10 Penyebab Kurap di Badan

Penyebab penyakit kurap masih belum diketahui oleh banyak orang sehingga banyak masyarakat yang terkena kurap. Kurap adalah salah satu jenis penyakit kulit yang menimbulkan rasa gatal. Bagian tubuh yang sering terkena kurap adalah bagian kuku, bagian atas kepala dan kadang penyakit ini bisa muncul di selangkangan dan juga di bagian kaki. Kurap ini bisa menyerang siapa saja tidak hanya orag dewasa saja namun anak-anak pun bisa terkena penyakit yang satu ini. Bagi orang yang ada di pedesaan menyebut kurap ini dengan peyakit kadas dan sangat menular. Sayangnya orang yang ada di desa belum mengetahui secara pasti penyebab penyakit kurap tersebut sehingga mereka belum bisa menghindari penyebab dari kurap tersebut.

Jika anda memeriksakan diri ke dokter, anda harus bertemu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin sehingga dokter tersebut bisa memberikan beberapa obat yang tepat untuk mengatasi kurap anda. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena kurap :

  1. Jamur

Penyebab utama atau penyebab primer dari kurap adalah jamur dengan jenis dermatofit. Jamur ini adalah jamur yang mampu bertahan di kulit manusia. Jamur yang ada di kulit manusia ini mampu bertahan hidup dengan cara mengambil keratin bahan dasar di jaringan kulit, rambut dan juga di kuku manusia.

  1. Kontak Kulit dengan Penderita Kurap

Salah satu penyebab kurap sekunder adalah kontak kulit dengan penderita kurap. Hal itu bisa menjadi penyebab seseorang yang belum terkena kurap mudah terkena kurap. Oleh sebab itu jika anda berada di dekat orang yang terkena kurap anda tidak boleh menyentuh kurap yang dimiliki oleh orang tersebut.

  1. Binatang

Orang jawa mengatakan penyakit kurap atau kadasan diakibatkan oleh hewan katak atau menyentuh hewan katak. Memang hal tersebut tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar. Katak bukanlah hewan penyebab penyakit kurap atau kadas namun katak dan semua hewan yang memiliki penyakit kurap akan mudah sekali menularkan kura tersebut ke kulit manusia.

Jika kulit manusia menyentuh kulit hewan yang memiliki penyakit kurap maka dia akan mudah sekali tertular penyakit kurap. Hewan yang mudah sekali tertular penyakit kurap adalah hewan sapi dan juga katak, sehingga jika anda ingin berdekatan atau bersentuhan langsung dengan kedua hewan tersebut sebaiknya anda melihat apakah kedua hewan itu memiliki penyakit ini atau tidak.

Baca : Efek bahaya bulu anjing  – Bahaya bulu kucing bagi kesehatan

  1. Meminjamkan Barang Pribadi

Penyebab penyakit kurap sekunder adalah meminjamkan barang pribadi. Meski terdengar pelit namun hal tersebut demi kebaikan kita sendiri. Tentu anda tidak mau kulit mulus anda terdapat kurap yang menyebabkan kulit terasa gatal dan panas?. Memang anda harus berkata dan bersikap tegas untuk mengatakan tidak kepada orang yang ingin meminjam barang-barang pribadi anda. Jika anda meminjamkan alat-alat pribadi anda misalnya handuk, selimut, sprei, sisir dan sikat resiko anda terkena kurap lumayan besar. Anda juga tidak bisa memastikan atau tidak tahu jika orang yang meminjam barang-barang pribadi anda terkena penyakit kurap atau tidak.

Tidak hanya kurap saja yang bisa menulari anda ketika anda meminjamkan barang-barang pribadi anda namun anda juga bisa terkena penyakit kulit seperti panu, kudis dan masih banyak lagi lainnya. Usahakan barang pribadi yang menyentuh kulit anda tidak anda pinjamkan ke orang lain, hal itu juga berlaku juga untuk baju, pakaian dalam, celana dan lain sebagainya.

