinya yaitu 200 g, beta karoten yang terkandung di dalamnya adalah 23.0 µg. Ada banyak manfaat yang diperoleh ketika mengonsumsi ubi manis atau panggang, yaitu mencegah diabetes, menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan pencernaan, menjadi sumber energi, serta mengatasi peradangan.

Baca juga:

  1. Kale (478 mg/setengah cangkir)

Sayuran hijau yang tinggi akan beta karoten selanjutnya adalah kale di mana pada setengah cangkirnya mengandung 20 kalori saja sehingga sangat aman dikonsumsi oleh Anda yang khawatir mengasup kalori terlalu banyak. Sayur kale pun tak kalah dari sayuran lainnya.

Jenis sayur ini mampu membuat jantung lebih sehat, berikut juga menjaga kesehatan mata. Kale juga bermanfaat tinggi dalam mencegah anemia, melancarkan pencernaan, mencegah osteoporosis dan juga penyakit liver. Untuk kanker dan alzheimer pun kale dapat diandalkan.

  1. Lobak Hijau (441 µg/setengah cangkir)

Sayuran satu ini juga bisa Anda konsumsi secara harian karena nutrisinya yang terbukti tinggi. Selain adanya beta karoten dan vitamin A, terkandung juga vitamin K berikut kalori yang termasuk rendah. Di dalam lobak hijau, hanya 24 kalori yang Anda bisa dapatkan sehingga baik dikonsumsi saat diet.

Folat, vitamin C, dan kalsium pun ada di dalam lobak hijau sehingga Anda bisa memakannya untuk menjaga kesehatan. Tak ada salahnya untuk mulai sekarang mencoba untuk memasukkan lobak hijau ke dalam daftar menu diet atau harian Anda supaya asupan-asupan vitamin dan mineral tersebut bisa tubuh penuhi.

  1. Bit Hijau (276 mg/setengah cangkir)

Mencari makanan yang kaya akan beta karoten? Bit hijau juga jangan sampai ketinggalan karena sayuran hijau ini pun memiliki banyak nutrisi yang dapat ditawarkan kepada Anda, seperti misalnya vitamin K, kalium, dan juga kalori. Bahkan di dalam bit hijau hanya mengandung 19 kalori saja sehingga baik untuk yang tengah menjalani diet.

Anda bisa membelinya di pasar lokal atau bahkan mencoba menanamnya sendiri di halaman rumah. Dengan mengonsumsi bit hijau, bukan hanya baik untuk kesehatan mata, melainkan juga baik untuk meningkatkan peredaran darah menuju otak hingga meningkatkan daya tahan tubuh karena kaya juga akan vitamin C di dalamnya.

Baca juga:

Makanan Lainnya yang Mengandung Beta Karoten

Masih ada beberapa jenis makanan lainnya yang dikenal dengan kandungan beta karotennya yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan mata. Nutrisi lain-lainnya pun juga tinggi di dalam makanan-makanan ini, jadi tak salah bila Anda mengonsumsinya secara rutin dan sering untuk menambah asupan beta karoten yang semisal kurang.

  • Kubis – Kubis khususnya pak-choi merupakan sumber beta karoten yang cukup besar dan untuk itulah tak menjadi masalah bila Anda memasukkannya ke dalam daftar menu.
  • Labu Butternut Squash – Warna dan rasa dari makanan ini mirip dengan labu kuning, namun tetap saja keduanya berbeda. Hanya saja, kandungan beta karoten di dalam kedua makanan ini sama-sama tinggi sehingga Anda bisa memakannya cukup sering.
  • Blewah – Satu lagi jenis buah atau makanan berbeta karoten tinggi, yaitu buah blewah yang memang sangat banyak digunakan untuk membuat minuman es segar. Jadi bila ingin menambah asupan vitamin A dan beta karoten, blewah bisa menjadi pilihan tepat juga.
  • Aprikot – Buah aprikot pun menjadi salah satu jenis makanan berkandungan beta karoten tinggi sehingga jika Anda membutuhkan asupan lebih vitamin A atau beta karoten, aprikot bisa dikonsumsi.

Itulah daftar makanan yang mengandung beta karoten tinggi untuk Anda bisa pertimbangkan ketika hendak memenuhi tubuh dengan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, perlu diketahui juga bahwa asupan beta karoten yang terlalu banyak juga kurang baik dan kiranya malah menimbulkan efek samping. Contohnya adalah ketika mengonsumsi jus wortel yang terlalu banyak di mana efeknya adalah membuat kulit menjadi lebih kuning atau keoranyean. Walau tidaklah berbahaya dan hanya bersifat sementara, kulit menguning atau menjadi oranye tentu mengganggu penampilan.

Baca juga:

Demikianlah sedikit informasi tentang daftar makanan dengan beta karoten tinggi yang bisa diasup oleh siapapun. Namun jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter tentang asupan makanan beta karoten yang seharusnya.

, , , , ,
Post Date: Saturday 02nd, September 2017 / 17:38 Oleh :
Kategori : Panduan Gizi