Baca juga : Cara menghilangkan panu  – Cara menghilangkan kurap

  1. Bermain Tanah

Bagi anda yang memiliki buah hati dan anak balita ataupun anak-anak sebaiknya jangan membiarkan anak anda bermain tanah yang kotor dan tercemar. Hal itu dikarenakan tanah bisa menyebabkan kurap secara sekunder ke manusia. Tanah bisa menyebabkan kurap karena jamur penyebab penyakit kurap akan bisa hidup di tanah, ketika anda menyentuh tanah yang sudah terinfeksi dengan jamur tersebut maka jamur itu bisa menempel di jaringan kulit anda dan bisa menyebabkan penyakit kurap di kulit anda. Anda pun juga begitu, anda tidka boleh meminjam apapun dari orang lain baik itu topi, jaket, kaos dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Menggaruk

Penyebab penyakit kurap sekunder lainnya adalah dengan menggaruk. Mengapa menggaruk disebut dengan penyebab penyakit kurap sekunder?, hal itu dikarenakan ketika kurap primer anda berada di bagian kepala setelah itu anda menggaruknya menggunakan tangan atau kuku anda maka kurap itu bisa menyebar di bagian kuku ataupun jari tangan anda. Hal itulah yang disebut dengan hal yang menyebabkan kurap sekunder.

  1. Pakaian Kotor

Salah satu penyebab timbulnya jamur di kulit anda adalah anda sering menggunakan pakaian kotor sehingga tubuh akan mudah teirnfeksi dengan jamur. Pakaian kotor itu bisa menyebabkan anda tidak hanya terkena kurap namun bisa terkena berbagai macam penyakit kulit.

  1. Kurang Menjaga Kebersihan

Penyebab kurap sekunder adalah anda kurang bisa menjaga kebersihan. Terutama kebersihan diri anda pribadi. Orang yang jarang mandi pagi maupun sore hari akan mudah terkena kurap. Ketika ada jamur dermatofit di sekitar anda, anda akan mudah sekali terkena jamur tersebut. Jamur pun bisa mudah sekali tumbuh dan berkembangbiak di jaringan kulit anda dan menjadi akibat jarang mandi pagi dan sore.

Tidak hanya itu saja, orang yang jarang mencuci tangan pun akan mudah tertular oleh penyakit kurap. Saat anda menyentuh tanah atau media yang sudah ada jamur dermatofit di dalamnya kemudian anda menyentuh kulit anda menggunakan tangan anda, maka jamur itu bisa berpindah ke jaringan kulit anda.Tidak mencuci tangan ini bisa menyebabkan penyakit lainnya misalnya saja adalah diare. Anda harus memperhatikan cara mencuci tangan dengan benar, jangan asal cepat dan jangan asal tangan basah ketika mencuci tangan. Cara mencuci tangan yang benar dan steril adalah yang menggunakan sabun antiseptik, sedangkan untuk caranya anda bisa berkonsultasi kepada dokter. Mintalah bantuan kepadanya untuk mengajarkan kepada anda bagaimana cara benar cuci tangan. Sebelum makan pun anda juga harus mencuci tangan agar anda terhindar dari bahaya tidak mencuci tangan sebelum makan.

  1. Mandi Bersama-sama

Bahaya mandi di kolam renang umum secara bersama-sama adalah anda akan mudah terkena penyakiut kulit misalnya saja kurap. Anda tidak bisa memastikan bahwa semua orang yang satu kolam renang dengan anda memiliki kulit yang bersih dari penyakit kulit. Oleh sebab itulah anda harus waspada akan dampak yang satu ini. Tidak hanya itu saja, meskipun anda hanya berenang sendiri di kolam renang umum anda juga bisa terkena penyakit kulit dikarenakan tidak semua kolam renang kebersihan airnya terjaga dengan baik. Ada kolam renang yang jarang dikuras atau dibersihkan. Hal itulah yang bisa membuat perkembangbiakan jamur ada di dalam kolam renang tersebut.

  1. Memiliki Faktor Resiko Kurap

Salah satu hal yang menyebabkan seseorang terkena kurap adalah dia memiliki faktor resiko kurap. Orang yang memiliki faktor resiko kurap akan mudah sekali terkena kurap oleh sebab itu bagi anda yang memiliki faktor resiko di bawah ini sebaiknya anda berhati-hati dengan penyakit kurap :

  • Anak-anak. Anak-anak yang sistem imunnya belum terbentuk dengan sempurna akan mudah sekali terkena penyakit ini, sehingga penderita kurap lebih didominasi oleh anak-anak. Tidak hanya itu saja, anak-anak juga suka bermain tanah, sedangkan kurap bisa menular melalui media tanah.
  • Manula. Orang yang manula akan mudah terkena penyakit kurap alasannya adalah pada manula sistem kekebalan tubuhnya sudah menurun. Sistem kekebalan tubuh yang prima ada pada anak remaja sehingga anak remaja akan jarang terkena penyakit. Tidak hanya kurap saja, manula pun akan mudah terken jenis-jenis penyakit syaraf.
  • Obesitas. Obesitas akan menyebabkan berbagai macam penyakit. Selain bisa menyebabkan stroke dan terkena serangan jantung. Obesitas pun dipercaya bisa memudahkan terkena berbagai macam penyakit kulit. Alasannya adalah orang yang memiliki obesitas akan mengeluarkan keringat yang berlebih. Keringat yang berlebihan itu bsa memicu pertumbuhan dan perkembangan jamur kulit di dalam tubuhnya.
  • Diabetes tipe 1. Orang yang menderita dibetes tipe 1 akan mudah terkena penyakit kurap. Hal itu dikarenakan orang yang memiliki diabetes tipe 1 akan mudah sekali terkena infeksi seperti infeksi jamur yang menyebabkan penyakit kulit dan juga penyakit kurap.
  • Pernah mengalami infeksi jamur. Orang yang pernah mengalami dan memiliki infeksi jamur sebelumnya juga rentan untuk terkena penyakit kurap ini. Hal itu dikarenakan jaringan kulit yang pernah terinfeksi akan mudah terinfeksi kembali dengan hal serupa.

  • Lupus. Kelainan genetika seperti lupus akan mudah terkena penyakit kulit. Hal itu dikarenakan penderita lupus memiliki kelainan sistem imun. Kelainan sistem imun itulah yang menjadi penderita lupus akan mudah terkena penyakit kulit. Selama ini lupus belum bisa diobati dan akan bertambah parah jika tidak dilakukan pengobatan. Oleh sebab itu jika anda menemukan gejala lupus  pada orang di sekitar anda segeralah ajak dia ke rumahsakit. ( Baca juga : Penyebab lupus  – ciri-ciri lupus  )
  • HIV / AIDS. Orang yang mengalami HIV / AIDS pun akan mudah terkena penyakit kurap dan penyakit lainnya. Hal itu dikarenakan orang yang terkena HIV tidak memiliki sistem imun sehingga tubuhnya akan mudah terkena penyakit menular. Kurap pada penderita HIV tidak bisa disembuhkan bahkan bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang lebih serius. Berdekatan dengan orang yang menderita penyakit menular pun menjadi pantangan penderita aids yang harus dihindari. Hal itu dikarenakan orang yang memiliki penyakit merupakan salah satu bahaya hiv aids. ( Baca juga : Ciri-ciri hiv aids )

Diagnosis Kurap

Untuk mengetahui penyakit yang anda derita kurap ataukah bukan biasanya dokter akan melakukan diagnosa terlebih dahulu. Penyakit yang anda derita tidak langsung disebut kurap oleh dokter namun dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosa terlebih dahulu. Berikut ini adalah cara mendiagnosa yang akan dilakukan oelh dokter :

  1. Sampel Kulit

Hal pertama yang akan dokter lakukan adalah melakukan penelitian di sampel kulit yang ada kurapnya. Sampel kulit itu akan diperiksa oleh dokter di laboratorium. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyakit kulit tersebut adalah kurap atau penyakit lain dan jamur apa yang anda derita. Saat melakukan diagnosa ini anda akan diberikan obat untuk menghilangkan jamur sampai hasil lab anda keluar. Jika hasil lab keluar, pengobatan akan disesuaikan dengan jenis penyakit yang diderita oleh anda.

  1. Sinar UV

Cara diagnosa lainnya adalah dengan menggunakan sinar uv. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui jenis infeksi yang diderita. Kulit yang berpendar saat disorot dengan sinar uv menunjukkan bahwa kulit itu mengalami infeksi jamur.

Itulah penyebab penyakit kurap dan cara mendiagnosa kurap secara tepat. Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Mencegah kurap bisa dengan cara menghindari penyebab kurap primer maupun kurap sekunder.

, ,
Post Date: Sunday 14th, February 2016 / 13:37 Oleh :
Kategori : Kulit dan Kelamin